1. Ad-Dukhan Ayat 10
فَارْتَقِبْ يَوْمَ تَأْتِى السَّمَاۤءُ بِدُخَانٍ مُّبِيْنٍ
Fartaqib yauma ta'tis-sam±'u bidukh±nim mub³n(in).
Maka, nantikanlah hari (ketika) langit mendatangkan kabut asap yang tampak jelas
2. Ad-Dukhan Ayat 11
يَغْشَى النَّاسَۗ هٰذَا عَذَابٌ اَلِيْمٌ
Yagsyan-n±s(a), h±©± ‘a©±bun al³m(un).
(yang) meliputi manusia (durhaka). Ini adalah azab yang sangat pedih.
3. Ad-Dukhan Ayat 12
رَبَّنَا اكْشِفْ عَنَّا الْعَذَابَ اِنَّا مُؤْمِنُوْنَ
Rabbanaksyif ‘annal-‘a©±ba inn± mu'minµn(a).
(Mereka berdoa,) “Wahai Tuhan kami, lenyapkanlah azab itu dari kami. Sesungguhnya kami adalah orang-orang mukmin.”
4. Ad-Dukhan Ayat 13
اَنّٰى لَهُمُ الذِّكْرٰى وَقَدْ جَاۤءَهُمْ رَسُوْلٌ مُّبِيْنٌۙ
Ann± lahumu©-©ikr± wa qad j±'ahum rasµlum mub³n(un).
Bagaimana mereka dapat menerima peringatan (setelah turun azab), padahal (sebelumnya) seorang Rasul (Nabi Muhammad) benar-benar telah datang kepada mereka (untuk) memberi penjelasan.
5. Ad-Dukhan Ayat 14
ثُمَّ تَوَلَّوْا عَنْهُ وَقَالُوْا مُعَلَّمٌ مَّجْنُوْنٌۘ
¤umma tawallau ‘anhu wa q±lµ mu‘allamum majnµn(un).
Kemudian, mereka berpaling darinya dan berkata, “Dia (Nabi Muhammad) diajari (oleh orang lain) lagi gila.”
6. Ad-Dukhan Ayat 15
اِنَّا كَاشِفُوا الْعَذَابِ قَلِيْلًا اِنَّكُمْ عَاۤىِٕدُوْنَۘ
Inn± k±syiful-‘a©±bi qal³lan innakum ‘±'idµn(a).
Sesungguhnya (kalau) Kami melenyapkan azab itu sebentar saja, pasti kamu akan kembali (ingkar).
7. Ad-Dukhan Ayat 16
يَوْمَ نَبْطِشُ الْبَطْشَةَ الْكُبْرٰىۚ اِنَّا مُنْتَقِمُوْنَ
Yauma nab¯isyul ba¯syatal kubr±, inn± muntaqimµn(a).
(Ingatlah) pada hari (ketika) Kami menghantam mereka dengan hantaman yang besar. Sesungguhnya Kami adalah pemberi balasan.
8. Al-A'raf Ayat 35
يٰبَنِيْٓ اٰدَمَ اِمَّا يَأْتِيَنَّكُمْ رُسُلٌ مِّنْكُمْ يَقُصُّوْنَ عَلَيْكُمْ اٰيٰتِيْۙ فَمَنِ اتَّقٰى وَاَصْلَحَ فَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُوْنَ
Y± ban³ ±dama imm± ya'tiyannakum rusulum minkum yaqu¡¡µna ‘alaikum ±y±t³, famanittaq± wa a¡la¥a fal± khaufun ‘alaihim wa l± hum ya¥zanµn(a).
Wahai anak cucu Adam, jika datang kepadamu rasul-rasul dari kalanganmu sendiri, yang menceritakan kepadamu ayat-ayat-Ku, siapa pun yang bertakwa dan melakukan perbaikan, tidak ada rasa takut menimpa mereka dan tidak (pula) mereka bersedih.
9. Al-A'raf Ayat 36
وَالَّذِيْنَ كَذَّبُوْا بِاٰيٰتِنَا وَاسْتَكْبَرُوْا عَنْهَآ اُولٰۤىِٕكَ اَصْحٰبُ النَّارِۚ هُمْ فِيْهَا خٰلِدُوْنَ
Wal-la©³na ka©©abµ bi'±y±tin± wastakbarµ ‘anh± ul±'ika a¡¥±bun-n±r(i), hum f³h± kh±lidµn(a).
Orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami dan menyombongkan diri terhadapnya, mereka itulah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya.
10. Al-A'raf Ayat 37
فَمَنْ اَظْلَمُ مِمَّنِ افْتَرٰى عَلَى اللّٰهِ كَذِبًا اَوْ كَذَّبَ بِاٰيٰتِهٖۗ اُولٰۤىِٕكَ يَنَالُهُمْ نَصِيْبُهُمْ مِّنَ الْكِتٰبِۗ حَتّٰٓى اِذَا جَاۤءَتْهُمْ رُسُلُنَا يَتَوَفَّوْنَهُمْۙ قَالُوْٓا اَيْنَ مَا كُنْتُمْ تَدْعُوْنَ مِنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗقَالُوْا ضَلُّوْا عَنَّا وَشَهِدُوْا عَلٰٓى اَنْفُسِهِمْ اَنَّهُمْ كَانُوْا كٰفِرِيْنَ
Faman a§lamu mimmaniftar± ‘alall±hi ka©iban au ka©©aba bi'±y±tih(³), ul±'ika yan±luhum na¡³buhum minal-kit±b(i), ¥att± i©± j±'athum rusulun± yatawaffaunahum, q±lµ aina m± kuntum tad‘µna min dµnill±h(i), q±lµ «allµ ‘ann± wa syahidµ ‘al± anfusihim annahum k±nµ k±fir³n(a).
Siapakah yang lebih zalim daripada orang yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah atau yang mendustakan ayat-ayat-Nya? Mereka itu akan memperoleh bagian (yang telah ditentukan) dari ketetapan Allah (di dunia) sehingga apabila datang kepada mereka para utusan (malaikat) Kami untuk mencabut nyawanya, mereka (para malaikat) berkata, “Manakah sembahan yang biasa kamu sembah selain Allah?” Mereka (orang-orang musyrik) menjawab, “Semuanya telah lenyap dari kami.” Mereka memberikan kesaksian terhadap diri mereka sendiri bahwa mereka adalah orang-orang kafir.
11. Al-A'raf Ayat 38
قَالَ ادْخُلُوْا فِيْٓ اُمَمٍ قَدْ خَلَتْ مِنْ قَبْلِكُمْ مِّنَ الْجِنِّ وَالْاِنْسِ فِى النَّارِۙ كُلَّمَا دَخَلَتْ اُمَّةٌ لَّعَنَتْ اُخْتَهَا ۗحَتّٰٓى اِذَا ادَّارَكُوْا فِيْهَا جَمِيْعًا ۙقَالَتْ اُخْرٰىهُمْ لِاُوْلٰىهُمْ رَبَّنَا هٰٓؤُلَاۤءِ اَضَلُّوْنَا فَاٰتِهِمْ عَذَابًا ضِعْفًا مِّنَ النَّارِ ەۗ قَالَ لِكُلٍّ ضِعْفٌ وَّلٰكِنْ لَّا تَعْلَمُوْنَ
Q±ladkhulµ f³ umamin qad khalat min qablikum minal-jinni wal-insi fin-n±r(i), kullam± dakhalat ummatul la‘anat ukhtah±, ¥att± i©add±rakµ f³h± jam³‘±(n), q±lat ukhr±hum li'µl±hum rabban± h±'ul±'i a«allµn± fa ±tihim ‘a©±ban «i‘fam minan-n±r(i), q±la likullin «i‘fuw wa l±kil l± ta‘lamµn(a).
Allah berfirman, “Masuklah kamu ke dalam api neraka bersama umat-umat yang telah berlalu sebelum kamu dari (golongan) jin dan manusia.” Setiap kali suatu umat masuk, dia melaknat saudaranya, sehingga apabila mereka telah masuk semuanya, berkatalah orang yang (masuk) belakangan (kepada) orang yang (masuk) terlebih dahulu, “Ya Tuhan kami, mereka telah menyesatkan kami. Datangkanlah siksaan api neraka yang berlipat ganda kepada mereka.” Allah berfirman, “Masing-masing mendapatkan (siksaan) yang berlipat ganda, tetapi kamu tidak mengetahui.”
12. Al-A'raf Ayat 39
وَقَالَتْ اُوْلٰىهُمْ لِاُخْرٰىهُمْ فَمَا كَانَ لَكُمْ عَلَيْنَا مِنْ فَضْلٍ فَذُوْقُوا الْعَذَابَ بِمَا كُنْتُمْ تَكْسِبُوْنَ ࣖ
Wa q±lat µl±hum li'ukhr±hum fam± k±na lakum ‘alain± min fa«lin fa ©µqul-‘a©±ba bim± kuntum taksibµn(a).
Orang yang (masuk) terlebih dahulu berkata kepada yang (masuk) belakangan, “Kamu tidak mempunyai kelebihan sedikit pun atas kami. Maka, rasakanlah azab itu karena perbuatan yang telah kamu lakukan.”
13. Al-A'raf Ayat 40
اِنَّ الَّذِيْنَ كَذَّبُوْا بِاٰيٰتِنَا وَاسْتَكْبَرُوْا عَنْهَا لَا تُفَتَّحُ لَهُمْ اَبْوَابُ السَّمَاۤءِ وَلَا يَدْخُلُوْنَ الْجَنَّةَ حَتّٰى يَلِجَ الْجَمَلُ فِيْ سَمِّ الْخِيَاطِ ۗ وَكَذٰلِكَ نَجْزِى الْمُجْرِمِيْنَ
Innal-la©³na ka©©abµ bi'±y±tin± wastakbarµ ‘anh± l± tufatta¥u lahum abw±bus-sam±'i wa l± yadkhulµnal-jannata ¥att± yalijal-jamalu f³ sammil-khiy±¯(i), wa ka©±lika najzil-mujrim³n(a).
Sesungguhnya (bagi) orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami dan menyombongkan diri terhadapnya, tidak akan dibukakan bagi mereka pintu-pintu langit dan mereka tidak akan masuk surga sebelum unta masuk ke dalam lubang jarum. Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat durhaka.
14. Al-A'raf Ayat 41
لَهُمْ مِّنْ جَهَنَّمَ مِهَادٌ وَّمِنْ فَوْقِهِمْ غَوَاشٍۗ وَكَذٰلِكَ نَجْزِى الظّٰلِمِيْنَ
Lahum min jahannama mih±duw wa min fauqihim gaw±sy(in), wa ka©±lika najzi§-§±lim³n(a).
Bagi mereka (disediakan) alas tidur dari (api neraka) Jahanam dan di atas mereka ada selimut (dari api neraka). Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang zalim.
15. Al-A'raf Ayat 42
وَالَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ لَا نُكَلِّفُ نَفْسًا اِلَّا وُسْعَهَآ اُولٰۤىِٕكَ اَصْحٰبُ الْجَنَّةِۚ هُمْ فِيْهَا خٰلِدُوْنَ
Wal-la©³na ±manµ wa ‘amilu¡-¡±li¥±ti l± nukallifu nafsan ill± wus‘ah±, ul±'ika a¡¥±bul-jannah(ti), hum f³h± kh±lidµn(a).
(Adapun) orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, Kami tidak akan membebani seseorang melainkan menurut kesanggupannya. Mereka itulah penghuni surga. Mereka kekal di dalamnya.
16. Al-A'raf Ayat 95
ثُمَّ بَدَّلْنَا مَكَانَ السَّيِّئَةِ الْحَسَنَةَ حَتّٰى عَفَوْا وَّقَالُوْا قَدْ مَسَّ اٰبَاۤءَنَا الضَّرَّاۤءُ وَالسَّرَّاۤءُ فَاَخَذْنٰهُمْ بَغْتَةً وَّهُمْ لَا يَشْعُرُوْنَ
¤umma baddaln± mak±nas-sayyi'atil-¥asanata ¥att± ‘afau wa q±lµ qad massa ±b±'ana«-«arr±'u was-sarr±'u fa akha©n±hum bagtataw wa hum l± yasy‘urµn(a).
Kemudian, Kami ganti penderitaan itu dengan kesenangan (sehingga keturunan dan harta mereka) bertambah banyak. Lalu, mereka berkata, “Sungguh, nenek moyang kami telah merasakan penderitaan dan kesenangan.” Maka, Kami timpakan siksaan atas mereka dengan tiba-tiba, sedangkan mereka tidak menyadari.
17. Al-A'raf Ayat 96
وَلَوْ اَنَّ اَهْلَ الْقُرٰٓى اٰمَنُوْا وَاتَّقَوْا لَفَتَحْنَا عَلَيْهِمْ بَرَكٰتٍ مِّنَ السَّمَاۤءِ وَالْاَرْضِ وَلٰكِنْ كَذَّبُوْا فَاَخَذْنٰهُمْ بِمَا كَانُوْا يَكْسِبُوْنَ
Wa lau anna ahlal-qur± ±manµ wattaqau lafata¥n± ‘alaihim barak±tim minas-sam±'i wal-ar«i wa l±kin ka©©abµ fa akha©n±hum bim± k±nµ yaksibµn(a).
Sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, niscaya Kami akan membukakan untuk mereka berbagai keberkahan dari langit dan bumi. Akan tetapi, mereka mendustakan (para rasul dan ayat-ayat Kami). Maka, Kami menyiksa mereka disebabkan oleh apa yang selalu mereka kerjakan.
18. Al-A'raf Ayat 97
اَفَاَمِنَ اَهْلُ الْقُرٰٓى اَنْ يَّأْتِيَهُمْ بَأْسُنَا بَيَاتًا وَّهُمْ نَاۤىِٕمُوْنَۗ
Afa amina ahlul-qur± ay ya'tiyahum ba'sun± bay±taw wa hum n±'imµn(a).
Apakah penduduk negeri-negeri itu merasa aman dari siksa Kami yang datang pada malam hari ketika mereka sedang tidur?
19. Al-A'raf Ayat 98
اَوَاَمِنَ اَهْلُ الْقُرٰٓى اَنْ يَّأْتِيَهُمْ بَأْسُنَا ضُحًى وَّهُمْ يَلْعَبُوْنَ
Awa amina ahlul-qur± ay ya'tiyahum ba'sun± «u¥aw wa hum yal‘abµn(a).
Atau, apakah penduduk negeri-negeri itu merasa aman dari siksa Kami yang datang pada waktu duha (waktu menjelang tengah hari) ketika mereka sedang bermain?
20. Al-A'raf Ayat 99
اَفَاَمِنُوْا مَكْرَ اللّٰهِۚ فَلَا يَأْمَنُ مَكْرَ اللّٰهِ اِلَّا الْقَوْمُ الْخٰسِرُوْنَ ࣖ
Afa aminµ makrall±h(i), fal± ya'manu makrall±hi illal-qaumul kh±sirµn(a).
Atau, apakah mereka merasa aman dari siksa Allah (yang tidak terduga-duga)? Tidak ada orang yang merasa aman dari siksa Allah, selain kaum yang rugi.
21. Al-A'raf Ayat 100
اَوَلَمْ يَهْدِ لِلَّذِيْنَ يَرِثُوْنَ الْاَرْضَ مِنْۢ بَعْدِ اَهْلِهَآ اَنْ لَّوْ نَشَاۤءُ اَصَبْنٰهُمْ بِذُنُوْبِهِمْۚ وَنَطْبَعُ عَلٰى قُلُوْبِهِمْ فَهُمْ لَا يَسْمَعُوْنَ
Awalam yahdi lil-la©³na yari£µnal-ar«a mim ba‘di ahlih± allau nasy±'u a¡abn±hum bi©unµbihim, wa na¯ba‘u ‘al± qulµbihim fahum l± yasma‘µn(a).
Ataukah belum juga jelas bagi orang-orang yang mewarisi suatu negeri setelah (lenyap) penduduknya, bahwa seandainya Kami menghendaki, Kami benar-benar akan menimpakan (siksa) kepada mereka karena dosa-dosanya? Kami akan mengunci hati mereka sehingga mereka tidak dapat mendengar (pelajaran).
22. Al-A'raf Ayat 101
تِلْكَ الْقُرٰى نَقُصُّ عَلَيْكَ مِنْ اَنْۢبَاۤىِٕهَاۚ وَلَقَدْ جَاۤءَتْهُمْ رُسُلُهُمْ بِالْبَيِّنٰتِۚ فَمَا كَانُوْا لِيُؤْمِنُوْا بِمَا كَذَّبُوْا مِنْ قَبْلُۗ كَذٰلِكَ يَطْبَعُ اللّٰهُ عَلٰى قُلُوْبِ الْكٰفِرِيْنَ
Tilkal-qur± naqu¡¡u ‘alaika min amb±'ih±, wa laqad j±'athum rusuluhum bil-bayyin±t(i), fam± k±nµ liyu'minµ bim± ka©©abµ min qabl(u), ka©±lika ya¯ba‘ull±hu ‘al± qulµbil-k±fir³n(a).
Negeri-negeri (yang telah Kami binasakan) itu Kami ceritakan sebagian kisahnya kepadamu (Nabi Muhammad). Sungguh, rasul-rasul mereka telah datang dengan membawa bukti-bukti yang nyata kepada mereka. Akan tetapi, mereka tidak mau beriman pada apa yang telah mereka dustakan sebelumnya. Demikianlah Allah mengunci hati orang-orang yang kafir.
23. Al-A'raf Ayat 102
وَمَا وَجَدْنَا لِاَكْثَرِهِمْ مِّنْ عَهْدٍۚ وَاِنْ وَّجَدْنَآ اَكْثَرَهُمْ لَفٰسِقِيْنَ
Wa m± wajadn± li'ak£arihim min ‘ahd(in), wa iw wajadn± ak£arahum laf±siq³n(a).
Kami tidak mendapati kebanyakan mereka memenuhi janji. Sesungguhnya Kami dapati kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik.
24. Al-A'raf Ayat 170
وَالَّذِيْنَ يُمَسِّكُوْنَ بِالْكِتٰبِ وَاَقَامُوا الصَّلٰوةَۗ اِنَّا لَا نُضِيْعُ اَجْرَ الْمُصْلِحِيْنَ
Wal-la©³na yumassikµna bil-kit±bi wa aq±mu¡-¡al±h(ta), inn± l± nu«³‘u ajral-mu¡li¥³n(a).
Orang-orang yang berpegang teguh pada kitab suci (Taurat) dan melaksanakan salat, sesungguhnya Kami tidak akan menyia-nyiakan pahala orang-orang saleh.
25. Al-A'raf Ayat 183
وَاُمْلِيْ لَهُمْ ۗاِنَّ كَيْدِيْ مَتِيْنٌ
Wa uml³ lahum, inna kaid³ mat³n(un).
Aku memberi tenggang waktu kepada mereka. Sesungguhnya rencana-Ku sangat teguh.
26. Al-Ahqaf Ayat 13
اِنَّ الَّذِيْنَ قَالُوْا رَبُّنَا اللّٰهُ ثُمَّ اسْتَقَامُوْا فَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُوْنَۚ
Innal-la©³na q±lµ rabbunall±hu £ummastaq±mµ fal± khaufun ‘alaihim wa l± hum ya¥zanµn(a).
Sesungguhnya orang-orang yang berkata, “Tuhan kami adalah Allah,” kemudian tetap istikamah, tidak ada rasa takut pada mereka, dan mereka tidak (pula) bersedih.
27. Al-Ahqaf Ayat 14
اُولٰۤىِٕكَ اَصْحٰبُ الْجَنَّةِ خٰلِدِيْنَ فِيْهَاۚ جَزَاۤءً ۢبِمَا كَانُوْا يَعْمَلُوْنَ
Ul±'ika a¡¥±bul-jannati kh±lid³na f³h±, jaz±'am bim± k±nµ ya‘malµn(a).
Mereka itulah para penghuni surga (dan) kekal di dalamnya sebagai balasan atas apa yang telah mereka kerjakan.
28. Al-Ahqaf Ayat 35
فَاصْبِرْ كَمَا صَبَرَ اُولُوا الْعَزْمِ مِنَ الرُّسُلِ وَلَا تَسْتَعْجِلْ لَّهُمْ ۗ كَاَنَّهُمْ يَوْمَ يَرَوْنَ مَا يُوْعَدُوْنَۙ لَمْ يَلْبَثُوْٓا اِلَّا سَاعَةً مِّنْ نَّهَارٍ ۗ بَلٰغٌ ۚفَهَلْ يُهْلَكُ اِلَّا الْقَوْمُ الْفٰسِقُوْنَ ࣖ
Fa¡bir kam± ¡abara ulul-‘azmi minar-rusuli wa l± tasta‘jil lahum, ka'annahum yauma yarauna m± yµ‘adµn(a), lam yalba£µ ill± s±‘atam min nah±r(in), bal±g(un), fahal yuhlaku illal-qaumul-f±siqµn(a).
Maka, bersabarlah engkau (Nabi Muhammad) sebagaimana ululazmi (orang-orang yang memiliki keteguhan hati) dari kalangan para rasul telah bersabar dan janganlah meminta agar azab disegerakan untuk mereka. Pada hari ketika melihat azab yang dijanjikan, seolah-olah mereka hanya tinggal (di dunia) sesaat saja pada siang hari. (Nasihatmu itu) merupakan peringatan (dari Allah). Maka, tidak ada yang dibinasakan kecuali kaum yang fasik.
29. Al-Ahzab Ayat 57
اِنَّ الَّذِيْنَ يُؤْذُوْنَ اللّٰهَ وَرَسُوْلَهٗ لَعَنَهُمُ اللّٰهُ فِى الدُّنْيَا وَالْاٰخِرَةِ وَاَعَدَّ لَهُمْ عَذَابًا مُّهِيْنًا
Innal-la©³na yu'©µnall±ha wa rasµlahµ la‘anahumull±hu fid-dun-y± wal-±khirati wa a‘adda lahum ‘a©±bam muh³n±(n).
Sesungguhnya orang-orang yang menyakiti (menista) Allah dan Rasul-Nya, Allah akan melaknatnya di dunia dan di akhirat dan menyediakan bagi mereka azab yang menghinakan.
30. Al-Ahzab Ayat 58
وَالَّذِيْنَ يُؤْذُوْنَ الْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنٰتِ بِغَيْرِ مَا اكْتَسَبُوْا فَقَدِ احْتَمَلُوْا بُهْتَانًا وَّاِثْمًا مُّبِيْنًا ࣖ
Wal-la©³na yu'©µnal-mu'min³na wal-mu'min±ti bigairi maktasabµ faqadi¥tamalµ buht±naw wa i£mam mub³n±(n).
Orang-orang yang menyakiti mukminin dan mukminat, tanpa ada kesalahan yang mereka perbuat, sungguh, mereka telah menanggung kebohongan dan dosa yang nyata.
31. Al-Ahzab Ayat 64
اِنَّ اللّٰهَ لَعَنَ الْكٰفِرِيْنَ وَاَعَدَّ لَهُمْ سَعِيْرًاۙ
Innall±ha la‘anal-k±fir³na wa a‘adda lahum sa‘³r±(n).
Sesungguhnya Allah melaknat orang-orang kafir dan menyediakan bagi mereka (neraka) Sa‘ir (yang menyala-nyala)
32. Al-Ahzab Ayat 65
خٰلِدِيْنَ فِيْهَآ اَبَدًاۚ لَا يَجِدُوْنَ وَلِيًّا وَّلَا نَصِيْرًا ۚ
Kh±lid³na f³h± abad±(n), l± yajidµna waliyyaw wa l± na¡³r±(n).
dalam keadaan mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Mereka tidak akan memperoleh pelindung dan tidak (pula) penolong.
33. Al-Ahzab Ayat 66
يَوْمَ تُقَلَّبُ وُجُوْهُهُمْ فِى النَّارِ يَقُوْلُوْنَ يٰلَيْتَنَآ اَطَعْنَا اللّٰهَ وَاَطَعْنَا الرَّسُوْلَا۠
Yauma tuqallabu wujµhuhum fin-n±ri yaqµlµna y± laitan± a¯a‘nall±ha wa a¯a‘nar-rasµl±.
Pada hari (ketika) wajah mereka dibolak-balikkan dalam neraka. Mereka berkata, “Aduhai, kiranya dahulu kami taat kepada Allah dan taat (pula) kepada Rasul.”
34. Al-Ahzab Ayat 67
وَقَالُوْا رَبَّنَآ اِنَّآ اَطَعْنَا سَادَتَنَا وَكُبَرَاۤءَنَا فَاَضَلُّوْنَا السَّبِيْلَا۠
Wa q±lµ rabban± inn± a¯a‘n± s±datan± wa kubar±'an± fa a«allµnas-sab³l±.
Mereka berkata, “Wahai Tuhan kami, sesungguhnya kami telah menaati para pemimpin dan para pembesar kami, lalu mereka menyesatkan kami dari jalan (yang benar).
35. Al-Ahzab Ayat 68
رَبَّنَآ اٰتِهِمْ ضِعْفَيْنِ مِنَ الْعَذَابِ وَالْعَنْهُمْ لَعْنًا كَبِيْرًا ࣖ
Rabban± ±tihim «i‘faini minal-‘a©±bi wal‘anhum la‘nan kab³r±(n).
Wahai Tuhan kami, timpakanlah kepada mereka azab dua kali lipat dan laknatlah mereka dengan laknat yang besar.”
36. Al-Ahzab Ayat 72
اِنَّا عَرَضْنَا الْاَمَانَةَ عَلَى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِ وَالْجِبَالِ فَاَبَيْنَ اَنْ يَّحْمِلْنَهَا وَاَشْفَقْنَ مِنْهَا وَحَمَلَهَا الْاِنْسَانُۗ اِنَّهٗ كَانَ ظَلُوْمًا جَهُوْلًاۙ
Inn± ‘ara«nal-am±nata ‘alas-sam±w±ti wal-ar«i wal-jib±li fa abaina ay ya¥milnah± wa asyfaqna minh± wa ¥amalahal-ins±n(u), innahµ k±na §alµman jahµl±(n).
Sesungguhnya Kami telah menawarkan amanat kepada langit, bumi, dan gunung-gunung; tetapi semuanya enggan untuk memikul amanat itu dan mereka khawatir tidak akan melaksanakannya. Lalu, dipikullah amanat itu oleh manusia. Sesungguhnya ia (manusia) sangat zalim lagi sangat bodoh.
37. Al-Ahzab Ayat 73
لِّيُعَذِّبَ اللّٰهُ الْمُنٰفِقِيْنَ وَالْمُنٰفِقٰتِ وَالْمُشْرِكِيْنَ وَالْمُشْرِكٰتِ وَيَتُوْبَ اللّٰهُ عَلَى الْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنٰتِۗ وَكَانَ اللّٰهُ غَفُوْرًا رَّحِيْمًا ࣖ
Liyu‘a©©iball±hul-mun±fiq³na wal-mun±fiq±ti wal-musyrik³na wal-musyrik±ti wa yatµball±hu ‘alal-mu'min³na wal-mu'min±t(i), wa k±nall±hu gafµrar ra¥³m±(n).
Dengan demikian, Allah akan mengazab orang-orang munafik laki-laki dan perempuan serta orang-orang musyrik laki-laki dan perempuan. Allah akan menerima tobat orang-orang mukmin laki-laki dan perempuan. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
38. Al-A'la Ayat 10
سَيَذَّكَّرُ مَنْ يَّخْشٰىۙ
Saya©©akkaru may yakhsy±.
Orang yang takut (kepada Allah) akan mengambil pelajaran,
39. Al-A'la Ayat 11
وَيَتَجَنَّبُهَا الْاَشْقَىۙ
Wa yatajannabuhal-asyq±.
sedangkan orang-orang yang celaka (kafir) akan menjauhinya,
40. Al-A'la Ayat 12
الَّذِيْ يَصْلَى النَّارَ الْكُبْرٰىۚ
Alla©³ ya¡lan-n±ral-kubr±.
(yaitu) orang yang akan memasuki api (neraka) yang besar.
41. Al-A'la Ayat 13
ثُمَّ لَا يَمُوْتُ فِيْهَا وَلَا يَحْيٰىۗ
¤umma l± yamµtu f³h± wa l± ya¥y±.
Selanjutnya, dia tidak mati dan tidak (pula) hidup di sana.
42. Al-A'la Ayat 14
قَدْ اَفْلَحَ مَنْ تَزَكّٰىۙ
Qad afla¥a man tazakk±.
Sungguh, beruntung orang yang menyucikan diri (dari kekafiran)
43. Al-A'la Ayat 15
وَذَكَرَ اسْمَ رَبِّهٖ فَصَلّٰىۗ
Wa ©akarasma rabbih³ fa ¡all±.
dan mengingat nama Tuhannya, lalu dia salat.
44. Al-'Alaq Ayat 9
اَرَاَيْتَ الَّذِيْ يَنْهٰىۙ
Ara'aital-la©³ yanh±.
Tahukah kamu tentang orang yang melarang
45. Al-'Alaq Ayat 10
عَبْدًا اِذَا صَلّٰىۗ
‘Abdan i©± ¡all±.
seorang hamba ketika dia melaksanakan salat?
46. Al-'Alaq Ayat 11
اَرَاَيْتَ اِنْ كَانَ عَلَى الْهُدٰىٓۙ
Ara'aita in k±na ‘alal-hud±.
Bagaimana pendapatmu kalau terbukti dia berada di dalam kebenaran
47. Al-'Alaq Ayat 12
اَوْ اَمَرَ بِالتَّقْوٰىۗ
Au amara bit-taqw±.
atau dia menyuruh bertakwa (kepada Allah)?
48. Al-'Alaq Ayat 13
اَرَاَيْتَ اِنْ كَذَّبَ وَتَوَلّٰىۗ
Ara'aita in ka©©aba wa tawall±.
Bagaimana pendapatmu kalau dia mendustakan (kebenaran) dan berpaling (dari keimanan)?
49. Al-'Alaq Ayat 14
اَلَمْ يَعْلَمْ بِاَنَّ اللّٰهَ يَرٰىۗ
Alam ya‘lam bi'annall±ha yar±.
Tidakkah dia mengetahui bahwa sesungguhnya Allah melihat (segala perbuatannya)?
50. Al-'Alaq Ayat 15
كَلَّا لَىِٕنْ لَّمْ يَنْتَهِ ەۙ لَنَسْفَعًاۢ بِالنَّاصِيَةِۙ
Kall± la'il lam yantah(i), lanasfa‘am bin-n±¡iyah(ti).
Sekali-kali tidak! Sungguh, jika dia tidak berhenti (berbuat demikian), niscaya Kami tarik ubun-ubunnya (ke dalam neraka),
51. Al-'Alaq Ayat 16
نَاصِيَةٍ كَاذِبَةٍ خَاطِئَةٍۚ
N±¡iyatin k±©ibatin kh±¯i'ah(tin).
(yaitu) ubun-ubun orang yang mendustakan (kebenaran) dan durhaka.
52. Al-'Alaq Ayat 17
فَلْيَدْعُ نَادِيَهٗۙ
Falyad‘u n±diyah(µ).
Biarlah dia memanggil golongannya (untuk menolongnya).
53. Al-'Alaq Ayat 18
سَنَدْعُ الزَّبَانِيَةَۙ
Sanad‘uz-zab±niyah(ta).
Kelak Kami akan memanggil (Malaikat) Zabaniah (penyiksa orang-orang yang berdosa).
54. Al-'Alaq Ayat 19
كَلَّاۗ لَا تُطِعْهُ وَاسْجُدْ وَاقْتَرِبْ ۩ ࣖ
Kall±, l± tu¯i‘hu wasjud waqtarib.
Sekali-kali tidak! Janganlah patuh kepadanya, (tetapi) sujud dan mendekatlah (kepada Allah).
55. Al-An'am Ayat 51
وَاَنْذِرْ بِهِ الَّذِيْنَ يَخَافُوْنَ اَنْ يُّحْشَرُوْٓا اِلٰى رَبِّهِمْ لَيْسَ لَهُمْ مِّنْ دُوْنِهٖ وَلِيٌّ وَّلَا شَفِيْعٌ لَّعَلَّهُمْ يَتَّقُوْنَ
Wa an©ir bihil-la©³na yakh±fµna ay yu¥syarµ il± rabbihim laisa lahum min dµnih³ waliyyuw wa l± syaf³‘ul la‘allahum yattaqµn(a).
Peringatkanlah dengannya (Al-Qur’an) orang-orang yang takut akan dikumpulkan menghadap Tuhannya (pada hari Kiamat). Tidak ada bagi mereka pelindung dan pemberi syafaat (pertolongan) selain Allah, agar mereka bertakwa.
56. Al-An'am Ayat 65
قُلْ هُوَ الْقَادِرُ عَلٰٓى اَنْ يَّبْعَثَ عَلَيْكُمْ عَذَابًا مِّنْ فَوْقِكُمْ اَوْ مِنْ تَحْتِ اَرْجُلِكُمْ اَوْ يَلْبِسَكُمْ شِيَعًا وَّيُذِيْقَ بَعْضَكُمْ بَأْسَ بَعْضٍۗ اُنْظُرْ كَيْفَ نُصَرِّفُ الْاٰيٰتِ لَعَلَّهُمْ يَفْقَهُوْنَ
Qul huwal-q±diru ‘al± ay yab‘a£a ‘alaikum ‘a©±bam min fauqikum au min ta¥ti arjulikum au yalbisakum syiya‘aw wa yu©³qa ba‘«akum ba'sa ba‘«(in), un§ur kaifa nu¡arriful-±y±ti la‘allahum yafqahµn(a).
Katakanlah (Nabi Muhammad), “Dialah Yang Mahakuasa mengirimkan azab kepadamu, dari atas atau dari bawah kakimu atau Dia memecah belah kamu menjadi golongan-golongan (yang saling bertentangan) dan merasakan kepada sebagian kamu keganasan sebagian yang lain.” Perhatikanlah, bagaimana Kami menjelaskan berulang-ulang tanda-tanda (kekuasaan Kami) agar mereka memahami(-nya).
57. Al-An'am Ayat 66
وَكَذَّبَ بِهٖ قَوْمُكَ وَهُوَ الْحَقُّۗ قُلْ لَّسْتُ عَلَيْكُمْ بِوَكِيْلٍ ۗ
Wa ka©©aba bih³ qaumuka wa huwal-¥aqq(u), qul lastu ‘alaikum biwak³l(in).
Kaummu mendustakannya (azab) padahal (azab) itu benar adanya. Katakanlah (Nabi Muhammad), “Aku ini bukanlah penanggung jawab kamu.”
58. Al-An'am Ayat 67
لِكُلِّ نَبَاٍ مُّسْتَقَرٌّ وَّسَوْفَ تَعْلَمُوْنَ
Likulli naba'im mustaqarruw wa saufa ta‘lamµn(a).
Setiap berita (yang dibawa oleh rasul) ada (waktu) terjadinya dan kelak kamu akan mengetahui.
59. Al-An'am Ayat 70
وَذَرِ الَّذِيْنَ اتَّخَذُوْا دِيْنَهُمْ لَعِبًا وَّلَهْوًا وَّغَرَّتْهُمُ الْحَيٰوةُ الدُّنْيَا وَذَكِّرْ بِهٖٓ اَنْ تُبْسَلَ نَفْسٌۢ بِمَا كَسَبَتْۖ لَيْسَ لَهَا مِنْ دُوْنِ اللّٰهِ وَلِيٌّ وَّلَا شَفِيْعٌ ۚوَاِنْ تَعْدِلْ كُلَّ عَدْلٍ لَّا يُؤْخَذْ مِنْهَاۗ اُولٰۤىِٕكَ الَّذِيْنَ اُبْسِلُوْا بِمَا كَسَبُوْا لَهُمْ شَرَابٌ مِّنْ حَمِيْمٍ وَّعَذَابٌ اَلِيْمٌ ۢبِمَا كَانُوْا يَكْفُرُوْنَ ࣖ
Wa ©aril-la©³nattakha©µ d³nahum la‘ibaw wa lahwaw wa garrathumul-¥ay±tud-dun-y± wa ©akkir bih³ an tubsala nafsum bim± kasabat, laisa lah± min dµnill±hi waliyyuw wa l± syaf³‘(un), wa in ta‘dil kulla ‘adlil l± yu'kha© minh±, ul±'ikal-la©³na ubsilµ bim± kasabµ lahum syar±bum min ¥am³miw wa ‘a©±bun al³mum bim± k±nµ yakfurµn(a).
Tinggalkanlah orang-orang yang menjadikan agamanya sebagai permainan dan kelengahan, dan mereka telah tertipu oleh kehidupan dunia. Peringatkanlah (mereka) dengannya (Al-Qur’an) agar seseorang tidak terjerumus (ke dalam neraka), karena perbuatannya sendiri. Tidak ada baginya pelindung dan pemberi syafaat (pertolongan) selain Allah. Jika dia hendak menebus dengan segala macam tebusan apa pun, niscaya tidak akan diterima. Mereka itulah orang-orang yang dijerumuskan (ke dalam neraka), karena perbuatan mereka sendiri. Mereka mendapat minuman dari air yang mendidih dan azab yang pedih karena mereka selalu kufur.
60. Al-An'am Ayat 124
وَاِذَا جَاۤءَتْهُمْ اٰيَةٌ قَالُوْا لَنْ نُّؤْمِنَ حَتّٰى نُؤْتٰى مِثْلَ مَآ اُوْتِيَ رُسُلُ اللّٰهِ ۘ اَللّٰهُ اَعْلَمُ حَيْثُ يَجْعَلُ رِسٰلَتَهٗۗ سَيُصِيْبُ الَّذِيْنَ اَجْرَمُوْا صَغَارٌ عِنْدَ اللّٰهِ وَعَذَابٌ شَدِيْدٌۢ بِمَا كَانُوْا يَمْكُرُوْنَ
Wa i©± j±'athum ±yatun q±lµ lan nu'mina ¥att± nu't± mi£la m± µtiya rusulull±h(i), all±hu a‘lamu ¥ai£u yaj‘alu ris±latah(µ), sayu¡³bul-la©³na ajramµ ¡ag±run ‘indall±hi wa ‘a©±bun syad³dum bim± k±nµ yamkurµn(a).
Apabila datang suatu ayat kepada mereka, mereka berkata, “Kami tidak akan beriman hingga diberikan kepada kami (sesuatu) seperti apa yang diberikan kepada rasul-rasul Allah.” Allah lebih mengetahui di mana Dia menempatkan tugas kerasulan-Nya. Orang-orang yang berdosa nanti akan ditimpa kehinaan di sisi Allah dan azab yang keras karena tipu daya yang mereka lakukan.
61. Al-An'am Ayat 125
فَمَنْ يُّرِدِ اللّٰهُ اَنْ يَّهْدِيَهٗ يَشْرَحْ صَدْرَهٗ لِلْاِسْلَامِۚ وَمَنْ يُّرِدْ اَنْ يُّضِلَّهٗ يَجْعَلْ صَدْرَهٗ ضَيِّقًا حَرَجًا كَاَنَّمَا يَصَّعَّدُ فِى السَّمَاۤءِۗ كَذٰلِكَ يَجْعَلُ اللّٰهُ الرِّجْسَ عَلَى الَّذِيْنَ لَا يُؤْمِنُوْنَ
Fa may yuridill±hu ay yahdiyahµ yasyra¥ ¡adrahµ lil-isl±m(i), wa may yurid ay yu«illahµ yaj‘al ¡adrahµ «ayyiqan ¥arajan ka'annam± ya¡¡a‘‘adu fis-sam±'(i), ka©±lika yaj‘alull±hur-rijsa ‘alal-la©³na l± yu'minµn(a).
Maka, siapa yang Allah kehendaki mendapat hidayah, Dia akan melapangkan dadanya untuk menerima Islam. Siapa yang Dia kehendaki menjadi sesat, Dia akan menjadikan dadanya sempit lagi sesak seakan-akan dia sedang mendaki ke langit. Begitulah Allah menimpakan siksa kepada orang-orang yang tidak beriman.
62. Al-An'am Ayat 126
وَهٰذَا صِرَاطُ رَبِّكَ مُسْتَقِيْمًاۗ قَدْ فَصَّلْنَا الْاٰيٰتِ لِقَوْمٍ يَّذَّكَّرُوْنَ
Wa h±©± ¡ir±¯u rabbika mustaq³m±(n), qad fa¡¡alnal-±y±ti liqaumiy ya©©akkarµn(a).
Inilah jalan Tuhanmu yang lurus. Sungguh, Kami telah menjelaskan secara rinci ayat-ayat (Kami) kepada orang-orang yang mengambil pelajaran.
63. Al-An'am Ayat 127
۞ لَهُمْ دَارُ السَّلٰمِ عِنْدَ رَبِّهِمْ وَهُوَ وَلِيُّهُمْ بِمَا كَانُوْا يَعْمَلُوْنَ
Lahum d±rus-sal±mi ‘inda rabbihim wa huwa waliyyuhum bim± k±nµ ya‘malµn(a).
Bagi mereka (disediakan) tempat yang damai (surga) di sisi Tuhannya. Dialah pelindung mereka karena apa (amal kebajikan) yang mereka kerjakan.
64. Al-An'am Ayat 131
ذٰلِكَ اَنْ لَّمْ يَكُنْ رَّبُّكَ مُهْلِكَ الْقُرٰى بِظُلْمٍ وَّاَهْلُهَا غٰفِلُوْنَ
ª±lika allam yakur rabbuka muhlikal-qur± bi§ulmiw wa ahluh± g±filµn(a).
Demikian itu (pengutusan para rasul) karena Tuhanmu tidak akan membinasakan suatu negeri karena kezaliman (mereka), sedangkan penduduknya dalam keadaan belum tahu.
65. Al-An'am Ayat 132
وَلِكُلٍّ دَرَجٰتٌ مِّمَّا عَمِلُوْاۗ وَمَا رَبُّكَ بِغَافِلٍ عَمَّا يَعْمَلُوْنَ
Wa likullin daraj±tum mimm± ‘amilµ, wa m± rabbuka big±filin ‘amm± ya‘malµn(a).
