Ayat Sesuai Topik
Lebah/Madu

1. An-Nahl Ayat 68
وَاَوْحٰى رَبُّكَ اِلَى النَّحْلِ اَنِ اتَّخِذِيْ مِنَ الْجِبَالِ بُيُوْتًا وَّمِنَ الشَّجَرِ وَمِمَّا يَعْرِشُوْنَۙ
Wa au¥± rabbuka ilan-na¥li anittakhi©³ minal-jib±li buyµtaw wa minasy-syajari wa mimm± ya‘risyµn(a).
Tuhanmu mengilhamkan kepada lebah, “Buatlah sarang-sarang di pegunungan, pepohonan, dan bangunan yang dibuat oleh manusia.
Tafsir
2. An-Nahl Ayat 69
ثُمَّ كُلِيْ مِنْ كُلِّ الثَّمَرٰتِ فَاسْلُكِيْ سُبُلَ رَبِّكِ ذُلُلًاۗ يَخْرُجُ مِنْۢ بُطُوْنِهَا شَرَابٌ مُّخْتَلِفٌ اَلْوَانُهٗ ۖفِيْهِ شِفَاۤءٌ لِّلنَّاسِۗ اِنَّ فِيْ ذٰلِكَ لَاٰيَةً لِّقَوْمٍ يَّتَفَكَّرُوْنَ
¤umma kul³ min kulli£-£amar±ti fasluk³ subula rabbiki ©ulul±(n), yakhruju mim bu¯µnih± syar±bum mukhtalifun alw±nuhµ f³hi syif±'ul lin-n±s(i), inna f³ ©±lika la'±yatal liqaumiy yatafakkarµn(a).
Kemudian, makanlah (wahai lebah) dari segala (macam) buah-buahan lalu tempuhlah jalan-jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu).” Dari perutnya itu keluar minuman (madu) yang beraneka warnanya. Di dalamnya terdapat obat bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berpikir.
Tafsir