1. Al-A'raf Ayat 205
وَاذْكُرْ رَّبَّكَ فِيْ نَفْسِكَ تَضَرُّعًا وَّخِيْفَةً وَّدُوْنَ الْجَهْرِ مِنَ الْقَوْلِ بِالْغُدُوِّ وَالْاٰصَالِ وَلَا تَكُنْ مِّنَ الْغٰفِلِيْنَ
Wa©kur rabbaka f³ nafsika ta«arru‘aw wa kh³fataw wa dµnal-jahri minal-qauli bil-guduwwi wal-±¡±li wa l± takum minal-g±fil³n(a).
Ingatlah Tuhanmu dalam hatimu dengan rendah hati dan rasa takut pada waktu pagi dan petang, dengan tidak mengeraskan suara, dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang lengah.
2. Al-Furqan Ayat 64
وَالَّذِيْنَ يَبِيْتُوْنَ لِرَبِّهِمْ سُجَّدًا وَّقِيَامًا
Wal-la©³na yab³tµna lirabbihim sujjadaw wa qiy±m±(n).
Dan, orang-orang yang mengisi waktu malamnya untuk beribadah kepada Tuhan mereka dengan bersujud dan berdiri.
3. Al-Isra' Ayat 79
وَمِنَ الَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهٖ نَافِلَةً لَّكَۖ عَسٰٓى اَنْ يَّبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَّحْمُوْدًا
Wa minal-laili fa tahajjad bih³ n±filatal lak(a), ‘as± ay yab‘a£aka rabbuka maq±mam ma¥mµd±(n).
Pada sebagian malam lakukanlah salat tahajud sebagai (suatu ibadah) tambahan bagimu, mudah-mudahan Tuhanmu mengangkatmu ke tempat yang terpuji.
4. Al-Muzzammil Ayat 1
يٰٓاَيُّهَا الْمُزَّمِّلُۙ
Y± ayyuhal-muzzammil(u).
Wahai orang yang berkelumun (Nabi Muhammad),
5. Al-Muzzammil Ayat 2
قُمِ الَّيْلَ اِلَّا قَلِيْلًاۙ
Qumil-laila ill± qal³l±(n).
bangunlah (untuk salat) pada malam hari, kecuali sebagian kecil,
6. Al-Muzzammil Ayat 3
نِّصْفَهٗٓ اَوِ انْقُصْ مِنْهُ قَلِيْلًاۙ
Ni¡fahµ awinqu¡ minhu qal³l±(n).
(yaitu) seperduanya, kurang sedikit dari itu,
7. Al-Muzzammil Ayat 4
اَوْ زِدْ عَلَيْهِ وَرَتِّلِ الْقُرْاٰنَ تَرْتِيْلًاۗ
Au zid ‘alaihi wa rattilil-qur'±na tart³l±(n).
atau lebih dari (seperdua) itu. Bacalah Al-Qur’an itu dengan perlahan-lahan.
8. Al-Muzzammil Ayat 5
اِنَّا سَنُلْقِيْ عَلَيْكَ قَوْلًا ثَقِيْلًا
Inn± sanulq³ ‘alaika qaulan £aq³l±(n).
Sesungguhnya Kami akan menurunkan perkataan yang berat kepadamu.
9. Al-Muzzammil Ayat 6
اِنَّ نَاشِئَةَ الَّيْلِ هِيَ اَشَدُّ وَطْـًٔا وَّاَقْوَمُ قِيْلًاۗ
Inna n±syi'atal-laili hiya asyaddu wa¯'aw wa aqwamu q³l±(n).
Sesungguhnya bangun malam itu lebih kuat (pengaruhnya terhadap jiwa) dan lebih mantap ucapannya.
10. Al-Muzzammil Ayat 7
اِنَّ لَكَ فِى النَّهَارِ سَبْحًا طَوِيْلًاۗ
Inna laka fin-nah±ri sab¥an ¯aw³l±(n).
Sesungguhnya pada siang hari engkau memiliki kesibukan yang panjang.
11. Al-Muzzammil Ayat 20
۞ اِنَّ رَبَّكَ يَعْلَمُ اَنَّكَ تَقُوْمُ اَدْنٰى مِنْ ثُلُثَيِ الَّيْلِ وَنِصْفَهٗ وَثُلُثَهٗ وَطَاۤىِٕفَةٌ مِّنَ الَّذِيْنَ مَعَكَۗ وَاللّٰهُ يُقَدِّرُ الَّيْلَ وَالنَّهَارَۗ عَلِمَ اَنْ لَّنْ تُحْصُوْهُ فَتَابَ عَلَيْكُمْ فَاقْرَءُوْا مَا تَيَسَّرَ مِنَ الْقُرْاٰنِۗ عَلِمَ اَنْ سَيَكُوْنُ مِنْكُمْ مَّرْضٰىۙ وَاٰخَرُوْنَ يَضْرِبُوْنَ فِى الْاَرْضِ يَبْتَغُوْنَ مِنْ فَضْلِ اللّٰهِ ۙوَاٰخَرُوْنَ يُقَاتِلُوْنَ فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ ۖفَاقْرَءُوْا مَا تَيَسَّرَ مِنْهُۙ وَاَقِيْمُوا الصَّلٰوةَ وَاٰتُوا الزَّكٰوةَ وَاَقْرِضُوا اللّٰهَ قَرْضًا حَسَنًاۗ وَمَا تُقَدِّمُوْا لِاَنْفُسِكُمْ مِّنْ خَيْرٍ تَجِدُوْهُ عِنْدَ اللّٰهِ ۙهُوَ خَيْرًا وَّاَعْظَمَ اَجْرًاۗ وَاسْتَغْفِرُوا اللّٰهَ ۗاِنَّ اللّٰهَ غَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ ࣖ
Inna rabbaka ya‘lamu annaka taqµmu adn± min £ulu£ayil-laili wa ni¡fahµ wa £ulu£ahµ wa ¯±'ifatum minal-la©³na ma‘ak(a), wall±hu yuqaddirul-laila wan-nah±r(a), ‘alima allan tu¥¡µhu fa t±ba ‘alaikum faqra'µ m± tayassara minal-qur'±n(i), ‘alima an sayakµnu minkum mar«±, wa ±kharµna ya«ribµna fil-ar«i yabtagµna min fa«lill±h(i), wa ±kharµna yuq±tilµna f³ sab³lill±h(i), faqra'µ m± tayassara minh(u), wa aq³mu¡-¡al±ta wa ±tuz-zak±ta wa aqri«ull±ha qar«an ¥asan±(n), wa m± tuqaddimµ li'anfusikum min khairin tajidµhu ‘indall±h(i), huwa khairaw wa a‘§ama ajr±(n), wastagfirull±h(a), innall±ha gafµrur ra¥³m(un).