Masing-masing orang ada tingkatannya, (sesuai) dengan apa yang mereka kerjakan. Tuhanmu tidak lengah terhadap apa yang mereka kerjakan.
66. Al-An'am Ayat 133
وَرَبُّكَ الْغَنِيُّ ذُو الرَّحْمَةِ ۗاِنْ يَّشَأْ يُذْهِبْكُمْ وَيَسْتَخْلِفْ مِنْۢ بَعْدِكُمْ مَّا يَشَاۤءُ كَمَآ اَنْشَاَكُمْ مِّنْ ذُرِّيَّةِ قَوْمٍ اٰخَرِيْنَ
Wa rabbukal-ganiyyu ©ur-ra¥mah(ti), iy yasya' yu©hibkum wa yastakhlif mim ba‘dikum m± yasy±'u kam± ansya'akum min ©urriyyati qaumin ±khar³n(a).
Tuhanmulah Yang Mahakaya lagi penuh rahmat. Jika menghendaki, Dia akan memusnahkanmu. Setelah itu, Dia akan menggantimu dengan yang dikehendaki-Nya, sebagaimana Dia menjadikan kamu dari keturunan kaum lain (sebelummu).
67. Al-An'am Ayat 134
اِنَّ مَا تُوْعَدُوْنَ لَاٰتٍۙ وَّمَآ اَنْتُمْ بِمُعْجِزِيْنَ
Innam± tµ‘adµna la'±t(in), wa m± antum bimu‘jiz³n(a).
Sesungguhnya apa pun yang dijanjikan kepadamu pasti datang dan kamu tidak mampu menolaknya.
68. Al-An'am Ayat 135
قُلْ يٰقَوْمِ اعْمَلُوْا عَلٰى مَكَانَتِكُمْ اِنِّيْ عَامِلٌۚ فَسَوْفَ تَعْلَمُوْنَۙ مَنْ تَكُوْنُ لَهٗ عَاقِبَةُ الدَّارِۗ اِنَّهٗ لَا يُفْلِحُ الظّٰلِمُوْنَ
Qul y± qaumi‘malµ ‘al± mak±natikum inn³ ‘±mil(un), fa saufa ta‘lamµn(a), man takµnu lahµ ‘±qibatud-d±r(i), innahµ l± yufli¥u§-§±limµn(a).
Katakanlah (Nabi Muhammad), “Wahai kaumku, berbuatlah menurut kedudukanmu, aku pun berbuat (demikian). Kelak kamu akan mengetahui siapa yang akan memperoleh tempat (terbaik) di akhirat (nanti). Sesungguhnya orang-orang yang zalim tidak akan beruntung.
69. Al-An'am Ayat 157
اَوْ تَقُوْلُوْا لَوْ اَنَّآ اُنْزِلَ عَلَيْنَا الْكِتٰبُ لَكُنَّآ اَهْدٰى مِنْهُمْۚ فَقَدْ جَاۤءَكُمْ بَيِّنَةٌ مِّنْ رَّبِّكُمْ وَهُدًى وَّرَحْمَةٌ ۚفَمَنْ اَظْلَمُ مِمَّنْ كَذَّبَ بِاٰيٰتِ اللّٰهِ وَصَدَفَ عَنْهَا ۗسَنَجْزِى الَّذِيْنَ يَصْدِفُوْنَ عَنْ اٰيٰتِنَا سُوْۤءَ الْعَذَابِ بِمَا كَانُوْا يَصْدِفُوْنَ
Au taqµlµ lau ann± unzila ‘alainal-kit±bu lakunn± ahd± minhum, faqad j±'akum bayyinatum mir rabbikum wa hudaw wa ra¥mah(tun), faman a§lamu mimman ka©©aba bi'±y±till±hi wa ¡adafa ‘anh±, sanajzil-la©³na ya¡difµna ‘an ±y±tin± sµ'al-‘a©±bi bim± k±nµ ya¡difµn(a).
atau supaya kamu (tidak) mengatakan, “Sesungguhnya jikalau Kitab itu diturunkan kepada kami, tentulah kami lebih mendapat petunjuk daripada mereka.” Sungguh, telah datang kepadamu penjelasan yang nyata, petunjuk, dan rahmat dari Tuhanmu. Maka, siapakah yang lebih zalim daripada orang yang mendustakan ayat-ayat Allah dan berpaling darinya? Kelak, Kami akan memberi balasan kepada orang-orang yang berpaling dari ayat-ayat Kami dengan siksaan yang buruk karena mereka selalu berpaling.
70. Al-An'am Ayat 158
هَلْ يَنْظُرُوْنَ اِلَّآ اَنْ تَأْتِيَهُمُ الْمَلٰۤىِٕكَةُ اَوْ يَأْتِيَ رَبُّكَ اَوْ يَأْتِيَ بَعْضُ اٰيٰتِ رَبِّكَ ۗيَوْمَ يَأْتِيْ بَعْضُ اٰيٰتِ رَبِّكَ لَا يَنْفَعُ نَفْسًا اِيْمَانُهَا لَمْ تَكُنْ اٰمَنَتْ مِنْ قَبْلُ اَوْ كَسَبَتْ فِيْٓ اِيْمَانِهَا خَيْرًاۗ قُلِ انْتَظِرُوْٓا اِنَّا مُنْتَظِرُوْنَ
Hal yan§urµna ill± an ta'tiyahumul-mal±'ikatu au ya'tiya rabbuka au ya'tiya ba‘«u ±y±ti rabbik(a), yauma ya't³ ba‘«u ±y±ti rabbika l± yanfa‘u nafsan ³m±nuh± lam takun ±manat min qablu au kasabat f³ ³m±nih± khair±(n), qulinta§irµ inn± munta§irµn(a).
Yang mereka nanti-nantikan hanyalah kedatangan malaikat kepada mereka, kedatangan Tuhanmu, atau sebagian tanda-tanda dari Tuhanmu. Pada hari datangnya sebagian tanda-tanda Tuhanmu tidak bermanfaat lagi iman seseorang yang belum beriman sebelum itu atau (belum) berusaha berbuat kebajikan dalam masa imannya itu. Katakanlah, “Tunggulah! Sesungguhnya Kami pun menunggu.”
71. Al-An'am Ayat 159
اِنَّ الَّذِيْنَ فَرَّقُوْا دِيْنَهُمْ وَكَانُوْا شِيَعًا لَّسْتَ مِنْهُمْ فِيْ شَيْءٍۗ اِنَّمَآ اَمْرُهُمْ اِلَى اللّٰهِ ثُمَّ يُنَبِّئُهُمْ بِمَا كَانُوْا يَفْعَلُوْنَ
Innal-la©³na farraqµ d³nahum wa k±nµ syiya‘al lasta minhum f³ syai'(in), innam± amruhum ilall±hi £umma yunabbi'uhum bim± k±nµ yaf‘alµn(a).
Sesungguhnya orang-orang yang memecah belah agamanya dan mereka menjadi (terpecah) dalam golongan-golongan, sedikit pun engkau (Nabi Muhammad) tidak bertanggung jawab terhadap mereka. Sesungguhnya urusan mereka (terserah) hanya kepada Allah. Kemudian, Dia akan memberitahukan kepada mereka apa yang telah mereka perbuat.
72. Al-An'am Ayat 160
مَنْ جَاۤءَ بِالْحَسَنَةِ فَلَهٗ عَشْرُ اَمْثَالِهَا ۚوَمَنْ جَاۤءَ بِالسَّيِّئَةِ فَلَا يُجْزٰٓى اِلَّا مِثْلَهَا وَهُمْ لَا يُظْلَمُوْنَ
Man j±'a bil-¥asanati fa lahµ ‘asyru am£±lih±, wa man j±'a bis-sayyi'ati fal± yujz± ill± mi£lah± wa hum l± yu§lamµn(a).
Siapa yang berbuat kebaikan, dia akan mendapat balasan sepuluh kali lipatnya. Siapa yang berbuat keburukan, dia tidak akan diberi balasan melainkan yang seimbang dengannya. Mereka (sedikit pun) tidak dizalimi (dirugikan).
73. Al-Anbiya' Ayat 45
قُلْ اِنَّمَآ اُنْذِرُكُمْ بِالْوَحْيِۖ وَلَا يَسْمَعُ الصُّمُّ الدُّعَاۤءَ اِذَا مَا يُنْذَرُوْنَ
Qul innam± un©irukum bil-wa¥y(i), wa l± yasma‘u¡-¡ummud-du‘±'a i©± m± yun©arµn(a).
Katakanlah (Nabi Muhammad), “Sesungguhnya aku hanya memperingatkanmu dengan wahyu.” Akan tetapi, orang-orang tuli (musyrik) tidak mendengarkan seruan bila mereka diberi peringatan.
74. Al-'Ankabut Ayat 4
اَمْ حَسِبَ الَّذِيْنَ يَعْمَلُوْنَ السَّيِّاٰتِ اَنْ يَّسْبِقُوْنَا ۗسَاۤءَ مَا يَحْكُمُوْنَ
Am ¥asibal-la©³na ya‘malµnas-sayyi'±ti ay yasbiqµn±, s±'a m± ya¥kumµn(a).
Ataukah orang-orang yang mengerjakan kejahatan itu mengira bahwa mereka akan luput dari (azab) Kami? (Alangkah) buruk apa yang mereka tetapkan itu!
75. Al-'Ankabut Ayat 5
مَنْ كَانَ يَرْجُوْا لِقَاۤءَ اللّٰهِ فَاِنَّ اَجَلَ اللّٰهِ لَاٰتٍ ۗوَهُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ
Man k±na yarjµ liq±'all±hi fa'inna ajalall±hi la'±t(in), wa huwas-sam³‘ul-‘al³m(u).
Siapa yang mengharapkan pertemuan dengan Allah, sesungguhnya waktu (yang dijanjikan) Allah pasti datang. Dia Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.
76. Al-'Ankabut Ayat 6
وَمَنْ جَاهَدَ فَاِنَّمَا يُجَاهِدُ لِنَفْسِهٖ ۗاِنَّ اللّٰهَ لَغَنِيٌّ عَنِ الْعٰلَمِيْنَ
Wa man j±hada fa'innam± yuj±hidu linafsih(³), innall±ha laganiyyun ‘anil-‘±lam³n(a).
Siapa yang berusaha dengan sungguh-sungguh (untuk berbuat kebajikan), sesungguhnya dia sedang berusaha untuk dirinya sendiri (karena manfaatnya kembali kepada dirinya). Sesungguhnya Allah benar-benar Mahakaya (tidak memerlukan suatu apa pun) dari alam semesta.
77. Al-'Ankabut Ayat 7
وَالَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ لَنُكَفِّرَنَّ عَنْهُمْ سَيِّاٰتِهِمْ وَلَنَجْزِيَنَّهُمْ اَحْسَنَ الَّذِيْ كَانُوْا يَعْمَلُوْنَ
Wal-la©³na ±manµ wa ‘amilu¡-¡±li¥±ti lanukaffiranna ‘anhum sayyi'±tihim wa lanajziyannahum a¥sanal-la©³ k±nµ ya‘malµn(a).
Orang-orang yang beriman dan beramal saleh pasti akan Kami hapus dosa-dosanya, dan mereka pasti akan Kami beri balasan yang terbaik dari apa yang selama ini mereka kerjakan.
78. Al-'Ankabut Ayat 9
وَالَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ لَنُدْخِلَنَّهُمْ فِى الصّٰلِحِيْنَ
Wal-la©³na ±manµ wa ‘amilu¡-¡±li¥±ti lanudkhilannahum fi¡-¡±li¥³n(a).
Orang-orang yang beriman dan beramal saleh pasti akan Kami masukkan mereka dalam (golongan) orang-orang saleh.
79. Al-'Ankabut Ayat 20
قُلْ سِيْرُوْا فِى الْاَرْضِ فَانْظُرُوْا كَيْفَ بَدَاَ الْخَلْقَ ثُمَّ اللّٰهُ يُنْشِئُ النَّشْاَةَ الْاٰخِرَةَ ۗاِنَّ اللّٰهَ عَلٰى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ ۚ
Qul s³rµ fil-ar«i fan§urµ kaifa bada'al-khalqa £ummall±hu yunsyi'un-nasy'atal-±khirah(ta), innall±ha ‘al± kulli syai'in qad³r(un).
Katakanlah, “Berjalanlah di (muka) bumi, lalu perhatikanlah bagaimana Allah memulai penciptaan (semua makhluk). Kemudian, Allah membuat kejadian yang akhir (setelah mati di akhirat kelak). Sesungguhnya Allah Mahakuasa atas segala sesuatu.
80. Al-'Ankabut Ayat 21
يُعَذِّبُ مَنْ يَّشَاۤءُ وَيَرْحَمُ مَنْ يَّشَاۤءُ ۚوَاِلَيْهِ تُقْلَبُوْنَ
Yu‘a©©ibu may yasy±'u wa yar¥amu may yasy±'(u), wa ilaihi tuqlabµn(a).
Dia (Allah) akan mengazab siapa yang Dia kehendaki dan merahmati siapa yang Dia kehendaki. Kepada-Nyalah kamu akan dikembalikan.
81. Al-'Ankabut Ayat 22
وَمَآ اَنْتُمْ بِمُعْجِزِيْنَ فِى الْاَرْضِ وَلَا فِى السَّمَاۤءِ ۖوَمَا لَكُمْ مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ مِنْ وَّلِيٍّ وَّلَا نَصِيْرٍ ࣖ
Wa m± antum bimu‘jiz³na fil-ar«i wa l± fis-sam±'(i), wa m± lakum min dµnill±hi miw waliyyiw wa l± na¡³r(in).
Kamu sama sekali tidak dapat melepaskan diri (dari azab Allah) di bumi dan di langit. Tidak ada pula pelindung dan penolong bagimu selain Allah.”
82. Al-'Ankabut Ayat 23
وَالَّذِيْنَ كَفَرُوْا بِاٰيٰتِ اللّٰهِ وَلِقَاۤىِٕهٖٓ اُولٰۤىِٕكَ يَىِٕسُوْا مِنْ رَّحْمَتِيْ وَاُولٰۤىِٕكَ لَهُمْ عَذَابٌ اَلِيْمٌ
Wal-la©³na kafarµ bi'±y±till±hi wa liq±'ih³ ul±'ika ya'isµ mir ra¥mat³ wa ul±'ika lahum ‘a©±bun al³m(un).
Orang-orang yang kufur terhadap ayat-ayat Allah dan pertemuan dengan-Nya, mereka itu berputus asa dari rahmat-Ku dan mereka itu akan mendapat azab yang pedih.
83. Al-'Ankabut Ayat 58
وَالَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ لَنُبَوِّئَنَّهُمْ مِّنَ الْجَنَّةِ غُرَفًا تَجْرِيْ مِنْ تَحْتِهَا الْاَنْهٰرُ خٰلِدِيْنَ فِيْهَاۗ نِعْمَ اَجْرُ الْعٰمِلِيْنَۖ
Wal-la©³na ±manµ wa ‘amilu¡-¡±li¥±ti lanubawwi'annahum minal-jannati gurafan tajr³ min ta¥tihal-anh±ru kh±lid³na f³h±, ni‘ma ajrul-‘±mil³n(a).
Orang-orang yang beriman dan beramal saleh benar-benar akan Kami tempatkan mereka pada tempat tinggal yang mulia di dalam surga. Mengalir di bawahnya sungai-sungai (dan) mereka kekal di dalamnya. Itulah sebaik-baik balasan bagi orang-orang yang beramal (saleh).
84. Al-'Ankabut Ayat 59
الَّذِيْنَ صَبَرُوْا وَعَلٰى رَبِّهِمْ يَتَوَكَّلُوْنَ
Al-la©³na ¡abarµ wa ‘al± rabbihim yatawakkalµn(a).
(Yaitu) orang-orang yang bersabar dan bertawakal kepada Tuhannya.
85. Al-'Ankabut Ayat 68
وَمَنْ اَظْلَمُ مِمَّنِ افْتَرٰى عَلَى اللّٰهِ كَذِبًا اَوْ كَذَّبَ بِالْحَقِّ لَمَّا جَاۤءَهٗ ۗ اَلَيْسَ فِيْ جَهَنَّمَ مَثْوًى لِّلْكٰفِرِيْنَ
Wa man a§lamu mimmaniftar± ‘alall±hi ka©iban au ka©©aba bil-¥aqqi lamm± j±'ah(µ), alaisa f³ jahannama ma£wal lil-k±fir³n(a).
Siapakah yang lebih zalim daripada orang yang mengada-adakan kebohongan kepada Allah atau orang yang mendustakan kebenaran ketika (kebenaran) itu datang kepadanya? Bukankah dalam (neraka) Jahanam ada tempat bagi orang-orang kafir?
86. Al-'Ankabut Ayat 69
وَالَّذِيْنَ جَاهَدُوْا فِيْنَا لَنَهْدِيَنَّهُمْ سُبُلَنَاۗ وَاِنَّ اللّٰهَ لَمَعَ الْمُحْسِنِيْنَ ࣖ
Wal-la©³na j±hadµ f³n± lanahdiyannahum subulan±, wa innall±ha lama‘al-mu¥sin³n(a).
Orang-orang yang berusaha dengan sungguh-sungguh untuk (mencari keridaan) Kami benar-benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Sesungguhnya Allah benar-benar bersama orang-orang yang berbuat kebaikan.
87. Al-'Asr Ayat 1
وَالْعَصْرِۙ
Wal-‘a¡r(i).
88. Al-'Asr Ayat 2
اِنَّ الْاِنْسَانَ لَفِيْ خُسْرٍۙ
Innal-ins±na laf³ khusr(in).
sesungguhnya manusia benar-benar berada dalam kerugian,
89. Al-'Asr Ayat 3
اِلَّا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ ەۙ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ ࣖ
Illal-la©³na ±manµ wa ‘amilu¡-¡±li¥±ti wa taw±¡au bil-¥aqq(i), wa taw±¡au bi¡-¡abr(i).
kecuali orang-orang yang beriman dan beramal saleh serta saling menasihati untuk kebenaran dan kesabaran.
90. Al-Balad Ayat 17
ثُمَّ كَانَ مِنَ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ وَتَوَاصَوْا بِالْمَرْحَمَةِۗ
¤umma k±na minal-la©³na ±manµ wa taw±¡au bi¡-¡abri wa taw±¡au bil-mar¥amah(ti).
Kemudian, dia juga termasuk orang-orang yang beriman dan saling berpesan untuk bersabar serta saling berpesan untuk berkasih sayang.
91. Al-Balad Ayat 18
اُولٰۤىِٕكَ اَصْحٰبُ الْمَيْمَنَةِۗ
Ul±'ika a¡¥±bul-maimanah(ti).
Mereka itulah golongan kanan.
92. Al-Balad Ayat 19
وَالَّذِيْنَ كَفَرُوْا بِاٰيٰتِنَا هُمْ اَصْحٰبُ الْمَشْـَٔمَةِۗ
Wal-la©³na kafarµ bi'±y±tin± hum a¡¥±bul-masy'amah(ti).
Adapun orang-orang yang kufur pada ayat-ayat Kami, merekalah golongan kiri.
93. Al-Balad Ayat 20
عَلَيْهِمْ نَارٌ مُّؤْصَدَةٌ ࣖ
‘Alaihim n±rum mu'¡adah(tun).
Mereka berada dalam neraka yang ditutup rapat.
94. Al-Baqarah Ayat 24
فَاِنْ لَّمْ تَفْعَلُوْا وَلَنْ تَفْعَلُوْا فَاتَّقُوا النَّارَ الَّتِيْ وَقُوْدُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ ۖ اُعِدَّتْ لِلْكٰفِرِيْنَ
Fa'illam taf‘alµ wa lan taf‘alµ fattaqun-n±ral-lat³ waqµduhan-n±su wal-¥ij±rah(tu), u‘iddat lil-k±fir³n(a).
Jika kamu tidak (mampu) membuat(-nya) dan (pasti) kamu tidak akan (mampu) membuat(-nya), takutlah pada api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu yang disediakan bagi orang-orang kafir.
95. Al-Baqarah Ayat 25
وَبَشِّرِ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ اَنَّ لَهُمْ جَنّٰتٍ تَجْرِيْ مِنْ تَحْتِهَا الْاَنْهٰرُ ۗ كُلَّمَا رُزِقُوْا مِنْهَا مِنْ ثَمَرَةٍ رِّزْقًا ۙ قَالُوْا هٰذَا الَّذِيْ رُزِقْنَا مِنْ قَبْلُ وَاُتُوْا بِهٖ مُتَشَابِهًا ۗوَلَهُمْ فِيْهَآ اَزْوَاجٌ مُّطَهَّرَةٌ وَّهُمْ فِيْهَا خٰلِدُوْنَ
Wa basysyiril-la©³na ±manµ wa ‘amilu¡-¡±li¥±ti anna lahum jann±tin tajr³ min ta¥tihal- anh±r(u), kullam± ruziqµ minh± min £amaratir rizq±(n), q±lµ h±©al-la©³ ruziqn± min qablu wa utµ bih³ mutasy±bih±(n), wa lahum f³h± azw±jum mu¯ahharatuw wa hum f³h± kh±lidµn(a).
Sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang beriman dan beramal saleh bahwa untuk mereka (disediakan) surga-surga yang di bawahnya mengalir sungai-sungai. Setiap kali diberi rezeki buah-buahan darinya, mereka berkata, “Inilah rezeki yang diberikan kepada kami sebelumnya.” Mereka telah diberi (buah-buahan) yang serupa dan di sana mereka (memperoleh) pasangan-pasangan yang disucikan. Mereka kekal di dalamnya.
96. Al-Baqarah Ayat 38
قُلْنَا اهْبِطُوْا مِنْهَا جَمِيْعًا ۚ فَاِمَّا يَأْتِيَنَّكُمْ مِّنِّيْ هُدًى فَمَنْ تَبِعَ هُدَايَ فَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُوْنَ
Qulnahbi¯µ minh± jam³‘±(n), fa'imm± ya'tiyannakum minn³ hudan faman tabi‘a hud±ya fal± khaufun ‘alaihim wa l± hum ya¥zanµn(a).
Kami berfirman, “Turunlah kamu semua dari surga! Lalu, jika benar-benar datang petunjuk-Ku kepadamu, siapa saja yang mengikuti petunjuk-Ku tidak ada rasa takut yang menimpa mereka dan mereka pun tidak bersedih hati.”
97. Al-Baqarah Ayat 39
وَالَّذِيْنَ كَفَرُوْا وَكَذَّبُوْا بِاٰيٰتِنَآ اُولٰۤىِٕكَ اَصْحٰبُ النَّارِ ۚ هُمْ فِيْهَا خٰلِدُوْنَ ࣖ
Wal-la©³na kafarµ wa ka©©abµ bi'±y±tin± ul±'ika a¡¥±bun-n±r(i), hum f³h± kh±lidµn(a).
(Sementara itu,) orang-orang yang mengingkari dan mendustakan ayat-ayat Kami, mereka itulah penghuni neraka. Mereka kekal di dalamnya.
98. Al-Baqarah Ayat 62
اِنَّ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَالَّذِيْنَ هَادُوْا وَالنَّصٰرٰى وَالصَّابِــِٕيْنَ مَنْ اٰمَنَ بِاللّٰهِ وَالْيَوْمِ الْاٰخِرِ وَعَمِلَ صَالِحًا فَلَهُمْ اَجْرُهُمْ عِنْدَ رَبِّهِمْۚ وَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُوْنَ
Innal-la©³na ±manµ wal-la©³na h±dµ wan-na¡±r± wa¡-¡±bi'³na man ±mana bill±hi wal- yaumil-±khiri wa ‘amila ¡±li¥an fa lahum ajruhum ‘inda rabbihim, wa l± khaufun ‘alaihim wa l± hum ya¥zanµn(a).
Sesungguhnya orang-orang yang beriman, orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani, dan orang-orang Sabiin, siapa saja (di antara mereka) yang beriman kepada Allah dan hari Akhir serta melakukan kebajikan (pasti) mendapat pahala dari Tuhannya, tidak ada rasa takut yang menimpa mereka dan mereka pun tidak bersedih hati.
99. Al-Baqarah Ayat 81
بَلٰى مَنْ كَسَبَ سَيِّئَةً وَّاَحَاطَتْ بِهٖ خَطِيْۤـَٔتُهٗ فَاُولٰۤىِٕكَ اَصْحٰبُ النَّارِ ۚ هُمْ فِيْهَا خٰلِدُوْنَ
Bal± man kasaba sayyi'ataw wa a¥±¯at bih³ kha¯³'atuhµ fa ul±'ika a¡¥±bun-n±r(i), hum f³h± kh±lidµn(a).
Bukan demikian! Siapa yang berbuat keburukan dan dosanya telah menenggelamkannya, mereka itulah penghuni neraka. Mereka kekal di dalamnya.
100. Al-Baqarah Ayat 82
وَالَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ اُولٰۤىِٕكَ اَصْحٰبُ الْجَنَّةِ ۚ هُمْ فِيْهَا خٰلِدُوْنَ ࣖ
Wal-la©³na ±manµ wa ‘amilu¡-¡±li¥±ti ul±'ika a¡¥±bul-jannah(ti), hum f³h± kh±lidµn(a).
Adapun orang-orang yang beriman dan beramal saleh, mereka itulah penghuni surga. Mereka kekal di dalamnya.
101. Al-Baqarah Ayat 110
وَاَقِيْمُوا الصَّلٰوةَ وَاٰتُوا الزَّكٰوةَ ۗ وَمَا تُقَدِّمُوْا لِاَنْفُسِكُمْ مِّنْ خَيْرٍ تَجِدُوْهُ عِنْدَ اللّٰهِ ۗ اِنَّ اللّٰهَ بِمَا تَعْمَلُوْنَ بَصِيْرٌ
Wa aq³mu¡-¡al±ta wa ±tuz-zak±h(ta), wa m± tuqaddimµ li'anfusikum min khairin tajidµhu ‘indall±h(i), innall±ha bim± ta‘malµna ba¡³r(un).
Dirikanlah salat dan tunaikanlah zakat. Segala kebaikan yang kamu kerjakan untuk dirimu akan kamu dapatkan (pahalanya) di sisi Allah. Sesungguhnya Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.
102. Al-Baqarah Ayat 114
وَمَنْ اَظْلَمُ مِمَّنْ مَّنَعَ مَسٰجِدَ اللّٰهِ اَنْ يُّذْكَرَ فِيْهَا اسْمُهٗ وَسَعٰى فِيْ خَرَابِهَاۗ اُولٰۤىِٕكَ مَا كَانَ لَهُمْ اَنْ يَّدْخُلُوْهَآ اِلَّا خَاۤىِٕفِيْنَ ەۗ لَهُمْ فِى الدُّنْيَا خِزْيٌ وَّلَهُمْ فِى الْاٰخِرَةِ عَذَابٌ عَظِيْمٌ
Wa man a§lamu mim mam mana‘a mas±jidall±hi ay yu©kara f³hasmuhµ wa sa‘± f³ khar±bih±, ul±'ika m± k±na lahum ay yadkhulµh± ill± kh±'if³n(a), lahum fid-dun-y± khizyuw wa lahum fil-±khirati ‘a©±bun ‘a§³m(un).
Siapakah yang lebih zalim daripada orang yang melarang masjid-masjid Allah digunakan sebagai tempat berzikir di dalamnya dan berusaha merobohkannya? Mereka itu tidak pantas memasukinya, kecuali dengan rasa takut (kepada Allah). Mereka mendapat kehinaan di dunia dan mendapat azab yang berat di akhirat.
103. Al-Baqarah Ayat 115
وَلِلّٰهِ الْمَشْرِقُ وَالْمَغْرِبُ فَاَيْنَمَا تُوَلُّوْا فَثَمَّ وَجْهُ اللّٰهِ ۗ اِنَّ اللّٰهَ وَاسِعٌ عَلِيْمٌ
Wa lill±hil-masyriqu wal-magribu fa'ainam± tuwallµ fa£amma wajhull±h(i), innall±ha w±si‘un ‘al³m(un).
Hanya milik Allah timur dan barat. Ke mana pun kamu menghadap, di sanalah wajah Allah. Sesungguhnya Allah Mahaluas lagi Maha Mengetahui.
104. Al-Baqarah Ayat 159
اِنَّ الَّذِيْنَ يَكْتُمُوْنَ مَآ اَنْزَلْنَا مِنَ الْبَيِّنٰتِ وَالْهُدٰى مِنْۢ بَعْدِ مَا بَيَّنّٰهُ لِلنَّاسِ فِى الْكِتٰبِۙ اُولٰۤىِٕكَ يَلْعَنُهُمُ اللّٰهُ وَيَلْعَنُهُمُ اللّٰعِنُوْنَۙ
Innal-la©³na yaktumµna m± anzaln± minal-bayyin±ti wal-hud± mim ba‘di m± bayyann±hu lin-n±si fil-kit±b(i), ul±'ika yal‘anuhumull±hu wa yal‘anuhumul-l±‘inµn(a).
Sesungguhnya orang-orang yang menyembunyikan apa yang telah Kami turunkan berupa keterangan-keterangan dan petunjuk, setelah Kami jelaskan kepada manusia dalam Kitab (Al-Qur’an), mereka itulah yang dilaknat Allah dan dilaknat (pula) oleh mereka yang melaknat,
105. Al-Baqarah Ayat 160
اِلَّا الَّذِيْنَ تَابُوْا وَاَصْلَحُوْا وَبَيَّنُوْا فَاُولٰۤىِٕكَ اَتُوْبُ عَلَيْهِمْ ۚ وَاَنَا التَّوَّابُ الرَّحِيْمُ
Illal-la©³na t±bµ wa a¡la¥µ wa bayyanµ fa'ul±'ika atµbu ‘alaihim, wa anat-taww±bur-ra¥³m(u).
kecuali orang-orang yang telah bertobat, mengadakan perbaikan, dan menjelaskan(-nya). Mereka itulah yang Aku terima tobatnya. Akulah Yang Maha Penerima Tobat lagi Maha Penyayang.
106. Al-Baqarah Ayat 161
اِنَّ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا وَمَاتُوْا وَهُمْ كُفَّارٌ اُولٰۤىِٕكَ عَلَيْهِمْ لَعْنَةُ اللّٰهِ وَالْمَلٰۤىِٕكَةِ وَالنَّاسِ اَجْمَعِيْنَۙ
Innal-la©³na kafarµ wa m±tµ wa hum kuff±run ul±'ika ‘alaihim la‘natull±hi wal-mal±'ikati wan-n±si ajma‘³n(a).
Sesungguhnya orang-orang yang kufur dan mati dalam keadaan kafir, mereka itu mendapat laknat Allah, para malaikat, dan manusia seluruhnya.
107. Al-Baqarah Ayat 162
خٰلِدِيْنَ فِيْهَا ۚ لَا يُخَفَّفُ عَنْهُمُ الْعَذَابُ وَلَا هُمْ يُنْظَرُوْنَ
Kh±lid³na f³h±, l± yukhaffafu ‘anhumul-‘a©±bu wa l± hum yun§arµn(a).
Mereka kekal di dalamnya (laknat). Tidak akan diringankan azab dari mereka, dan mereka tidak diberi penangguhan.
108. Al-Baqarah Ayat 174
اِنَّ الَّذِيْنَ يَكْتُمُوْنَ مَآ اَنْزَلَ اللّٰهُ مِنَ الْكِتٰبِ وَيَشْتَرُوْنَ بِهٖ ثَمَنًا قَلِيْلًاۙ اُولٰۤىِٕكَ مَا يَأْكُلُوْنَ فِيْ بُطُوْنِهِمْ اِلَّا النَّارَ وَلَا يُكَلِّمُهُمُ اللّٰهُ يَوْمَ الْقِيٰمَةِ وَلَا يُزَكِّيْهِمْ ۚوَلَهُمْ عَذَابٌ اَلِيْمٌ
Innal-la©³na yaktumµna m± anzalall±hu minal-kit±bi wa yasytarµna bih³ £amanan qal³l±(n), ul±'ika m± ya'kulµna f³ bu¯µnihim illan-n±ra wa l± yukallimuhumull±hu yaumal-qiy±mati wa l± yuzakk³him, wa lahum ‘a©±bun al³m(un).
Sesungguhnya orang-orang yang menyembunyikan apa yang telah diturunkan Allah, yaitu Kitab (Taurat), dan menukarkannya dengan harga murah, mereka hanya menelan api neraka ke dalam perutnya. Allah tidak akan menyapa mereka pada hari Kiamat dan tidak akan menyucikan mereka. Bagi mereka azab yang sangat pedih.
109. Al-Baqarah Ayat 175
اُولٰۤىِٕكَ الَّذِيْنَ اشْتَرَوُا الضَّلٰلَةَ بِالْهُدٰى وَالْعَذَابَ بِالْمَغْفِرَةِ ۚ فَمَآ اَصْبَرَهُمْ عَلَى النَّارِ
Ul±'ikal-la©³nasytarawu«-«al±lata bil-hud± wal-‘a©±ba bil-magfirah(ti), fam± a¡barahum ‘alan-n±r(i).
Mereka itulah yang membeli kesesatan dengan petunjuk dan azab dengan ampunan. Maka, alangkah beraninya mereka menentang api neraka.
110. Al-Baqarah Ayat 176
ذٰلِكَ بِاَنَّ اللّٰهَ نَزَّلَ الْكِتٰبَ بِالْحَقِّ ۗ وَاِنَّ الَّذِيْنَ اخْتَلَفُوْا فِى الْكِتٰبِ لَفِيْ شِقَاقٍۢ بَعِيْدٍ ࣖ
ª±lika bi'annall±ha nazzalal-kit±ba bil-¥aqq(i), wa innal-la©³nakhtalafµ fil-kit±bi laf³ syiq±qim ba‘³d(in).
Yang demikian itu disebabkan Allah telah menurunkan kitab suci dengan hak. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (kebenaran) kitab suci itu benar-benar dalam perpecahan yang jauh.
111. Al-Baqarah Ayat 223
نِسَاۤؤُكُمْ حَرْثٌ لَّكُمْ ۖ فَأْتُوْا حَرْثَكُمْ اَنّٰى شِئْتُمْ ۖ وَقَدِّمُوْا لِاَنْفُسِكُمْ ۗ وَاتَّقُوا اللّٰهَ وَاعْلَمُوْٓا اَنَّكُمْ مُّلٰقُوْهُ ۗ وَبَشِّرِ الْمُؤْمِنِيْنَ
Nis±'ukum ¥ar£ul lakum, fa'tµ ¥ar£akum ann± syi'tum, wa qaddimµ li anfusikum, wattaqull±ha wa‘lamµ annakum mul±qµh(u), wa basysyiril-mu'min³n(a).
Istrimu adalah ladang bagimu. Maka, datangilah ladangmu itu (bercampurlah dengan benar dan wajar) kapan dan bagaimana yang kamu sukai. Utamakanlah (hal yang terbaik) untuk dirimu. Bertakwalah kepada Allah dan ketahuilah bahwa kamu (kelak) akan menghadap kepada-Nya. Sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang mukmin.
112. Al-Baqarah Ayat 257
اَللّٰهُ وَلِيُّ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا يُخْرِجُهُمْ مِّنَ الظُّلُمٰتِ اِلَى النُّوْرِۗ وَالَّذِيْنَ كَفَرُوْٓا اَوْلِيَاۤؤُهُمُ الطَّاغُوْتُ يُخْرِجُوْنَهُمْ مِّنَ النُّوْرِ اِلَى الظُّلُمٰتِۗ اُولٰۤىِٕكَ اَصْحٰبُ النَّارِۚ هُمْ فِيْهَا خٰلِدُوْنَ ࣖ
All±hu waliyyul-la©³na ±manµ yukhrijuhum mina§-§ulum±ti ilan-nµr(i), wal-la©³na kafarµ auliy±'uhumu¯-¯±gµtu yukhrijµnahum minan-nµri ila§-§ulum±t(i), ul±'ika a¡¥±bun-n±r(i), hum f³h± kh±lidµn(a).
Allah adalah pelindung orang-orang yang beriman. Dia mengeluarkan mereka dari aneka kegelapan menuju cahaya (iman). Sedangkan orang-orang yang kufur, pelindung-pelindung mereka adalah tagut. Mereka (tagut) mengeluarkan mereka (orang-orang kafir itu) dari cahaya menuju aneka kegelapan. Mereka itulah para penghuni neraka. Mereka kekal di dalamnya.
113. Al-Baqarah Ayat 262
اَلَّذِيْنَ يُنْفِقُوْنَ اَمْوَالَهُمْ فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ ثُمَّ لَا يُتْبِعُوْنَ مَآ اَنْفَقُوْا مَنًّا وَّلَآ اَذًىۙ لَّهُمْ اَجْرُهُمْ عِنْدَ رَبِّهِمْۚ وَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُوْنَ
Alla©³na yunfiqµna amw±lahum f³ sab³lill±hi £umma l± yutbi‘µna m± anfaqµ mannaw wa l± a©±(n), lahum ajruhum ‘inda rabbihim, wa l± khaufun ‘alaihim wa l± hum ya¥zanµn(a).
Orang-orang yang menginfakkan harta mereka di jalan Allah, kemudian tidak mengiringi apa yang mereka infakkan itu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti (perasaan penerima), bagi mereka pahala di sisi Tuhan mereka. Tidak ada rasa takut pada mereka dan mereka tidak bersedih.
114. Al-Baqarah Ayat 263
۞ قَوْلٌ مَّعْرُوْفٌ وَّمَغْفِرَةٌ خَيْرٌ مِّنْ صَدَقَةٍ يَّتْبَعُهَآ اَذًى ۗ وَاللّٰهُ غَنِيٌّ حَلِيْمٌ
Qaulum ma‘rµfuw wa magfiratun khairum min ¡adaqatiy yatba‘uh± a©±(n), wall±hu ganiyyun ¥al³m(un).
Perkataan yang baik dan pemberian maaf itu lebih baik daripada sedekah yang diiringi tindakan yang menyakiti. Allah Mahakaya lagi Maha Penyantun.
115. Al-Baqarah Ayat 268
اَلشَّيْطٰنُ يَعِدُكُمُ الْفَقْرَ وَيَأْمُرُكُمْ بِالْفَحْشَاۤءِ ۚ وَاللّٰهُ يَعِدُكُمْ مَّغْفِرَةً مِّنْهُ وَفَضْلًا ۗ وَاللّٰهُ وَاسِعٌ عَلِيْمٌ ۖ
Asy-syai¯±nu ya‘idukumul-faqra wa ya'murukum bil-fa¥sy±'(i), wall±hu ya‘idukum magfiratam minhu wa fa«l±(n), wall±hu w±si'un ‘al³m(un).
Setan menjanjikan (menakut-nakuti) kamu kemiskinan dan menyuruh kamu berbuat keji (kikir), sedangkan Allah menjanjikan kamu ampunan dan karunia-Nya. Allah Mahaluas lagi Maha Mengetahui.
116. Al-Baqarah Ayat 269
يُّؤْتِى الْحِكْمَةَ مَنْ يَّشَاۤءُ ۚ وَمَنْ يُّؤْتَ الْحِكْمَةَ فَقَدْ اُوْتِيَ خَيْرًا كَثِيْرًا ۗ وَمَا يَذَّكَّرُ اِلَّآ اُولُوا الْاَلْبَابِ
Yu'til-¥ikmata may yasy±'(u), wa may yu'tal-¥ikmata faqad µtiya khairan ka£³r±(n), wa m± ya©©akkaru il± ulul-alb±b(i).
Dia (Allah) menganugerahkan hikmah kepada siapa yang Dia kehendaki. Siapa yang dianugerahi hikmah, sungguh dia telah dianugerahi kebaikan yang banyak. Tidak ada yang dapat mengambil pelajaran (darinya), kecuali ululalbab.
117. Al-Baqarah Ayat 274
اَلَّذِيْنَ يُنْفِقُوْنَ اَمْوَالَهُمْ بِالَّيْلِ وَالنَّهَارِ سِرًّا وَّعَلَانِيَةً فَلَهُمْ اَجْرُهُمْ عِنْدَ رَبِّهِمْۚ وَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُوْنَ
Alla©³na yunfiqµna amw±lahum bil-laili wan-nah±ri sirraw wa ‘al±niyatan falahum ajruhum ‘inda rabbihim, wa l± khaufun ‘alaihim wa l± hum ya¥zanµn(a).
Orang-orang yang menginfakkan hartanya pada malam dan siang hari, baik secara rahasia maupun terang-terangan, mereka mendapat pahala di sisi Tuhannya. Tidak ada rasa takut pada mereka dan tidak (pula) mereka bersedih.
118. Al-Baqarah Ayat 277
اِنَّ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ وَاَقَامُوا الصَّلٰوةَ وَاٰتَوُا الزَّكٰوةَ لَهُمْ اَجْرُهُمْ عِنْدَ رَبِّهِمْۚ وَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُوْنَ
Innal-la©³na ±manµ wa ‘amilu¡-¡±li¥±ti wa aq±mu¡-¡al±ta wa ±tawuz-zak±ta lahum ajruhum ‘inda rabbihim, wa l± khaufun ‘alaihim wa l± hum ya¥zanµn(a).
Sesungguhnya orang-orang yang beriman, beramal saleh, menegakkan salat, dan menunaikan zakat, mereka mendapat pahala di sisi Tuhannya. Tidak ada rasa takut pada mereka dan tidak (pula) mereka bersedih.
119. Al-Baqarah Ayat 284
لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْاَرْضِ ۗ وَاِنْ تُبْدُوْا مَا فِيْٓ اَنْفُسِكُمْ اَوْ تُخْفُوْهُ يُحَاسِبْكُمْ بِهِ اللّٰهُ ۗ فَيَغْفِرُ لِمَنْ يَّشَاۤءُ وَيُعَذِّبُ مَنْ يَّشَاۤءُ ۗ وَاللّٰهُ عَلٰى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ
Lill±hi m± fis-sam±w±ti wa m± fil-ar«(i), wa in tubdµ m± f³ anfusikum au tukhfµhu yu¥±sibkum bihill±h(u), fayagfiru limay yasy±'u wa yu‘a©©ibu may yasy±'(u), wall±hu ‘al± kulli syai'in qad³r(un).
Milik Allahlah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Jika kamu menyatakan apa yang ada di dalam hatimu atau kamu menyembunyikannya, niscaya Allah memperhitungkannya bagimu. Dia mengampuni siapa saja yang Dia kehendaki dan mengazab siapa pun yang Dia kehendaki. Allah Mahakuasa atas segala sesuatu.
120. Al-Bayyinah Ayat 6
اِنَّ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا مِنْ اَهْلِ الْكِتٰبِ وَالْمُشْرِكِيْنَ فِيْ نَارِ جَهَنَّمَ خٰلِدِيْنَ فِيْهَاۗ اُولٰۤىِٕكَ هُمْ شَرُّ الْبَرِيَّةِۗ
Innal-la©³na kafarµ min ahlil-kit±bi wal-musyrik³na f³ n±ri jahannama kh±lid³na f³h±, ul±'ika hum syarrul-bariyyah(ti).
Sesungguhnya orang-orang yang kufur dari golongan Ahlulkitab dan orang-orang musyrik (akan masuk) neraka Jahanam. Mereka kekal di dalamnya. Mereka itulah seburuk-buruk makhluk.
121. Al-Bayyinah Ayat 7
اِنَّ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ اُولٰۤىِٕكَ هُمْ خَيْرُ الْبَرِيَّةِۗ
Innal-la©³na ±manµ wa ‘amilu¡-¡±li¥±ti ul±'ika hum khairul-bariyyah(ti).
Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, mereka itulah sebaik-baik makhluk.
122. Al-Bayyinah Ayat 8
جَزَاۤؤُهُمْ عِنْدَ رَبِّهِمْ جَنّٰتُ عَدْنٍ تَجْرِيْ مِنْ تَحْتِهَا الْاَنْهٰرُ خٰلِدِيْنَ فِيْهَآ اَبَدًا ۗرَضِيَ اللّٰهُ عَنْهُمْ وَرَضُوْا عَنْهُ ۗ ذٰلِكَ لِمَنْ خَشِيَ رَبَّهٗ ࣖ
Jaz±'uhum ‘inda rabbihim jann±tu ‘adnin tajr³ min ta¥tihal-anh±ru kh±lid³na f³h± abad±(n), ra«iyall±hu ‘anhum wa ra«µ ‘anh(u), ©±lika liman khasyiya rabbah(µ).
Balasan mereka di sisi Tuhannya adalah surga ‘Adn yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. Mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Allah rida terhadap mereka dan mereka pun rida kepada-Nya. Itu adalah (balasan) bagi orang yang takut kepada Tuhannya.
123. Al-Buruj Ayat 10
اِنَّ الَّذِيْنَ فَتَنُوا الْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنٰتِ ثُمَّ لَمْ يَتُوْبُوْا فَلَهُمْ عَذَابُ جَهَنَّمَ وَلَهُمْ عَذَابُ الْحَرِيْقِۗ
Innal-la©³na fatanul-mu'min³na wal-mu'min±ti £umma lam yatµbµ fa lahum ‘a©±bu jahannama wa lahum ‘a©±bul-¥ar³q(i).
Sesungguhnya, orang-orang yang menimpakan cobaan (siksa) terhadap mukmin laki-laki dan perempuan, lalu mereka tidak bertobat, mereka akan mendapat azab Jahanam dan mereka akan mendapat azab (neraka) yang membakar.
124. Al-Buruj Ayat 11
اِنَّ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ لَهُمْ جَنّٰتٌ تَجْرِيْ مِنْ تَحْتِهَا الْاَنْهٰرُ ەۗ ذٰلِكَ الْفَوْزُ الْكَبِيْرُۗ
Innal-la©³na ±manµ wa ‘amilu¡-¡±li¥±ti lahum jann±tun tajr³ min ta¥tihal-anh±r(u), ©±likal-fauzul-kab³r(u).
Sesungguhnya, orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, mereka akan mendapat surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. Itulah kemenangan yang besar.
125. Al-Buruj Ayat 12
اِنَّ بَطْشَ رَبِّكَ لَشَدِيْدٌ ۗ
Inna ba¯sya rabbika lasyad³d(un).
Sesungguhnya azab Tuhanmu sangat keras.
126. Al-Buruj Ayat 13
اِنَّهٗ هُوَ يُبْدِئُ وَيُعِيْدُۚ
Innahµ huwa yubdi'u wa yu‘³d(u).
Sesungguhnya Dialah yang memulai (penciptaan makhluk) dan yang mengembalikan (hidup setelah mati).
127. Al-Buruj Ayat 14
وَهُوَ الْغَفُوْرُ الْوَدُوْدُۙ
Wa huwal-gafµrul-wadµd(u).
Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Pengasih,
128. Al-Buruj Ayat 15
ذُو الْعَرْشِ الْمَجِيْدُۙ
ªul-‘arsyil-maj³d(i).
Pemilik ʻArasy lagi Mahamulia,
129. Al-Buruj Ayat 16
فَعَّالٌ لِّمَا يُرِيْدُۗ
Fa‘‘±lul lim± yur³d(u).
Mahakuasa berbuat apa saja yang Dia kehendaki.
130. Al-Buruj Ayat 17
هَلْ اَتٰىكَ حَدِيْثُ الْجُنُوْدِۙ
Hal at±ka ¥ad³£ul-junµd(i).
Sudahkah sampai kepadamu berita tentang bala tentara,
131. Al-Buruj Ayat 18
فِرْعَوْنَ وَثَمُوْدَۗ
Fir‘auna wa £amµd(a).
(yaitu bala tentara) Fir‘aun dan Samud?
132. Al-Buruj Ayat 19
بَلِ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا فِيْ تَكْذِيْبٍۙ
Balil-la©³na kafarµ f³ tak©³b(in).
Memang orang-orang kafir (selalu) mendustakan,
133. Al-Buruj Ayat 20
وَّاللّٰهُ مِنْ وَّرَاۤىِٕهِمْ مُّحِيْطٌۚ
Wall±hu miw war±'ihim mu¥³¯(un).
padahal Allah mengepung dari belakang mereka.
134. Al-Fath Ayat 5
لِّيُدْخِلَ الْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنٰتِ جَنّٰتٍ تَجْرِيْ مِنْ تَحْتِهَا الْاَنْهٰرُ خٰلِدِيْنَ فِيْهَا وَيُكَفِّرَ عَنْهُمْ سَيِّاٰتِهِمْۗ وَكَانَ ذٰلِكَ عِنْدَ اللّٰهِ فَوْزًا عَظِيْمًاۙ
Liyudkhilal-mu'min³na wal-mu'min±ti jann±tin tajr³ min ta¥tihal-anh±ru kh±lid³na f³h± wa yukaffira ‘anhum sayyi'±tihim, wa k±na ©±lika ‘indall±hi fauzan ‘a§³m±(n).
(Hal itu) agar Dia memasukkan orang-orang mukmin laki-laki dan perempuan ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. Mereka kekal di dalamnya. Dia pun akan menghapus kesalahan-kesalahan mereka. Yang demikian itu menurut Allah suatu keuntungan yang besar.
135. Al-Fath Ayat 6
وَّيُعَذِّبَ الْمُنٰفِقِيْنَ وَالْمُنٰفِقٰتِ وَالْمُشْرِكِيْنَ وَالْمُشْرِكٰتِ الظَّاۤنِّيْنَ بِاللّٰهِ ظَنَّ السَّوْءِۗ عَلَيْهِمْ دَاۤىِٕرَةُ السَّوْءِۚ وَغَضِبَ اللّٰهُ عَلَيْهِمْ وَلَعَنَهُمْ وَاَعَدَّ لَهُمْ جَهَنَّمَۗ وَسَاۤءَتْ مَصِيْرًا
Wa yu‘a©©ibal-mun±fiq³na wal-mun±fiq±ti wal-musyrik³na wal-musyrik±ti§-§±nn³na bill±hi §annas-sau'(i), ‘alaihim d±'iratus-sau'(i), wa ga«iball±hu ‘alaihim wa la‘anahum wa a‘adda lahum jahannam(a), wa s±'at ma¡³r±(n).
(Juga agar) Dia mengazab orang-orang munafik laki-laki dan perempuan serta orang-orang musyrik laki-laki dan perempuan yang berprasangka buruk terhadap Allah. Mereka akan mendapat giliran (azab) yang buruk. Allah pun murka kepada mereka, melaknat mereka, dan menyediakan (neraka) Jahanam bagi mereka. Itulah seburuk-buruk tempat kembali.
136. Al-Fath Ayat 7
وَلِلّٰهِ جُنُوْدُ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۗ وَكَانَ اللّٰهُ عَزِيْزًا حَكِيْمًا
Wa lill±hi junµdus-sam±w±ti wal-ar«(i), wa k±nall±hu ‘az³zan ¥ak³m±(n).
Milik Allahlah bala tentara langit dan bumi. Allah Mahaperkasa lagi Mahabijaksana.
137. Al-Fath Ayat 13
وَمَنْ لَّمْ يُؤْمِنْۢ بِاللّٰهِ وَرَسُوْلِهٖ فَاِنَّآ اَعْتَدْنَا لِلْكٰفِرِيْنَ سَعِيْرًا
Wa mal lam yu'mim bill±hi wa rasµlih³ fa'inn± a‘tadn± lil-k±fir³na sa‘³r±(n).
Siapa yang tidak beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, sesungguhnya Kami telah menyediakan untuk orang-orang kafir itu (neraka) Sa‘ir (yang menyala-nyala).
138. Al-Fath Ayat 14
وَلِلّٰهِ مُلْكُ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۗ يَغْفِرُ لِمَنْ يَّشَاۤءُ وَيُعَذِّبُ مَنْ يَّشَاۤءُ ۗوَكَانَ اللّٰهُ غَفُوْرًا رَّحِيْمًا
Wa lill±hi mulkus-sam±w±ti wal-ar«(i), yagfiru limay yasy±'u wa yu‘a©©ibu may yasy±'(u), wa k±nall±hu gafµrar ra¥³m±(n).
Milik Allahlah kerajaan langit dan bumi. Dia mengampuni siapa yang Dia kehendaki dan mengazab siapa yang Dia kehendaki. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
139. Al-Furqan Ayat 11
بَلْ كَذَّبُوْا بِالسَّاعَةِۙ وَاَعْتَدْنَا لِمَنْ كَذَّبَ بِالسَّاعَةِ سَعِيْرًا
Bal ka©©abµ bis-s±‘ah(ti), wa a‘tadn± liman ka©©aba bis-s±‘ati sa‘³r±(n).
Sebenarnya mereka mendustakan hari Kiamat. Kami menyediakan neraka yang menyala-nyala bagi siapa yang mendustakan hari Kiamat.
140. Al-Furqan Ayat 12
اِذَا رَاَتْهُمْ مِّنْ مَّكَانٍۢ بَعِيْدٍ سَمِعُوْا لَهَا تَغَيُّظًا وَّزَفِيْرًا
I©± ra'athum mim mak±nim ba‘³din sami‘µ lah± tagayyu§aw wa zaf³r±(n).
Apabila ia (neraka) melihat mereka dari tempat yang jauh, mereka mendengar darinya suara gemuruh karena marah dan geram.
141. Al-Furqan Ayat 13
وَاِذَآ اُلْقُوْا مِنْهَا مَكَانًا ضَيِّقًا مُّقَرَّنِيْنَ دَعَوْا هُنَالِكَ ثُبُوْرًا ۗ
Wa i©± ulqµ minh± mak±nan «ayyiqam muqarran³na da‘au hun±lika £ubµr±(n).
Apabila mereka dilemparkan ke tempat yang sempit di neraka dalam keadaan dibelenggu, mereka di sana berteriak mengharapkan kebinasaan.
142. Al-Furqan Ayat 14
لَا تَدْعُوا الْيَوْمَ ثُبُوْرًا وَّاحِدًا وَّادْعُوْا ثُبُوْرًا كَثِيْرًا
L± tad‘ul-yauma £ubµraw w±¥idaw wad‘µ £ubµran ka£³r±(n).
(Akan dikatakan kepada mereka,) “Janganlah kamu pada hari ini mengharapkan satu kebinasaan saja, tetapi harapkanlah kebinasaan yang banyak.”
143. Al-Furqan Ayat 15
قُلْ اَذٰلِكَ خَيْرٌ اَمْ جَنَّةُ الْخُلْدِ الَّتِيْ وُعِدَ الْمُتَّقُوْنَۗ كَانَتْ لَهُمْ جَزَاۤءً وَّمَصِيْرًا
Qul a©±lika khairun am jannatul-khuldil-lat³ wu‘idal-muttaqµn(a), k±nat lahum jaz±'aw wa ma¡³r±(n).
Katakanlah (Nabi Muhammad), “Apakah (azab) seperti itu yang baik atau surga yang kekal yang dijanjikan kepada orang-orang yang bertakwa sebagai balasan dan tempat kembali bagi mereka?”
144. Al-Furqan Ayat 16
لَهُمْ فِيْهَا مَا يَشَاۤءُوْنَ خٰلِدِيْنَۗ كَانَ عَلٰى رَبِّكَ وَعْدًا مَّسْـُٔوْلًا
Lahum f³h± m± yasy±'µna kh±lid³n(a), k±na ‘al± rabbika wa‘dam mas'µl±(n).
Bagi mereka segala yang mereka kehendaki ada di dalamnya (surga). Mereka kekal (di dalamnya). Itulah janji Tuhanmu yang pantas dimohonkan (kepada-Nya).
145. Al-Furqan Ayat 21
۞ وَقَالَ الَّذِيْنَ لَا يَرْجُوْنَ لِقَاۤءَنَا لَوْلَآ اُنْزِلَ عَلَيْنَا الْمَلٰۤىِٕكَةُ اَوْ نَرٰى رَبَّنَا ۗ لَقَدِ اسْتَكْبَرُوْا فِيْٓ اَنْفُسِهِمْ وَعَتَوْ عُتُوًّا كَبِيْرًا
Wa q±lal-la©³na l± yarjµna liq±'an± lau l± unzila ‘alainal-mal±'ikatu au nar± rabban±, laqadistakbarµ f³ anfusihim wa ‘atau ‘utuwwan kab³r±(n).
Orang-orang yang tidak mengharapkan pertemuan dengan Kami (di akhirat) berkata, “Mengapa tidak diturunkan kepada kita malaikat atau (mengapa) kita (tidak) melihat Tuhan kita?” Sungguh, mereka benar-benar telah menyombongkan diri dan melampaui batas (kezaliman) yang sangat besar.
146. Al-Furqan Ayat 22
يَوْمَ يَرَوْنَ الْمَلٰۤىِٕكَةَ لَا بُشْرٰى يَوْمَىِٕذٍ لِّلْمُجْرِمِيْنَ وَيَقُوْلُوْنَ حِجْرًا مَّحْجُوْرًا
Yauma yaraunal-mal±'ikata l± busyr± yauma'i©il lil-mujrim³na wa yaqµlµna ¥ijram ma¥jµr±(n).
(Ingatlah) hari (ketika) mereka melihat para malaikat. Pada hari itu tidak ada kabar gembira bagi para pendosa dan mereka (para malaikat) berkata, “Sungguh terlarang bagi kamu (kabar gembira).”
147. Al-Furqan Ayat 23
وَقَدِمْنَآ اِلٰى مَا عَمِلُوْا مِنْ عَمَلٍ فَجَعَلْنٰهُ هَبَاۤءً مَّنْثُوْرًا
Wa qadimn± il± m± ‘amilµ min ‘amalin fa ja‘aln±hu hab±'am man£µr±(n).
Kami perlihatkan segala amal yang mereka kerjakan, lalu Kami jadikan amal itu (bagaikan) debu yang beterbangan.
148. Al-Furqan Ayat 24
اَصْحٰبُ الْجَنَّةِ يَوْمَىِٕذٍ خَيْرٌ مُّسْتَقَرًّا وَّاَحْسَنُ مَقِيْلًا
A¡¥±bul-jannati yauma'i©in khairum mustaqarraw wa a¥sanu maq³l±(n).
Para penghuni surga pada hari itu paling baik tempat tinggalnya dan paling indah tempat istirahatnya.
149. Al-Furqan Ayat 51
وَلَوْ شِئْنَا لَبَعَثْنَا فِيْ كُلِّ قَرْيَةٍ نَّذِيْرًا ۖ
Wa lau syi'n± laba‘a£n± f³ kulli qaryatin na©³r±(n).
Sekiranya berkehendak, niscaya Kami utus seorang pemberi peringatan pada setiap negeri.
150. Al-Furqan Ayat 52
فَلَا تُطِعِ الْكٰفِرِيْنَ وَجَاهِدْهُمْ بِهٖ جِهَادًا كَبِيْرًا
Fal± tu¯i‘il-k±fir³na wa j±hidhum bih³ jih±dan kab³r±(n).
Maka, janganlah engkau taati orang-orang kafir dan berjihadlah menghadapi mereka dengannya (Al-Qur’an) dengan (semangat) jihad yang besar.
151. Al-Furqan Ayat 75
اُولٰۤىِٕكَ يُجْزَوْنَ الْغُرْفَةَ بِمَا صَبَرُوْا وَيُلَقَّوْنَ فِيْهَا تَحِيَّةً وَّسَلٰمًا ۙ
Ul±'ika yujzaunal-gurfata bim± ¡abarµ wa yulaqqauna f³h± ta¥iyyataw wa sal±m±(n).
Mereka itu akan diberi balasan dengan tempat yang tinggi (dalam surga) atas kesabaran mereka serta di sana mereka akan disambut dengan penghormatan dan salam.
152. Al-Furqan Ayat 76
خٰلِدِيْنَ فِيْهَاۗ حَسُنَتْ مُسْتَقَرًّا وَّمُقَامًا
Kh±lid³na f³h±, ¥asunat mustaqarraw wa muq±m±(n).
Mereka kekal di dalamnya. (Surga) itu sebaik-baik tempat menetap dan kediaman.
153. Al-Furqan Ayat 77
قُلْ مَا يَعْبَؤُا بِكُمْ رَبِّيْ لَوْلَا دُعَاۤؤُكُمْۚ فَقَدْ كَذَّبْتُمْ فَسَوْفَ يَكُوْنُ لِزَامًا ࣖ
Qul m± ya‘ba'u bikum rabb³ lau l± du‘±'ukum, faqad ka©©abtum fa saufa yakµnu liz±m±(n).
Katakanlah (Nabi Muhammad kepada orang-orang musyrik), “Tuhanku tidak akan mengindahkanmu kalau tidak karena ibadahmu. Padahal, sungguh kamu telah mendustakan-Nya? Oleh karena itu, kelak (azab) pasti (menimpamu).”
154. Al-Gasyiyah Ayat 21
فَذَكِّرْۗ اِنَّمَآ اَنْتَ مُذَكِّرٌۙ
Fa ©akkir, innam± anta mu©akkir(un).
Maka, berilah peringatan karena sesungguhnya engkau (Nabi Muhammad) hanyalah pemberi peringatan.
155. Al-Gasyiyah Ayat 22
لَّسْتَ عَلَيْهِمْ بِمُصَيْطِرٍۙ
Lasta ‘alaihim bimusai¯ir(in).
Engkau bukanlah orang yang berkuasa atas mereka.
156. Al-Gasyiyah Ayat 23
اِلَّا مَنْ تَوَلّٰى وَكَفَرَۙ
Ill± man tawall± wa kafar(a).
Akan tetapi, orang yang berpaling dan kufur,
157. Al-Gasyiyah Ayat 24
فَيُعَذِّبُهُ اللّٰهُ الْعَذَابَ الْاَكْبَرَۗ
Fa yu‘a©©ibuhull±hul-‘a©±bal-akbar(a).
Allah akan mengazabnya dengan azab yang paling besar.
158. Al-Gasyiyah Ayat 25
اِنَّ اِلَيْنَآ اِيَابَهُمْ
Inna ilain± iy±bahum.
Sesungguhnya kepada Kamilah mereka kembali.
159. Al-Gasyiyah Ayat 26
ثُمَّ اِنَّ عَلَيْنَا حِسَابَهُمْ ࣖ
¤umma inna ‘alain± ¥is±bahum.
Kemudian, sesungguhnya Kamilah yang berhak melakukan hisab (perhitungan) atas mereka.
160. Al-Hadid Ayat 18
اِنَّ الْمُصَّدِّقِيْنَ وَالْمُصَّدِّقٰتِ وَاَقْرَضُوا اللّٰهَ قَرْضًا حَسَنًا يُّضٰعَفُ لَهُمْ وَلَهُمْ اَجْرٌ كَرِيْمٌ
Innal-mu¡¡addiq³na wal-mu¡¡addiq±ti wa aqra«ull±ha qar«an ¥asanay yu«±‘afu lahum wa lahum ajrun kar³m(un).
Sesungguhnya orang-orang yang bersedekah, baik laki-laki maupun perempuan, dan meminjamkan (kepada) Allah pinjaman yang baik, akan dilipatgandakan (balasannya) kepada mereka dan baginya (diberikan) ganjaran yang sangat mulia (surga).
161. Al-Hadid Ayat 19
وَالَّذِيْنَ اٰمَنُوْا بِاللّٰهِ وَرُسُلِهٖٓ اُولٰۤىِٕكَ هُمُ الصِّدِّيْقُوْنَ ۖوَالشُّهَدَاۤءُ عِنْدَ رَبِّهِمْۗ لَهُمْ اَجْرُهُمْ وَنُوْرُهُمْۗ وَالَّذِيْنَ كَفَرُوْا وَكَذَّبُوْا بِاٰيٰتِنَآ اُولٰۤىِٕكَ اَصْحٰبُ الْجَحِيْمِ ࣖ
Wal-la©³na ±manµ bill±hi wa rusulih³ ul±'ika humu¡-¡idd³qµn(a), wasy-syuhad±'u ‘inda rabbihim, lahum ajruhum wa nµruhum, wal-la©³na kafarµ wa ka©©abµ bi'±y±tin± ul±'ika a¡¥±bul-ja¥³m(i).
Orang-orang yang beriman kepada Allah dan rasul-rasul-Nya mereka itulah aṣ-ṣiddīqūn (yang sangat kukuh dalam kebenaran dan pembenarannya) dan syuhadā’ (orang-orang yang disaksikan kebenaran dan kebajikannya) di sisi Tuhan mereka. Mereka mendapatkan pahala dan cahaya (dari Tuhan) mereka. Adapun orang-orang yang kufur dan mendustakan ayat-ayat Kami itulah penghuni (neraka) Jahim.
162. Al-Hadid Ayat 21
سَابِقُوْٓا اِلٰى مَغْفِرَةٍ مِّنْ رَّبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا كَعَرْضِ السَّمَاۤءِ وَالْاَرْضِۙ اُعِدَّتْ لِلَّذِيْنَ اٰمَنُوْا بِاللّٰهِ وَرُسُلِهٖۗ ذٰلِكَ فَضْلُ اللّٰهِ يُؤْتِيْهِ مَنْ يَّشَاۤءُ ۚوَاللّٰهُ ذُو الْفَضْلِ الْعَظِيْمِ
S±biqµ il± magfiratim mir rabbikum wa jannatin ‘ar«uh± ka‘ar«is-sam±'i wal-ar«(i), u‘iddat lil-la©³na ±manµ bill±hi wa rusulih(³), ©±lika fa«lull±hi yu't³hi may yasy±'(u), wall±hu ©ul-fa«lil-‘a§³m(i).
Berlombalah menuju ampunan dari Tuhanmu dan surga yang lebarnya (luasnya) selebar langit dan bumi, yang telah disediakan bagi orang-orang yang beriman kepada Allah dan para rasul-Nya. Itulah karunia Allah yang dianugerahkan kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Allah adalah Pemilik karunia yang agung.
163. Al-Hadid Ayat 28
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ وَاٰمِنُوْا بِرَسُوْلِهٖ يُؤْتِكُمْ كِفْلَيْنِ مِنْ رَّحْمَتِهٖ وَيَجْعَلْ لَّكُمْ نُوْرًا تَمْشُوْنَ بِهٖ وَيَغْفِرْ لَكُمْۗ وَاللّٰهُ غَفُوْرٌ رَّحِيْمٌۙ
Y± ayyuhal-la©³na ±manuttaqull±ha wa ±minµ birasµlih³ yu'tikum kiflaini mir ra¥matih³ wa yaj‘al lakum nµran tamsyµna bih³ wa yagfir lakum, wall±hu gafµrur ra¥³m(un).
Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan berimanlah kepada Rasul-Nya (Nabi Muhammad), niscaya Allah menganugerahkan kepadamu dua bagian dari rahmat-Nya dan menjadikan cahaya untukmu yang dengan cahaya itu kamu berjalan serta Dia mengampunimu. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
164. Al-Hadid Ayat 29
لِّئَلَّا يَعْلَمَ اَهْلُ الْكِتٰبِ اَلَّا يَقْدِرُوْنَ عَلٰى شَيْءٍ مِّنْ فَضْلِ اللّٰهِ وَاَنَّ الْفَضْلَ بِيَدِ اللّٰهِ يُؤْتِيْهِ مَنْ يَّشَاۤءُ ۗوَاللّٰهُ ذُو الْفَضْلِ الْعَظِيْمِ ࣖ ۔
Li'all± ya‘lama ahlul-kit±bi all± yaqdirµna ‘al± syai'im min fa«lill±hi wa annal-fa«la biyadill±hi yu't³hi may yasy±'(u), wall±hu ©ul-fa«lil-‘a§³m(i).
(Allah menganugerahkan itu) agar Ahlulkitab (yang tidak beriman kepada Nabi Muhammad) mengetahui bahwa mereka sedikit pun tidak akan mendapat karunia Allah dan bahwa karunia itu ada di tangan Allah. Dia menganugerahkannya kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Allah Pemilik karunia yang agung.
165. Al-Hajj Ayat 8
وَمِنَ النَّاسِ مَنْ يُّجَادِلُ فِى اللّٰهِ بِغَيْرِ عِلْمٍ وَّلَا هُدًى وَّلَا كِتٰبٍ مُّنِيْرٍ ۙ
Wa minan-n±si may yuj±dilu fill±hi bigairi ‘ilmiw wa l± hudaw wa l± kit±bim mun³r(in).
Di antara manusia ada yang berdebat tentang Allah tanpa ilmu, tanpa petunjuk, dan tanpa kitab (wahyu) yang memberi penerangan.
166. Al-Hajj Ayat 9
ثَانِيَ عِطْفِهٖ لِيُضِلَّ عَنْ سَبِيْلِ اللّٰهِ ۗ لَهٗ فِى الدُّنْيَا خِزْيٌ وَّنُذِيْقُهٗ يَوْمَ الْقِيٰمَةِ عَذَابَ الْحَرِيْقِ
¤±niya ‘i¯fih³ liyu«illa ‘an sab³lill±h(i), lahµ fid-dun-y± khizyuw wa nu©³quhµ yaumal-qiy±mati ‘a©±bal-¥ar³q(i).
Sambil memalingkan lehernya (dengan congkak) untuk menyesatkan manusia dari jalan Allah. Bagi dialah kehinaan di dunia dan pada hari Kiamat Kami mencicipkan kepadanya azab (neraka) yang membakar.
167. Al-Hajj Ayat 10
ذٰلِكَ بِمَا قَدَّمَتْ يَدٰكَ وَاَنَّ اللّٰهَ لَيْسَ بِظَلَّامٍ لِّلْعَبِيْدِ ࣖ
ª±lika bim± qaddamat yad±ka wa annall±ha laisa bi§all±mil lil-‘ab³d(i).
(Akan dikatakan kepadanya,) “Hal itu disebabkan apa yang dahulu kamu lakukan dan sesungguhnya Allah sekali-kali tidak menzalimi hamba-hamba-Nya.”
168. Al-Hajj Ayat 11
وَمِنَ النَّاسِ مَنْ يَّعْبُدُ اللّٰهَ عَلٰى حَرْفٍۚ فَاِنْ اَصَابَهٗ خَيْرُ ِۨاطْمَئَنَّ بِهٖۚ وَاِنْ اَصَابَتْهُ فِتْنَةُ ِۨانْقَلَبَ عَلٰى وَجْهِهٖۗ خَسِرَ الدُّنْيَا وَالْاٰخِرَةَۗ ذٰلِكَ هُوَ الْخُسْرَانُ الْمُبِيْنُ
Wa minan-n±si may ya‘budull±ha ‘al± ¥arf(in), fa in a¡±bahµ khairuni¯ma'anna bih(³), wa in a¡±bathu fitnatuninqalaba ‘al± wajhih(³), khasirad-dun-y± wal-±khirah(ta), ©±lika huwal-khusr±nul-mub³n(u).
Di antara manusia ada yang menyembah Allah hanya di tepi (tidak dengan penuh keyakinan). Jika memperoleh kebaikan, dia pun tenang. Akan tetapi, jika ditimpa suatu cobaan, dia berbalik ke belakang (kembali kufur). Dia merugi di dunia dan akhirat. Itulah kerugian yang nyata.
169. Al-Hajj Ayat 12
يَدْعُوْا مِنْ دُوْنِ اللّٰهِ مَا لَا يَضُرُّهٗ وَمَا لَا يَنْفَعُهٗۗ ذٰلِكَ هُوَ الضَّلٰلُ الْبَعِيْدُ ۚ
Yad‘µ min dµnill±hi m± l± ya«urruhµ wa m± l± yanfa‘uh(µ), ©±lika huwa«-«al±lul-ba‘³d(u).
Dia menyeru sesuatu selain Allah yang tidak dapat mendatangkan mudarat dan tidak (pula) memberikan manfaat kepadanya. Itulah kesesatan yang jauh.
170. Al-Hajj Ayat 13
يَدْعُوْا لَمَنْ ضَرُّهٗٓ اَقْرَبُ مِنْ نَّفْعِهٖۗ لَبِئْسَ الْمَوْلٰى وَلَبِئْسَ الْعَشِيْرُ
Yad‘µ laman «arruhµ aqrabu min naf‘ih(³), labi'sal-maul± wa labi'sal-‘asy³r(u).
Dia menyeru kepada sesuatu yang mudaratnya benar-benar lebih dekat daripada manfaatnya. Sungguh, itu seburuk-buruk penolong dan sejahat-jahat kawan.
171. Al-Hajj Ayat 14
اِنَّ اللّٰهَ يُدْخِلُ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ جَنّٰتٍ تَجْرِيْ مِنْ تَحْتِهَا الْاَنْهٰرُۗ اِنَّ اللّٰهَ يَفْعَلُ مَا يُرِيْدُ
Innall±ha yudkhilul-la©³na ±manµ wa ‘amilu¡-¡±li¥±ti jann±tin tajr³ min ta¥tihal-anh±r(u), innall±ha yaf‘alu m± yur³d(u).
Sesungguhnya Allah akan memasukkan orang-orang yang beriman dan beramal saleh ke dalam surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. Sesungguhnya Allah melakukan apa yang Dia kehendaki.
172. Al-Hajj Ayat 18
اَلَمْ تَرَ اَنَّ اللّٰهَ يَسْجُدُ لَهٗ مَنْ فِى السَّمٰوٰتِ وَمَنْ فِى الْاَرْضِ وَالشَّمْسُ وَالْقَمَرُ وَالنُّجُوْمُ وَالْجِبَالُ وَالشَّجَرُ وَالدَّوَاۤبُّ وَكَثِيْرٌ مِّنَ النَّاسِۗ وَكَثِيْرٌ حَقَّ عَلَيْهِ الْعَذَابُۗ وَمَنْ يُّهِنِ اللّٰهُ فَمَا لَهٗ مِنْ مُّكْرِمٍۗ اِنَّ اللّٰهَ يَفْعَلُ مَا يَشَاۤءُ ۩ۗ
Alam tara annall±ha yasjudu lahµ man fis-sam±w±ti wa man fil-ar«i wasy-syamsu wal-qamaru wan-nujµmu wal-jib±lu wasy-syajaru wad-daw±bbu wa ka£³rum minan-n±s(i), wa ka£³run ¥aqqa ‘alaihil-‘a©±b(u), wa may yuhinill±hu fam± lahµ mim mukrim(in), innall±ha yaf‘alu m± yasy±'(u).
Tidakkah engkau mengetahui bahwa bersujud kepada Allah siapa yang ada di langit dan siapa yang ada di bumi, juga matahari, bulan, bintang, gunung, pohon, hewan melata, dan kebanyakan manusia? Akan tetapi, banyak (manusia) yang pantas mendapatkan azab. Siapa yang dihinakan Allah tidak seorang pun yang akan memuliakannya. Sesungguhnya Allah melakukan apa yang Dia kehendaki.
173. Al-Hajj Ayat 19
۞ هٰذَانِ خَصْمٰنِ اخْتَصَمُوْا فِيْ رَبِّهِمْ فَالَّذِيْنَ كَفَرُوْا قُطِّعَتْ لَهُمْ ثِيَابٌ مِّنْ نَّارٍۗ يُصَبُّ مِنْ فَوْقِ رُءُوْسِهِمُ الْحَمِيْمُ ۚ
H±©±ni kha¡m±nikhta¡amµ f³ rabbihim fal-la©³na kafarµ qu¯¯i‘at lahum £iy±bum min n±r(in), yu¡abbu min fauqi ru'µsihimul-¥am³m(u).
Inilah dua golongan (mukmin dan kafir) yang bertengkar. Mereka bertengkar tentang Tuhan mereka. Bagi orang-orang yang kufur dibuatkan pakaian dari api neraka. Ke atas kepala mereka akan disiramkan air yang mendidih.
174. Al-Hajj Ayat 20
يُصْهَرُ بِهٖ مَا فِيْ بُطُوْنِهِمْ وَالْجُلُوْدُ ۗ
Yu¡haru bih³ m± f³ bu¯µnihim wal-julµd(u).
Dengan (air mendidih) itu akan diluluhlantakkan apa yang ada dalam perut mereka dan (juga) kulit (mereka).
175. Al-Hajj Ayat 21
وَلَهُمْ مَّقَامِعُ مِنْ حَدِيْدٍ
Wa lahum maq±mi‘u min ¥ad³d(in).
Untuk mereka (azab berupa) palu (godam) dari besi.
176. Al-Hajj Ayat 22
كُلَّمَآ اَرَادُوْٓا اَنْ يَّخْرُجُوْا مِنْهَا مِنْ غَمٍّ اُعِيْدُوْا فِيْهَا وَذُوْقُوْا عَذَابَ الْحَرِيْقِ ࣖ
Kullam± ar±dµ ay yakhrujµ minh± min gammin u‘³dµ f³h±, wa ©µqµ ‘a©±bal-¥ar³q(i).
Setiap kali hendak keluar darinya (neraka) karena tersiksa, mereka dikembalikan (lagi) ke dalamnya. (Kepada mereka dikatakan,) “Rasakanlah azab (neraka) yang membakar ini!”
177. Al-Hajj Ayat 23
اِنَّ اللّٰهَ يُدْخِلُ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ جَنّٰتٍ تَجْرِيْ مِنْ تَحْتِهَا الْاَنْهٰرُ يُحَلَّوْنَ فِيْهَا مِنْ اَسَاوِرَ مِنْ ذَهَبٍ وَّلُؤْلُؤًاۗ وَلِبَاسُهُمْ فِيْهَا حَرِيْرٌ
Innall±ha yudkhilul-la©³na ±manµ wa ‘amilu¡-¡±li¥±ti jann±tin tajr³ min ta¥tihal-anh±ru yu¥allauna f³h± min as±wira min ©ahabiw wa lu'lu'±(n), wa lib±suhum f³h± ¥ar³r(un).
Sesungguhnya Allah akan memasukkan orang-orang yang beriman dan beramal saleh ke dalam surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. Di dalamnya mereka diberi perhiasan berupa gelang emas dan mutiara. Pakaian mereka di dalamnya adalah sutra.
178. Al-Hajj Ayat 24
وَهُدُوْٓا اِلَى الطَّيِّبِ مِنَ الْقَوْلِۚ وَهُدُوْٓا اِلٰى صِرَاطِ الْحَمِيْدِ
Wa hudµ ila¯-¯ayyibi minal-qaul(i), wa hudµ il± ¡ir±¯il-¥am³d(i).
Mereka diberi petunjuk pada ucapan yang baik dan diberi petunjuk (pula) ke jalan (Allah) Yang Maha Terpuji.
179. Al-Hajj Ayat 25
اِنَّ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا وَيَصُدُّوْنَ عَنْ سَبِيْلِ اللّٰهِ وَالْمَسْجِدِ الْحَرَامِ الَّذِيْ جَعَلْنٰهُ لِلنَّاسِ سَوَاۤءً ۨالْعَاكِفُ فِيْهِ وَالْبَادِۗ وَمَنْ يُّرِدْ فِيْهِ بِاِلْحَادٍۢ بِظُلْمٍ نُّذِقْهُ مِنْ عَذَابٍ اَلِيْمٍ ࣖ
Innal-la©³na kafarµ wa ya¡uddµna ‘an sab³lill±hi wal-masjidil-¥ar±mil-la©³ ja‘aln±hu lin-n±si saw±'anil-‘±kifu f³hi wal-b±d(i), wa may yurid f³hi bi'il¥±dim bi§ulmin nu©iqhu min ‘a©±bin al³m(in).
Sesungguhnya orang-orang yang kufur dan menghalangi (manusia) dari jalan Allah dan (dari) Masjidilharam yang telah Kami jadikan (terbuka) untuk semua manusia, baik yang bermukim di sana maupun yang datang dari luar (akan mendapatkan siksa yang sangat pedih). Siapa saja yang bermaksud melakukan kejahatan secara zalim di dalamnya pasti akan Kami jadikan dia merasakan sebagian siksa yang pedih.
180. Al-Hajj Ayat 34
وَلِكُلِّ اُمَّةٍ جَعَلْنَا مَنْسَكًا لِّيَذْكُرُوا اسْمَ اللّٰهِ عَلٰى مَا رَزَقَهُمْ مِّنْۢ بَهِيْمَةِ الْاَنْعَامِۗ فَاِلٰهُكُمْ اِلٰهٌ وَّاحِدٌ فَلَهٗٓ اَسْلِمُوْاۗ وَبَشِّرِ الْمُخْبِتِيْنَ ۙ
Wa likulli ummatin ja‘aln± mansakal liya©kurusmall±hi ‘al± m± razaqahum mim bah³matil-an‘±m(i), fa il±hukum il±huw w±¥idun fa lahµ aslimµ, wa basysyiril-mukhbit³n(a).
Bagi setiap umat telah Kami syariatkan penyembelihan (kurban) agar mereka menyebut nama Allah atas binatang ternak yang dianugerahkan-Nya kepada mereka. Tuhanmu ialah Tuhan Yang Maha Esa. Maka, berserahdirilah kepada-Nya. Sampaikanlah (Nabi Muhammad) kabar gembira kepada orang-orang yang rendah hati lagi taat (kepada Allah).
181. Al-Hajj Ayat 35
الَّذِيْنَ اِذَا ذُكِرَ اللّٰهُ وَجِلَتْ قُلُوْبُهُمْ وَالصّٰبِرِيْنَ عَلٰى مَآ اَصَابَهُمْ وَالْمُقِيْمِى الصَّلٰوةِۙ وَمِمَّا رَزَقْنٰهُمْ يُنْفِقُوْنَ
Alla©³na i©± ©ukirall±hu wajilat qulµbuhum wa¡-¡±bir³na ‘al± m± a¡±bahum wal-muq³mi¡-¡al±h(ti), wa mimm± razaqn±hum yunfiqµn(a).
(Yaitu) orang-orang yang apabila disebut nama Allah, hati mereka bergetar, sabar atas apa yang menimpa mereka, melaksanakan salat, dan menginfakkan sebagian rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka.
182. Al-Hajj Ayat 47
وَيَسْتَعْجِلُوْنَكَ بِالْعَذَابِ وَلَنْ يُّخْلِفَ اللّٰهُ وَعْدَهٗۗ وَاِنَّ يَوْمًا عِنْدَ رَبِّكَ كَاَلْفِ سَنَةٍ مِّمَّا تَعُدُّوْنَ
Wa yasta‘jilµnaka bil-‘a©±bi wa lay yukhlifall±hu wa‘dah(µ), wa inna yauman ‘inda rabbika ka'alfi sanatim mimm± ta‘uddµn(a).
Mereka (kaum musyrik Makkah) meminta kepadamu (Nabi Muhammad) agar azab itu disegerakan, padahal Allah tidak akan menyalahi janji-Nya. Sesungguhnya sehari di sisi Tuhanmu adalah seperti seribu tahun menurut perhitunganmu.
183. Al-Hajj Ayat 49
قُلْ يٰٓاَيُّهَا النَّاسُ اِنَّمَآ اَنَا۠ لَكُمْ نَذِيْرٌ مُّبِيْنٌ ۚ
Qul y± ayyuhan-n±su innam± ana lakum na©³rum mub³n(un).
Katakanlah (Nabi Muhammad), “Wahai manusia, aku hanyalah sebagai pemberi peringatan yang nyata kepadamu.”
184. Al-Hajj Ayat 50
فَالَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ لَهُمْ مَّغْفِرَةٌ وَّرِزْقٌ كَرِيْمٌ
Fal-la©³na ±manµ wa ‘amilu¡-¡±li¥±ti lahum magfiratuw wa rizqun kar³m(un).
Orang-orang yang beriman dan beramal saleh, bagi mereka ada ampunan dan rezeki yang mulia (halal dan memuaskan).
185. Al-Hajj Ayat 51
وَالَّذِيْنَ سَعَوْا فِيْٓ اٰيٰتِنَا مُعٰجِزِيْنَ اُولٰۤىِٕكَ اَصْحٰبُ الْجَحِيْمِ
Wal-la©³na sa‘au f³ ±y±tin± mu‘±jiz³na ul±'ika a¡¥±bul-ja¥³m(i).
Adapun orang-orang yang berusaha menentang ayat-ayat Kami dengan maksud melemahkan (kemauan untuk beriman), mereka itu adalah para penghuni (neraka) Jahim.