Sesungguhnya Tuhanmu mengetahui bahwa engkau (Nabi Muhammad) berdiri (salat) kurang dari dua pertiga malam, atau seperdua malam atau sepertiganya dan (demikian pula) segolongan dari orang-orang yang bersamamu. Allah menetapkan ukuran malam dan siang. Allah mengetahui bahwa kamu tidak dapat menghitungnya (secara terperinci waktu-waktu tersebut sehingga menyulitkanmu dalam melaksanakan salat malam). Maka, Dia kembali (memberi keringanan) kepadamu. Oleh karena itu, bacalah (ayat) Al-Qur’an yang mudah (bagimu). Dia mengetahui bahwa akan ada di antara kamu orang-orang yang sakit, dan yang lain berjalan di bumi mencari sebagian karunia Allah serta yang lain berperang di jalan Allah, maka bacalah apa yang mudah (bagimu) darinya (Al-Qur’an). Tegakkanlah salat, tunaikanlah zakat, dan berikanlah pinjaman kepada Allah pinjaman yang baik. Kebaikan apa saja yang kamu perbuat untuk dirimu niscaya kamu memperoleh (balasan)-nya di sisi Allah sebagai balasan yang paling baik dan yang paling besar pahalanya. Mohonlah ampunan kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
12. Az-Zariyat Ayat 15
اِنَّ الْمُتَّقِيْنَ فِيْ جَنّٰتٍ وَّعُيُوْنٍۙ
Innal-muttaq³na f³ jann±tiw wa ‘uyµn(in).
Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada dalam (surga yang penuh) taman-taman dan mata air.
13. Az-Zariyat Ayat 16
اٰخِذِيْنَ مَآ اٰتٰىهُمْ رَبُّهُمْ ۗ اِنَّهُمْ كَانُوْا قَبْلَ ذٰلِكَ مُحْسِنِيْنَۗ
²khi©³na m± ±t±hum rabbuhum, innahum k±nµ qabla ©±lika mu¥sin³n(a).
(Di surga) mereka dapat mengambil apa saja yang dianugerahkan Tuhan kepada mereka. Sesungguhnya mereka sebelum itu (di dunia) adalah orang-orang yang berbuat kebaikan.
14. Az-Zariyat Ayat 17
كَانُوْا قَلِيْلًا مِّنَ الَّيْلِ مَا يَهْجَعُوْنَ
K±nµ qal³lam minal-laili m± yahja‘µn(a).
Mereka sedikit sekali tidur pada waktu malam;
15. Az-Zariyat Ayat 18
وَبِالْاَسْحَارِ هُمْ يَسْتَغْفِرُوْنَ
Wa bil-as¥±ri hum yastagfirµn(a).
dan pada akhir malam mereka memohon ampunan (kepada Allah).
16. Az-Zumar Ayat 9
اَمَّنْ هُوَ قَانِتٌ اٰنَاۤءَ الَّيْلِ سَاجِدًا وَّقَاۤىِٕمًا يَّحْذَرُ الْاٰخِرَةَ وَيَرْجُوْا رَحْمَةَ رَبِّهٖۗ قُلْ هَلْ يَسْتَوِى الَّذِيْنَ يَعْلَمُوْنَ وَالَّذِيْنَ لَا يَعْلَمُوْنَ ۗ اِنَّمَا يَتَذَكَّرُ اُولُوا الْاَلْبَابِ ࣖ
Amman huwa q±nitun ±n±'al-laili s±jidaw wa q±'imay ya¥©arul-±khirata wa yarjµ ra¥mata rabbih(³), qul hal yastawil-la©³na ya‘lamµna wal-la©³na l± ya‘lamµn(a), innam± yata©akkaru ulul-alb±b(i).
(Apakah orang musyrik yang lebih beruntung) ataukah orang yang beribadah pada waktu malam dalam keadaan bersujud, berdiri, takut pada (azab) akhirat, dan mengharapkan rahmat Tuhannya? Katakanlah (Nabi Muhammad), “Apakah sama orang-orang yang mengetahui (hak-hak Allah) dengan orang-orang yang tidak mengetahui (hak-hak Allah)?” Sesungguhnya hanya ululalbab (orang yang berakal sehat) yang dapat menerima pelajaran.