186. Al-Hajj Ayat 55
وَلَا يَزَالُ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا فِيْ مِرْيَةٍ مِّنْهُ حَتّٰى تَأْتِيَهُمُ السَّاعَةُ بَغْتَةً اَوْ يَأْتِيَهُمْ عَذَابُ يَوْمٍ عَقِيْمٍ
Wa l± yaz±lul-la©³na kafarµ f³ miryatim minhu ¥att± ta'tiyahumus-s±‘atu bagtatan au ya'tiyahum ‘a©±bu yaumin ‘aq³m(in).
Orang-orang yang kufur itu senantiasa dalam keraguan mengenai hal itu (Al-Qur’an), hingga saat (kematian) datang kepada mereka dengan tiba-tiba atau azab hari Kiamat datang kepada mereka.
187. Al-Hajj Ayat 56
اَلْمُلْكُ يَوْمَىِٕذٍ لِّلّٰهِ ۗيَحْكُمُ بَيْنَهُمْۗ فَالَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ فِيْ جَنّٰتِ النَّعِيْمِ
Al-mulku yauma'i©il lill±h(i), ya¥kumu bainahum, fal-la©³na ±manµ wa ‘amilu¡-¡±li¥±ti f³ jann±tin na‘³m(i).
Segala kekuasaan pada hari itu hanya milik Allah. Dia memberi keputusan di antara mereka. Orang-orang yang beriman dan beramal saleh berada di dalam surga-surga Na‘im (yang penuh kenikmatan).
188. Al-Hajj Ayat 57
وَالَّذِيْنَ كَفَرُوْا وَكَذَّبُوْا بِاٰيٰتِنَا فَاُولٰۤىِٕكَ لَهُمْ عَذَابٌ مُّهِيْنٌ ࣖ
Wal-la©³na kafarµ wa ka©©abµ bi'±y±tin± fa ul±'ika lahum ‘a©±bum muh³n(un).
Sementara itu, orang-orang yang kufur dan mendustakan ayat-ayat Kami bagi mereka ada azab yang menghinakan.
189. Al-Hajj Ayat 58
وَالَّذِيْنَ هَاجَرُوْا فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ ثُمَّ قُتِلُوْٓا اَوْ مَاتُوْا لَيَرْزُقَنَّهُمُ اللّٰهُ رِزْقًا حَسَنًاۗ وَاِنَّ اللّٰهَ لَهُوَ خَيْرُ الرّٰزِقِيْنَ
Wal-la©³na h±jarµ f³ sab³lill±hi £umma qutilµ au m±tµ layarzuqannahumull±hu rizqan ¥asan±(n), wa innall±ha lahuwa khairur-r±ziq³n(a).
Orang-orang yang berhijrah di jalan Allah, kemudian terbunuh atau mati, sungguh akan dianugerahi oleh Allah rezeki yang baik (surga). Sesungguhnya hanya Allah sebaik-baik pemberi rezeki.
190. Al-Hajj Ayat 59
لَيُدْخِلَنَّهُمْ مُّدْخَلًا يَّرْضَوْنَهٗۗ وَاِنَّ اللّٰهَ لَعَلِيْمٌ حَلِيْمٌ
Layudkhilannahum mudkhalay yar«aunah(µ), wa innall±ha la‘al³mun ¥al³m(un).
Sungguh, Dia (Allah) pasti akan memasukkan mereka ke tempat masuk yang mereka sukai (surga). Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Mengetahui lagi Maha Penyantun.
191. Al-Hijr Ayat 2
رُبَمَا يَوَدُّ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا لَوْ كَانُوْا مُسْلِمِيْنَ
Rubam± yawaddul-la©³na kafarµ lau k±nµ muslim³n(a).
Orang-orang yang kufur itu sering kali (nanti di akhirat) menginginkan, sekiranya mereka dahulu (di dunia) menjadi orang-orang muslim.
192. Al-Hijr Ayat 3
ذَرْهُمْ يَأْكُلُوْا وَيَتَمَتَّعُوْا وَيُلْهِهِمُ الْاَمَلُ فَسَوْفَ يَعْلَمُوْنَ
ªarhum ya'kulµ wa yatamatta‘µ wa yulhihimul-amalu fa saufa ya‘lamµn(a).
Biarkanlah mereka (di dunia ini) makan, bersenang-senang, dan dilalaikan oleh angan-angan (kosong). Kelak mereka akan mengetahui (akibat perbuatannya).
193. Al-Hijr Ayat 43
وَاِنَّ جَهَنَّمَ لَمَوْعِدُهُمْ اَجْمَعِيْنَۙ
Wa inna jahannama lamau‘iduhum ajma‘³n(a).
Sesungguhnya (neraka) Jahanam benar-benar (tempat) yang telah dijanjikan untuk mereka (pengikut setan) semua.
194. Al-Hijr Ayat 44
لَهَا سَبْعَةُ اَبْوَابٍۗ لِكُلِّ بَابٍ مِّنْهُمْ جُزْءٌ مَّقْسُوْمٌ ࣖ
Lah± sab‘atu abw±b(in), likulli b±bim minhum juz'um maqsµm(un).
Ia (Jahanam) mempunyai tujuh pintu. Setiap pintu (telah ditetapkan) untuk golongan tertentu dari mereka.
195. Al-Hijr Ayat 45
اِنَّ الْمُتَّقِيْنَ فِيْ جَنّٰتٍ وَّعُيُوْنٍۗ
Innal-muttaq³na f³ jann±tiw wa ‘uyµn(in).
Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada dalam (surga yang penuh) taman-taman dan mata air.
196. Al-Hijr Ayat 46
اُدْخُلُوْهَا بِسَلٰمٍ اٰمِنِيْنَ
Udkhulµh± bisal±min ±min³n(a).
(Allah berfirman,) “Masuklah ke dalamnya dengan sejahtera dan aman.”
197. Al-Hijr Ayat 47
وَنَزَعْنَا مَا فِيْ صُدُوْرِهِمْ مِّنْ غِلٍّ اِخْوَانًا عَلٰى سُرُرٍ مُّتَقٰبِلِيْنَ
Wa naza‘n± m± f³ ¡udµrihim min gillin ikhw±nan ‘al± sururim mutaq±bil³n(a).
Kami mencabut segala rasa dendam yang ada dalam hati mereka. Mereka bersaudara (dan) duduk berhadap-hadapan di atas dipan.
198. Al-Hijr Ayat 48
لَا يَمَسُّهُمْ فِيْهَا نَصَبٌ وَّمَا هُمْ مِّنْهَا بِمُخْرَجِيْنَ
L± yamassuhum f³h± na¡abuw wa m± hum minh± bimukhraj³n(a).
Mereka tidak merasa lelah di dalamnya dan tidak akan dikeluarkan darinya.
199. Al-Hijr Ayat 49
۞ نَبِّئْ عِبَادِيْٓ اَنِّيْٓ اَنَا الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُۙ
Nabbi' ‘ib±d³ ann³ anal-gafµrur-ra¥³m(u).
Kabarkanlah kepada hamba-hamba-Ku bahwa sesungguhnya Akulah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang
200. Al-Hijr Ayat 50
وَاَنَّ عَذَابِيْ هُوَ الْعَذَابُ الْاَلِيْمُ
Wa anna ‘a©±b³ huwal-‘a©±bul-al³m(u).
dan bahwa sesungguhnya siksaan-Kulah azab yang sangat pedih.
201. Al-Humazah Ayat 1
وَيْلٌ لِّكُلِّ هُمَزَةٍ لُّمَزَةٍۙ
Wailul likulli humazatil-lumazah(tin).
Celakalah setiap pengumpat lagi pencela
202. Al-Humazah Ayat 2
ۨالَّذِيْ جَمَعَ مَالًا وَّعَدَّدَهٗۙ
Alla©³ jama‘a m±law wa ‘addadah(µ).
yang mengumpulkan harta dan menghitung-hitungnya.
203. Al-Humazah Ayat 3
يَحْسَبُ اَنَّ مَالَهٗٓ اَخْلَدَهٗۚ
Ya¥sabu anna m±lahµ akhladah(µ).
Dia (manusia) mengira bahwa hartanya dapat mengekalkannya.
204. Al-Humazah Ayat 4
كَلَّا لَيُنْۢبَذَنَّ فِى الْحُطَمَةِۖ
Kall± layumba©anna fil-¥u¯amah(ti).
Sekali-kali tidak! Pasti dia akan dilemparkan ke dalam (neraka) Hutamah.
205. Al-Humazah Ayat 5
وَمَآ اَدْرٰىكَ مَا الْحُطَمَةُ ۗ
Wa m± adr±ka mal-¥u¯amah(tu).
Tahukah kamu apakah (neraka) Hutamah?
206. Al-Humazah Ayat 6
نَارُ اللّٰهِ الْمُوْقَدَةُۙ
N±rull±hil-mµqadah(tu).
(Ia adalah) api (azab) Allah yang dinyalakan
207. Al-Humazah Ayat 7
الَّتِيْ تَطَّلِعُ عَلَى الْاَفْـِٕدَةِۗ
Allat³ ta¯¯ali‘u ‘alal-af'idah(ti).
yang (membakar) naik sampai ke hati.
208. Al-Humazah Ayat 8
اِنَّهَا عَلَيْهِمْ مُّؤْصَدَةٌۙ
Innah± ‘alaihim mu'¡adah(tun).
Sesungguhnya dia (api itu) tertutup rapat (sebagai hukuman) atas mereka,
209. Al-Humazah Ayat 9
فِيْ عَمَدٍ مُّمَدَّدَةٍ ࣖ
F³ ‘amadim mumaddadah(tin).
(sedangkan mereka) diikat pada tiang-tiang yang panjang.
210. Ali 'Imran Ayat 4
مِنْ قَبْلُ هُدًى لِّلنَّاسِ وَاَنْزَلَ الْفُرْقَانَ ەۗ اِنَّ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا بِاٰيٰتِ اللّٰهِ لَهُمْ عَذَابٌ شَدِيْدٌ ۗوَاللّٰهُ عَزِيْزٌ ذُو انْتِقَامٍۗ
Min qablu hudal lin-n±si wa anzalal-furq±n(a), innal-la©³na kafarµ bi ±y±till±hi lahum ‘a©±bun syad³d(un), wall±hu ‘az³zun ©untiq±m(in).
sebelum (turunnya Al-Qur’an) sebagai petunjuk bagi manusia, dan menurunkan Al-Furqān (pembeda yang hak dan yang batil). Sesungguhnya orang-orang yang kufur terhadap ayat-ayat Allah, bagi mereka azab yang sangat keras. Allah Mahaperkasa lagi mempunyai balasan (siksa).
211. Ali 'Imran Ayat 10
اِنَّ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا لَنْ تُغْنِيَ عَنْهُمْ اَمْوَالُهُمْ وَلَآ اَوْلَادُهُمْ مِّنَ اللّٰهِ شَيْـًٔا ۗوَاُولٰۤىِٕكَ هُمْ وَقُوْدُ النَّارِۗ
Innal-la©³na kafarµ lan tugniya ‘anhum amw±luhum wa l± aul±duhum minall±hi syai'±(n), wa ul±'ika hum waqµdun-n±r(i).
Sesungguhnya orang-orang yang kufur, tidak akan berguna bagi mereka sedikit pun harta benda dan anak-anak mereka (untuk menyelamatkan diri) dari (azab) Allah. Mereka itulah bahan bakar api neraka.
212. Ali 'Imran Ayat 15
۞ قُلْ اَؤُنَبِّئُكُمْ بِخَيْرٍ مِّنْ ذٰلِكُمْ ۗ لِلَّذِيْنَ اتَّقَوْا عِنْدَ رَبِّهِمْ جَنّٰتٌ تَجْرِيْ مِنْ تَحْتِهَا الْاَنْهٰرُ خٰلِدِيْنَ فِيْهَا وَاَزْوَاجٌ مُّطَهَّرَةٌ وَّرِضْوَانٌ مِّنَ اللّٰهِ ۗ وَاللّٰهُ بَصِيْرٌۢ بِالْعِبَادِۚ
Qul a'unabbi'ukum bikhairim min ©±likum, lil-la©³nattaqau ‘inda rabbihim jann±tun tajr³ min ta¥tihal-anh±ru kh±lid³na f³h± wa azw±jum mu¯ahharatuw wa ri«w±num minall±h(i), wall±hu ba¡³rum bil-‘ib±d(i).
Katakanlah, “Maukah aku beri tahukan kepadamu sesuatu yang lebih baik daripada yang demikian itu?” Untuk orang-orang yang bertakwa, di sisi Tuhan mereka ada surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. Mereka kekal di dalamnya dan (untuk mereka) pasangan yang disucikan serta rida Allah. Allah Maha Melihat hamba-hamba-Nya.
213. Ali 'Imran Ayat 21
اِنَّ الَّذِيْنَ يَكْفُرُوْنَ بِاٰيٰتِ اللّٰهِ وَيَقْتُلُوْنَ النَّبِيّٖنَ بِغَيْرِحَقٍّۖ وَّيَقْتُلُوْنَ الَّذِيْنَ يَأْمُرُوْنَ بِالْقِسْطِ مِنَ النَّاسِۙ فَبَشِّرْهُمْ بِعَذَابٍ اَلِيْمٍ
Innal-la©³na yakfurµna bi'±y±till±hi wa yaqtulµnan nabiyy³na bigairi ¥aqq(in), wa yaqtulµnal-la©³na ya'murµna bil-qis¯i minan-n±s(i), fabasysyirhum bi‘a©±bin al³m(in).
Sesungguhnya orang-orang yang kufur terhadap ayat-ayat Allah, membunuh para nabi tanpa hak (alasan yang benar), dan membunuh manusia yang memerintahkan keadilan, sampaikanlah kepada mereka kabar ‘gembira’ tentang azab yang pedih.
214. Ali 'Imran Ayat 22
اُولٰۤىِٕكَ الَّذِيْنَ حَبِطَتْ اَعْمَالُهُمْ فِى الدُّنْيَا وَالْاٰخِرَةِ ۖ وَمَا لَهُمْ مِّنْ نّٰصِرِيْنَ
Ul±'ikal-la©³na ¥abi¯at a‘m±luhum fid-dun-y± wal-±khirah(ti), wa m± lahum min n±¡ir³n(a).
Mereka itulah orang-orang yang amalnya sia-sia di dunia dan di akhirat dan tidak ada bagi mereka satu penolong pun.
215. Ali 'Imran Ayat 56
فَاَمَّا الَّذِيْنَ كَفَرُوْا فَاُعَذِّبُهُمْ عَذَابًا شَدِيْدًا فِى الدُّنْيَا وَالْاٰخِرَةِۖ وَمَا لَهُمْ مِّنْ نّٰصِرِيْنَ
Fa ammal-la©³na kafarµ fa u‘a©©ibuhum ‘a©±ban syad³dan fid-dun-y± wal-±khirah(ti), wa m± lahum min n±¡ir³n(a).
Adapun orang-orang yang kufur akan Aku azab mereka dengan azab yang sangat keras di dunia dan di akhirat dan sekali-kali tidak ada penolong bagi mereka.”
216. Ali 'Imran Ayat 57
وَاَمَّا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ فَيُوَفِّيْهِمْ اُجُوْرَهُمْ ۗ وَاللّٰهُ لَا يُحِبُّ الظّٰلِمِيْنَ
Wa ammal-la©³na ±manµ wa ‘amilu¡-¡±li¥±ti fa yuwaff³him ujµrahum, wall±hu l± yu¥ibbu§-§±lim³n(a).
Sementara itu, orang-orang yang beriman dan beramal saleh akan Dia berikan pahala mereka dengan sempurna. Allah tidak menyukai orang-orang zalim.
217. Ali 'Imran Ayat 90
اِنَّ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا بَعْدَ اِيْمَانِهِمْ ثُمَّ ازْدَادُوْا كُفْرًا لَّنْ تُقْبَلَ تَوْبَتُهُمْ ۚ وَاُولٰۤىِٕكَ هُمُ الضَّاۤلُّوْنَ
Innal-la©³na kafarµ ba‘da ³m±nihim £ummazd±dµ kufral lan tuqbala taubatuhum, wa ul±'ika humu«-«±llµn(a).
Sesungguhnya orang-orang yang kufur setelah beriman, kemudian bertambah kekufurannya, tidak akan diterima tobatnya dan mereka itulah orang-orang sesat.
218. Ali 'Imran Ayat 91
اِنَّ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا وَمَاتُوْا وَهُمْ كُفَّارٌ فَلَنْ يُّقْبَلَ مِنْ اَحَدِهِمْ مِّلْءُ الْاَرْضِ ذَهَبًا وَّلَوِ افْتَدٰى بِهٖۗ اُولٰۤىِٕكَ لَهُمْ عَذَابٌ اَلِيْمٌ وَّمَا لَهُمْ مِّنْ نّٰصِرِيْنَ ࣖ ۔
Innal-la©³na kafarµ wa m±tµ wa hum kuff±run falay yuqbala min a¥adihim mil'ul-ar«i ©ahabaw wa lawiftad± bih(³), ul±'ika lahum ‘a©±bun al³muw wa m± lahum min n±¡ir³n(a).
Sesungguhnya orang-orang yang kufur dan mati sebagai orang-orang kafir tidak akan diterima (tebusan) dari seseorang di antara mereka sekalipun (berupa) emas sepenuh bumi, sekiranya dia hendak menebus diri dengannya. Mereka itulah orang-orang yang mendapat azab yang pedih dan tidak ada penolong bagi mereka.
219. Ali 'Imran Ayat 105
وَلَا تَكُوْنُوْا كَالَّذِيْنَ تَفَرَّقُوْا وَاخْتَلَفُوْا مِنْۢ بَعْدِ مَا جَاۤءَهُمُ الْبَيِّنٰتُ ۗ وَاُولٰۤىِٕكَ لَهُمْ عَذَابٌ عَظِيْمٌ ۙ
Wa l± takµnµ kal-la©³na tafarraqµ wakhtalafµ mim ba‘di m± j±'ahumul-bayyin±t(u), wa ul±'ika lahum ‘a©±bun ‘a§³m(un).
Janganlah kamu menjadi seperti orang-orang yang bercerai-berai dan berselisih setelah sampai kepada mereka keterangan yang jelas. Mereka itulah orang-orang yang mendapat azab yang sangat berat.
220. Ali 'Imran Ayat 113
۞ لَيْسُوْا سَوَاۤءً ۗ مِنْ اَهْلِ الْكِتٰبِ اُمَّةٌ قَاۤىِٕمَةٌ يَّتْلُوْنَ اٰيٰتِ اللّٰهِ اٰنَاۤءَ الَّيْلِ وَهُمْ يَسْجُدُوْنَ
Laisµ saw±'±(n), min ahlil-kit±bi ummatun q±'imatuy yatlµna ±y±till±hi ±n±'al-laili wa hum yasjudµn(a).
Mereka tidak sama. Di antara Ahlulkitab ada golongan yang lurus. Mereka membaca ayat-ayat Allah pada malam hari dalam keadaan bersujud (salat).
221. Ali 'Imran Ayat 114
يُؤْمِنُوْنَ بِاللّٰهِ وَالْيَوْمِ الْاٰخِرِ وَيَأْمُرُوْنَ بِالْمَعْرُوْفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَيُسَارِعُوْنَ فِى الْخَيْرٰتِۗ وَاُولٰۤىِٕكَ مِنَ الصّٰلِحِيْنَ
Yu'minµna bill±hi wal-yaumil-±khiri wa ya'murµna bil-ma‘rµfi wa yanhauna ‘anil-munkari wa yus±ri‘µna fil-khair±t(i), wa ul±'ika mina¡-¡±li¥³n(a).
Mereka beriman kepada Allah dan hari Akhir, menyuruh (berbuat) yang makruf, mencegah dari yang mungkar, dan bersegera (mengerjakan) berbagai kebajikan. Mereka itu termasuk orang-orang saleh.
222. Ali 'Imran Ayat 115
وَمَا يَفْعَلُوْا مِنْ خَيْرٍ فَلَنْ يُّكْفَرُوْهُ ۗ وَاللّٰهُ عَلِيْمٌ ۢبِالْمُتَّقِيْنَ
Wa m± yaf‘alµ min khairin falay yukfarµh(u), wall±hu ‘al³mum bil-muttaq³n(a).
Kebaikan apa pun yang mereka kerjakan, mereka tidak akan dihalangi dari (pahala)-nya. Allah Maha Mengetahui orang-orang bertakwa.
223. Ali 'Imran Ayat 116
اِنَّ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا لَنْ تُغْنِيَ عَنْهُمْ اَمْوَالُهُمْ وَلَآ اَوْلَادُهُمْ مِّنَ اللّٰهِ شَيْـًٔا ۗ وَاُولٰۤىِٕكَ اَصْحٰبُ النَّارِ ۚ هُمْ فِيْهَا خٰلِدُوْنَ
Innal-la©³na kafarµ lan tugniya ‘anhum amw±luhum wa l± aul±duhum minall±hi syai'±(n), wa ul±'ika a¡¥±bun-n±r(i), hum f³h± kh±lidµn(a).
Sesungguhnya orang-orang yang kufur, baik harta maupun anak-anaknya, sedikit pun tidak dapat menolak (azab) Allah. Mereka itu penghuni neraka. Mereka kekal di dalamnya.
224. Ali 'Imran Ayat 133
۞ وَسَارِعُوْٓا اِلٰى مَغْفِرَةٍ مِّنْ رَّبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا السَّمٰوٰتُ وَالْاَرْضُۙ اُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِيْنَۙ
Wa s±ri‘µ il± magfiratim mir rabbikum wa jannatin ‘ar«uhas-sam±w±tu wal-ar«(u), u‘iddat lil-muttaq³n(a).
Bersegeralah menuju ampunan dari Tuhanmu dan surga (yang) luasnya (seperti) langit dan bumi yang disediakan bagi orang-orang yang bertakwa,
225. Ali 'Imran Ayat 134
الَّذِيْنَ يُنْفِقُوْنَ فِى السَّرَّۤاءِ وَالضَّرَّۤاءِ وَالْكٰظِمِيْنَ الْغَيْظَ وَالْعَافِيْنَ عَنِ النَّاسِۗ وَاللّٰهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِيْنَۚ
Al-la©³na yunfiqµna fis-sarr±'i wa«-«arr±'i wal-k±§im³nal gai§a wal-‘±f³na ‘anin-n±s(i), wall±hu yu¥ibbul-mu¥sin³n(a).
(yaitu) orang-orang yang selalu berinfak, baik di waktu lapang maupun sempit, orang-orang yang mengendalikan kemurkaannya, dan orang-orang yang memaafkan (kesalahan) orang lain. Allah mencintai orang-orang yang berbuat kebaikan.
226. Ali 'Imran Ayat 135
وَالَّذِيْنَ اِذَا فَعَلُوْا فَاحِشَةً اَوْ ظَلَمُوْٓا اَنْفُسَهُمْ ذَكَرُوا اللّٰهَ فَاسْتَغْفَرُوْا لِذُنُوْبِهِمْۗ وَمَنْ يَّغْفِرُ الذُّنُوْبَ اِلَّا اللّٰهُ ۗ وَلَمْ يُصِرُّوْا عَلٰى مَا فَعَلُوْا وَهُمْ يَعْلَمُوْنَ
Wal-la©³na i©± fa‘alµ f±¥isyatan au §alamµ anfusahum ©akarull±ha fastagfarµ li©unµbihim, wa may yagfiru©-©unµba illall±h(u), wa lam yu¡irrµ ‘al± m± fa‘alµ wa hum ya‘lamµn(a).
Demikian (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menzalimi diri sendiri, mereka (segera) mengingat Allah lalu memohon ampunan atas dosa-dosanya. Siapa (lagi) yang dapat mengampuni dosa-dosa selain Allah? Mereka pun tidak meneruskan apa yang mereka kerjakan (perbuatan dosa itu) sedangkan mereka mengetahui(-nya).
227. Ali 'Imran Ayat 136
اُولٰۤىِٕكَ جَزَاۤؤُهُمْ مَّغْفِرَةٌ مِّنْ رَّبِّهِمْ وَجَنّٰتٌ تَجْرِيْ مِنْ تَحْتِهَا الْاَنْهٰرُ خٰلِدِيْنَ فِيْهَا ۗ وَنِعْمَ اَجْرُ الْعٰمِلِيْنَۗ
Ul±'ika jaz±'uhum magfiratum mir rabbihim wa jann±tun tajr³ min ta¥tihal-anh±ru kh±lid³na f³h±, wa ni‘ma ajrul-‘±mil³n(a).
Mereka itu balasannya adalah ampunan dari Tuhan mereka dan surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. Mereka kekal di dalamnya. (Itulah) sebaik-baik pahala bagi orang-orang yang mengerjakan (amal-amal saleh).
228. Ali 'Imran Ayat 176
وَلَا يَحْزُنْكَ الَّذِيْنَ يُسَارِعُوْنَ فِى الْكُفْرِۚ اِنَّهُمْ لَنْ يَّضُرُّوا اللّٰهَ شَيْـًٔا ۗ يُرِيْدُ اللّٰهُ اَلَّا يَجْعَلَ لَهُمْ حَظًّا فِى الْاٰخِرَةِ وَلَهُمْ عَذَابٌ عَظِيْمٌۚ
Wa l± ya¥zunkal-la©³na yus±ri‘µna fil-kufr(i), innahum lay ya«urrull±ha syai'±(n), yur³dull±hu all± yaj‘ala lahum ¥a§§an fil-±khirati wa lahum ‘a©±bun ‘a§³m(un).
Janganlah engkau (Nabi Muhammad) dirisaukan oleh orang-orang yang dengan cepat melakukan kekufuran. Sesungguhnya sedikit pun mereka tidak merugikan Allah. Allah tidak akan memberi bagian (pahala) kepada mereka di akhirat dan mereka akan mendapat azab yang sangat besar.
229. Ali 'Imran Ayat 177
اِنَّ الَّذِيْنَ اشْتَرَوُا الْكُفْرَ بِالْاِيْمَانِ لَنْ يَّضُرُّوا اللّٰهَ شَيْـًٔاۚ وَلَهُمْ عَذَابٌ اَلِيْمٌ
Innal-la©³nasytarawul-kufra bil-³m±ni lay ya«urrull±ha syai'±(n), wa lahum ‘a©±bun al³m(un).
Sesungguhnya orang-orang yang membeli kekufuran dengan iman sedikit pun tidak merugikan Allah dan akan mendapat azab yang sangat pedih.
230. Ali 'Imran Ayat 178
وَلَا يَحْسَبَنَّ الَّذِيْنَ كَفَرُوْٓا اَنَّمَا نُمْلِيْ لَهُمْ خَيْرٌ لِّاَنْفُسِهِمْ ۗ اِنَّمَا نُمْلِيْ لَهُمْ لِيَزْدَادُوْٓا اِثْمًا ۚ وَلَهُمْ عَذَابٌ مُّهِيْنٌ
Wa l± ya¥sabannal-la©³na kafarµ annam± numl³ lahum khairul li'anfusihim, innam± numl³ lahum liyazd±dµ i£m±(n), wa lahum ‘a©±bum muh³n(un).
Jangan sekali-kali orang-orang kafir mengira bahwa sesungguhnya tenggang waktu yang Kami berikan kepadanya baik bagi dirinya. Sesungguhnya Kami memberinya tenggang waktu hanya agar dosa mereka makin bertambah dan mereka akan mendapat azab yang menghinakan.
231. Ali 'Imran Ayat 180
وَلَا يَحْسَبَنَّ الَّذِيْنَ يَبْخَلُوْنَ بِمَآ اٰتٰىهُمُ اللّٰهُ مِنْ فَضْلِهٖ هُوَ خَيْرًا لَّهُمْ ۗ بَلْ هُوَ شَرٌّ لَّهُمْ ۗ سَيُطَوَّقُوْنَ مَا بَخِلُوْا بِهٖ يَوْمَ الْقِيٰمَةِ ۗ وَلِلّٰهِ مِيْرَاثُ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۗ وَاللّٰهُ بِمَا تَعْمَلُوْنَ خَبِيْرٌ ࣖ
Wa l± ya¥sabannal-la©³na yabkhalµna bim± ±t±humull±hu min fa«lih³ huwa khairal lahum, bal huwa syarrul lahum, sayu¯awwaqµna m± bakhilµ bih³ yaumal-qiy±mah(ti), wa lill±hi m³r±£us-sam±w±ti wal-ar«(i), wall±hu bim± ta‘malµna khab³r(un).
Jangan sekali-kali orang-orang yang kikir dengan karunia yang Allah anugerahkan kepadanya mengira bahwa (kekikiran) itu baik bagi mereka. Sebaliknya, (kekikiran) itu buruk bagi mereka. Pada hari Kiamat, mereka akan dikalungi dengan sesuatu yang dengannya mereka berbuat kikir. Milik Allahlah warisan (yang ada di) langit dan di bumi. Allah Mahateliti terhadap apa yang kamu kerjakan.
232. Ali 'Imran Ayat 181
لَقَدْ سَمِعَ اللّٰهُ قَوْلَ الَّذِيْنَ قَالُوْٓا اِنَّ اللّٰهَ فَقِيْرٌ وَّنَحْنُ اَغْنِيَاۤءُ ۘ سَنَكْتُبُ مَا قَالُوْا وَقَتْلَهُمُ الْاَنْۢبِيَاۤءَ بِغَيْرِ حَقٍّۙ وَّنَقُوْلُ ذُوْقُوْا عَذَابَ الْحَرِيْقِ
Laqad sami‘all±hu qaulal-la©³na q±lµ innall±ha faq³ruw wa na¥nu agniy±'(u), sanaktubu m± q±lµ wa qatlahumul-ambiy±'a bigairi ¥aqq(in), wa naqµlu ©µqµ ‘a©±bal-¥ar³q(i).
Sungguh, Allah benar-benar telah mendengar perkataan orang-orang (Yahudi) yang mengatakan, “Sesungguhnya Allah itu miskin dan kami kaya.” Kami akan mencatat perkataan mereka dan pembunuhan terhadap nabi-nabi yang mereka lakukan tanpa hak (alasan yang benar). Kami akan mengatakan (kepada mereka pada hari Kiamat), “Rasakanlah azab yang membakar!”
233. Ali 'Imran Ayat 182
ذٰلِكَ بِمَا قَدَّمَتْ اَيْدِيْكُمْ وَاَنَّ اللّٰهَ لَيْسَ بِظَلَّامٍ لِّلْعَبِيْدِۚ
¨±lika bim± qaddamat aid³kum wa annall±ha laisa bi§all±mil lil-‘ab³d(i).
Yang demikian itu disebabkan oleh perbuatan tanganmu (sendiri) dan sesungguhnya Allah (sama sekali) tidak menzalimi hamba-hamba-Nya.
234. Ali 'Imran Ayat 195
فَاسْتَجَابَ لَهُمْ رَبُّهُمْ اَنِّيْ لَآ اُضِيْعُ عَمَلَ عَامِلٍ مِّنْكُمْ مِّنْ ذَكَرٍ اَوْ اُنْثٰى ۚ بَعْضُكُمْ مِّنْۢ بَعْضٍ ۚ فَالَّذِيْنَ هَاجَرُوْا وَاُخْرِجُوْا مِنْ دِيَارِهِمْ وَاُوْذُوْا فِيْ سَبِيْلِيْ وَقٰتَلُوْا وَقُتِلُوْا لَاُكَفِّرَنَّ عَنْهُمْ سَيِّاٰتِهِمْ وَلَاُدْخِلَنَّهُمْ جَنّٰتٍ تَجْرِيْ مِنْ تَحْتِهَا الْاَنْهٰرُۚ ثَوَابًا مِّنْ عِنْدِ اللّٰهِ ۗ وَاللّٰهُ عِنْدَهٗ حُسْنُ الثَّوَابِ
Fastaj±ba lahum rabbuhum ann³ l± u«³‘u ‘amala ‘±milim minkum min ©akarin au un£±, ba‘«ukum mim ba‘«(in), fal-la©³na h±jarµ wa ukhrijµ min diy±rihim wa µ©µ f³ sab³l³ wa q±talµ wa qutilµ la'ukaffiranna ‘anhum sayyi'±tihim wa la udkhilannahum jann±tin tajr³ min ta¥tihal-anh±r(u), £aw±bam min ‘indill±h(i), wall±hu ‘indahµ ¥usnu£-£aw±b(i).
Maka, Tuhan mereka memperkenankan permohonannya (dengan berfirman), “Sesungguhnya Aku tidak menyia-nyiakan perbuatan orang yang beramal di antara kamu, baik laki-laki maupun perempuan, (karena) sebagian kamu adalah (keturunan) dari sebagian yang lain. Maka, orang-orang yang berhijrah, diusir dari kampung halamannya, disakiti pada jalan-Ku, berperang, dan terbunuh, pasti akan Aku hapus kesalahan mereka dan pasti Aku masukkan mereka ke dalam surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai sebagai pahala dari Allah. Di sisi Allahlah ada pahala yang baik.”
235. Ali 'Imran Ayat 196
لَا يَغُرَّنَّكَ تَقَلُّبُ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا فِى الْبِلَادِۗ
L± yagurrannaka taqallubul-la©³na kafarµ fil-bil±d(i).
Jangan sekali-kali kamu teperdaya oleh bolak-balik perjalanan orang-orang yang kufur di seluruh negeri.
236. Ali 'Imran Ayat 197
مَتَاعٌ قَلِيْلٌ ۗ ثُمَّ مَأْوٰىهُمْ جَهَنَّمُ ۗوَبِئْسَ الْمِهَادُ
Mat±‘un qal³l(un), £umma ma'w±hum jahannam(u), wa bi'sal-mih±d(u).
(Semua itu hanyalah) kesenangan sementara, kemudian tempat kembali mereka ialah (neraka) Jahanam. Itulah seburuk-buruk tempat tinggal.
237. Ali 'Imran Ayat 198
لٰكِنِ الَّذِيْنَ اتَّقَوْا رَبَّهُمْ لَهُمْ جَنّٰتٌ تَجْرِيْ مِنْ تَحْتِهَا الْاَنْهٰرُ خٰلِدِيْنَ فِيْهَا نُزُلًا مِّنْ عِنْدِ اللّٰهِ ۗ وَمَا عِنْدَ اللّٰهِ خَيْرٌ لِّلْاَبْرَارِ
L±kinil-la©³nattaqau rabbahum lahum jann±tun tajr³ min ta¥tihal-anh±ru kh±lid³na f³h± nuzulam min ‘indill±h(i), wa m± ‘indall±hi khairul lil-abr±r(i).
Akan tetapi, orang-orang yang bertakwa kepada Tuhannya, mereka akan mendapat surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai dan mereka kekal di dalamnya sebagai karunia dari Allah. Apa yang di sisi Allah itu lebih baik bagi orang-orang yang selalu berbuat baik.
238. Al-Infitar Ayat 6
يٰٓاَيُّهَا الْاِنْسَانُ مَا غَرَّكَ بِرَبِّكَ الْكَرِيْمِۙ
Y± ayyuhal-ins±nu m± garraka birabbikal-kar³m(i).
Wahai manusia, apakah yang telah memperdayakanmu (berbuat durhaka) terhadap Tuhanmu Yang Mahamulia,
239. Al-Infitar Ayat 7
الَّذِيْ خَلَقَكَ فَسَوّٰىكَ فَعَدَلَكَۙ
Alla©³ khalaqaka fa saww±ka fa ‘adalak(a).
yang telah menciptakanmu lalu menyempurnakan kejadianmu dan menjadikan (susunan tubuh)-mu seimbang?
240. Al-Infitar Ayat 8
فِيْٓ اَيِّ صُوْرَةٍ مَّا شَاۤءَ رَكَّبَكَۗ
F³ ayyi ¡µratim m± sy±'a rakkabak(a).
Dalam bentuk apa saja yang dikehendaki, Dia menyusun (tubuh)-mu.
241. Al-Infitar Ayat 9
كَلَّا بَلْ تُكَذِّبُوْنَ بِالدِّيْنِۙ
Kall± bal tuka©©ibµna bid-d³n(i).
Jangan sekali-kali begitu! Bahkan, kamu mendustakan hari Pembalasan.
242. Al-Infitar Ayat 10
وَاِنَّ عَلَيْكُمْ لَحٰفِظِيْنَۙ
Wa inna ‘alaikum la¥±fi§³n(a).
Sesungguhnya bagi kamu ada (malaikat-malaikat) pengawas
243. Al-Infitar Ayat 11
كِرَامًا كٰتِبِيْنَۙ
Kir±man k±tib³n(a).
yang mulia (di sisi Allah) dan mencatat (amal perbuatanmu).
244. Al-Infitar Ayat 12
يَعْلَمُوْنَ مَا تَفْعَلُوْنَ
Ya‘lamµna m± taf‘alµn(a).
Mereka mengetahui apa yang kamu kerjakan.
245. Al-Infitar Ayat 13
اِنَّ الْاَبْرَارَ لَفِيْ نَعِيْمٍۙ
Innal-abr±ra laf³ na‘³m(in).
Sesungguhnya orang-orang yang berbakti benar-benar berada dalam (surga yang penuh) kenikmatan.
246. Al-Infitar Ayat 14
وَّاِنَّ الْفُجَّارَ لَفِيْ جَحِيْمٍ
Wa innal-fujj±ra laf³ ja¥³m(in).
Sesungguhnya orang-orang yang durhaka benar-benar berada dalam (neraka) Jahim.
247. Al-Infitar Ayat 15
يَصْلَوْنَهَا يَوْمَ الدِّيْنِ
Ya¡launah± yaumad-d³n(i).
Mereka memasukinya pada hari Pembalasan.
248. Al-Infitar Ayat 16
وَمَا هُمْ عَنْهَا بِغَاۤىِٕبِيْنَۗ
Wa m± hum ‘anh± big±'ib³n(a).
Mereka tidak mungkin keluar dari (neraka) itu.
249. Al-Infitar Ayat 17
وَمَآ اَدْرٰىكَ مَا يَوْمُ الدِّيْنِۙ
Wa m± adr±ka m± yaumud-d³n(i).
Tahukah engkau apakah hari Pembalasan itu?
250. Al-Infitar Ayat 18
ثُمَّ مَآ اَدْرٰىكَ مَا يَوْمُ الدِّيْنِۗ
¤umma m± adr±ka m± yaumud-d³n(i).
Kemudian, tahukah engkau apakah hari Pembalasan itu?
251. Al-Infitar Ayat 19
يَوْمَ لَا تَمْلِكُ نَفْسٌ لِّنَفْسٍ شَيْـًٔا ۗوَالْاَمْرُ يَوْمَىِٕذٍ لِّلّٰهِ ࣖ
Yauma l± tamliku nafsul linafsin syai'±(n), wal-amru yauma'i©il lill±h(i).
(Itulah) hari (ketika) seseorang tidak berdaya (menolong) orang lain sedikit pun. Segala urusan pada hari itu adalah milik Allah.
252. Al-Insan Ayat 29
اِنَّ هٰذِهٖ تَذْكِرَةٌ ۚ فَمَنْ شَاۤءَ اتَّخَذَ اِلٰى رَبِّهٖ سَبِيْلًا
Inna h±©ih³ ta©kirah(tun), faman sy±'attakha©a il± rabbih³ sab³l±(n).
Sesungguhnya ini adalah peringatan. Maka, siapa yang menghendaki (kebaikan bagi dirinya) tentu mengambil jalan menuju Tuhannya.
253. Al-Insan Ayat 30
وَمَا تَشَاۤءُوْنَ اِلَّآ اَنْ يَّشَاۤءَ اللّٰهُ ۗاِنَّ اللّٰهَ كَانَ عَلِيْمًا حَكِيْمًاۖ
Wa m± tasy±'µna ill± ay yasy±'all±h(u), innall±ha k±na ‘al³man ¥ak³m±(n).
Kamu tidak menghendaki (sesuatu) kecuali apabila dikehendaki Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Mahabijaksana.
254. Al-Insan Ayat 31
يُّدْخِلُ مَنْ يَّشَاۤءُ فِيْ رَحْمَتِهٖۗ وَالظّٰلِمِيْنَ اَعَدَّ لَهُمْ عَذَابًا اَلِيْمًا ࣖ
Yudkhilu may yasy±'u f³ ra¥matih(³), wa§-§±lim³na a‘adda lahum ‘a©±ban al³m±(n).
Dia memasukkan siapa pun yang Dia kehendaki ke dalam rahmat-Nya (surga). Bagi orang-orang zalim Dia sediakan azab yang pedih.
255. Al-Insyiqaq Ayat 20
فَمَا لَهُمْ لَا يُؤْمِنُوْنَۙ
Fam± lahum l± yu'minµn(a).
Maka, mengapa mereka tidak mau beriman?
256. Al-Insyiqaq Ayat 21
وَاِذَا قُرِئَ عَلَيْهِمُ الْقُرْاٰنُ لَا يَسْجُدُوْنَ ۗ ۩
Wa i©± quri'a ‘alaihimul-qur'±nu l± yasjudµn(a).
Apabila Al-Qur’an dibacakan kepada mereka, mereka tidak (mau) bersujud,
257. Al-Insyiqaq Ayat 22
بَلِ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا يُكَذِّبُوْنَۖ
Balil-la©³na kafarµ yuka©©ibµn(a).
bahkan orang-orang yang kufur itu mendustakan(-nya).
258. Al-Insyiqaq Ayat 23
وَاللّٰهُ اَعْلَمُ بِمَا يُوْعُوْنَۖ
Wall±hu a‘lamu bim± yµ‘µn(a).
Allah lebih mengetahui apa yang mereka sembunyikan (dalam hati mereka).
259. Al-Insyiqaq Ayat 24
فَبَشِّرْهُمْ بِعَذَابٍ اَلِيْمٍۙ
Fa basysyirhum bi‘a©±bin al³m(in).
Maka, berilah mereka kabar ‘gembira’ dengan azab yang pedih,
260. Al-Insyiqaq Ayat 25
اِلَّا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ لَهُمْ اَجْرٌ غَيْرُ مَمْنُوْنٍ ࣖ
Illal-la©³na ±manµ wa ‘amilu¡-¡±li¥±ti lahum ajrun gairu mamnµn(in).
kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan. Bagi merekalah pahala yang tidak putus-putus.
261. Al-Isra' Ayat 18
مَنْ كَانَ يُرِيْدُ الْعَاجِلَةَ عَجَّلْنَا لَهٗ فِيْهَا مَا نَشَاۤءُ لِمَنْ نُّرِيْدُ ثُمَّ جَعَلْنَا لَهٗ جَهَنَّمَۚ يَصْلٰىهَا مَذْمُوْمًا مَّدْحُوْرًا
Man k±na yur³dul-‘±jilata ‘ajjaln± lahµ f³h± m± nasy±'u liman nur³du £umma ja‘aln± lahµ jahannam(a), ya¡l±h± ma©mµmam mad¥µr±(n).
Siapa yang menghendaki kehidupan sekarang (duniawi) Kami segerakan baginya di (dunia) ini apa yang Kami kehendaki bagi siapa yang Kami kehendaki. Kemudian, Kami sediakan baginya (neraka) Jahanam. Dia akan memasukinya dalam keadaan tercela lagi terusir (dari rahmat Allah).
262. Al-Isra' Ayat 19
وَمَنْ اَرَادَ الْاٰخِرَةَ وَسَعٰى لَهَا سَعْيَهَا وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَاُولٰۤىِٕكَ كَانَ سَعْيُهُمْ مَّشْكُوْرًا
Wa man ar±dal-±khirata wa sa‘± lah± sa‘yah± wa huwa mu'minun fa ul±'ika k±na sa‘yuhum masykµr±(n).
Siapa yang menghendaki kehidupan akhirat dan berusaha ke arah itu dengan sungguh-sungguh, dan dia adalah mukmin, mereka itulah orang yang usahanya dibalas dengan baik.
263. Al-Isra' Ayat 20
كُلًّا نُّمِدُّ هٰٓؤُلَاۤءِ وَهٰٓؤُلَاۤءِ مِنْ عَطَاۤءِ رَبِّكَ ۗوَمَا كَانَ عَطَاۤءُ رَبِّكَ مَحْظُوْرًا
Kullan numiddu h±'ul±'i wa h±'ul±'i min ‘a¯±'i rabbik(a), wa m± k±na ‘a¯±'u rabbika ma¥§µr±(n).
Tiap-tiap (golongan), baik (golongan) ini (yang menginginkan dunia) maupun (golongan) itu (yang menginginkan akhirat) Kami berikan anugerah dari kemurahan Tuhanmu dan kemurahan Tuhanmu tidak dapat dihalangi.
264. Al-Isra' Ayat 21
اُنْظُرْ كَيْفَ فَضَّلْنَا بَعْضَهُمْ عَلٰى بَعْضٍۗ وَلَلْاٰخِرَةُ اَكْبَرُ دَرَجٰتٍ وَّاَكْبَرُ تَفْضِيْلًا
Un§ur kaifa fa««aln± ba‘«ahum ‘al± ba‘«(in), wa lal-±khiratu akbaru daraj±tiw wa akbaru taf«³l±(n).
Perhatikanlah bagaimana Kami melebihkan sebagian mereka atas sebagian (yang lain). Sungguh kehidupan akhirat lebih tinggi derajatnya dan lebih besar keutamaannya.
265. Al-Isra' Ayat 58
وَاِنْ مِّنْ قَرْيَةٍ اِلَّا نَحْنُ مُهْلِكُوْهَا قَبْلَ يَوْمِ الْقِيٰمَةِ اَوْ مُعَذِّبُوْهَا عَذَابًا شَدِيْدًاۗ كَانَ ذٰلِكَ فىِ الْكِتٰبِ مَسْطُوْرًا
Wa im min qaryatin ill± na¥nu muhlikµh± qabla yaumil-qiy±mati au mu‘a©©ibµh± ‘a©±ban syad³d±(n), k±na ©±lika fil-kit±bi mas¯µr±(n).
Tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduknya), kecuali Kami membinasakannya sebelum hari Kiamat atau Kami siksa (penduduk)-nya dengan siksa yang sangat keras. Yang demikian itu telah tertulis di dalam Kitab (Lauh Mahfuz).
266. Al-Jasiyah Ayat 7
وَيْلٌ لِّكُلِّ اَفَّاكٍ اَثِيْمٍۙ
Wailul likulli aff±kin a£³m(in).
Celakalah setiap pembohong lagi bergelimang dosa
267. Al-Jasiyah Ayat 8
يَّسْمَعُ اٰيٰتِ اللّٰهِ تُتْلٰى عَلَيْهِ ثُمَّ يُصِرُّ مُسْتَكْبِرًا كَاَنْ لَّمْ يَسْمَعْهَاۚ فَبَشِّرْهُ بِعَذَابٍ اَلِيْمٍ
Yasma‘u ±y±till±hi tutl± ‘alaihi £umma yu¡irru mustakbiran ka'allam yasma‘h±, fa basysyirhu bi‘a©±bin al³m(in).
yang mendengar ayat-ayat Allah dibacakan kepadanya, kemudian dia tetap menyombongkan diri seakan-akan tidak mendengarnya. Peringatkanlah dia (wahai Nabi Muhammad) dengan azab yang amat pedih.
268. Al-Jasiyah Ayat 9
وَاِذَا عَلِمَ مِنْ اٰيٰتِنَا شَيْـًٔا ۨاتَّخَذَهَا هُزُوًاۗ اُولٰۤىِٕكَ لَهُمْ عَذَابٌ مُّهِيْنٌۗ
Wa i©± ‘alima min ±y±tin± syai'anittakha©ah± huzuw±(n), ul±'ika lahum ‘a©±bum muh³n(un).
Apabila dia mengetahui sesuatu tentang ayat-ayat Kami, dia menjadikannya bahan olok-olok. Merekalah yang akan menerima azab yang menghinakan.
269. Al-Jasiyah Ayat 10
مِنْ وَّرَاۤىِٕهِمْ جَهَنَّمُ ۚوَلَا يُغْنِيْ عَنْهُمْ مَّا كَسَبُوْا شَيْـًٔا وَّلَا مَا اتَّخَذُوْا مِنْ دُوْنِ اللّٰهِ اَوْلِيَاۤءَۚ وَلَهُمْ عَذَابٌ عَظِيْمٌۗ
Miw war±'ihim jahannam(u), wa l± yugn³ ‘anhum m± kasabµ syai'aw wa l± mattakha©µ min dµnill±hi auliy±'(a), wa lahum ‘a©±bun ‘a§³m(un).
Di hadapan mereka ada (neraka) Jahanam. Tidak akan berguna sedikit pun bagi mereka apa yang telah mereka kerjakan dan tidak (pula bermanfaat) apa yang mereka jadikan sebagai sesembahan selain Allah. Bagi mereka azab yang sangat berat.
270. Al-Jasiyah Ayat 11
هٰذَا هُدًىۚ وَالَّذِيْنَ كَفَرُوْا بِاٰيٰتِ رَبِّهِمْ لَهُمْ عَذَابٌ مِّنْ رِّجْزٍ اَلِيْمٌ ࣖ
H±©± hud±(n), wal-la©³na kafarµ bi'±y±ti rabbihim lahum ‘a©±bum mir rijzin al³m(un).
Ini (Al-Qur’an) adalah petunjuk (yang agung). Orang-orang yang mengingkari ayat-ayat Tuhannya akan mendapat azab berupa siksaan yang sangat pedih.
271. Al-Jinn Ayat 23
اِلَّا بَلٰغًا مِّنَ اللّٰهِ وَرِسٰلٰتِهٖۗ وَمَنْ يَّعْصِ اللّٰهَ وَرَسُوْلَهٗ فَاِنَّ لَهٗ نَارَ جَهَنَّمَ خٰلِدِيْنَ فِيْهَآ اَبَدًاۗ
Ill± bal±gam minall±hi wa ris±l±tih(³), wa may ya‘¡ill±ha wa rasµlahµ fa inna lahµ n±ra jahannama kh±lid³na f³h± abad±(n).
(Yang aku mampu lakukan) hanyalah menyampaikan (peringatan) dari Allah dan risalah-Nya. Siapa yang mendurhakai Allah dan Rasul-Nya sesungguhnya akan mendapat (azab) neraka Jahanam. Mereka kekal di dalamnya selama-lamanya.”
272. Al-Jinn Ayat 24
حَتّٰىٓ اِذَا رَاَوْا مَا يُوْعَدُوْنَ فَسَيَعْلَمُوْنَ مَنْ اَضْعَفُ نَاصِرًا وَّاَقَلُّ عَدَدًاۗ
¦att± i©± ra'au m± yµ‘adµna fasaya‘lamµna man a«‘afu n±¡iraw wa aqallu ‘adad±(n).
Dengan demikian, apabila melihat (azab) yang diancamkan kepadanya, mereka akan mengetahui siapakah yang lebih lemah penolongnya dan lebih sedikit jumlahnya.
273. Al-Jinn Ayat 25
قُلْ اِنْ اَدْرِيْٓ اَقَرِيْبٌ مَّا تُوْعَدُوْنَ اَمْ يَجْعَلُ لَهٗ رَبِّيْٓ اَمَدًا
Qul in adr³ aqar³bum m± tµ‘adµna am yaj‘alu lahµ rabb³ amad±(n).
Katakanlah (Nabi Muhammad), “Aku tidak mengetahui apakah (azab) yang diancamkan kepadamu itu sudah dekat atau Tuhanku menjadikan waktunya masih lama.”
274. Al-Jinn Ayat 26
عٰلِمُ الْغَيْبِ فَلَا يُظْهِرُ عَلٰى غَيْبِهٖٓ اَحَدًاۙ
‘²limul-gaibi fal± yu§hiru ‘al± gaibih³ a¥ad±(n).
Dia mengetahui yang gaib. Lalu, Dia tidak memperlihatkan yang gaib itu kepada siapa pun,
275. Al-Kahfi Ayat 29
وَقُلِ الْحَقُّ مِنْ رَّبِّكُمْۗ فَمَنْ شَاۤءَ فَلْيُؤْمِنْ وَّمَنْ شَاۤءَ فَلْيَكْفُرْۚ اِنَّآ اَعْتَدْنَا لِلظّٰلِمِيْنَ نَارًاۙ اَحَاطَ بِهِمْ سُرَادِقُهَاۗ وَاِنْ يَّسْتَغِيْثُوْا يُغَاثُوْا بِمَاۤءٍ كَالْمُهْلِ يَشْوِى الْوُجُوْهَۗ بِئْسَ الشَّرَابُۗ وَسَاۤءَتْ مُرْتَفَقًا
Wa qulil-¥aqqu mir rabbikum, faman sy±'a falyu'miw wa man sy±'a falyakfur, inn± a‘tadn± li§-§±lim³na n±r±(n), a¥±¯a bihim sur±diquh±, wa iy yastag³£µ yug±£µ bim±'in kal-muhli yasywil-wujµh(a), bi'sasy-syar±b(u), wa s±'at murtafaq±(n).
Katakanlah (Nabi Muhammad), “Kebenaran itu datangnya dari Tuhanmu. Maka, siapa yang menghendaki (beriman), hendaklah dia beriman dan siapa yang menghendaki (kufur), biarlah dia kufur.” Sesungguhnya Kami telah menyediakan neraka bagi orang-orang zalim yang gejolaknya mengepung mereka. Jika mereka meminta pertolongan (dengan meminta minum), mereka akan diberi air seperti (cairan) besi yang mendidih yang menghanguskan wajah. (Itulah) seburuk-buruk minuman dan tempat istirahat yang paling jelek.
276. Al-Kahfi Ayat 30
اِنَّ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ اِنَّا لَا نُضِيْعُ اَجْرَ مَنْ اَحْسَنَ عَمَلًاۚ
Innal-la©³na ±manµ wa ‘amilu¡-¡±li¥±ti inn± l± nu«³‘u ajra man a¥sana ‘amal±(n).
Sesungguhnya mereka yang beriman dan mengerjakan kebajikan, Kami benar-benar tidak akan menyia-nyiakan pahala orang yang mengerjakan perbuatan baik.
277. Al-Kahfi Ayat 31
اُولٰۤىِٕكَ لَهُمْ جَنّٰتُ عَدْنٍ تَجْرِيْ مِنْ تَحْتِهِمُ الْاَنْهٰرُ يُحَلَّوْنَ فِيْهَا مِنْ اَسَاوِرَ مِنْ ذَهَبٍ وَّيَلْبَسُوْنَ ثِيَابًا خُضْرًا مِّنْ سُنْدُسٍ وَّاِسْتَبْرَقٍ مُّتَّكِـِٕيْنَ فِيْهَا عَلَى الْاَرَاۤىِٕكِۗ نِعْمَ الثَّوَابُۗ وَحَسُنَتْ مُرْتَفَقًا
Ul±'ika lahum jann±tu ‘adnin tajr³ min ta¥tihimul-anh±ru yu¥allauna f³h± min as±wira min ©ahabiw wa yalbasµna £iy±ban khu«ram min sundusiw wa istabraqim muttaki'³na f³h± ‘alal-ar±'ik(i), ni‘ma£-£aw±b(u), wa ¥asunat murtafaq±(n).
Mereka itulah yang memperoleh surga ‘Adn yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. (Dalam surga itu) mereka diberi hiasan gelang emas dan mereka memakai pakaian hijau dari sutra halus dan sutra tebal. Mereka duduk-duduk sambil bersandar di atas dipan-dipan yang indah. (Itulah) sebaik-baik pahala dan tempat istirahat yang indah
278. Al-Kahfi Ayat 58
وَرَبُّكَ الْغَفُوْرُ ذُو الرَّحْمَةِۗ لَوْ يُؤَاخِذُهُمْ بِمَا كَسَبُوْا لَعَجَّلَ لَهُمُ الْعَذَابَۗ بَلْ لَّهُمْ مَّوْعِدٌ لَّنْ يَّجِدُوْا مِنْ دُوْنِهٖ مَوْىِٕلًا
Wa rabbukal-gafµru ©ur-ra¥mah(ti), lau yu'±khi©uhum bim± kasabµ la‘ajjala lahumul-‘a©±b(a), bal lahum mau‘idul lay yajidµ min dµnih³ mau'il±(n).
Tuhanmu Maha Pengampun lagi Maha Pemilik rahmat. Seandainya Dia hendak menyiksa mereka karena perbuatan mereka, tentu Dia akan menyegerakan siksa bagi mereka. Akan tetapi, bagi mereka ada waktu (untuk mendapat siksa) yang mereka tidak akan menemukan tempat berlindung selain-Nya.
279. Al-Kahfi Ayat 59
وَتِلْكَ الْقُرٰٓى اَهْلَكْنٰهُمْ لَمَّا ظَلَمُوْا وَجَعَلْنَا لِمَهْلِكِهِمْ مَّوْعِدًا ࣖ
Wa tilkal-qur± ahlakn±hum lamm± §alamµ wa ja‘aln± limahlikihim mau‘id±(n).
(Penduduk) negeri-negeri itu telah Kami binasakan ketika mereka berbuat zalim dan telah Kami tetapkan waktu bagi kebinasaan mereka.
280. Al-Kahfi Ayat 102
اَفَحَسِبَ الَّذِيْنَ كَفَرُوْٓا اَنْ يَّتَّخِذُوْا عِبَادِيْ مِنْ دُوْنِيْٓ اَوْلِيَاۤءَ ۗاِنَّآ اَعْتَدْنَا جَهَنَّمَ لِلْكٰفِرِيْنَ نُزُلًا
Afa¥asibal-la©³na kafarµ ay yattakhi©µ ‘ib±d³ min dµn³ auliy±'(a), inn± a‘tadn± jahannama lil-k±fir³na nuzul±(n).
Maka, apakah orang-orang yang kufur mengira bahwa mereka (dapat) mengambil hamba-hamba-Ku menjadi penolong selain Aku? Sesungguhnya Kami telah menyediakan (neraka) Jahanam sebagai tempat tinggal bagi orang-orang kafir.
281. Al-Kahfi Ayat 103
قُلْ هَلْ نُنَبِّئُكُمْ بِالْاَخْسَرِيْنَ اَعْمَالًا ۗ
Qul hal nunabbi'ukum bil-akhsar³na a‘m±l±(n).
Katakanlah (Nabi Muhammad), “Apakah perlu kami beri tahukan orang-orang yang paling rugi perbuatannya kepadamu?”
282. Al-Kahfi Ayat 104
اَلَّذِيْنَ ضَلَّ سَعْيُهُمْ فِى الْحَيٰوةِ الدُّنْيَا وَهُمْ يَحْسَبُوْنَ اَنَّهُمْ يُحْسِنُوْنَ صُنْعًا
Al-la©³na «alla sa‘yuhum fil-¥ay±tid-dun-y± wa hum ya¥sabµna annahum yu¥sinµna ¡un‘±(n).
(Yaitu) orang-orang yang sia-sia usahanya dalam kehidupan dunia, sedangkan mereka mengira bahwa mereka berbuat sebaik-baiknya.
283. Al-Kahfi Ayat 105
اُولٰۤىِٕكَ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا بِاٰيٰتِ رَبِّهِمْ وَلِقَاۤىِٕهٖ فَحَبِطَتْ اَعْمَالُهُمْ فَلَا نُقِيْمُ لَهُمْ يَوْمَ الْقِيٰمَةِ وَزْنًا
Ul±'ikal-la©³na kafarµ bi'±y±ti rabbihim wa liq±'ih³ fa ¥abi¯at a‘m±luhum fal± nuq³mu lahum yaumal-qiy±mati wazn±(n).
Mereka itu adalah orang-orang yang kufur terhadap ayat-ayat Tuhannya dan (kufur pula terhadap) pertemuan dengan-Nya. Maka, amal mereka sia-sia dan Kami tidak memberikan penimbangan terhadap (amal) mereka pada hari Kiamat.
284. Al-Kahfi Ayat 106
ذٰلِكَ جَزَاۤؤُهُمْ جَهَنَّمُ بِمَا كَفَرُوْا وَاتَّخَذُوْٓا اٰيٰتِيْ وَرُسُلِيْ هُزُوًا
ª±lika jaz±'uhum jahannamu bim± kafarµ wattakha©µ ±y±t³ wa rusul³ huzuw±(n).
Itulah balasan mereka (berupa neraka) Jahanam karena mereka telah kufur serta menjadikan ayat-ayat-Ku dan rasul-rasul-Ku sebagai olok-olokan.
285. Al-Kahfi Ayat 107
اِنَّ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ كَانَتْ لَهُمْ جَنّٰتُ الْفِرْدَوْسِ نُزُلًا ۙ
Innal-la©³na ±manµ wa ‘amilu¡-¡±li¥±ti k±nat lahum jann±tul-firdausi nuzul±(n).
Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal saleh memperoleh surga Firdaus sebagai tempat tinggal.
286. Al-Kahfi Ayat 108
خٰلِدِيْنَ فِيْهَا لَا يَبْغُوْنَ عَنْهَا حِوَلًا
Kh±lid³na f³h± l± yabgµna ‘anh± ¥iwal±(n).
Mereka kekal di dalamnya, mereka tidak ingin pindah dari sana.
287. Al-Lahab Ayat 1
تَبَّتْ يَدَآ اَبِيْ لَهَبٍ وَّتَبَّۗ
Tabbat yad± ab³ lahabiw wa tabb(a).
Binasalah kedua tangan Abu Lahab dan benar-benar binasa dia.
288. Al-Lahab Ayat 2
مَآ اَغْنٰى عَنْهُ مَالُهٗ وَمَا كَسَبَۗ
M± agn± ‘anhu m±luhµ wa m± kasab(a).
Tidaklah berguna baginya hartanya dan apa yang dia usahakan.
289. Al-Lahab Ayat 3
سَيَصْلٰى نَارًا ذَاتَ لَهَبٍۙ
Saya¡l± n±ran ©±ta lahab(in).
Kelak dia akan memasuki api yang bergejolak (neraka),
290. Al-Lahab Ayat 4
وَّامْرَاَتُهٗ ۗحَمَّالَةَ الْحَطَبِۚ
Wamra'atuh(µ), ¥amm±latal-¥a¯ab(i).
(begitu pula) istrinya, pembawa kayu bakar (penyebar fitnah).
291. Al-Lahab Ayat 5
فِيْ جِيْدِهَا حَبْلٌ مِّنْ مَّسَدٍ ࣖ
F³ j³dih± ¥ablum mim masad(in).
Di lehernya ada tali dari sabut yang dipintal.
292. Al-Lail Ayat 1
وَالَّيْلِ اِذَا يَغْشٰىۙ
Wal-laili i©± yagsy±.
Demi malam apabila menutupi (cahaya siang),
293. Al-Lail Ayat 2
وَالنَّهَارِ اِذَا تَجَلّٰىۙ
Wan-nah±ri i©± tajall±.
demi siang apabila terang benderang,
294. Al-Lail Ayat 3
وَمَا خَلَقَ الذَّكَرَ وَالْاُنْثٰىٓ ۙ
Wa m± khalaqa©-©akara wal-un£±.
dan demi penciptaan laki-laki dan perempuan,
295. Al-Lail Ayat 4
اِنَّ سَعْيَكُمْ لَشَتّٰىۗ
Inna sa‘yakum lasyatt±.
sesungguhnya usahamu benar-benar beraneka ragam.
296. Al-Lail Ayat 5
فَاَمَّا مَنْ اَعْطٰى وَاتَّقٰىۙ
Fa amm± man a‘¯± wattaq±.
Siapa yang memberikan (hartanya di jalan Allah) dan bertakwa
297. Al-Lail Ayat 6
وَصَدَّقَ بِالْحُسْنٰىۙ
Wa ¡addaqa bil-¥usn±.
serta membenarkan adanya (balasan) yang terbaik (surga),
298. Al-Lail Ayat 7
فَسَنُيَسِّرُهٗ لِلْيُسْرٰىۗ
Fa sanuyassiruhµ lil-yusr±.
Kami akan melapangkan baginya jalan kemudahan (kebahagiaan).
299. Al-Lail Ayat 8
وَاَمَّا مَنْۢ بَخِلَ وَاسْتَغْنٰىۙ
Wa amm± mam bakhila wastagn±.
Adapun orang yang kikir dan merasa dirinya cukup (tidak perlu pertolongan Allah)
300. Al-Lail Ayat 9
وَكَذَّبَ بِالْحُسْنٰىۙ
Wa ka©©aba bil-¥usn±.
serta mendustakan (balasan) yang terbaik,
301. Al-Lail Ayat 10
فَسَنُيَسِّرُهٗ لِلْعُسْرٰىۗ
Fa sanuyassiruhµ lil-‘usr±.
Kami akan memudahkannya menuju jalan kesengsaraan.
302. Al-Lail Ayat 11
وَمَا يُغْنِيْ عَنْهُ مَالُهٗٓ اِذَا تَرَدّٰىٓۙ
Wa m± yugn³ ‘anhu m±luhµ i©± taradd±.
Hartanya tidak bermanfaat baginya apabila dia telah binasa.
303. Al-Lail Ayat 12
اِنَّ عَلَيْنَا لَلْهُدٰىۖ
Inna ‘alain± lal-hud±.
Sesungguhnya Kamilah yang (berhak) memberi petunjuk.
304. Al-Lail Ayat 13
وَاِنَّ لَنَا لَلْاٰخِرَةَ وَالْاُوْلٰىۗ
Wa inna lan± lal-±khirata wal-µl±.
Sesungguhnya milik Kamilah akhirat dan dunia.
305. Al-Lail Ayat 14
فَاَنْذَرْتُكُمْ نَارًا تَلَظّٰىۚ
Fa an©artukum n±ran tala§§±.
Aku memperingatkanmu dengan neraka yang menyala-nyala.
306. Al-Lail Ayat 15
لَا يَصْلٰىهَآ اِلَّا الْاَشْقَىۙ
L± ya¡l±h± illal-asyq±.
Tidak masuk ke dalamnya kecuali orang yang paling celaka,
307. Al-Lail Ayat 16
الَّذِيْ كَذَّبَ وَتَوَلّٰىۗ
Alla©³ ka©©aba wa tawall±.
yang mendustakan (kebenaran) dan berpaling (dari keimanan).
308. Al-Lail Ayat 17
وَسَيُجَنَّبُهَا الْاَتْقَىۙ
Wa sayujannabuhal-atq±.
Akan dijauhkan darinya (neraka) orang yang paling bertakwa,
309. Al-Lail Ayat 18
الَّذِيْ يُؤْتِيْ مَالَهٗ يَتَزَكّٰىۚ
Alla©³ yu't³ m±lahµ yatazakk±.
yang menginfakkan hartanya (di jalan Allah) untuk membersihkan (diri dari sifat kikir dan tamak).
310. Al-Lail Ayat 19
وَمَا لِاَحَدٍ عِنْدَهٗ مِنْ نِّعْمَةٍ تُجْزٰىٓۙ
Wa m± li'a¥adin ‘indahµ min ni‘matin tujz±.
Tidak ada suatu nikmat pun yang diberikan seseorang kepadanya yang harus dibalas,
311. Al-Lail Ayat 20
اِلَّا ابْتِغَاۤءَ وَجْهِ رَبِّهِ الْاَعْلٰىۚ
Illabtig±'a wajhi rabbihil-a‘l±.
kecuali (dia memberikannya semata-mata) karena mencari keridaan Tuhannya Yang Mahatinggi.
312. Al-Lail Ayat 21
وَلَسَوْفَ يَرْضٰى ࣖ
Wa lasaufa yar«±.
Sungguh, kelak dia akan mendapatkan kepuasan (menerima balasan amalnya).
313. Al-Ma'arij Ayat 36
فَمَالِ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا قِبَلَكَ مُهْطِعِيْنَۙ
Fam±lil-la©³na kafarµ qibalaka muh¯i‘³n(a).
Mengapa orang-orang kafir itu bersegera datang ke arahmu (Nabi Muhammad)
314. Al-Ma'arij Ayat 37
عَنِ الْيَمِيْنِ وَعَنِ الشِّمَالِ عِزِيْنَ
‘Anil-yam³ni wa ‘anisy-syim±li ‘iz³n(a).
dari kanan dan dari kiri dengan berkelompok-kelompok?
315. Al-Ma'arij Ayat 38
اَيَطْمَعُ كُلُّ امْرِئٍ مِّنْهُمْ اَنْ يُّدْخَلَ جَنَّةَ نَعِيْمٍۙ
Aya¯ma‘u kullumri'im minhum ay yudkhala jannata na‘³m(in).
Apakah setiap orang dari mereka (orang-orang kafir itu) ingin dimasukkan ke dalam surga yang penuh kenikmatan?
316. Al-Ma'arij Ayat 39
كَلَّاۗ اِنَّا خَلَقْنٰهُمْ مِّمَّا يَعْلَمُوْنَ
Kall±, inn± khalaqn±hum mimm± ya‘lamµn(a).
Sekali-kali tidak! Sesungguhnya Kami menciptakan mereka dari apa yang mereka ketahui (air mani).
317. Al-Ma'arij Ayat 40
فَلَآ اُقْسِمُ بِرَبِّ الْمَشٰرِقِ وَالْمَغٰرِبِ اِنَّا لَقٰدِرُوْنَۙ
Fal± uqsimu birabbil-masy±riqi wal-mag±ribi inn± laq±dirµn(a).
Maka, Aku bersumpah dengan Tuhan yang mengatur tempat-tempat terbit dan terbenamnya (matahari, bulan, dan bintang), sesungguhnya Kami benar-benar Mahakuasa
318. Al-Ma'arij Ayat 41
عَلٰٓى اَنْ نُّبَدِّلَ خَيْرًا مِّنْهُمْۙ وَمَا نَحْنُ بِمَسْبُوْقِيْنَ
‘Al± an nubaddila khairam minhum, wa m± na¥nu bimasbµq³n(a).
untuk mengganti (mereka) dengan (kaum) yang lebih baik daripada mereka. Kami sekali-kali tidak dapat dikalahkan.
319. Al-Ma'arij Ayat 42
فَذَرْهُمْ يَخُوْضُوْا وَيَلْعَبُوْا حَتّٰى يُلٰقُوْا يَوْمَهُمُ الَّذِيْ يُوْعَدُوْنَۙ
Fa ©arhum yakhµ«µ wa yal‘abµ ¥att± yul±qµ yaumahumul-la©³ yµ‘adµn(a)
Maka, biarkanlah mereka tenggelam (dalam kesesatan) dan bermain-main (di dunia) sampai mereka menjumpai hari yang dijanjikan kepada mereka,
320. Al-Ma'arij Ayat 43
يَوْمَ يَخْرُجُوْنَ مِنَ الْاَجْدَاثِ سِرَاعًا كَاَنَّهُمْ اِلٰى نُصُبٍ يُّوْفِضُوْنَۙ
Yauma yakhrujµna minal-ajd±£i sir±‘an ka'annahum il± nu¡ubiy yµfi«µn(a).
(yaitu) pada hari ketika mereka keluar dari kubur dengan cepat seperti ketika mereka pergi dengan segera menuju berhala-berhala (sewaktu di dunia).
321. Al-Ma'arij Ayat 44
خَاشِعَةً اَبْصَارُهُمْ تَرْهَقُهُمْ ذِلَّةٌ ۗذٰلِكَ الْيَوْمُ الَّذِيْ كَانُوْا يُوْعَدُوْنَ ࣖ
Kh±syi‘atan ab¡±ruhum tarhaquhum ©illah(tun), ©±likal-yaumul-la©³ k±nµ yµ‘adµn(a).
Pandangan mereka tertunduk (serta) diliputi kehinaan. Itulah hari yang diancamkan kepada mereka.
322. Al-Ma'idah Ayat 5
اَلْيَوْمَ اُحِلَّ لَكُمُ الطَّيِّبٰتُۗ وَطَعَامُ الَّذِيْنَ اُوْتُوا الْكِتٰبَ حِلٌّ لَّكُمْ ۖوَطَعَامُكُمْ حِلٌّ لَّهُمْ ۖوَالْمُحْصَنٰتُ مِنَ الْمُؤْمِنٰتِ وَالْمُحْصَنٰتُ مِنَ الَّذِيْنَ اُوْتُوا الْكِتٰبَ مِنْ قَبْلِكُمْ اِذَآ اٰتَيْتُمُوْهُنَّ اُجُوْرَهُنَّ مُحْصِنِيْنَ غَيْرَ مُسٰفِحِيْنَ وَلَا مُتَّخِذِيْٓ اَخْدَانٍۗ وَمَنْ يَّكْفُرْ بِالْاِيْمَانِ فَقَدْ حَبِطَ عَمَلُهٗ ۖوَهُوَ فِى الْاٰخِرَةِ مِنَ الْخٰسِرِيْنَ ࣖ
Al-yauma u¥illa lakumu¯-¯ayyib±t(u), wa ¯a‘±mul-la©³na µtul-kit±ba ¥illul lakum, wa ¯a‘±mukum ¥illul lahum, wal-mu¥¡an±tu minal-mu'min±ti wal-mu¥¡an±tu minal-la©³na µtul-kit±ba min qablikum i©± ±taitumµhunna ujµrahunna mu¥¡in³na gaira mus±fi¥³na wa l± muttakhi©³ akhd±n(in), wa may yakfur bil-³m±ni faqad ¥abi¯a ‘amaluh(µ), wa huwa fil-±khirati minal-kh±sir³n(a).
Pada hari ini dihalalkan bagimu segala (makanan) yang baik. Makanan (sembelihan) Ahlulkitab itu halal bagimu dan makananmu halal (juga) bagi mereka. (Dihalalkan bagimu menikahi) perempuan-perempuan yang menjaga kehormatan di antara perempuan-perempuan yang beriman dan perempuan-perempuan yang menjaga kehormatan di antara orang-orang yang diberi kitab suci sebelum kamu, apabila kamu membayar maskawin mereka untuk menikahinya, tidak dengan maksud berzina, dan tidak untuk menjadikan (mereka) pasangan gelap (gundik). Siapa yang kufur setelah beriman, maka sungguh sia-sia amalnya dan di akhirat dia termasuk orang-orang yang rugi.
323. Al-Ma'idah Ayat 9
وَعَدَ اللّٰهُ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِۙ لَهُمْ مَّغْفِرَةٌ وَّاَجْرٌ عَظِيْمٌ
Wa‘adall±hul-la©³na ±manµ wa ‘amilu¡-¡±li¥±t(i), lahum magfiratuw wa ajrun ‘a§³m(un).
Allah telah menjanjikan kepada orang-orang yang beriman dan beramal saleh (bahwa) bagi mereka ampunan dan pahala yang besar.
324. Al-Ma'idah Ayat 10
وَالَّذِيْنَ كَفَرُوْا وَكَذَّبُوْا بِاٰيٰتِنَآ اُولٰۤىِٕكَ اَصْحٰبُ الْجَحِيْمِ
Wal-la©³na kafarµ wa ka©©abµ bi'±y±tin± ul±'ika a¡¥±bul-ja¥³m(i).
Adapun orang-orang yang kufur dan mendustakan ayat-ayat Kami, mereka itulah penghuni (neraka) Jahim.
325. Al-Ma'idah Ayat 36
اِنَّ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا لَوْ اَنَّ لَهُمْ مَّا فِى الْاَرْضِ جَمِيْعًا وَّمِثْلَهٗ مَعَهٗ لِيَفْتَدُوْا بِهٖ مِنْ عَذَابِ يَوْمِ الْقِيٰمَةِ مَا تُقُبِّلَ مِنْهُمْ ۚ وَلَهُمْ عَذَابٌ اَلِيْمٌ
Innal-la©³na kafarµ lau anna lahum m± fil-ar«i jam³‘aw wa mi£lahµ ma‘ahµ liyaftadµ bih³ min ‘a©±bi yaumil-qiy±mati m± tuqubbila minhum, wa lahum ‘a©±bun al³m(un).
Sesungguhnya orang-orang yang kufur, seandainya memiliki segala apa yang ada di bumi dan ditambah (lagi) dengan sebanyak itu untuk menebus diri mereka dari azab hari Kiamat, niscaya semua (tebusan) itu tidak akan diterima dari mereka. Bagi mereka azab yang sangat pedih.
326. Al-Ma'idah Ayat 37
يُرِيْدُوْنَ اَنْ يَّخْرُجُوْا مِنَ النَّارِ وَمَا هُمْ بِخٰرِجِيْنَ مِنْهَا ۖوَلَهُمْ عَذَابٌ مُّقِيمٌ
Yur³dµna ay yakhrujµ minan-n±ri wa m± hum bikh±rij³na minh±, wa lahum ‘a©±bum muq³m(un).
Mereka ingin keluar dari neraka, tetapi tidak akan dapat keluar dari sana. Bagi mereka azab yang kekal.
327. Al-Ma'idah Ayat 41
۞ يٰٓاَيُّهَا الرَّسُوْلُ لَا يَحْزُنْكَ الَّذِيْنَ يُسَارِعُوْنَ فِى الْكُفْرِ مِنَ الَّذِيْنَ قَالُوْٓا اٰمَنَّا بِاَفْوَاهِهِمْ وَلَمْ تُؤْمِنْ قُلُوْبُهُمْ ۛ وَمِنَ الَّذِيْنَ هَادُوْا ۛ سَمّٰعُوْنَ لِلْكَذِبِ سَمّٰعُوْنَ لِقَوْمٍ اٰخَرِيْنَۙ لَمْ يَأْتُوْكَ ۗ يُحَرِّفُوْنَ الْكَلِمَ مِنْۢ بَعْدِ مَوَاضِعِهٖۚ يَقُوْلُوْنَ اِنْ اُوْتِيْتُمْ هٰذَا فَخُذُوْهُ وَاِنْ لَّمْ تُؤْتَوْهُ فَاحْذَرُوْا ۗوَمَنْ يُّرِدِ اللّٰهُ فِتْنَتَهٗ فَلَنْ تَمْلِكَ لَهٗ مِنَ اللّٰهِ شَيْـًٔا ۗ اُولٰۤىِٕكَ الَّذِيْنَ لَمْ يُرِدِ اللّٰهُ اَنْ يُّطَهِّرَ قُلُوْبَهُمْ ۗ لَهُمْ فِى الدُّنْيَا خِزْيٌ ۖوَّلَهُمْ فِى الْاٰخِرَةِ عَذَابٌ عَظِيْمٌ
Y± ayyuhar-rasµlu l± ya¥zunkal-la©³na yus±ri‘µna fil-kufri minal-la©³na q±lµ ±mann± bi'afw±hihim wa lam tu'min qulµbuhum - wa minal-la©³na h±dµ - samm±‘µna lil-ka©ibi samm±‘µna liqaumin ±khar³na lam ya'tµk(a), yu¥arrifµnal-kalima mim ba‘di maw±«i‘ih(³), yaqµlµna in µt³tum h±©± fa khu©µhu wa illam tu'tauhu fa¥©arµ, wa may yuridill±hu fitnatahµ falan tamlika lahµ minall±hi syai'±(n), ul±'ikal-la©³na lam yuridill±hu ay yu¯ahhira qulµbahum, lahum fid-dun-y± khizyuw wa lahum fil-±khirati ‘a©±bun ‘a§³m(un).
Wahai Rasul (Muhammad), janganlah engkau disedihkan oleh orang-orang yang bersegera dalam kekufuran, yaitu orang-orang (munafik) yang mengatakan dengan mulut mereka, “Kami telah beriman,” padahal hati mereka belum beriman, dan juga orang-orang Yahudi. (Mereka adalah) orang-orang yang sangat suka mendengar (berita-berita) bohong lagi sangat suka mendengar (perkataan-perkataan) orang lain yang belum pernah datang kepadamu. Mereka mengubah firman-firman (Allah) setelah berada di tempat-tempat yang (sebenar)-nya. Mereka mengatakan, “Jika ini yang diberikan kepada kamu, terimalah. Jika kamu diberi yang bukan ini, hati-hatilah.” Siapa yang dikehendaki Allah kesesatannya, maka sekali-kali engkau tidak akan mampu menolak sesuatu pun dari Allah. Mereka itu adalah orang-orang yang Allah tidak hendak menyucikan hati mereka. Di dunia mereka mendapat kehinaan dan di akhirat akan mendapat azab yang sangat berat.
328. Al-Ma'idah Ayat 65
وَلَوْ اَنَّ اَهْلَ الْكِتٰبِ اٰمَنُوْا وَاتَّقَوْا لَكَفَّرْنَا عَنْهُمْ سَيِّاٰتِهِمْ وَلَاَدْخَلْنٰهُمْ جَنّٰتِ النَّعِيْمِ
Wa lau anna ahlal-kit±bi ±manµ wattaqau lakaffarn± ‘anhum sayyi'±tihim wa la'adkhaln±hum jann±tin-na‘³m(i).
Seandainya Ahlulkitab itu beriman dan bertakwa, niscaya Kami hapus kesalahan-kesalahan mereka dan tentu Kami masukkan mereka ke dalam surga-surga yang penuh kenikmatan.
329. Al-Ma'idah Ayat 66
وَلَوْ اَنَّهُمْ اَقَامُوا التَّوْرٰىةَ وَالْاِنْجِيْلَ وَمَآ اُنْزِلَ اِلَيْهِمْ مِّنْ رَّبِّهِمْ لَاَكَلُوْا مِنْ فَوْقِهِمْ وَمِنْ تَحْتِ اَرْجُلِهِمْۗ مِنْهُمْ اُمَّةٌ مُّقْتَصِدَةٌ ۗ وَكَثِيْرٌ مِّنْهُمْ سَاۤءَ مَا يَعْمَلُوْنَ ࣖ
Wa lau annahum aq±mut-taur±ta wal-inj³la wa m± unzila ilaihim mir rabbihim la'akalµ min fauqihim wa min ta¥ti arjulihim, minhum ummatum muqta¡idah(tun), wa ka£³rum minhum s±'a m± ya‘malµn(a).
Seandainya mereka menegakkan (hukum) Taurat, Injil, dan (Al-Qur’an) yang diturunkan kepada mereka dari Tuhan mereka, niscaya mereka akan mendapat makanan dari atas mereka dan dari bawah kaki mereka. Di antara mereka ada umat yang menempuh jalan yang lurus. Sementara itu, banyak di antara mereka sangat buruk apa yang mereka kerjakan.
330. Al-Ma'idah Ayat 69
اِنَّ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَالَّذِيْنَ هَادُوْا وَالصَّابِـُٔوْنَ وَالنَّصٰرٰى مَنْ اٰمَنَ بِاللّٰهِ وَالْيَوْمِ الْاٰخِرِ وَعَمِلَ صَالِحًا فَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُوْنَ
Innal-la©³na ±manµ wal-la©³na h±dµ wa¡-¡±bi'µna wan-na¡±r± man ±mana bill±hi wal-yaumil-±khiri wa ‘amila ¡±li¥an fal± khaufun ‘alaihim wa l± hum ya¥zanµn(a).
Sesungguhnya orang-orang yang beriman, orang-orang Yahudi, Sabiin, dan Nasrani, siapa yang beriman kepada Allah, hari Akhir, dan beramal saleh, tidak ada rasa takut yang menimpa mereka dan mereka pun tidak bersedih.
331. Al-Ma'idah Ayat 72
لَقَدْ كَفَرَ الَّذِيْنَ قَالُوْٓا اِنَّ اللّٰهَ هُوَ الْمَسِيْحُ ابْنُ مَرْيَمَ ۗوَقَالَ الْمَسِيْحُ يٰبَنِيْٓ اِسْرَاۤءِيْلَ اعْبُدُوا اللّٰهَ رَبِّيْ وَرَبَّكُمْ ۗاِنَّهٗ مَنْ يُّشْرِكْ بِاللّٰهِ فَقَدْ حَرَّمَ اللّٰهُ عَلَيْهِ الْجَنَّةَ وَمَأْوٰىهُ النَّارُ ۗوَمَا لِلظّٰلِمِيْنَ مِنْ اَنْصَارٍ
Laqad kafaral-la©³na q±lµ innall±ha huwal-mas³¥ubnu maryam(a), wa q±lal-mas³¥u y± ban³ isr±'³la‘budull±ha rabb³ wa rabbakum, innahµ may yusyrik bill±hi faqad ¥arramall±hu ‘alaihil-jannata wa ma'w±hun n±r(u), wa m± li§-§±lim³na min an¡±r(in).
Sungguh, telah kufur orang-orang yang berkata, “Sesungguhnya Allah itulah Almasih putra Maryam.” Almasih (sendiri) berkata, “Wahai Bani Israil, sembahlah Allah, Tuhanku dan Tuhanmu!” Sesungguhnya siapa yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka sungguh, Allah mengharamkan surga baginya dan tempatnya ialah neraka. Tidak ada seorang penolong pun bagi orang-orang zalim itu.
332. Al-Ma'idah Ayat 82
۞ لَتَجِدَنَّ اَشَدَّ النَّاسِ عَدَاوَةً لِّلَّذِيْنَ اٰمَنُوا الْيَهُوْدَ وَالَّذِيْنَ اَشْرَكُوْاۚ وَلَتَجِدَنَّ اَقْرَبَهُمْ مَّوَدَّةً لِّلَّذِيْنَ اٰمَنُوا الَّذِيْنَ قَالُوْٓا اِنَّا نَصٰرٰىۗ ذٰلِكَ بِاَنَّ مِنْهُمْ قِسِّيْسِيْنَ وَرُهْبَانًا وَّاَنَّهُمْ لَا يَسْتَكْبِرُوْنَ ۔
Latajidanna asyaddan-n±si ‘ad±watal lil-la©³na ±manul-yahµda wal-la©³na asyrakµ, wa latajidanna aqrabahum mawaddatal lil-la©³na ±manul-la©³na q±lµ inn± na¡±r±, ©±lika bi'anna minhum qiss³s³na wa ruhb±naw wa annahum l± yastakbirµn(a).
Pasti akan engkau dapati orang yang paling keras permusuhannya terhadap orang-orang yang beriman, yaitu orang-orang Yahudi dan orang-orang musyrik. Pasti akan engkau dapati pula orang yang paling dekat persahabatannya dengan orang-orang yang beriman, yaitu orang-orang yang berkata, “Sesungguhnya kami adalah orang Nasrani.” Hal itu karena di antara mereka terdapat para pendeta dan rahib, juga karena mereka tidak menyombongkan diri.
333. Al-Ma'idah Ayat 83
وَاِذَا سَمِعُوْا مَآ اُنْزِلَ اِلَى الرَّسُوْلِ تَرٰٓى اَعْيُنَهُمْ تَفِيْضُ مِنَ الدَّمْعِ مِمَّا عَرَفُوْا مِنَ الْحَقِّۚ يَقُوْلُوْنَ رَبَّنَآ اٰمَنَّا فَاكْتُبْنَا مَعَ الشّٰهِدِيْنَ
Wa i©± sami‘µ m± unzila ilar-rasµli tar± a‘yunahum taf³«u minad-dam‘i mimm± ‘arafµ minal-¥aqq(i), yaqµlµna rabban± ±mann± faktubn± ma‘asy-sy±hid³n(a).
Apabila mereka mendengar sesuatu (Al-Qur’an) yang diturunkan kepada Rasul (Nabi Muhammad), engkau melihat mata mereka bercucuran air mata disebabkan kebenaran yang telah mereka ketahui (dari kitab-kitab mereka sendiri). Mereka berkata, “Ya Tuhan kami, kami telah beriman. Maka, catatlah kami bersama orang-orang yang menjadi saksi (atas kebenaran Al-Qur’an dan kenabian Muhammad).
334. Al-Ma'idah Ayat 84
وَمَا لَنَا لَا نُؤْمِنُ بِاللّٰهِ وَمَا جَاۤءَنَا مِنَ الْحَقِّۙ وَنَطْمَعُ اَنْ يُّدْخِلَنَا رَبُّنَا مَعَ الْقَوْمِ الصّٰلِحِيْنَ
Wa m± lan± l± nu'minu bill±hi wa m± j±'an± minal-¥aqq(i), wa na¯ma‘u ay yudkhilan± rabbun± ma‘al-qaumi¡-¡±li¥³n(a).
Mengapa kami tidak beriman kepada Allah dan kebenaran yang telah datang kepada kami, padahal kami sangat ingin agar Tuhan kami memasukkan kami bersama kaum yang saleh?”
335. Al-Ma'idah Ayat 85
فَاَثَابَهُمُ اللّٰهُ بِمَا قَالُوْا جَنّٰتٍ تَجْرِيْ مِنْ تَحْتِهَا الْاَنْهٰرُ خٰلِدِيْنَ فِيْهَاۗ وَذٰلِكَ جَزَاۤءُ الْمُحْسِنِيْنَ
Fa a£±bahumull±hu bim± q±lµ jann±tin tajr³ min ta¥tihal-anh±ru kh±lid³na f³h±, wa ©±lika jaz±'ul-mu¥sin³n(a).
Maka, Allah memberi pahala kepada mereka atas sesuatu yang telah mereka ucapkan, (yaitu) surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, sedang mereka kekal di dalamnya. Itulah balasan (bagi) orang-orang yang berbuat kebaikan.
336. Al-Ma'idah Ayat 86
وَالَّذِيْنَ كَفَرُوْا وَكَذَّبُوْا بِاٰيٰتِنَآ اُولٰۤىِٕكَ اَصْحٰبُ الْجَحِيْمِ ࣖ
Wal-la©³na kafarµ wa ka©©abµ bi'±y±tin± ul±'ika a¡¥±bul-ja¥³m(i).
Adapun orang-orang yang kufur dan mendustakan ayat-ayat Kami, mereka itulah penghuni (neraka) Jahim.
337. Al-Ma'idah Ayat 98
اِعْلَمُوْٓا اَنَّ اللّٰهَ شَدِيْدُ الْعِقَابِۙ وَاَنَّ اللّٰهَ غَفُوْرٌ رَّحِيْمٌۗ
I‘lamµ annall±ha syad³dul-‘iq±b(i), wa annall±ha gafµrur ra¥³m(un).
Ketahuilah bahwa Allah sangat keras hukuman-Nya dan bahwa Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
338. Al-Ma'un Ayat 4
فَوَيْلٌ لِّلْمُصَلِّيْنَۙ
Fawailul lil-mu¡all³n(a).
Celakalah orang-orang yang melaksanakan salat,
339. Al-Ma'un Ayat 5
الَّذِيْنَ هُمْ عَنْ صَلَاتِهِمْ سَاهُوْنَۙ
Alla©³na hum ‘an ¡al±tihim s±hµn(a).
(yaitu) yang lalai terhadap salatnya,
340. Al-Ma'un Ayat 6
الَّذِيْنَ هُمْ يُرَاۤءُوْنَۙ
Alla©³na hum yur±'µn(a).
341. Al-Ma'un Ayat 7
وَيَمْنَعُوْنَ الْمَاعُوْنَ ࣖ
Wa yamna‘µnal-m±‘µn(a).
dan enggan (memberi) bantuan.
342. Al-Muddassir Ayat 11
ذَرْنِيْ وَمَنْ خَلَقْتُ وَحِيْدًاۙ
ªarn³ wa man khalaqtu wa¥³d±(n).
Biarkanlah Aku (yang bertindak) terhadap orang yang Aku ciptakan dia dalam kesendirian.
343. Al-Muddassir Ayat 12
وَّجَعَلْتُ لَهٗ مَالًا مَّمْدُوْدًاۙ
Wa ja‘altu lahµ m±lam mamdµd±(n).
Aku beri dia kekayaan yang berlimpah,
344. Al-Muddassir Ayat 13
وَّبَنِيْنَ شُهُوْدًاۙ
Wa ban³na syuhµd±(n).
anak-anak yang selalu bersamanya,
345. Al-Muddassir Ayat 14
وَّمَهَّدْتُّ لَهٗ تَمْهِيْدًاۙ
Wa mahhattu lahµ tamh³d±(n).
dan Aku beri dia kelapangan (hidup) seluas-luasnya.
346. Al-Muddassir Ayat 15
ثُمَّ يَطْمَعُ اَنْ اَزِيْدَۙ
¤umma ya¯ma‘u an az³d(a).
Kemudian, dia ingin sekali agar Aku menambahnya.
347. Al-Muddassir Ayat 16
كَلَّاۗ اِنَّهٗ كَانَ لِاٰيٰتِنَا عَنِيْدًاۗ
Kall±, innahµ k±na li'±y±tin± ‘an³d±(n).
Sekali-kali tidak! Sesungguhnya dia telah menentang ayat-ayat Kami (Al-Qur’an).
348. Al-Muddassir Ayat 17
سَاُرْهِقُهٗ صَعُوْدًاۗ
Sa'urhiquhµ ¡a‘µd±(n).
Aku akan membebaninya dengan pendakian yang memayahkan.
349. Al-Muddassir Ayat 18
اِنَّهٗ فَكَّرَ وَقَدَّرَۙ
Innahµ fakkara wa qaddar(a).
Sesungguhnya dia telah memikirkan dan menetapkan (apa yang ditetapkannya).
350. Al-Muddassir Ayat 19
فَقُتِلَ كَيْفَ قَدَّرَۙ
Faqutila kaifa qaddar(a).
Maka, binasalah dia. Bagaimanakah dia menetapkan?
351. Al-Muddassir Ayat 20
ثُمَّ قُتِلَ كَيْفَ قَدَّرَۙ
¤umma qutila kaifa qaddar(a).
Kemudian, binasalah dia. Bagaimanakah dia menetapkan?
352. Al-Muddassir Ayat 21
ثُمَّ نَظَرَۙ
¤umma na§ar(a).
Kemudian dia memikirkan (untuk melecehkan Al-Qur’an).
353. Al-Muddassir Ayat 22
ثُمَّ عَبَسَ وَبَسَرَۙ
¤umma ‘abasa wa basar(a).
Kemudian, dia berwajah masam dan cemberut (karena tidak menemukan kelemahan Al-Qur’an).
354. Al-Muddassir Ayat 23
ثُمَّ اَدْبَرَ وَاسْتَكْبَرَۙ
¤umma adbara wastakbar(a).
Kemudian, dia berpaling (dari kebenaran) dan menyombongkan diri.
355. Al-Muddassir Ayat 24
فَقَالَ اِنْ هٰذَآ اِلَّا سِحْرٌ يُّؤْثَرُۙ
Faq±la in h±©± ill± si¥ruy yu'£ar(u).
Lalu, dia berkata, “(Al-Qur’an) ini tidak lain, kecuali sihir yang dipelajari (dari orang-orang terdahulu).
356. Al-Muddassir Ayat 25
اِنْ هٰذَآ اِلَّا قَوْلُ الْبَشَرِۗ
In h±©± ill± qaulul-basyar(i).
Ini tidak lain kecuali perkataan manusia.”
357. Al-Muddassir Ayat 26
سَاُصْلِيْهِ سَقَرَ
Sa'u¡l³hi saqar(a).
Aku akan memasukkannya ke dalam (neraka) Saqar.
358. Al-Muddassir Ayat 27
وَمَآ اَدْرٰىكَ مَا سَقَرُۗ
Wa m± adr±ka m± saqar(a).
Tahukah kamu apa (neraka) Saqar itu?
359. Al-Muddassir Ayat 28
لَا تُبْقِيْ وَلَا تَذَرُۚ
L± tubq³ wa l± ta©ar(u).
(Neraka Saqar itu) tidak meninggalkan (sedikit pun bagian jasmani) dan tidak membiarkan(-nya luput dari siksaan).
360. Al-Muddassir Ayat 29
لَوَّاحَةٌ لِّلْبَشَرِۚ
Laww±¥atul lil-basyar(i).
(Neraka Saqar itu) menghanguskan kulit manusia.
361. Al-Muddassir Ayat 30
عَلَيْهَا تِسْعَةَ عَشَرَۗ
‘Alaih± tis‘ata ‘asyar(a).
Di atasnya ada sembilan belas (malaikat penjaga).
362. Al-Muddassir Ayat 31
وَمَا جَعَلْنَآ اَصْحٰبَ النَّارِ اِلَّا مَلٰۤىِٕكَةً ۖوَّمَا جَعَلْنَا عِدَّتَهُمْ اِلَّا فِتْنَةً لِّلَّذِيْنَ كَفَرُوْاۙ لِيَسْتَيْقِنَ الَّذِيْنَ اُوْتُوا الْكِتٰبَ وَيَزْدَادَ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِيْمَانًا وَّلَا يَرْتَابَ الَّذِيْنَ اُوْتُوا الْكِتٰبَ وَالْمُؤْمِنُوْنَۙ وَلِيَقُوْلَ الَّذِيْنَ فِيْ قُلُوْبِهِمْ مَّرَضٌ وَّالْكٰفِرُوْنَ مَاذَآ اَرَادَ اللّٰهُ بِهٰذَا مَثَلًاۗ كَذٰلِكَ يُضِلُّ اللّٰهُ مَنْ يَّشَاۤءُ وَيَهْدِيْ مَنْ يَّشَاۤءُۗ وَمَا يَعْلَمُ جُنُوْدَ رَبِّكَ اِلَّا هُوَۗ وَمَا هِيَ اِلَّا ذِكْرٰى لِلْبَشَرِ ࣖ
Wa m± ja‘aln± a¡¥±ban-n±ri ill± mal±'ikah(tan), wa m± ja‘aln± ‘iddatahum ill± fitnatal lil-la©³na kafarµ, liyastaiqinal-la©³na µtul-kit±ba wa yazd±dal-la©³na ±manµ ³m±naw wa l± yart±bal-la©³na µtul-kit±ba wal-mu'minµn(a), wa liyaqµlal-la©³na f³ qulµbihim mara«uw wal-k±firµna m±©± ar±dall±hu bih±©± ma£al±(n), ka©±lika yu«illull±hu may yasy±'u wa yahd³ may yasy±'(u), wa m± ya‘lamu junµda rabbika ill± huw(a), wa m± hiya ill± ©ikr± lil-basyar(i).
Kami tidak menjadikan para penjaga neraka, kecuali para malaikat dan Kami tidak menentukan bilangan mereka itu, kecuali sebagai cobaan bagi orang-orang kafir. (Yang demikian itu) agar orang-orang yang diberi kitab menjadi yakin, orang yang beriman bertambah imannya, orang-orang yang diberi kitab dan orang-orang mukmin itu tidak ragu-ragu, serta orang-orang yang di dalam hatinya ada penyakit dan orang-orang kafir (berkata,) “Apakah yang dikehendaki Allah dengan (bilangan) ini sebagai suatu perumpamaan?” Demikianlah Allah membiarkan sesat orang-orang yang Dia kehendaki (berdasarkan kecenderungan dan pilihan mereka sendiri) dan memberi petunjuk kepada orang-orang yang Dia kehendaki (berdasarkan kesiapan mereka untuk menerima petunjuk). Tidak ada yang mengetahui bala tentara Tuhanmu kecuali Dia sendiri. Ia (neraka Saqar itu) tidak lain hanyalah peringatan bagi manusia.
363. Al-Muddassir Ayat 32
كَلَّا وَالْقَمَرِۙ
Kall± wal-qamar(i).
Sekali-kali tidak! Demi bulan,
364. Al-Muddassir Ayat 33
وَالَّيْلِ اِذْ اَدْبَرَۙ
Wal-laili i© adbar(a).
demi malam ketika telah berlalu,
365. Al-Muddassir Ayat 34
وَالصُّبْحِ اِذَآ اَسْفَرَۙ
Wa¡-¡ub¥i i©± asfar(a).
dan demi subuh apabila mulai terang,
366. Al-Muddassir Ayat 35
اِنَّهَا لَاِحْدَى الْكُبَرِۙ
Innah± la'i¥dal-kubar(i).
sesungguhnya ia (neraka Saqar itu) benar-benar salah satu (bencana) yang sangat besar,
367. Al-Muddassir Ayat 36
نَذِيْرًا لِّلْبَشَرِۙ
Na©³ral lil-basyar(i).
sebagai peringatan bagi manusia,
368. Al-Muddassir Ayat 37
لِمَنْ شَاۤءَ مِنْكُمْ اَنْ يَّتَقَدَّمَ اَوْ يَتَاَخَّرَۗ
Liman sy±'a minkum ay yataqaddama au yata'akhkhar(a).
(yaitu) bagi siapa di antara kamu yang ingin maju (meraih kebajikan) atau mundur (dengan berbuat maksiat).
369. Al-Muddassir Ayat 38
كُلُّ نَفْسٍۢ بِمَا كَسَبَتْ رَهِيْنَةٌۙ
Kullu nafsim bim± kasabat rah³nah(tun).
Setiap orang bertanggung jawab atas apa yang telah ia lakukan,
370. Al-Muddassir Ayat 39
اِلَّآ اَصْحٰبَ الْيَمِيْنِ ۛ
Ill± a¡¥±bal-yam³n(i).
371. Al-Muddassir Ayat 40
فِيْ جَنّٰتٍ ۛ يَتَسَاۤءَلُوْنَۙ
F³ jann±t(in) - yatas±'alµn(a).
berada di dalam surga yang mereka saling bertanya
372. Al-Muddassir Ayat 41
عَنِ الْمُجْرِمِيْنَۙ
‘Anil-mujrim³n(a).
tentang (keadaan) para pendurhaka,
373. Al-Muddassir Ayat 42
مَا سَلَكَكُمْ فِيْ سَقَرَ
M± salakakum f³ saqar(a).
“Apa yang menyebabkan kamu masuk ke dalam (neraka) Saqar?”
374. Al-Muddassir Ayat 43
قَالُوْا لَمْ نَكُ مِنَ الْمُصَلِّيْنَۙ
Q±lµ lam naku minal-mu¡all³n(a).
Mereka menjawab, “Dahulu kami tidak termasuk orang-orang yang melaksanakan salat
375. Al-Muddassir Ayat 44
وَلَمْ نَكُ نُطْعِمُ الْمِسْكِيْنَۙ
Wa lam naku nu¯‘imul-misk³n(a).
dan kami (juga) tidak memberi makan orang miskin.
376. Al-Muddassir Ayat 45
وَكُنَّا نَخُوْضُ مَعَ الْخَاۤىِٕضِيْنَۙ
Wa kunn± nakhµ«u ma‘al-kh±'i«³n(a).
Bahkan, kami selalu berbincang (untuk tujuan yang batil) bersama para pembincang,
377. Al-Muddassir Ayat 46
وَكُنَّا نُكَذِّبُ بِيَوْمِ الدِّيْنِۙ
Wa kunn± nuka©©ibu biyaumid-d³n(i).
dan kami selalu mendustakan hari Pembalasan,
378. Al-Muddassir Ayat 47
حَتّٰىٓ اَتٰىنَا الْيَقِيْنُۗ
¦att± at±nal-yaq³n(u).
hingga datang kepada kami kematian.”
379. Al-Muddassir Ayat 48
فَمَا تَنْفَعُهُمْ شَفَاعَةُ الشّٰفِعِيْنَۗ
Fam± tanfa‘uhum syaf±‘atusy-sy±fi‘³n(a).
Maka, tidak berguna lagi bagi mereka syafaat (pertolongan) dari para pemberi syafaat.
380. Al-Muddassir Ayat 49
فَمَا لَهُمْ عَنِ التَّذْكِرَةِ مُعْرِضِيْنَۙ
Fam± lahum ‘anit-ta©kirati mu‘ri«³n(a).
Lalu, mengapa mereka (orang-orang kafir) berpaling dari peringatan (Allah)
381. Al-Muddassir Ayat 50
كَاَنَّهُمْ حُمُرٌ مُّسْتَنْفِرَةٌۙ
Ka'annahum ¥umurum mustanfirah(tun).
seakan-akan mereka keledai liar yang terkejut
382. Al-Muddassir Ayat 51
فَرَّتْ مِنْ قَسْوَرَةٍۗ
Farrat min qaswarah(tin).
383. Al-Muddassir Ayat 52
بَلْ يُرِيْدُ كُلُّ امْرِئٍ مِّنْهُمْ اَنْ يُّؤْتٰى صُحُفًا مُّنَشَّرَةًۙ
Bal yur³du kullumri'im minhum ay yu't± ¡u¥ufam munasysyarah(tan).
Bahkan, setiap orang dari mereka ingin diberi lembaran-lembaran (kitab) yang terbuka.
384. Al-Muddassir Ayat 53
كَلَّاۗ بَلْ لَّا يَخَافُوْنَ الْاٰخِرَةَۗ
Kall±, bal l± yakh±fµnal-±khirah(ta).
Sekali-kali tidak! Sebenarnya mereka tidak takut pada akhirat.
385. Al-Muddassir Ayat 54
كَلَّآ اِنَّهٗ تَذْكِرَةٌ ۚ
Kall± innahµ ta©kirah(tun).
Sekali-kali tidak! Sesungguhnya (Al-Qur’an) itu adalah suatu peringatan.
386. Al-Muddassir Ayat 55
فَمَنْ شَاۤءَ ذَكَرَهٗۗ
Faman sy±'a ©akarah(µ).
Siapa yang berkehendak tentu mengambil pelajaran darinya.
387. Al-Muddassir Ayat 56
وَمَا يَذْكُرُوْنَ اِلَّآ اَنْ يَّشَاۤءَ اللّٰهُ ۗهُوَ اَهْلُ التَّقْوٰى وَاَهْلُ الْمَغْفِرَةِ ࣖ
Wa m± ya©kurµna ill± ay yasy±'all±h(u), huwa ahlut-taqw± wa ahlul-magfirah(ti).
Mereka tidak akan mengambil pelajaran darinya (Al-Qur’an), kecuali (jika) Allah menghendakinya. Dialah yang (kita) patut bertakwa kepada-Nya dan yang berhak memberi ampunan.
388. Al-Mujadalah Ayat 5
اِنَّ الَّذِيْنَ يُحَاۤدُّوْنَ اللّٰهَ وَرَسُوْلَهٗ كُبِتُوْا كَمَا كُبِتَ الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِهِمْ وَقَدْ اَنْزَلْنَآ اٰيٰتٍۢ بَيِّنٰتٍۗ وَلِلْكٰفِرِيْنَ عَذَابٌ مُّهِيْنٌۚ
Innal-la©³na yu¥±ddµnall±ha wa rasµlahµ kubitµ kam± kubital-la©³na min qablihim wa qad anzaln± ±y±tim bayyin±t(in), wa lil-k±fir³na ‘a©±bum muh³n(un).
Sesungguhnya orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya dihinakan sebagaimana dihinakan orang-orang sebelum mereka. Sungguh, Kami telah menurunkan bukti-bukti yang nyata. Orang-orang kafir mendapat azab yang menghinakan.
389. Al-Mujadalah Ayat 14
۞ اَلَمْ تَرَ اِلَى الَّذِيْنَ تَوَلَّوْا قَوْمًا غَضِبَ اللّٰهُ عَلَيْهِمْۗ مَا هُمْ مِّنْكُمْ وَلَا مِنْهُمْۙ وَيَحْلِفُوْنَ عَلَى الْكَذِبِ وَهُمْ يَعْلَمُوْنَ
Alam tara ilal-la©³na tawallau qauman ga«iball±hu ‘alaihim, m± hum minkum wa l± minhum, wa ya¥lifµna ‘alal-ka©ibi wa hum ya‘lamµn(a).
Tidakkah engkau memperhatikan orang-orang (munafik) yang menjadikan suatu kaum yang dimurkai Allah sebagai sahabat? Orang-orang itu bukan dari (kaum)-mu dan bukan dari (kaum) mereka. Mereka bersumpah secara dusta (mengaku mukmin), padahal mereka mengetahuinya.
390. Al-Mujadalah Ayat 15
اَعَدَّ اللّٰهُ لَهُمْ عَذَابًا شَدِيْدًاۗ اِنَّهُمْ سَاۤءَ مَا كَانُوْا يَعْمَلُوْنَ
A‘addall±hu lahum ‘a©±ban syad³d±(n), innahum s±'a m± k±nµ ya‘malµn(a).
Allah telah menyediakan azab yang sangat keras bagi mereka. Sesungguhnya sangat buruk apa yang selalu mereka kerjakan.
391. Al-Mujadalah Ayat 16
اِتَّخَذُوْٓا اَيْمَانَهُمْ جُنَّةً فَصَدُّوْا عَنْ سَبِيْلِ اللّٰهِ فَلَهُمْ عَذَابٌ مُّهِيْنٌ
Ittakha©µ aim±nahum junnatan fa ¡addµ ‘an sab³lill±hi falahum ‘a©±bum muh³n(un).
Mereka menjadikan sumpah-sumpahnya sebagai perisai, lalu menghalang-halangi (manusia) dari jalan Allah. Maka, bagi mereka azab yang menghinakan.
392. Al-Mujadalah Ayat 17
لَنْ تُغْنِيَ عَنْهُمْ اَمْوَالُهُمْ وَلَآ اَوْلَادُهُمْ مِّنَ اللّٰهِ شَيْـًٔاۗ اُولٰۤىِٕكَ اَصْحٰبُ النَّارِۗ هُمْ فِيْهَا خٰلِدُوْنَ
Lan tugniya ‘anhum amw±luhum wa l± aul±duhum minall±hi syai'±(n), ul±'ika a¡¥±bun-n±r(i), hum f³h± kh±lidµn(a).
Harta benda dan anak-anak mereka tidak berguna sedikit pun (untuk menolong mereka) dari (azab) Allah. Mereka itulah penghuni neraka. Mereka kekal di dalamnya.
393. Al-Mujadalah Ayat 18
يَوْمَ يَبْعَثُهُمُ اللّٰهُ جَمِيْعًا فَيَحْلِفُوْنَ لَهٗ كَمَا يَحْلِفُوْنَ لَكُمْ وَيَحْسَبُوْنَ اَنَّهُمْ عَلٰى شَيْءٍۗ اَلَآ اِنَّهُمْ هُمُ الْكٰذِبُوْنَ
Yauma yab‘a£uhumull±hu jam³‘an fa ya¥lifµna lahµ kam± ya¥lifµna lakum wa ya¥sabµna annahum ‘al± syai'(in), al± innahum humul-k±©ibµn(a).
(Ingatlah) pada hari (ketika) Allah membangkitkan mereka semuanya. Lalu, mereka bersumpah kepada-Nya (bahwa mereka mukmin) sebagaimana mereka bersumpah kepadamu. Mereka menyangka bahwa mereka akan memperoleh sesuatu (manfaat dari dustanya). Ketahuilah, sesungguhnya mereka adalah para pendusta.
394. Al-Mujadalah Ayat 19
اِسْتَحْوَذَ عَلَيْهِمُ الشَّيْطٰنُ فَاَنْسٰىهُمْ ذِكْرَ اللّٰهِ ۗ اُولٰۤىِٕكَ حِزْبُ الشَّيْطٰنِۗ اَلَآ اِنَّ حِزْبَ الشَّيْطٰنِ هُمُ الْخٰسِرُوْنَ
Ista¥wa©a ‘alaihimusy-syai¯±nu fa'ans±hum ©ikrall±h(i), ul±'ika ¥izbusy-syai¯±n(i), al± inna ¥izbasy-syai¯±ni humul-kh±sirµn(a).
Setan telah menguasai mereka, lalu menjadikannya lupa mengingat Allah. Mereka itulah golongan setan. Ketahuilah sesungguhnya golongan setan itulah orang-orang yang rugi.
395. Al-Mujadalah Ayat 20
اِنَّ الَّذِيْنَ يُحَاۤدُّوْنَ اللّٰهَ وَرَسُوْلَهٗٓ اُولٰۤىِٕكَ فِى الْاَذَلِّيْنَ
Innal-la©³na yu¥±ddµnall±ha wa rasµlahµ ul±'ika fil-a©all³n(a).
Sesungguhnya orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya, mereka termasuk orang-orang yang sangat hina.
396. Al-Mujadalah Ayat 21
كَتَبَ اللّٰهُ لَاَغْلِبَنَّ اَنَا۠ وَرُسُلِيْۗ اِنَّ اللّٰهَ قَوِيٌّ عَزِيْزٌ
Kataball±hu la'aglibanna ana wa rusul³, innall±ha qawiyyun ‘az³z(un).
Allah telah menetapkan, “Aku dan rasul-rasul-Ku pasti menang.” Sesungguhnya Allah Mahakuat lagi Mahaperkasa.
397. Al-Mujadalah Ayat 22
لَا تَجِدُ قَوْمًا يُّؤْمِنُوْنَ بِاللّٰهِ وَالْيَوْمِ الْاٰخِرِ يُوَاۤدُّوْنَ مَنْ حَاۤدَّ اللّٰهَ وَرَسُوْلَهٗ وَلَوْ كَانُوْٓا اٰبَاۤءَهُمْ اَوْ اَبْنَاۤءَهُمْ اَوْ اِخْوَانَهُمْ اَوْ عَشِيْرَتَهُمْۗ اُولٰۤىِٕكَ كَتَبَ فِيْ قُلُوْبِهِمُ الْاِيْمَانَ وَاَيَّدَهُمْ بِرُوْحٍ مِّنْهُ ۗوَيُدْخِلُهُمْ جَنّٰتٍ تَجْرِيْ مِنْ تَحْتِهَا الْاَنْهٰرُ خٰلِدِيْنَ فِيْهَاۗ رَضِيَ اللّٰهُ عَنْهُمْ وَرَضُوْا عَنْهُۗ اُولٰۤىِٕكَ حِزْبُ اللّٰهِ ۗ اَلَآ اِنَّ حِزْبَ اللّٰهِ هُمُ الْمُفْلِحُوْنَ ࣖ
L± tajidu qaumay yu'minµna bill±hi wal-yaumil ±khiri yuw±ddµna man ¥±ddall±ha wa rasµlahµ wa lau k±nµ ±b±'ahum au abn±'ahum au ikhw±nahum au ‘asy³ratahum, ul±'ika kataba f³ qulµbihimul-³m±na wa ayyadahum birµ¥im minh(u), wa yudkhiluhum jann±tin tajr³ min ta¥tihal-anh±ru kh±lid³na f³h±, ra«iyall±hu ‘anhum wa ra«µ ‘anh(u), ul±'ika ¥izbull±h(i), al± inna ¥izball±hi humul-mufli¥µn(a).
Engkau (Nabi Muhammad) tidak akan mendapatkan suatu kaum yang beriman kepada Allah dan hari Akhir saling berkasih sayang dengan orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya sekalipun mereka itu bapaknya, anaknya, saudaranya, atau kerabatnya. Mereka itulah orang-orang yang telah Allah tetapkan keimanan di dalam hatinya dan menguatkan mereka dengan pertolongan dari-Nya. Dia akan memasukkan mereka ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. Mereka kekal di dalamnya. Allah rida kepada mereka dan mereka pun rida kepada-Nya. Merekalah golongan Allah. Ingatlah, sesungguhnya golongan Allah itulah orang-orang yang beruntung.
398. Al-Mulk Ayat 6
وَلِلَّذِيْنَ كَفَرُوْا بِرَبِّهِمْ عَذَابُ جَهَنَّمَۗ وَبِئْسَ الْمَصِيْرُ
Wa lil-la©³na kafarµ birabbihim ‘a©±bu jahannam(a), wa bi'sal-ma¡³r(u).
Orang-orang yang kufur kepada Tuhannya akan mendapat azab (neraka) Jahanam. Itulah seburuk-buruk tempat kembali.
399. Al-Mulk Ayat 7
اِذَآ اُلْقُوْا فِيْهَا سَمِعُوْا لَهَا شَهِيْقًا وَّهِيَ تَفُوْرُۙ
I©± ulqµ f³h± sami‘µ lah± syah³qaw wa hiya tafµr(u).
Apabila dilemparkan ke dalamnya (neraka), mereka pasti mendengar suaranya yang mengerikan saat ia membara.
400. Al-Mulk Ayat 8
تَكَادُ تَمَيَّزُ مِنَ الْغَيْظِۗ كُلَّمَآ اُلْقِيَ فِيْهَا فَوْجٌ سَاَلَهُمْ خَزَنَتُهَآ اَلَمْ يَأْتِكُمْ نَذِيْرٌۙ
Tak±du tamayyazu minal-gai§(i), kullam± ulqiya f³h± faujun sa'alahum khazanatuh± alam ya'tikum na©³r(un).
(Neraka itu) hampir meledak karena marah. Setiap kali ada sekumpulan (orang-orang kafir) dilemparkan ke dalamnya, penjaga-penjaganya bertanya kepada mereka, “Tidak pernahkah seorang pemberi peringatan datang kepadamu (di dunia)?”
401. Al-Mulk Ayat 9
قَالُوْا بَلٰى قَدْ جَاۤءَنَا نَذِيْرٌ ەۙ فَكَذَّبْنَا وَقُلْنَا مَا نَزَّلَ اللّٰهُ مِنْ شَيْءٍۖ اِنْ اَنْتُمْ اِلَّا فِيْ ضَلٰلٍ كَبِيْرٍ
Q±lµ bal± qad j±'an± na©³r(un), fa ka©©abn± wa quln± m± nazzalall±hu min syai'(in), in antum ill± f³ «al±lin kab³r(in).
Mereka menjawab, “Pernah! Sungguh, seorang pemberi peringatan telah datang kepada kami, tetapi kami mendustakan(-nya) dan mengatakan, ‘Allah tidak menurunkan sesuatu apa pun.’” (Para malaikat berkata,) “Kamu tidak lain hanyalah (berada) dalam kesesatan yang besar.”
402. Al-Mulk Ayat 10
وَقَالُوْا لَوْ كُنَّا نَسْمَعُ اَوْ نَعْقِلُ مَا كُنَّا فِيْٓ اَصْحٰبِ السَّعِيْرِ
Wa q±lµ lau kunn± nasma‘u au na‘qilu m± kunn± f³ a¡¥±bis-sa‘³r(i).
Mereka juga berkata, “Andaikan dahulu kami mendengarkan atau memikirkan (peringatan itu), tentulah kami tidak termasuk ke dalam (golongan) para penghuni (neraka) Sa‘ir (yang menyala-nyala).”
403. Al-Mulk Ayat 11
فَاعْتَرَفُوْا بِذَنْۢبِهِمْۚ فَسُحْقًا لِّاَصْحٰبِ السَّعِيْرِ
Fa‘tarafµ bi©ambihim, fasu¥qal li'a¡¥±bis-sa‘³r(i).
Mereka mengakui dosanya (saat penyesalan tidak lagi bermanfaat). Maka, jauhlah (dari rahmat Allah) bagi para penghuni (neraka) Sa‘ir (yang menyala-nyala) itu.
404. Al-Mulk Ayat 12
اِنَّ الَّذِيْنَ يَخْشَوْنَ رَبَّهُمْ بِالْغَيْبِ لَهُمْ مَّغْفِرَةٌ وَّاَجْرٌ كَبِيْرٌ
Innal-la©³na yakhsyauna rabbahum bil-gaibi lahum magfiratuw wa ajrun kab³r(un).
Sesungguhnya orang-orang yang takut kepada Tuhannya dengan tanpa melihat-Nya akan memperoleh ampunan dan pahala yang besar.
405. Al-Mulk Ayat 13
وَاَسِرُّوْا قَوْلَكُمْ اَوِ اجْهَرُوْا بِهٖۗ اِنَّهٗ عَلِيْمٌ ۢبِذَاتِ الصُّدُوْرِ
Wa asirrµ qaulakum awijharµ bih(³), innahµ ‘al³mum bi©±ti¡-¡udµr(i).
Rahasiakanlah perkataanmu atau nyatakanlah. Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui segala isi hati.
406. Al-Mulk Ayat 16
ءَاَمِنْتُمْ مَّنْ فِى السَّمَاۤءِ اَنْ يَّخْسِفَ بِكُمُ الْاَرْضَ فَاِذَا هِيَ تَمُوْرُۙ
A'amintum man fis-sam±'i ay yakhsifa bikumul-ar«a fa'i©± hiya tamµr(u).
Sudah merasa amankah kamu dari Zat yang di langit, yaitu (dari bencana) dibenamkannya bumi oleh-Nya bersama kamu ketika tiba-tiba ia terguncang?
407. Al-Mulk Ayat 17
اَمْ اَمِنْتُمْ مَّنْ فِى السَّمَاۤءِ اَنْ يُّرْسِلَ عَلَيْكُمْ حَاصِبًاۗ فَسَتَعْلَمُوْنَ كَيْفَ نَذِيْرِ
Am amintum man fis-sam±'i ay yursila ‘alaikum ¥±¡ib±(n), fa sata‘lamµna kaifa na©³r(i).
Atau, sudah merasa amankah kamu dari Zat yang di langit, yaitu (dari bencana) dikirimkannya badai batu oleh-Nya kepadamu? Kelak kamu akan mengetahui bagaimana (akibat mendustakan) peringatan-Ku.
408. Al-Mutaffifin Ayat 1
وَيْلٌ لِّلْمُطَفِّفِيْنَۙ
Wailul lil-mu¯affif³n(a).
Celakalah orang-orang yang curang (dalam menakar dan menimbang)!
409. Al-Mutaffifin Ayat 2
الَّذِيْنَ اِذَا اكْتَالُوْا عَلَى النَّاسِ يَسْتَوْفُوْنَۖ
Alla©³na i©akt±lµ ‘alan-n±si yastaufµn(a).
(Mereka adalah) orang-orang yang apabila menerima takaran dari orang lain, mereka minta dipenuhi.
410. Al-Mutaffifin Ayat 3
وَاِذَا كَالُوْهُمْ اَوْ وَّزَنُوْهُمْ يُخْسِرُوْنَۗ
Wa i©± k±lµhum au wazanµhum yukhsirµn(a).
(Sebaliknya,) apabila mereka menakar atau menimbang untuk orang lain, mereka kurangi.
411. Al-Mutaffifin Ayat 4
اَلَا يَظُنُّ اُولٰۤىِٕكَ اَنَّهُمْ مَّبْعُوْثُوْنَۙ
Al± ya§unnu ul±'ika annahum mab‘µ£µn(a).
Tidakkah mereka mengira (bahwa) sesungguhnya mereka akan dibangkitkan
412. Al-Mutaffifin Ayat 5
لِيَوْمٍ عَظِيْمٍۙ
Liyaumin ‘a§³m(in).
pada suatu hari yang besar (Kiamat),
413. Al-Mutaffifin Ayat 6
يَّوْمَ يَقُوْمُ النَّاسُ لِرَبِّ الْعٰلَمِيْنَۗ
Yauma yaqµmun-n±su lirabbil-‘±lam³n(a).
(yaitu) hari (ketika) manusia bangkit menghadap Tuhan seluruh alam?
414. Al-Mutaffifin Ayat 7
كَلَّآ اِنَّ كِتٰبَ الْفُجَّارِ لَفِيْ سِجِّيْنٍۗ
Kall± inna kit±bal-fujj±ri laf³ sijj³n(in).
Jangan sekali-kali begitu! Sesungguhnya catatan orang yang durhaka benar-benar (tersimpan) dalam Sijjīn.
415. Al-Mutaffifin Ayat 8
وَمَآ اَدْرٰىكَ مَا سِجِّيْنٌۗ
Wa m± adr±ka m± sijj³n(un).
Tahukah engkau apakah Sijjīnitu?
416. Al-Mutaffifin Ayat 9
كِتٰبٌ مَّرْقُوْمٌۗ
Kit±bum marqµm(un).
(Ia adalah) kitab yang berisi catatan (amal).
417. Al-Mutaffifin Ayat 10
وَيْلٌ يَّوْمَىِٕذٍ لِّلْمُكَذِّبِيْنَۙ
Wailuy yauma'i©il lil-muka©©ib³n(a).
Celakalah pada hari itu bagi para pendusta,
418. Al-Mutaffifin Ayat 11
الَّذِيْنَ يُكَذِّبُوْنَ بِيَوْمِ الدِّيْنِۗ
Alla©³na yuka©©ibµna biyaumid-d³n(i).
yaitu orang-orang yang mendustakan hari Pembalasan.
419. Al-Mutaffifin Ayat 12
وَمَا يُكَذِّبُ بِهٖٓ اِلَّا كُلُّ مُعْتَدٍ اَثِيْمٍۙ
Wa m± yuka©©ibu bih³ ill± kullu mu‘tadin a£³m(in).
Tidak ada yang mendustakannya, kecuali setiap orang yang melampaui batas lagi sangat berdosa.
420. Al-Mutaffifin Ayat 13
اِذَا تُتْلٰى عَلَيْهِ اٰيٰتُنَا قَالَ اَسَاطِيْرُ الْاَوَّلِيْنَۗ
I©± tutl± ‘alaihi ±y±tun± q±la as±¯³rul-awwal³n(a).
Apabila dibacakan kepadanya ayat-ayat Kami, dia berkata, “(Itu adalah) dongeng orang-orang dahulu.”
421. Al-Mutaffifin Ayat 14
كَلَّا بَلْ ۜرَانَ عَلٰى قُلُوْبِهِمْ مَّا كَانُوْا يَكْسِبُوْنَ
Kall± bal…r±na ‘al± qulµbihim m± k±nµ yaksibµn(a).
Sekali-kali tidak! Bahkan, apa yang selalu mereka kerjakan itu telah menutupi hati mereka.
422. Al-Mutaffifin Ayat 15
كَلَّآ اِنَّهُمْ عَنْ رَّبِّهِمْ يَوْمَىِٕذٍ لَّمَحْجُوْبُوْنَۗ
Kall± innahum ‘ar rabbihim yauma'i©il lama¥jµbµn(a).
Sekali-kali tidak! Sesungguhnya mereka pada hari itu benar-benar terhalang dari (rahmat) Tuhannya.
423. Al-Mutaffifin Ayat 16
ثُمَّ اِنَّهُمْ لَصَالُوا الْجَحِيْمِۗ
¤umma innahum la¡±lul-ja¥³m(i).
Sesungguhnya mereka kemudian benar-benar masuk (neraka) Jahim.
424. Al-Mutaffifin Ayat 17
ثُمَّ يُقَالُ هٰذَا الَّذِيْ كُنْتُمْ بِهٖ تُكَذِّبُوْنَۗ
¤umma yuq±lu h±©al-la©³ kuntum bih³ tuka©©ibµn(a).
Lalu dikatakan (kepada mereka), “Inilah (azab) yang selalu kamu dustakan.”
425. Al-Mutaffifin Ayat 18
كَلَّآ اِنَّ كِتٰبَ الْاَبْرَارِ لَفِيْ عِلِّيِّيْنَۗ
Kall± inna kit±bal-abr±ri laf³ ‘illiyy³n(a).
Sekali-kali tidak! Sesungguhnya catatan orang-orang yang berbakti benar-benar tersimpan dalam ‘Illiyyīn.
426. Al-Mutaffifin Ayat 19
وَمَآ اَدْرٰىكَ مَا عِلِّيُّوْنَۗ
Wa m± adr±ka m± ‘illiyyµn(a).
Tahukah engkau apakah ‘Illiyyīn itu?
427. Al-Mutaffifin Ayat 20
كِتٰبٌ مَّرْقُوْمٌۙ
Kit±bum marqµm(un).
(Itulah) kitab yang berisi catatan (amal)
428. Al-Mutaffifin Ayat 21
يَّشْهَدُهُ الْمُقَرَّبُوْنَۗ
Yasyhaduhul-muqarrabµn(a).
yang disaksikan oleh (malaikat-malaikat) yang didekatkan (kepada Allah).
429. Al-Mutaffifin Ayat 22
اِنَّ الْاَبْرَارَ لَفِيْ نَعِيْمٍۙ
Innal-abr±ra laf³ na‘³m(in).
Sesungguhnya orang-orang yang berbakti benar-benar berada dalam (surga yang penuh) kenikmatan.
430. Al-Mutaffifin Ayat 23
عَلَى الْاَرَاۤىِٕكِ يَنْظُرُوْنَۙ
‘Alal-ar±'iki yan§urµn(a).
Mereka (duduk) di atas dipan-dipan (sambil) melepas pandangan.
431. Al-Mutaffifin Ayat 24
تَعْرِفُ فِيْ وُجُوْهِهِمْ نَضْرَةَ النَّعِيْمِۚ
Ta‘rifu f³ wujµhihim na«ratan na‘³m(i).
Engkau dapat mengetahui pada wajah mereka gemerlapnya kenikmatan.
432. Al-Mutaffifin Ayat 25
يُسْقَوْنَ مِنْ رَّحِيْقٍ مَّخْتُوْمٍۙ
Yusqauna mir ra¥³qim makhtµm(in).
Mereka diberi minum dari khamar murni (tidak memabukkan) yang (tempatnya) masih diberi lak (sebagai jaminan keasliannya).
433. Al-Mutaffifin Ayat 26
خِتٰمُهٗ مِسْكٌ ۗوَفِيْ ذٰلِكَ فَلْيَتَنَافَسِ الْمُتَنٰفِسُوْنَۗ
Khit±muhµ misk(un), wa f³ ©±lika falyatan±fasil-mutan±fisµn(a).
Laknya terbuat dari kasturi. Untuk (mendapatkan) yang demikian itu hendaknya orang berlomba-lomba.
434. Al-Mutaffifin Ayat 27
وَمِزَاجُهٗ مِنْ تَسْنِيْمٍۙ
Wa miz±juhµ min tasn³m(in).
Campurannya terbuat dari tasnīm,
435. Al-Mutaffifin Ayat 28
عَيْنًا يَّشْرَبُ بِهَا الْمُقَرَّبُوْنَۗ
‘Ainay yasyrabu bihal-muqarrabµn(a).
(yaitu) mata air yang diminum oleh mereka yang didekatkan (kepada Allah).
436. Al-Mutaffifin Ayat 29
اِنَّ الَّذِيْنَ اَجْرَمُوْا كَانُوْا مِنَ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا يَضْحَكُوْنَۖ
Innal-la©³na ajramµ k±nµ minal-la©³na ±manµ ya«¥akµn(a).
Sesungguhnya orang-orang yang berdosa adalah mereka yang dahulu selalu mentertawakan orang-orang yang beriman.
437. Al-Mutaffifin Ayat 30
وَاِذَا مَرُّوْا بِهِمْ يَتَغَامَزُوْنَۖ
Wa i©± marrµ bihim yatag±mazµn(a).
Apabila mereka (orang-orang yang beriman) melintas di hadapan mereka, mereka saling mengedip-ngedipkan matanya.
438. Al-Mutaffifin Ayat 31
وَاِذَا انْقَلَبُوْٓا اِلٰٓى اَهْلِهِمُ انْقَلَبُوْا فَكِهِيْنَۖ
Wa i©anqalabµ il± ahlihimunqalabµ fakih³n(a).
Apabila kembali kepada kaumnya, mereka kembali dengan gembira ria (dan sombong).
439. Al-Mutaffifin Ayat 32
وَاِذَا رَاَوْهُمْ قَالُوْٓا اِنَّ هٰٓؤُلَاۤءِ لَضَاۤلُّوْنَۙ
Wa i©± ra'auhum q±lµ inna h±'ul±'i la«±llµn(a).
Apabila melihat (orang-orang mukmin), mereka mengatakan, “Sesungguhnya mereka benar-benar orang-orang sesat,”
440. Al-Mutaffifin Ayat 33
وَمَآ اُرْسِلُوْا عَلَيْهِمْ حٰفِظِيْنَۗ
Wa m± ursilµ ‘alaihim ¥±fi§³n(a).
padahal mereka (orang-orang yang berdosa itu) tidak diutus sebagai penjaga (orang-orang mukmin).
441. Al-Mutaffifin Ayat 34
فَالْيَوْمَ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا مِنَ الْكُفَّارِ يَضْحَكُوْنَۙ
Fal-yaumal-la©³na ±manµ minal kuff±ri ya«¥akµn(a).
Pada hari ini (hari Kiamat), orang-orang yang berimanlah yang mentertawakan orang-orang kafir.
442. Al-Mutaffifin Ayat 35
عَلَى الْاَرَاۤىِٕكِ يَنْظُرُوْنَۗ
‘Alal-ar±'iki yan§urµn(a).
Mereka (duduk) di atas dipan-dipan (sambil) melepas pandangan.
443. Al-Mutaffifin Ayat 36
هَلْ ثُوِّبَ الْكُفَّارُ مَا كَانُوْا يَفْعَلُوْنَ ࣖ
Hal £uwwibal-kuff±ru m± k±nµ yaf‘alµn(a).
Apakah orang-orang kafir itu telah diberi balasan (hukuman) terhadap apa yang selalu mereka perbuat?
444. Al-Muzzammil Ayat 12
اِنَّ لَدَيْنَآ اَنْكَالًا وَّجَحِيْمًاۙ
Inna ladain± ank±law wa ja¥³m±(n).
Sesungguhnya di sisi Kami ada belenggu-belenggu (yang berat), (neraka) Jahim,
445. Al-Muzzammil Ayat 13
وَّطَعَامًا ذَا غُصَّةٍ وَّعَذَابًا اَلِيْمًا
Wa ¯a‘±man ©± gu¡¡atiw wa ‘a©±ban al³m±(n).
makanan yang menyumbat kerongkongan, dan azab yang pedih.
446. Al-Muzzammil Ayat 14
يَوْمَ تَرْجُفُ الْاَرْضُ وَالْجِبَالُ وَكَانَتِ الْجِبَالُ كَثِيْبًا مَّهِيْلًا
Yauma tarjuful-ar«u wal-jib±lu wa k±natil-jib±lu ka£³bam mah³l±(n).
(Ingatlah) pada hari (ketika) bumi dan gunung-gunung berguncang keras dan gunung-gunung itu menjadi seperti onggokan pasir yang tercurah.
447. Al-Muzzammil Ayat 17
فَكَيْفَ تَتَّقُوْنَ اِنْ كَفَرْتُمْ يَوْمًا يَّجْعَلُ الْوِلْدَانَ شِيْبًاۖ
Fakaifa tattaqµna in kafartum yaumay yaj‘alul-wild±na sy³b±(n).
Lalu, bagaimanakah kamu akan dapat menjaga dirimu (dari azab) hari yang menjadikan anak-anak beruban jika kamu tetap kufur?
448. Al-Muzzammil Ayat 18
ۨالسَّمَاۤءُ مُنْفَطِرٌۢ بِهٖۗ كَانَ وَعْدُهٗ مَفْعُوْلًا
As-sam±'u munfa¯irum bih(³), k±na wa‘duhµ maf‘µl±(n).
Langit terbelah padanya (hari itu). Janji-Nya pasti terlaksana.
449. Al-Muzzammil Ayat 19
اِنَّ هٰذِهٖ تَذْكِرَةٌ ۚ فَمَنْ شَاۤءَ اتَّخَذَ اِلٰى رَبِّهٖ سَبِيْلًا ࣖ
Inna h±©ih³ ta©kirah(tun), faman sy±'attakha©a il± rabbih³ sab³l±(n).
Sesungguhnya ini adalah peringatan. Siapa yang berkehendak niscaya mengambil jalan (yang lurus) kepada Tuhannya.
450. Al-Muzzammil Ayat 20
۞ اِنَّ رَبَّكَ يَعْلَمُ اَنَّكَ تَقُوْمُ اَدْنٰى مِنْ ثُلُثَيِ الَّيْلِ وَنِصْفَهٗ وَثُلُثَهٗ وَطَاۤىِٕفَةٌ مِّنَ الَّذِيْنَ مَعَكَۗ وَاللّٰهُ يُقَدِّرُ الَّيْلَ وَالنَّهَارَۗ عَلِمَ اَنْ لَّنْ تُحْصُوْهُ فَتَابَ عَلَيْكُمْ فَاقْرَءُوْا مَا تَيَسَّرَ مِنَ الْقُرْاٰنِۗ عَلِمَ اَنْ سَيَكُوْنُ مِنْكُمْ مَّرْضٰىۙ وَاٰخَرُوْنَ يَضْرِبُوْنَ فِى الْاَرْضِ يَبْتَغُوْنَ مِنْ فَضْلِ اللّٰهِ ۙوَاٰخَرُوْنَ يُقَاتِلُوْنَ فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ ۖفَاقْرَءُوْا مَا تَيَسَّرَ مِنْهُۙ وَاَقِيْمُوا الصَّلٰوةَ وَاٰتُوا الزَّكٰوةَ وَاَقْرِضُوا اللّٰهَ قَرْضًا حَسَنًاۗ وَمَا تُقَدِّمُوْا لِاَنْفُسِكُمْ مِّنْ خَيْرٍ تَجِدُوْهُ عِنْدَ اللّٰهِ ۙهُوَ خَيْرًا وَّاَعْظَمَ اَجْرًاۗ وَاسْتَغْفِرُوا اللّٰهَ ۗاِنَّ اللّٰهَ غَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ ࣖ
Inna rabbaka ya‘lamu annaka taqµmu adn± min £ulu£ayil-laili wa ni¡fahµ wa £ulu£ahµ wa ¯±'ifatum minal-la©³na ma‘ak(a), wall±hu yuqaddirul-laila wan-nah±r(a), ‘alima allan tu¥¡µhu fa t±ba ‘alaikum faqra'µ m± tayassara minal-qur'±n(i), ‘alima an sayakµnu minkum mar«±, wa ±kharµna ya«ribµna fil-ar«i yabtagµna min fa«lill±h(i), wa ±kharµna yuq±tilµna f³ sab³lill±h(i), faqra'µ m± tayassara minh(u), wa aq³mu¡-¡al±ta wa ±tuz-zak±ta wa aqri«ull±ha qar«an ¥asan±(n), wa m± tuqaddimµ li'anfusikum min khairin tajidµhu ‘indall±h(i), huwa khairaw wa a‘§ama ajr±(n), wastagfirull±h(a), innall±ha gafµrur ra¥³m(un).
Sesungguhnya Tuhanmu mengetahui bahwa engkau (Nabi Muhammad) berdiri (salat) kurang dari dua pertiga malam, atau seperdua malam atau sepertiganya dan (demikian pula) segolongan dari orang-orang yang bersamamu. Allah menetapkan ukuran malam dan siang. Allah mengetahui bahwa kamu tidak dapat menghitungnya (secara terperinci waktu-waktu tersebut sehingga menyulitkanmu dalam melaksanakan salat malam). Maka, Dia kembali (memberi keringanan) kepadamu. Oleh karena itu, bacalah (ayat) Al-Qur’an yang mudah (bagimu). Dia mengetahui bahwa akan ada di antara kamu orang-orang yang sakit, dan yang lain berjalan di bumi mencari sebagian karunia Allah serta yang lain berperang di jalan Allah, maka bacalah apa yang mudah (bagimu) darinya (Al-Qur’an). Tegakkanlah salat, tunaikanlah zakat, dan berikanlah pinjaman kepada Allah pinjaman yang baik. Kebaikan apa saja yang kamu perbuat untuk dirimu niscaya kamu memperoleh (balasan)-nya di sisi Allah sebagai balasan yang paling baik dan yang paling besar pahalanya. Mohonlah ampunan kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
451. Al-Qalam Ayat 34
اِنَّ لِلْمُتَّقِيْنَ عِنْدَ رَبِّهِمْ جَنّٰتِ النَّعِيْمِ
Inna lil-muttaq³na ‘inda rabbihim jann±tin-na‘³m(i).
Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa mendapatkan surga yang penuh kenikmatan di sisi Tuhannya.
452. Al-Qalam Ayat 45
وَاُمْلِيْ لَهُمْۗ اِنَّ كَيْدِيْ مَتِيْنٌ
Wa uml³ lahum, inna kaid³ mat³n(un).
Aku memberi tenggang waktu kepada mereka. Sesungguhnya rencana-Ku sangat teguh.
453. Al-Qamar Ayat 4
وَلَقَدْ جَاۤءَهُمْ مِّنَ الْاَنْۢبَاۤءِ مَا فِيْهِ مُزْدَجَرٌۙ
Wa laqad j±'ahum minal-amb±'i m± f³hi muzdajar(un).
Sungguh, benar-benar telah datang kepada mereka beberapa berita yang di dalamnya terdapat ancaman (terhadap orang-orang kafir).
454. Al-Qamar Ayat 5
حِكْمَةٌ ۢ بَالِغَةٌ فَمَا تُغْنِ النُّذُرُۙ
¦ikmatum b±ligatun fam± tugnin-nu©ur(u).
(Berita-berita itu adalah) hikmah yang sempurna, tetapi peringatan-peringatan itu tidak berguna (bagi mereka).
455. Al-Qamar Ayat 6
فَتَوَلَّ عَنْهُمْ ۘ يَوْمَ يَدْعُ الدَّاعِ اِلٰى شَيْءٍ نُّكُرٍۙ
Fa tawalla ‘anhum, yauma yad‘ud-d±‘i il± syai'in nukur(in).
Maka, berpalinglah (Nabi Muhammad) dari mereka. Pada hari (ketika) penyeru (malaikat) mengajak (mereka) pada sesuatu yang tidak menyenangkan (hari Pembalasan),
456. Al-Qamar Ayat 7
خُشَّعًا اَبْصَارُهُمْ يَخْرُجُوْنَ مِنَ الْاَجْدَاثِ كَاَنَّهُمْ جَرَادٌ مُّنْتَشِرٌۙ
Khusysya‘an ab¡±ruhum yakhrujµna minal-ajd±£i ka'annahum jar±dum muntasyir(un).
pandangan mereka tertunduk. Mereka keluar (berhamburan) dari kubur seperti belalang yang beterbangan.
457. Al-Qamar Ayat 8
مُّهْطِعِيْنَ اِلَى الدَّاعِۗ يَقُوْلُ الْكٰفِرُوْنَ هٰذَا يَوْمٌ عَسِرٌ
Muh¯i‘³na ilad-d±‘(i), yaqµlul-k±firµna h±©± yaumun ‘asir(un).
Mereka bersegera datang kepada penyeru itu. Orang-orang kafir berkata, “Ini adalah hari yang sulit.”
458. Al-Qamar Ayat 45
سَيُهْزَمُ الْجَمْعُ وَيُوَلُّوْنَ الدُّبُرَ
Sayuhzamul-jam‘u wa yuwallµnad-dubur(a).
Golongan itu pasti akan dikalahkan dan mereka berbalik ke belakang (mundur).
459. Al-Qamar Ayat 46
بَلِ السَّاعَةُ مَوْعِدُهُمْ وَالسَّاعَةُ اَدْهٰى وَاَمَرُّ
Balis-s±‘atu mau‘iduhum was-s±‘atu adh± wa amarr(u).
Bahkan hari Kiamat itulah hari yang dijanjikan kepada mereka. Hari Kiamat itu lebih dahsyat dan lebih pahit.
460. Al-Qamar Ayat 47
اِنَّ الْمُجْرِمِيْنَ فِيْ ضَلٰلٍ وَّسُعُرٍۘ
Innal-mujrim³na f³ «al±liw wa su‘ur(in).
Sesungguhnya para pendurhaka berada dalam kesesatan dan akan berada dalam (neraka) Sa‘ir (yang menyala-nyala).
461. Al-Qamar Ayat 48
يَوْمَ يُسْحَبُوْنَ فِى النَّارِ عَلٰى وُجُوْهِهِمْۗ ذُوْقُوْا مَسَّ سَقَرَ
Yauma yus¥abµna fin-n±ri ‘al± wujµhihim, ©µqµ massa saqar(a).
Pada hari (ketika) mereka diseret ke neraka dengan wajah (tertelungkup), (dikatakan kepada mereka,) “Rasakanlah sentuhan (api neraka) Saqar.”
462. Al-Qamar Ayat 49
اِنَّا كُلَّ شَيْءٍ خَلَقْنٰهُ بِقَدَرٍ
Inn± kulla syai'in khalaqn±hu biqadar(in).
Sesungguhnya Kami menciptakan segala sesuatu sesuai dengan ukuran.
463. Al-Qamar Ayat 50
وَمَآ اَمْرُنَآ اِلَّا وَاحِدَةٌ كَلَمْحٍ ۢبِالْبَصَرِ
Wa m± amrun± ill± w±¥idatun kalam¥im bil-ba¡ar(i).
Perintah Kami (ketika menghendaki sesuatu) hanyalah (dengan perkataan) sekali saja seperti kejapan mata.
464. Al-Qamar Ayat 51
وَلَقَدْ اَهْلَكْنَآ اَشْيَاعَكُمْ فَهَلْ مِنْ مُّدَّكِرٍ
Wa laqad ahlakn± asy-y±‘akum fahal mim muddakir(in).
Sungguh, Kami benar-benar telah membinasakan orang yang (kekafirannya) serupa dengan kamu. Maka, adakah orang yang mau mengambil pelajaran?
465. Al-Qamar Ayat 52
وَكُلُّ شَيْءٍ فَعَلُوْهُ فِى الزُّبُرِ
Wa kullu syai'in fa‘alµhu fiz-zubur(i).
Segala sesuatu yang telah mereka perbuat (tertulis) dalam buku-buku catatan (amal).
466. Al-Qamar Ayat 53
وَكُلُّ صَغِيْرٍ وَّكَبِيْرٍ مُّسْتَطَرٌ
Wa kullu ¡ag³riw wa kab³rim musta¯ar(un).
Segala (amalan) yang kecil atau yang besar (semuanya) tertulis (di Lauh Mahfuz).
467. Al-Qamar Ayat 54
اِنَّ الْمُتَّقِيْنَ فِيْ جَنّٰتٍ وَّنَهَرٍۙ
Innal-muttaq³na f³ jann±tiw wa nahar(in).
Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada di taman-taman dan sungai
468. Al-Qamar Ayat 55
فِيْ مَقْعَدِ صِدْقٍ عِنْدَ مَلِيْكٍ مُّقْتَدِرٍ ࣖ
F³ maq‘adi ¡idqin ‘inda mal³kim muqtadir(in).
di tempat yang disenangi di sisi Tuhan Yang Mahakuasa.
469. Al-Qasas Ayat 83
تِلْكَ الدَّارُ الْاٰخِرَةُ نَجْعَلُهَا لِلَّذِيْنَ لَا يُرِيْدُوْنَ عُلُوًّا فِى الْاَرْضِ وَلَا فَسَادًا ۗوَالْعَاقِبَةُ لِلْمُتَّقِيْنَ
Tilkad-d±rul-±khiratu naj‘aluh± lil-la©³na l± yur³dµna ‘uluwwan fil-ar«i wa l± fas±d±(n), wal-‘±qibatu lil-muttaq³n(a).
Negeri akhirat itu Kami jadikan untuk orang-orang yang tidak menyombongkan diri dan tidak berbuat kerusakan di bumi. Kesudahan (yang baik, yakni surga) itu (disediakan) bagi orang-orang yang bertakwa.
470. Al-Qasas Ayat 84
مَنْ جَاۤءَ بِالْحَسَنَةِ فَلَهٗ خَيْرٌ مِّنْهَاۚ وَمَنْ جَاۤءَ بِالسَّيِّئَةِ فَلَا يُجْزَى الَّذِيْنَ عَمِلُوا السَّيِّاٰتِ اِلَّا مَا كَانُوْا يَعْمَلُوْنَ
Man j±'a bil-¥asanati falahµ khairum minh±, wa man j±'a bis-sayyi'ati fal± yujzal-la©³na ‘amilus-sayyi'±ti ill± m± k±nµ ya‘malµn(a).
Siapa yang datang dengan (membawa) kebaikan, baginya (pahala) yang lebih baik daripada kebaikannya itu. Siapa yang datang dengan (membawa) kejahatan, maka orang-orang yang telah mengerjakan kejahatan itu hanya diberi balasan (seimbang) dengan apa yang selalu mereka kerjakan.
471. An-Naba' Ayat 39
ذٰلِكَ الْيَوْمُ الْحَقُّۚ فَمَنْ شَاۤءَ اتَّخَذَ اِلٰى رَبِّهٖ مَاٰبًا
ª±likal-yaumul-¥aqq(u), faman sy±'attakha©a il± rabbih³ ma'±b±(n).
Itulah hari yang hak (pasti terjadi). Siapa yang menghendaki (keselamatan) niscaya menempuh jalan kembali kepada Tuhannya (dengan beramal saleh).
472. An-Naba' Ayat 40
اِنَّآ اَنْذَرْنٰكُمْ عَذَابًا قَرِيْبًا ەۙ يَّوْمَ يَنْظُرُ الْمَرْءُ مَا قَدَّمَتْ يَدَاهُ وَيَقُوْلُ الْكٰفِرُ يٰلَيْتَنِيْ كُنْتُ تُرٰبًا ࣖ
Inn± an©arn±kum ‘a©±ban qar³b±(n), yauma yan§urul-mar'u m± qaddamat yad±hu wa yaqµlul-k±firu y± laitan³ kuntu tur±b±(n).
Sesungguhnya Kami telah memperingatkan kamu akan azab yang dekat pada hari (ketika) manusia melihat apa yang telah diperbuat oleh kedua tangannya dan orang kafir berkata, “Oh, seandainya saja aku menjadi tanah.”
473. An-Nahl Ayat 24
وَاِذَا قِيْلَ لَهُمْ مَّاذَآ اَنْزَلَ رَبُّكُمْ ۙقَالُوْٓا اَسَاطِيْرُ الْاَوَّلِيْنَ
Wa i©± q³la lahum m±©± anzala rabbukum, q±lµ as±¯³rul-awwal³n(a).
Apabila dikatakan kepada mereka, “Apa yang telah Tuhanmu turunkan?” Mereka menjawab, “Dongeng-dongeng orang terdahulu.”
474. An-Nahl Ayat 25
لِيَحْمِلُوْٓا اَوْزَارَهُمْ كَامِلَةً يَّوْمَ الْقِيٰمَةِ ۙوَمِنْ اَوْزَارِ الَّذِيْنَ يُضِلُّوْنَهُمْ بِغَيْرِ عِلْمٍ ۗ اَلَا سَاۤءَ مَا يَزِرُوْنَ ࣖ
Liya¥milµ auz±rahum k±milatay yaumal-qiy±mah(ti), wa min auz±ril-la©³na yu«illµnahum bigairi ‘ilm(in), al± s±'a m± yazirµn(a).
(Ucapan mereka) menyebabkan mereka pada hari Kiamat memikul dosa-dosanya sendiri secara utuh dan sebagian dosa orang-orang yang mereka sesatkan yang tidak mengetahui (bahwa mereka disesatkan). Ingatlah, alangkah buruknya (dosa) yang mereka pikul.
475. An-Nahl Ayat 30
۞ وَقِيْلَ لِلَّذِيْنَ اتَّقَوْا مَاذَآ اَنْزَلَ رَبُّكُمْ ۗقَالُوْا خَيْرًا ۚلِلَّذِيْنَ اَحْسَنُوْا فِيْ هٰذِهِ الدُّنْيَا حَسَنَةٌ ۗوَلَدَارُ الْاٰخِرَةِ خَيْرٌ ۗوَلَنِعْمَ دَارُ الْمُتَّقِيْنَۙ
Wa q³la lil-la©³nattaqau m±©± anzala rabbukum, q±lµ khair±(n), lil-la©³na a¥sanµ f³ h±©ihid-dun-y± ¥asanah(tun), wa lad±rul-±khirati khair(un), wa lani‘ma d±rul-muttaq³n(a).
Kemudian, dikatakan kepada orang yang bertakwa, “Apa yang telah Tuhanmu turunkan?” Mereka menjawab, “Kebaikan.” Orang-orang yang berbuat baik di dunia ini mendapat (balasan) yang baik. Sungguh, negeri akhirat pasti lebih baik. Itulah sebaik-baik tempat (bagi) orang-orang yang bertakwa,
476. An-Nahl Ayat 31
جَنّٰتُ عَدْنٍ يَّدْخُلُوْنَهَا تَجْرِيْ مِنْ تَحْتِهَا الْاَنْهٰرُ لَهُمْ فِيْهَا مَا يَشَاۤءُوْنَ ۗ كَذٰلِكَ يَجْزِى اللّٰهُ الْمُتَّقِيْنَۙ
Jann±tu ‘adniy yadkhulµnah± tajr³ min ta¥tihal-anh±ru lahum f³h± m± yasy±'µn(a), ka©±lika yajzill±hul-muttaq³n(a).
(yaitu) surga-surga ‘Adn yang mereka masuki. Sungai-sungai mengalir di bawahnya. Di dalam (surga) itu mereka mendapat segala yang mereka inginkan. Demikianlah Allah memberi balasan kepada orang-orang yang bertakwa.
477. An-Nahl Ayat 32
الَّذِيْنَ تَتَوَفّٰىهُمُ الْمَلٰۤىِٕكَةُ طَيِّبِيْنَ ۙيَقُوْلُوْنَ سَلٰمٌ عَلَيْكُمُ ادْخُلُوا الْجَنَّةَ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ
Alla©³na tatawaf±humul-mal±'ikatu ¯ayyib³n(a), yaqµlµna sal±mun ‘alaikumudkhulul-jannata bim± kuntum ta‘malµn(a).
(Yaitu) orang-orang yang diwafatkan oleh malaikat dalam keadaan baik. Mereka (para malaikat) mengatakan, “Salāmun ‘alaikum (semoga keselamatan tercurah kepadamu). Masuklah ke dalam surga karena apa yang telah kamu kerjakan.”
478. An-Nahl Ayat 41
وَالَّذِيْنَ هَاجَرُوْا فِى اللّٰهِ مِنْۢ بَعْدِ مَا ظُلِمُوْا لَنُبَوِّئَنَّهُمْ فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً ۗوَلَاَجْرُ الْاٰخِرَةِ اَكْبَرُۘ لَوْ كَانُوْا يَعْلَمُوْنَۙ
Wal-la©³na h±jarµ fill±hi mim ba‘di m± §ulimµ lanubawwi'annahum fid-dun-y± ¥asanah(tan), wa la'ajrul-±khirati akbar(u), lau k±nµ ya‘lamµn(a).
Orang yang berhijrah karena Allah setelah mereka dizalimi, pasti Kami akan memberikan tempat yang baik kepada mereka di dunia. Pahala di akhirat pasti lebih besar, sekiranya mereka mengetahui,
479. An-Nahl Ayat 42
الَّذِيْنَ صَبَرُوْا وَعَلٰى رَبِّهِمْ يَتَوَكَّلُوْنَ
Alla©³na ¡abarµ wa ‘al± rabbihim yatawakkalµn(a).
(yaitu) orang-orang yang sabar dan hanya kepada Tuhan mereka bertawakal.
480. An-Nahl Ayat 45
اَفَاَمِنَ الَّذِيْنَ مَكَرُوا السَّيِّاٰتِ اَنْ يَّخْسِفَ اللّٰهُ بِهِمُ الْاَرْضَ اَوْ يَأْتِيَهُمُ الْعَذَابُ مِنْ حَيْثُ لَا يَشْعُرُوْنَۙ
Afa aminal-la©³na makarus-sayyi'±ti ay yakhsifall±hu bihimul-ar«a au ya'tiyahumul-‘a©±bu min ¥ai£u l± yasy‘urµn(a).
Apakah orang-orang yang membuat tipu daya yang jahat itu merasa aman (dari bencana) dibenamkannya bumi oleh Allah bersama mereka atau (terhadap) datangnya siksa kepada mereka dari arah yang tidak mereka sadari.
481. An-Nahl Ayat 46
اَوْ يَأْخُذَهُمْ فِيْ تَقَلُّبِهِمْ فَمَا هُمْ بِمُعْجِزِيْنَۙ
Au ya'khu©ahum f³ taqallubihim fam± hum bimu‘jiz³n(a).
Atau, Allah mengazab mereka pada waktu mereka dalam perjalanan sehingga mereka tidak berdaya menolak (azab itu).
482. An-Nahl Ayat 47
اَوْ يَأْخُذَهُمْ عَلٰى تَخَوُّفٍۗ فَاِنَّ رَبَّكُمْ لَرَءُوْفٌ رَّحِيْمٌ
Au ya'khu©ahum ‘al± takhawwuf(in), fa inna rabbakum lara'µfur ra¥³m(un).
Atau, Allah mengazab mereka dengan kekurangan (secara berangsur-angsur sampai binasa). Sesungguhnya Tuhanmu Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
483. An-Nahl Ayat 61
وَلَوْ يُؤَاخِذُ اللّٰهُ النَّاسَ بِظُلْمِهِمْ مَّا تَرَكَ عَلَيْهَا مِنْ دَاۤبَّةٍ وَّلٰكِنْ يُّؤَخِّرُهُمْ اِلٰٓى اَجَلٍ مُّسَمًّىۚ فَاِذَا جَاۤءَ اَجَلُهُمْ لَا يَسْتَأْخِرُوْنَ سَاعَةً وَّلَا يَسْتَقْدِمُوْنَ
Wa lau yu'±khi©ull±hun-n±sa bi§ulmihim m± taraka ‘alaih± min d±bbatiw wa l±kiy yu'akhkhiruhum il± ajalim musamm±(n), fa i©± j±'a ajaluhum l± yasta'khirµna s±‘ataw wa l± yastaqdimµn(a).
Seandainya Allah menghukum manusia karena kezaliman mereka, niscaya Dia tidak meninggalkan satu makhluk melata pun di atasnya (bumi), tetapi Dia menangguhkan mereka sampai waktu yang sudah ditentukan. Maka, apabila ajalnya tiba, mereka tidak dapat meminta penundaan dan percepatan sesaat pun.
484. An-Nahl Ayat 95
وَلَا تَشْتَرُوْا بِعَهْدِ اللّٰهِ ثَمَنًا قَلِيْلًاۗ اِنَّمَا عِنْدَ اللّٰهِ هُوَ خَيْرٌ لَّكُمْ اِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُوْنَ
Wa l± tasytarµ bi‘ahdill±hi £amanan qal³l±(n), innam± ‘indall±hi huwa khairul lakum in kuntum ta‘lamµn(a).
Janganlah kamu jual perjanjian (dengan) Allah dengan harga murah. Sesungguhnya apa yang ada di sisi Allah itulah yang lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.
485. An-Nahl Ayat 96
مَا عِنْدَكُمْ يَنْفَدُ وَمَا عِنْدَ اللّٰهِ بَاقٍۗ وَلَنَجْزِيَنَّ الَّذِيْنَ صَبَرُوْٓا اَجْرَهُمْ بِاَحْسَنِ مَا كَانُوْا يَعْمَلُوْنَ
M± ‘indakum yanfadu wa m± ‘indall±hi b±q(in), wa lanajziyannal-la©³na ¡abarµ ajrahum bi'a¥sani m± k±nµ ya‘malµn(a).
Apa yang ada di sisimu akan lenyap dan apa yang ada di sisi Allah adalah kekal. Kami pasti akan memberi balasan kepada orang-orang yang sabar dengan pahala yang lebih baik daripada apa yang selalu mereka kerjakan.
486. An-Nahl Ayat 97
مَنْ عَمِلَ صَالِحًا مِّنْ ذَكَرٍ اَوْ اُنْثٰى وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَلَنُحْيِيَنَّهٗ حَيٰوةً طَيِّبَةًۚ وَلَنَجْزِيَنَّهُمْ اَجْرَهُمْ بِاَحْسَنِ مَا كَانُوْا يَعْمَلُوْنَ
Man ‘amila ¡±li¥am min ©akarin au un£± wa huwa mu'minun fa lanu¥yiyannahµ ¥ay±tan ¯ayyibah(tan), wa lanajziyannahum ajrahum bi'a¥sani m± k±nµ ya‘malµn(a).
Siapa yang mengerjakan kebajikan, baik laki-laki maupun perempuan, sedangkan dia seorang mukmin, sungguh, Kami pasti akan berikan kepadanya kehidupan yang baik dan akan Kami beri balasan dengan pahala yang lebih baik daripada apa yang selalu mereka kerjakan.
487. An-Nahl Ayat 104
اِنَّ الَّذِيْنَ لَا يُؤْمِنُوْنَ بِاٰيٰتِ اللّٰهِۙ لَا يَهْدِيْهِمُ اللّٰهُ وَلَهُمْ عَذَابٌ اَلِيْمٌ
Innal-la©³na l± yu'minµna bi'±y±till±h(i), l± yahd³himull±hu wa lahum ‘a©±bun al³m(un).
Sesungguhnya orang-orang yang tidak beriman kepada ayat-ayat Allah (Al-Qur’an) tidak akan Allah beri petunjuk dan bagi mereka ada azab yang sangat pedih.
488. An-Nahl Ayat 105
اِنَّمَا يَفْتَرِى الْكَذِبَ الَّذِيْنَ لَا يُؤْمِنُوْنَ بِاٰيٰتِ اللّٰهِۚ وَاُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْكٰذِبُوْنَ
Innam± yaftaril-ka©ibal-la©³na l± yu'minµna bi'±y±till±h(i), wa ul±'ika humul-k±©ibµn(a).
Sesungguhnya yang mengada-adakan kebohongan hanyalah orang-orang yang tidak beriman kepada ayat-ayat Allah. Mereka itulah para pembohong.
489. An-Nahl Ayat 106
مَنْ كَفَرَ بِاللّٰهِ مِنْۢ بَعْدِ اِيْمَانِهٖٓ اِلَّا مَنْ اُكْرِهَ وَقَلْبُهٗ مُطْمَىِٕنٌّۢ بِالْاِيْمَانِ وَلٰكِنْ مَّنْ شَرَحَ بِالْكُفْرِ صَدْرًا فَعَلَيْهِمْ غَضَبٌ مِّنَ اللّٰهِ ۗوَلَهُمْ عَذَابٌ عَظِيْمٌ
Man kafara bill±hi mim ba‘di ³m±nih³ ill± man ukriha wa qalbuhµ mu¯ma'innum bil-³m±ni wa l±kim man syara¥a bil-kufri ¡adran fa ‘alaihim ga«abum minall±h(i), wa lahum ‘a©±bun a§³m(un).
Siapa yang kufur kepada Allah setelah beriman (dia mendapat kemurkaan Allah), kecuali orang yang dipaksa (mengucapkan kalimat kekufuran), sedangkan hatinya tetap tenang dengan keimanannya (dia tidak berdosa). Akan tetapi, siapa yang berlapang dada untuk (menerima) kekufuran, niscaya kemurkaan Allah menimpanya dan bagi mereka ada azab yang besar.
490. An-Nahl Ayat 107
ذٰلِكَ بِاَنَّهُمُ اسْتَحَبُّوا الْحَيٰوةَ الدُّنْيَا عَلَى الْاٰخِرَةِۙ وَاَنَّ اللّٰهَ لَا يَهْدِى الْقَوْمَ الْكٰفِرِيْنَ
ª±lika bi'annahumusta¥abbul-¥ay±tad-dun-y± ‘alal-±khirah(ti), wa annall±ha l± yahdil-qaumal-k±fir³n(a).
Yang demikian itu disebabkan mereka lebih mencintai kehidupan dunia daripada akhirat dan sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada kaum yang kafir.
491. An-Nahl Ayat 108
اُولٰۤىِٕكَ الَّذِيْنَ طَبَعَ اللّٰهُ عَلٰى قُلُوْبِهِمْ وَسَمْعِهِمْ وَاَبْصَارِهِمْۗ وَاُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْغٰفِلُوْنَ
Ul±'ikal-la©³na ¯aba‘all±hu ‘al± qulµbihim wa sam‘ihim wa ab¡±rihim, wa ul±'ika humul-g±filµn(a).
Mereka itulah orang-orang yang Allah kunci hati, pendengaran, dan penglihatannya. Mereka itulah orang-orang yang lalai.
492. An-Nahl Ayat 109
لَا جَرَمَ اَنَّهُمْ فِى الْاٰخِرَةِ هُمُ الْخٰسِرُوْنَ
L± jarama annahum fil-±khirati humul-kh±sirµn(a).
Tidak diragukan bahwa merekalah orang-orang yang rugi di akhirat.
493. An-Nahl Ayat 110
ثُمَّ اِنَّ رَبَّكَ لِلَّذِيْنَ هَاجَرُوْا مِنْۢ بَعْدِ مَا فُتِنُوْا ثُمَّ جَاهَدُوْا وَصَبَرُوْاۚ اِنَّ رَبَّكَ مِنْۢ بَعْدِهَا لَغَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ ࣖ
¤umma inna rabbaka lil-la©³na h±jarµ mim ba‘di m± futinµ £umma j±hadµ wa ¡abarµ, inna rabbaka mim ba‘dih± lagafµrur ra¥³m(un).
Kemudian, sesungguhnya Tuhanmu (adalah pelindung) bagi orang-orang yang berhijrah setelah menderita cobaan. Lalu, mereka berjihad dan bersabar. Sesungguhnya Tuhanmu setelah itu benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
494. An-Najm Ayat 31
وَلِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْاَرْضِۗ لِيَجْزِيَ الَّذِيْنَ اَسَاۤءُوْا بِمَا عَمِلُوْا وَيَجْزِيَ الَّذِيْنَ اَحْسَنُوْا بِالْحُسْنٰىۚ
Wa lill±hi m± fis-sam±w±ti wa m± fil-ar«(i), liyajziyal-la©³na as±'µ bim± ‘amilµ wa yajziyal-la©³na a¥sanµ bil-¥usn±.
Milik Allahlah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. (Dengan demikian,) Dia akan memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat jahat sesuai dengan apa yang telah mereka kerjakan dan Dia akan memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik dengan pahala yang lebih baik (surga).
495. An-Najm Ayat 32
اَلَّذِيْنَ يَجْتَنِبُوْنَ كَبٰۤىِٕرَ الْاِثْمِ وَالْفَوَاحِشَ اِلَّا اللَّمَمَۙ اِنَّ رَبَّكَ وَاسِعُ الْمَغْفِرَةِۗ هُوَ اَعْلَمُ بِكُمْ اِذْ اَنْشَاَكُمْ مِّنَ الْاَرْضِ وَاِذْ اَنْتُمْ اَجِنَّةٌ فِيْ بُطُوْنِ اُمَّهٰتِكُمْۗ فَلَا تُزَكُّوْٓا اَنْفُسَكُمْۗ هُوَ اَعْلَمُ بِمَنِ اتَّقٰى ࣖ
Alla©³na yajtanibµna kab±'iral-i£mi wal-faw±¥isya illal-lamam(a), inna rabbaka w±si‘ul-magfirah(ti), huwa a‘lamu bikum i© ansya'akum minal-ar«i wa i© antum ajinnatun f³ bu¯µni ummah±tikum, fal± tuzakkµ anfusakum, huwa a‘lamu bimanittaq±.
(Mereka adalah) orang-orang yang menjauhi dosa-dosa besar dan perbuatan keji. Akan tetapi, mereka (memang) melakukan dosa-dosa kecil. Sesungguhnya Tuhanmu Mahaluas ampunan-Nya. Dia lebih mengetahui dirimu sejak Dia menjadikanmu dari tanah dan ketika kamu masih berupa janin dalam perut ibumu. Maka, janganlah kamu menganggap dirimu suci. Dia lebih mengetahui siapa yang bertakwa.
496. An-Naml Ayat 1
طٰسۤ ۚ تِلْكَ اٰيٰتُ الْقُرْاٰنِ وَكِتَابٍ مُّبِيْنٍ ۙ
°± S³n, tilka ±y±tul-qur'±ni wa kit±bim mub³n(in).
Ṭā Sīn. Inilah ayat-ayat Al-Qur’an dan Kitab Suci yang jelas (kandungannya),
497. An-Naml Ayat 2
هُدًى وَّبُشْرٰى لِلْمُؤْمِنِيْنَ ۙ
Hudaw wa busyr± lil-mu'min³n(a).
(sebagai) petunjuk dan berita gembira bagi orang-orang mukmin,
498. An-Naml Ayat 3
الَّذِيْنَ يُقِيْمُوْنَ الصَّلٰوةَ وَيُؤْتُوْنَ الزَّكٰوةَ وَهُمْ بِالْاٰخِرَةِ هُمْ يُوْقِنُوْنَ
Alla©³na yuq³mµna¡-¡al±ta wa yu'tµnaz-zak±ta wa hum bil-±khirati hum yµqinµn(a).
(yaitu) orang-orang yang menegakkan salat, menunaikan zakat, dan meyakini adanya akhirat.
499. An-Naml Ayat 4
اِنَّ الَّذِيْنَ لَا يُؤْمِنُوْنَ بِالْاٰخِرَةِ زَيَّنَّا لَهُمْ اَعْمَالَهُمْ فَهُمْ يَعْمَهُوْنَ ۗ
Innal-la©³na l± yu'minµna bil-±khirati zayyann± lahum a‘m±lahum fahum ya‘mahµn(a).
Sesungguhnya orang-orang yang tidak beriman kepada akhirat, Kami jadikan terasa indah bagi mereka perbuatan-perbuatannya (yang buruk). Maka, mereka terombang-ambing (dalam kesesatan).
500. An-Naml Ayat 5
اُولٰۤىِٕكَ الَّذِيْنَ لَهُمْ سُوْۤءُ الْعَذَابِ وَهُمْ فِى الْاٰخِرَةِ هُمُ الْاَخْسَرُوْنَ
Ul±'ikal-la©³na lahum sµ'ul-‘a©±bi wa hum fil-±khirati humul-akhsarµn(a).
Mereka itulah orang-orang yang mendapat siksaan buruk (di dunia) dan di akhirat mereka adalah orang-orang yang paling rugi.
501. An-Nisa' Ayat 31
اِنْ تَجْتَنِبُوْا كَبَاۤىِٕرَ مَا تُنْهَوْنَ عَنْهُ نُكَفِّرْ عَنْكُمْ سَيِّاٰتِكُمْ وَنُدْخِلْكُمْ مُّدْخَلًا كَرِيْمًا
In tajtanibµ kab±'ira m± tunhauna ‘anhu nukaffir ‘ankum sayyi'±tikum wa nudkhilkum mudkhalan kar³m±(n).
Jika kamu menjauhi dosa-dosa besar di antara dosa-dosa yang dilarang (mengerjakan)-nya, niscaya Kami menghapus kesalahan-kesalahanmu dan Kami memasukkanmu ke tempat yang mulia (surga).
502. An-Nisa' Ayat 36
۞ وَاعْبُدُوا اللّٰهَ وَلَا تُشْرِكُوْا بِهٖ شَيْـًٔا وَّبِالْوَالِدَيْنِ اِحْسَانًا وَّبِذِى الْقُرْبٰى وَالْيَتٰمٰى وَالْمَسٰكِيْنِ وَالْجَارِ ذِى الْقُرْبٰى وَالْجَارِ الْجُنُبِ وَالصَّاحِبِ بِالْجَنْۢبِ وَابْنِ السَّبِيْلِۙ وَمَا مَلَكَتْ اَيْمَانُكُمْ ۗ اِنَّ اللّٰهَ لَا يُحِبُّ مَنْ كَانَ مُخْتَالًا فَخُوْرًاۙ
Wa‘budull±ha wa l± tusyrikµ bih³ syai'aw wa bil-w±lidaini i¥s±naw wa bi©il-qurb± wal-yat±m± wal-mas±k³ni wal-j±ri ©il-qurb± wal-j±ril-junubi wa¡-¡±¥ibi bil-jambi wabnis-sab³l(i), wa m± malakat aim±nukum, innall±ha l± yu¥ibbu man k±na mukht±lan fakhµr±(n).
Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatu apa pun. Berbuat baiklah kepada kedua orang tua, karib kerabat, anak-anak ya tim, orang-orang miskin, tetangga dekat dan tetangga jauh, teman sejawat, ibnusabil, serta hamba sahaya yang kamu miliki. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang yang sombong lagi sangat membanggakan diri.
503. An-Nisa' Ayat 37
ۨالَّذِيْنَ يَبْخَلُوْنَ وَيَأْمُرُوْنَ النَّاسَ بِالْبُخْلِ وَيَكْتُمُوْنَ مَآ اٰتٰىهُمُ اللّٰهُ مِنْ فَضْلِهٖۗ وَاَعْتَدْنَا لِلْكٰفِرِيْنَ عَذَابًا مُّهِيْنًاۚ
Al-la©³na yabkhalµna wa ya'murµnan-n±sa bil-bukhli wa yaktumµna m± ±t±humull±hu min fa«lih(³), wa a‘tadn± lil-k±fir³na ‘a©±bam muh³n±(n).
(Yaitu) orang-orang yang kikir, menyuruh orang (lain) berbuat kikir, dan menyembunyikan karunia yang telah dianugerahkan Allah kepada mereka. Kami telah menyediakan untuk orang-orang kafir itu azab yang menghinakan.
504. An-Nisa' Ayat 38
وَالَّذِيْنَ يُنْفِقُوْنَ اَمْوَالَهُمْ رِئَاۤءَ النَّاسِ وَلَا يُؤْمِنُوْنَ بِاللّٰهِ وَلَا بِالْيَوْمِ الْاٰخِرِ ۗ وَمَنْ يَّكُنِ الشَّيْطٰنُ لَهٗ قَرِيْنًا فَسَاۤءَ قَرِيْنًا
Wal-la©³na yunfiqµna amw±lahum ri'±'an-n±si wa l± yu'minµna bill±hi wa l± bil-yaumil ±khir(i), wa may yakunisy-syai¯±nu lahµ qar³nan fas±'a qar³n±(n).
(Allah juga tidak menyukai) orang-orang yang menginfakkan hartanya karena riya kepada orang (lain) dan orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan tidak (pula) kepada hari Akhir. Siapa yang menjadikan setan sebagai temannya, (ketahuilah bahwa) dia adalah seburuk-buruk teman.
505. An-Nisa' Ayat 39
وَمَاذَا عَلَيْهِمْ لَوْ اٰمَنُوْا بِاللّٰهِ وَالْيَوْمِ الْاٰخِرِ وَاَنْفَقُوْا مِمَّا رَزَقَهُمُ اللّٰهُ ۗوَكَانَ اللّٰهُ بِهِمْ عَلِيْمًا
Wa m±©± ‘alaihim lau ±manµ bill±hi wal-yaumil-±khiri wa anfaqµ mimm± razaqahumull±h(u), wa k±nall±hu bihim ‘al³m±(n).
Apa ruginya bagi mereka seandainya mereka beriman kepada Allah dan hari Akhir serta menginfakkan sebagian rezeki yang telah dianugerahkan Allah kepada mereka? Allah adalah Maha Mengetahui (keadaan) mereka.
506. An-Nisa' Ayat 40
اِنَّ اللّٰهَ لَا يَظْلِمُ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ ۚوَاِنْ تَكُ حَسَنَةً يُّضٰعِفْهَا وَيُؤْتِ مِنْ لَّدُنْهُ اَجْرًا عَظِيْمًا
Innall±ha l± ya§limu mi£q±la ©arrah(tin), wa in taku ¥asanatay yu«±‘ifh± wa yu'ti mil ladunhu ajran ‘a§³m±(n).
Sesungguhnya Allah tidak akan menzalimi (seseorang) walaupun sebesar zarah. Jika (sesuatu yang sebesar zarah) itu berupa kebaikan, niscaya Allah akan melipatgandakannya dan memberikan pahala yang besar dari sisi-Nya.
507. An-Nisa' Ayat 56
اِنَّ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا بِاٰيٰتِنَا سَوْفَ نُصْلِيْهِمْ نَارًاۗ كُلَّمَا نَضِجَتْ جُلُوْدُهُمْ بَدَّلْنٰهُمْ جُلُوْدًا غَيْرَهَا لِيَذُوْقُوا الْعَذَابَۗ اِنَّ اللّٰهَ كَانَ عَزِيْزًا حَكِيْمًا
Innal-la©³na kafarµ bi'±y±tin± saufa nu¡l³him n±r±(n), kullam± na«ijat julµduhum baddaln±hum julµdan gairah± liya©µqul-‘a©±b(a), innall±ha k±na ‘az³zan ¥ak³m±(n).
Sesungguhnya orang-orang yang kufur pada ayat-ayat Kami kelak akan Kami masukkan ke dalam neraka. Setiap kali kulit mereka hangus, Kami ganti dengan kulit yang lain agar mereka merasakan (kepedihan) azab. Sesungguhnya Allah Mahaperkasa lagi Mahabijaksana.
508. An-Nisa' Ayat 57
وَالَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ سَنُدْخِلُهُمْ جَنّٰتٍ تَجْرِيْ مِنْ تَحْتِهَا الْاَنْهٰرُ خٰلِدِيْنَ فِيْهَآ اَبَدًاۗ لَهُمْ فِيْهَآ اَزْوَاجٌ مُّطَهَّرَةٌ ۙ وَّنُدْخِلُهُمْ ظِلًّا ظَلِيْلًا
Wal-la©³na ±manµ wa ‘amilu¡-¡±li¥±ti sanudkhiluhum jann±tin tajr³ min ta¥tihal-anh±ru kh±lid³na f³h± abad±(n), lahum f³h± azw±jum mu¯ahharah(tun), wa nudkhiluhum §illan §al³l±(n).
Orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan akan Kami masukkan ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. Mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Di sana mereka mempunyai pasangan-pasangan yang disucikan dan Kami masukkan mereka ke tempat yang teduh lagi nyaman.
509. An-Nisa' Ayat 69
وَمَنْ يُّطِعِ اللّٰهَ وَالرَّسُوْلَ فَاُولٰۤىِٕكَ مَعَ الَّذِيْنَ اَنْعَمَ اللّٰهُ عَلَيْهِمْ مِّنَ النَّبِيّٖنَ وَالصِّدِّيْقِيْنَ وَالشُّهَدَاۤءِ وَالصّٰلِحِيْنَ ۚ وَحَسُنَ اُولٰۤىِٕكَ رَفِيْقًا
Wa may yu¯i‘ill±ha war-rasµla fa ul±'ika ma‘al-la©³na an‘amall±hu ‘alaihim minan-nabiyy³na wa¡-¡idd³q³na wasy-syuhad±'i wa¡-¡±li¥³n(a), wa ¥asuna ul±'ika raf³q±(n).
Siapa yang menaati Allah dan Rasul (Nabi Muhammad), mereka itulah orang-orang yang (akan dikumpulkan) bersama orang-orang yang dianugerahi nikmat oleh Allah, (yaitu) para nabi, para pencinta kebenaran, orang-orang yang mati syahid, dan orang-orang saleh. Mereka itulah teman yang sebaik-baiknya.
510. An-Nisa' Ayat 70
ذٰلِكَ الْفَضْلُ مِنَ اللّٰهِ ۗوَكَفٰى بِاللّٰهِ عَلِيْمًا ࣖ
ª±likal-fa«lu minall±h(i), wa kaf± bill±hi ‘al³m±(n).
Itulah karunia dari Allah. Cukuplah Allah Yang Maha Mengetahui.
511. An-Nisa' Ayat 97
اِنَّ الَّذِيْنَ تَوَفّٰىهُمُ الْمَلٰۤىِٕكَةُ ظَالِمِيْٓ اَنْفُسِهِمْ قَالُوْا فِيْمَ كُنْتُمْ ۗ قَالُوْا كُنَّا مُسْتَضْعَفِيْنَ فِى الْاَرْضِۗ قَالُوْٓا اَلَمْ تَكُنْ اَرْضُ اللّٰهِ وَاسِعَةً فَتُهَاجِرُوْا فِيْهَا ۗ فَاُولٰۤىِٕكَ مَأْوٰىهُمْ جَهَنَّمُ ۗ وَسَاۤءَتْ مَصِيْرًاۙ
Innal-la©³na tawaff±humul-mal±'ikatu §±lim³ anfusihim q±lµ f³ma kuntum, q±lµ kunn± musta«‘af³na fil-ar«(i), q±lµ alam takun ar«ull±hi w±si‘atan fa tuh±jirµ f³h±, fa ul±'ika ma'w±hum jahannam(u), wa s±'at ma¡³r±(n).
Sesungguhnya orang-orang yang dicabut nyawanya oleh malaikat dalam keadaan menzalimi dirinya, mereka (malaikat) bertanya, “Bagaimana kamu ini?” Mereka menjawab, “Kami adalah orang-orang yang tertindas di bumi (Makkah).” Mereka (malaikat) bertanya, “Bukankah bumi Allah itu luas sehingga kamu dapat berhijrah di sana?” Maka, tempat mereka itu (neraka) Jahanam dan itu seburuk-buruk tempat kembali.
512. An-Nisa' Ayat 99
فَاُولٰۤىِٕكَ عَسَى اللّٰهُ اَنْ يَّعْفُوَ عَنْهُمْ ۗ وَكَانَ اللّٰهُ عَفُوًّا غَفُوْرًا
Fa ul±'ika ‘asall±hu ay ya‘fuwa ‘anhum, wa k±nall±hu ‘afuwwan gafµr±(n).
Mereka itu, mudah-mudahan Allah memaafkannya. Allah Maha Pemaaf lagi Maha Pengampun.
513. An-Nisa' Ayat 114
۞ لَا خَيْرَ فِيْ كَثِيْرٍ مِّنْ نَّجْوٰىهُمْ اِلَّا مَنْ اَمَرَ بِصَدَقَةٍ اَوْ مَعْرُوْفٍ اَوْ اِصْلَاحٍۢ بَيْنَ النَّاسِۗ وَمَنْ يَّفْعَلْ ذٰلِكَ ابْتِغَاۤءَ مَرْضَاتِ اللّٰهِ فَسَوْفَ نُؤْتِيْهِ اَجْرًا عَظِيْمًا
L± khaira f³ ka£³rim min najw±hum ill± man amara bi¡adaqatin au ma‘rµfin au i¡l±¥im bainan-n±s(i), wa may yaf‘al ©±likabtig±'a mar«±till±hi fa saufa nu't³hi ajran ‘a§³m±(n).
Tidak ada kebaikan pada banyak pembicaraan rahasia mereka, kecuali (pada pembicaraan rahasia) orang yang menyuruh bersedekah, (berbuat) kebaikan, atau mengadakan perdamaian di antara manusia. Siapa yang berbuat demikian karena mencari rida Allah kelak Kami anugerahkan kepadanya pahala yang sangat besar.
514. An-Nisa' Ayat 115
وَمَنْ يُّشَاقِقِ الرَّسُوْلَ مِنْۢ بَعْدِ مَا تَبَيَّنَ لَهُ الْهُدٰى وَيَتَّبِعْ غَيْرَ سَبِيْلِ الْمُؤْمِنِيْنَ نُوَلِّهٖ مَا تَوَلّٰى وَنُصْلِهٖ جَهَنَّمَۗ وَسَاۤءَتْ مَصِيْرًا ࣖ
Wa may yusy±qiqir-rasµla mim ba‘di m± tabayyana lahul-hud± wa yattabi‘ gaira sab³lil-mu'min³na nuwallih³ m± tawall± wa nu¡lih³ jahannam(a), wa s±'at ma¡³r±(n).
Siapa yang menentang Rasul (Nabi Muhammad) setelah jelas kebenaran baginya dan mengikuti jalan yang bukan jalan orang-orang mukmin, Kami biarkan dalam kesesatannya dan akan Kami masukkan ke dalam (neraka) Jahanam. Itu seburuk-buruk tempat kembali.
515. An-Nisa' Ayat 116
اِنَّ اللّٰهَ لَا يَغْفِرُ اَنْ يُّشْرَكَ بِهٖ وَيَغْفِرُ مَا دُوْنَ ذٰلِكَ لِمَنْ يَّشَاۤءُ ۗ وَمَنْ يُّشْرِكْ بِاللّٰهِ فَقَدْ ضَلَّ ضَلٰلًا ۢ بَعِيْدًا
Innall±ha l± yagfiru ay yusyraka bih³ wa yagfiru m± dµna ©±lika limay yasy±'(u), wa may yusyrik bill±hi faqad «alla «al±lam ba‘³d±(n).
Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni (dosa) karena mempersekutukan-Nya (syirik), tetapi Dia mengampuni apa (dosa) yang selain (syirik) itu bagi siapa yang Dia kehendaki. Siapa pun yang mempersekutukan Allah sungguh telah tersesat jauh.
516. An-Nisa' Ayat 119
وَّلَاُضِلَّنَّهُمْ وَلَاُمَنِّيَنَّهُمْ وَلَاٰمُرَنَّهُمْ فَلَيُبَتِّكُنَّ اٰذَانَ الْاَنْعَامِ وَلَاٰمُرَنَّهُمْ فَلَيُغَيِّرُنَّ خَلْقَ اللّٰهِ ۚ وَمَنْ يَّتَّخِذِ الشَّيْطٰنَ وَلِيًّا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ فَقَدْ خَسِرَ خُسْرَانًا مُّبِيْنًا
Wa la'u«illannahum wa la'umanniyannahum wa la'±murannahum fa layubattikunna ±©±nal-an‘±mi wa la'±murannahum fa layugayyirunna khalqall±h(i), wa may yattakhi©isy-syai¯±na waliyyam min dµnill±hi faqad khasira khusr±nam mub³n±(n).
Aku benar-benar akan menyesatkan mereka, membangkitkan angan-angan kosong mereka, menyuruh mereka (untuk memotong telinga-telinga binatang ternaknya) hingga mereka benar-benar memotongnya, dan menyuruh mereka (mengubah ciptaan Allah) hingga benar-benar mengubahnya.” Siapa yang menjadikan setan sebagai pelindung selain Allah sungguh telah menderita kerugian yang nyata.
517. An-Nisa' Ayat 120
يَعِدُهُمْ وَيُمَنِّيْهِمْۗ وَمَا يَعِدُهُمُ الشَّيْطٰنُ اِلَّا غُرُوْرًا
Ya‘iduhum wa yumann³him, wa m± ya‘iduhumusy-syai¯±nu ill± gurµr±(n).
(Setan) memberikan janji-janji kepada mereka dan membangkitkan angan-angan kosong mereka. Padahal, setan tidak menjanjikan kepada mereka, kecuali tipuan belaka.
518. An-Nisa' Ayat 121
اُولٰۤىِٕكَ مَأْوٰىهُمْ جَهَنَّمُۖ وَلَا يَجِدُوْنَ عَنْهَا مَحِيْصًا
Ul±'ika ma'w±hum jahannam(u), wa l± yajidµna ‘anh± ma¥³¡±(n).
Mereka (yang tertipu) itu tempatnya di (neraka) Jahanam dan tidak akan menemukan tempat (lain untuk) lari darinya.
519. An-Nisa' Ayat 122
وَالَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ سَنُدْخِلُهُمْ جَنّٰتٍ تَجْرِيْ مِنْ تَحْتِهَا الْاَنْهٰرُ خٰلِدِيْنَ فِيْهَآ اَبَدًاۗ وَعْدَ اللّٰهِ حَقًّا ۗوَمَنْ اَصْدَقُ مِنَ اللّٰهِ قِيْلًا
Wal-la©³na ±manµ wa ‘amilu¡-¡±li¥±ti sanudkhiluhum jann±tin tajr³ min ta¥tihal-anh±ru kh±lid³na f³h± abad±(n), wa‘dall±hi ¥aqq±(n), wa man a¡daqu minall±hi q³l±(n).
Orang-orang yang beriman dan beramal saleh akan Kami masukkan ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. Mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Janji Allah itu benar. Siapakah yang lebih benar perkataannya daripada Allah?
520. An-Nisa' Ayat 123
لَيْسَ بِاَمَانِيِّكُمْ وَلَآ اَمَانِيِّ اَهْلِ الْكِتٰبِ ۗ مَنْ يَّعْمَلْ سُوْۤءًا يُّجْزَ بِهٖۙ وَلَا يَجِدْ لَهٗ مِنْ دُوْنِ اللّٰهِ وَلِيًّا وَّلَا نَصِيْرًا
Laisa bi'am±niyyikum wa l± am±niyyi ahlil-kit±b(i), may ya‘mal sµ'ay yujza bih(³), wa l± yajid lahµ min dµnill±hi waliyyaw wa l± na¡³r±(n).
(Pahala dari Allah) bukanlah (menurut) angan-anganmu dan bukan (pula menurut) angan-angan Ahlulkitab. Siapa yang mengerjakan kejahatan niscaya akan dibalas sesuai dengan (kejahatan itu) dan dia tidak akan menemukan untuknya pelindung serta penolong selain Allah.
521. An-Nisa' Ayat 124
وَمَنْ يَّعْمَلْ مِنَ الصّٰلِحٰتِ مِنْ ذَكَرٍ اَوْ اُنْثٰى وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَاُولٰۤىِٕكَ يَدْخُلُوْنَ الْجَنَّةَ وَلَا يُظْلَمُوْنَ نَقِيْرًا
Wa may ya‘mal mina¡-¡±li¥±ti min ©akarin au un£± wa huwa mu'minun fa ul±'ika yadkhulµnal-jannata wa l± yu§lamµna naq³r±(n).
Siapa yang beramal saleh, baik laki-laki maupun perempuan, sedangkan dia beriman, akan masuk ke dalam surga dan tidak dizalimi sedikit pun.
522. An-Nisa' Ayat 134
مَنْ كَانَ يُرِيْدُ ثَوَابَ الدُّنْيَا فَعِنْدَ اللّٰهِ ثَوَابُ الدُّنْيَا وَالْاٰخِرَةِ ۗوَكَانَ اللّٰهُ سَمِيْعًاۢ بَصِيْرًا ࣖ
Man k±na yur³du £aw±bad-dun-y± fa ‘indall±hi £aw±bud-dun-y± wal-±khirah(ti), wa k±nall±hu sam³‘am ba¡³r±(n).
Siapa yang menghendaki pahala dunia, maka di sisi Allah ada pahala dunia dan akhirat. Allah Maha Mendengar lagi Maha Melihat.
523. An-Nisa' Ayat 137
اِنَّ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا ثُمَّ كَفَرُوْا ثُمَّ اٰمَنُوْا ثُمَّ كَفَرُوْا ثُمَّ ازْدَادُوْا كُفْرًا لَّمْ يَكُنِ اللّٰهُ لِيَغْفِرَ لَهُمْ وَلَا لِيَهْدِيَهُمْ سَبِيْلًاۗ
Innal-la©³na ±manµ £umma kafarµ £umma ±manµ £umma kafarµ £ummazd±dµ kufral lam yakunill±hu liyagfira lahum wa l± liyahdiyahum sab³l±(n).
Sesungguhnya orang-orang yang beriman, lalu kufur, kemudian beriman (lagi), kemudian kufur (lagi), lalu bertambah kekufurannya, Allah tidak akan mengampuninya dan tidak (pula) menunjukkan kepadanya jalan (yang lurus).
524. An-Nisa' Ayat 150
اِنَّ الَّذِيْنَ يَكْفُرُوْنَ بِاللّٰهِ وَرُسُلِهٖ وَيُرِيْدُوْنَ اَنْ يُّفَرِّقُوْا بَيْنَ اللّٰهِ وَرُسُلِهٖ وَيَقُوْلُوْنَ نُؤْمِنُ بِبَعْضٍ وَّنَكْفُرُ بِبَعْضٍۙ وَّيُرِيْدُوْنَ اَنْ يَّتَّخِذُوْا بَيْنَ ذٰلِكَ سَبِيْلًاۙ
Innal-la©³na yakfurµna bill±hi wa rusulih³ wa yur³dµna ay yufarriqµ bainall±hi wa rusulih³ wa yaqµlµna nu'minu biba‘«in wa nakfuru biba‘«(in), wa yur³dµna ay yattakhi©µ baina ©±lika sab³l±(n).
Sesungguhnya orang-orang yang kufur kepada Allah dan rasul-rasul-Nya dan bermaksud membeda-bedakan antara (keimanan kepada) Allah dan rasul-rasul-Nya dengan mengatakan, “Kami beriman kepada sebagian dan kami mengingkari sebagian (yang lain),” serta bermaksud mengambil jalan tengah antara itu (keimanan atau kekufuran),
525. An-Nisa' Ayat 151
اُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْكٰفِرُوْنَ حَقًّا ۚوَاَعْتَدْنَا لِلْكٰفِرِيْنَ عَذَابًا مُّهِيْنًا
Ul±'ika humul-k±firµna ¥aqq±(n), wa a‘tadn± lil-k±fir³na ‘a©±bam muh³n±(n).
merekalah orang-orang kafir yang sebenarnya. Kami telah menyediakan untuk orang-orang kafir azab yang menghinakan.
526. An-Nisa' Ayat 152
وَالَّذِيْنَ اٰمَنُوْا بِاللّٰهِ وَرُسُلِهٖ وَلَمْ يُفَرِّقُوْا بَيْنَ اَحَدٍ مِّنْهُمْ اُولٰۤىِٕكَ سَوْفَ يُؤْتِيْهِمْ اُجُوْرَهُمْ ۗوَكَانَ اللّٰهُ غَفُوْرًا رَّحِيْمًا ࣖ
Wal-la©³na ±manµ bill±hi wa rusulih³ wa lam yufarriqµ baina a¥adim minhum ul±'ika saufa yu't³him ujµrahum, wa k±nall±hu gafµrar ra¥³m±(n).
Adapun orang-orang yang beriman kepada Allah dan rasul-rasul-Nya dan tidak membeda-bedakan seorang pun di antara mereka (para rasul), kelak Allah akan memberikan pahala kepada mereka. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
527. An-Nisa' Ayat 162
لٰكِنِ الرّٰسِخُوْنَ فِى الْعِلْمِ مِنْهُمْ وَالْمُؤْمِنُوْنَ يُؤْمِنُوْنَ بِمَآ اُنْزِلَ اِلَيْكَ وَمَآ اُنْزِلَ مِنْ قَبْلِكَ وَالْمُقِيْمِيْنَ الصَّلٰوةَ وَالْمُؤْتُوْنَ الزَّكٰوةَ وَالْمُؤْمِنُوْنَ بِاللّٰهِ وَالْيَوْمِ الْاٰخِرِۗ اُولٰۤىِٕكَ سَنُؤْتِيْهِمْ اَجْرًا عَظِيْمًا ࣖ
L±kinir-r±sikhµna fil-‘ilmi minhum wal-mu'minµna yu'minµna bim± unzila ilaika wa m± unzila min qablika wal-muq³m³na¡-¡al±ta wal-mu'tµnaz-zak±ta wal-mu'minµna bill±hi wal-yaumil-±khir(i), ul±'ika sanu't³him ajran ‘a§³m±(n).
Akan tetapi, orang-orang yang ilmunya mendalam di antara mereka dan orang-orang mukmin beriman pada (Al-Qur’an) yang diturunkan kepadamu (Nabi Muhammad) dan pada (kitab-kitab) yang diturunkan sebelummu. (Begitu pula) mereka yang melaksanakan salat, yang menunaikan zakat, dan yang beriman kepada Allah serta hari Akhir. Kepada mereka akan Kami berikan pahala yang besar.
528. An-Nisa' Ayat 167
اِنَّ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا وَصَدُّوْا عَنْ سَبِيْلِ اللّٰهِ قَدْ ضَلُّوْا ضَلٰلًا ۢ بَعِيْدًا
Innal-la©³na kafarµ wa ¡addµ ‘an sab³lill±hi qad «allµ «al±lam ba‘³d±(n).
Sesungguhnya orang-orang yang kufur dan menghalang-halangi (orang lain) dari jalan Allah, benar-benar telah tersesat jauh.
529. An-Nisa' Ayat 168
اِنَّ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا وَظَلَمُوْا لَمْ يَكُنِ اللّٰهُ لِيَغْفِرَ لَهُمْ وَلَا لِيَهْدِيَهُمْ طَرِيْقًاۙ
Innal-la©³na kafarµ wa §alamµ lam yakunill±hu liyagfira lahum wa l± liyahdiyahum ¯ar³q±(n).
Sesungguhnya orang-orang yang kufur dan melakukan kezaliman, Allah tidak akan mengampuni mereka dan tidak akan menunjukkan kepada mereka jalan apa pun,
530. An-Nisa' Ayat 169
اِلَّا طَرِيْقَ جَهَنَّمَ خٰلِدِيْنَ فِيْهَآ اَبَدًا ۗوَكَانَ ذٰلِكَ عَلَى اللّٰهِ يَسِيْرًا
Ill± ¯ar³qa jahannama kh±lid³na f³h± abad±(n), wa k±na ©±lika ‘alall±hi yas³r±(n).
kecuali jalan ke (neraka) Jahanam. Mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Hal itu bagi Allah (sangat) mudah.
531. An-Nisa' Ayat 173
فَاَمَّا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ فَيُوَفِّيْهِمْ اُجُوْرَهُمْ وَيَزِيْدُهُمْ مِّنْ فَضْلِهٖۚ وَاَمَّا الَّذِيْنَ اسْتَنْكَفُوْا وَاسْتَكْبَرُوْا فَيُعَذِّبُهُمْ عَذَابًا اَلِيْمًاۙ وَّلَا يَجِدُوْنَ لَهُمْ مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ وَلِيًّا وَّلَا نَصِيْرًا
Fa ammal-la©³na ±manµ wa ‘amilu¡-¡±li¥±ti fa yuwaff³him ujµrahum wa yaz³duhum min fa«lih(³), wa ammal-la©³nastankafµ wastakbarµ fa yu‘a©©ibuhum ‘a©±ban al³m±(n), wa l± yajidµna lahum min dµnill±hi waliyyaw wa l± na¡³r±(n).
Adapun orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, Allah akan menyempurnakan pahala bagi mereka dan menambah sebagian dari karunia-Nya. Sementara itu, orang-orang yang enggan (menyembah Allah) dan menyombongkan diri, maka Allah akan mengazab mereka dengan azab yang pedih. Mereka pun tidak akan mendapatkan pelindung dan penolong selain Allah.
532. An-Nisa' Ayat 174
يٰٓاَيُّهَا النَّاسُ قَدْ جَاۤءَكُمْ بُرْهَانٌ مِّنْ رَّبِّكُمْ وَاَنْزَلْنَآ اِلَيْكُمْ نُوْرًا مُّبِيْنًا
Y± ayyuhan-n±su qad j±'akum burh±num mir rabbikum wa anzaln± ilaikum nµram mub³n±(n).
Wahai manusia, sesungguhnya telah sampai kepadamu bukti kebenaran (Nabi Muhammad dengan mukjizatnya) dari Tuhanmu dan telah Kami turunkan kepadamu cahaya yang terang benderang (Al-Qur’an).
533. An-Nisa' Ayat 175
فَاَمَّا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا بِاللّٰهِ وَاعْتَصَمُوْا بِهٖ فَسَيُدْخِلُهُمْ فِيْ رَحْمَةٍ مِّنْهُ وَفَضْلٍۙ وَّيَهْدِيْهِمْ اِلَيْهِ صِرَاطًا مُّسْتَقِيْمًاۗ
Fa ammal-la©³na ±manµ bill±hi wa‘ta¡amµ bih³ fa sayudkhiluhum f³ ra¥matim minhu wa fa«l(in), wa yahd³him ilaihi ¡ir±¯am mustaq³m±(n).
Adapun orang-orang yang beriman kepada Allah dan berpegang teguh pada (agama)-Nya, maka Allah akan memasukkan mereka ke dalam rahmat dan karunia dari-Nya (surga) serta menunjukkan mereka jalan yang lurus kepada-Nya.
534. An-Nur Ayat 55
وَعَدَ اللّٰهُ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا مِنْكُمْ وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ لَيَسْتَخْلِفَنَّهُمْ فِى الْاَرْضِ كَمَا اسْتَخْلَفَ الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِهِمْۖ وَلَيُمَكِّنَنَّ لَهُمْ دِيْنَهُمُ الَّذِى ارْتَضٰى لَهُمْ وَلَيُبَدِّلَنَّهُمْ مِّنْۢ بَعْدِ خَوْفِهِمْ اَمْنًاۗ يَعْبُدُوْنَنِيْ لَا يُشْرِكُوْنَ بِيْ شَيْـًٔاۗ وَمَنْ كَفَرَ بَعْدَ ذٰلِكَ فَاُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْفٰسِقُوْنَ
Wa‘adall±hul-la©³na ±manµ minkum wa ‘amilu¡-¡±li¥±ti layastakhlifannahum fil-ar«i kamastakhlafal-la©³na min qablihim, wa layumakkinanna lahum d³nahumul-la©irta«± lahum wa layubaddilannahum mim ba‘di khaufihim amn±(n), ya‘budµnan³ l± yusyrikµna b³ syai'±(n), wa man kafara ba‘da ©±lika fa ul±'ika humul-f±siqµn(a).
Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan yang mengerjakan kebajikan bahwa Dia sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di bumi sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa; Dia sungguh akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah Dia ridai; dan Dia sungguh akan mengubah (keadaan) mereka setelah berada dalam ketakutan menjadi aman sentosa. Mereka menyembah-Ku dengan tidak mempersekutukan-Ku dengan sesuatu apa pun. Siapa yang kufur setelah (janji) tersebut, mereka itulah orang-orang fasik.
535. An-Nur Ayat 57
لَا تَحْسَبَنَّ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا مُعْجِزِيْنَ فِى الْاَرْضِۚ وَمَأْوٰىهُمُ النَّارُۗ وَلَبِئْسَ الْمَصِيْرُ ࣖ
L± ta¥sabannal-la©³na kafarµ mu‘jiz³na fil-ar«(i), wa ma'w±humun-n±r(u), wa labi'sal-ma¡³r(u).
Janganlah engkau mengira bahwa orang-orang yang kufur itu dapat melemahkan Allah di bumi (sehingga dapat menghindar dari siksa-Nya). Tempat kembali mereka (di akhirat) adalah neraka. Itulah seburuk-buruk tempat kembali.
536. Ar-Ra'd Ayat 4
وَفِى الْاَرْضِ قِطَعٌ مُّتَجٰوِرٰتٌ وَّجَنّٰتٌ مِّنْ اَعْنَابٍ وَّزَرْعٌ وَّنَخِيْلٌ صِنْوَانٌ وَّغَيْرُ صِنْوَانٍ يُّسْقٰى بِمَاۤءٍ وَّاحِدٍۙ وَّنُفَضِّلُ بَعْضَهَا عَلٰى بَعْضٍ فِى الْاُكُلِۗ اِنَّ فِيْ ذٰلِكَ لَاٰيٰتٍ لِّقَوْمٍ يَّعْقِلُوْنَ
Wa fil-ar«i qi¯a‘um mutaj±wir±tuw wa jann±tum min a‘n±biw wa zar‘uw wa nakh³lun ¡inw±nuw wa gairu ¡inw±niy yusq± bim±'iw w±¥id(in), wa nufa««ilu ba‘«ah± ‘al± ba‘«in fil-ukul(i), inna f³ ©±lika la'±y±til liqaumiy ya‘qilµn(a).
Di bumi terdapat bagian-bagian yang berdampingan, kebun-kebun anggur, tanaman-tanaman, dan pohon kurma yang bercabang dan yang tidak bercabang. (Semua) disirami dengan air yang sama, tetapi Kami melebihkan tanaman yang satu atas yang lainnya dalam hal rasanya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar (terdapat) tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang mengerti.
537. Ar-Ra'd Ayat 5
۞ وَاِنْ تَعْجَبْ فَعَجَبٌ قَوْلُهُمْ ءَاِذَا كُنَّا تُرٰبًا ءَاِنَّا لَفِيْ خَلْقٍ جَدِيْدٍ ەۗ اُولٰۤىِٕكَ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا بِرَبِّهِمْۚ وَاُولٰۤىِٕكَ الْاَغْلٰلُ فِيْٓ اَعْنَاقِهِمْۚ وَاُولٰۤىِٕكَ اَصْحٰبُ النَّارِۚ هُمْ فِيْهَا خٰلِدُوْنَ
Wa in ta‘jab fa ‘ajabun qauluhum a'i©± kunn± tur±ban a'inn± laf³ khalqin jad³d(in), ul±'ikal-la©³na kafarµ birabbihim, wa ul±'ikal-agl±lu f³ a‘n±qihim, wa ul±'ika a¡¥±bun-n±r(i), hum f³h± kh±lidµn(a).
Jika engkau (Nabi Muhammad) heran, (justru) yang mengherankan adalah ucapan mereka (orang-orang kafir), “Apakah bila kami telah menjadi tanah, kami benar-benar akan (dikembalikan) menjadi makhluk yang baru?” Mereka itulah orang-orang yang kufur kepada Tuhannya. Mereka itulah orang-orang (yang dilekatkan) belenggu di lehernya. Mereka adalah para penghuni neraka. Mereka kekal di dalamnya.
538. Ar-Ra'd Ayat 6
وَيَسْتَعْجِلُوْنَكَ بِالسَّيِّئَةِ قَبْلَ الْحَسَنَةِ وَقَدْ خَلَتْ مِنْ قَبْلِهِمُ الْمَثُلٰتُۗ وَاِنَّ رَبَّكَ لَذُوْ مَغْفِرَةٍ لِّلنَّاسِ عَلٰى ظُلْمِهِمْۚ وَاِنَّ رَبَّكَ لَشَدِيْدُ الْعِقَابِ
Wa yasta‘jilµnaka bis-sayyi'ati qablal-¥asanati wa qad khalat min qablihimul-ma£ul±t(u), wa inna rabbaka la©µ magfiratil lin-n±si ‘al± §ulmihim, wa inna rabbaka lasyad³dul-‘iq±b(i).
Mereka meminta kepadamu agar keburukan (siksaan) dipercepat sebelum (datangnya) kebaikan, padahal sungguh telah berlalu bermacam-macam contoh (siksaan) sebelum mereka. Sesungguhnya Tuhanmu benar-benar memiliki ampunan bagi manusia meskipun mereka zalim. Sesungguhnya Tuhanmu benar-benar keras hukuman-Nya.
539. Ar-Ra'd Ayat 18
لِلَّذِيْنَ اسْتَجَابُوْا لِرَبِّهِمُ الْحُسْنٰىۗ وَالَّذِيْنَ لَمْ يَسْتَجِيْبُوْا لَهٗ لَوْ اَنَّ لَهُمْ مَّا فِى الْاَرْضِ جَمِيْعًا وَّمِثْلَهٗ مَعَهٗ لَافْتَدَوْا بِهٖ ۗ اُولٰۤىِٕكَ لَهُمْ سُوْۤءُ الْحِسَابِ ەۙ وَمَأْوٰىهُمْ جَهَنَّمُ ۗوَبِئْسَ الْمِهَادُ ࣖ
Lil-la©³nastaj±bµ lirabbihimul-¥usn±, wal-la©³na lam yastaj³bµ lahµ lau anna lahum m± fil-ar«i jam³‘aw wa mi£lahµ ma‘ahµ laftadau bih(³), ul±'ika lahum sµ'ul-¥is±b(i), wa ma'w±hum jahannam(u), wa bi'sal-mih±d(u).
Bagi orang-orang yang memenuhi seruan Tuhannya (taat kepada Allah dan Rasul-Nya, disediakan) balasan yang terbaik (surga). (Sebaliknya, bagi) orang-orang yang tidak memenuhi seruan-Nya, sekiranya mereka memiliki semua yang ada di bumi dan (ditambah) sebanyak itu lagi, niscaya mereka akan menebus dirinya (dari azab Allah pada hari Kiamat) dengan (hartanya) itu. Mereka itulah orang-orang yang akan mendapatkan hisab (perhitungan) yang buruk, tempat kediamannya adalah (neraka) Jahanam, dan itulah seburuk-buruknya tempat kediaman.
540. Ar-Ra'd Ayat 19
۞ اَفَمَنْ يَّعْلَمُ اَنَّمَآ اُنْزِلَ اِلَيْكَ مِنْ رَّبِّكَ الْحَقُّ كَمَنْ هُوَ اَعْمٰىۗ اِنَّمَا يَتَذَكَّرُ اُولُوا الْاَلْبَابِۙ
Afamay ya‘lamu annam± unzila ilaika mir rabbikal-¥aqqu kaman huwa a‘m±, innam± yata©akkaru ulul-alb±b(i).
Apakah orang yang mengetahui bahwa apa yang diturunkan kepadamu (Nabi Muhammad) dari Tuhanmu adalah kebenaran sama dengan orang yang buta? Hanya orang yang berakal sehat sajalah yang dapat mengambil pelajaran.
541. Ar-Ra'd Ayat 20
الَّذِيْنَ يُوْفُوْنَ بِعَهْدِ اللّٰهِ وَلَا يَنْقُضُوْنَ الْمِيْثَاقَۙ
Al-la©³na yµfµna bi‘ahdill±hi wa l± yanqu«µnal-m³£±q(a).
(Yaitu) orang-orang yang memenuhi janji Allah dan tidak membatalkan perjanjian.
542. Ar-Ra'd Ayat 21
وَالَّذِيْنَ يَصِلُوْنَ مَآ اَمَرَ اللّٰهُ بِهٖٓ اَنْ يُّوْصَلَ وَيَخْشَوْنَ رَبَّهُمْ وَيَخَافُوْنَ سُوْۤءَ الْحِسَابِ ۗ
Wal-la©³na ya¡ilµna m± amarall±hu bih³ ay yµ¡ala wa yakhsyauna rabbahum wa yakh±fµna sµ'al-¥is±b(i).
Orang-orang yang menghubungkan apa yang Allah perintahkan untuk disambungkan (seperti silaturahmi), takut kepada Tuhannya, dan takut (pula) pada hisab yang buruk.
543. Ar-Ra'd Ayat 22
وَالَّذِيْنَ صَبَرُوا ابْتِغَاۤءَ وَجْهِ رَبِّهِمْ وَاَقَامُوا الصَّلٰوةَ وَاَنْفَقُوْا مِمَّا رَزَقْنٰهُمْ سِرًّا وَّعَلَانِيَةً وَّيَدْرَءُوْنَ بِالْحَسَنَةِ السَّيِّئَةَ اُولٰۤىِٕكَ لَهُمْ عُقْبَى الدَّارِۙ
Wal-la©³na ¡abarubtig±'a wajhi rabbihim wa aq±mu¡-¡al±ta wa anfaqµ mimm± razaqn±hum sirraw wa ‘al±niyataw wa yadra'µna bil-¥asanatis-sayyi'ata ul±'ika lahum ‘uqbad-d±r(i).
Orang-orang yang bersabar demi mencari keridaan Tuhan mereka, mendirikan salat, menginfakkan sebagian rezeki yang Kami berikan kepada mereka secara sembunyi-sembunyi atau terang-terangan, dan membalas keburukan dengan kebaikan, orang-orang itulah yang mendapatkan tempat kesudahan (yang baik).
544. Ar-Ra'd Ayat 23
جَنّٰتُ عَدْنٍ يَّدْخُلُوْنَهَا وَمَنْ صَلَحَ مِنْ اٰبَاۤىِٕهِمْ وَاَزْوَاجِهِمْ وَذُرِّيّٰتِهِمْ وَالْمَلٰۤىِٕكَةُ يَدْخُلُوْنَ عَلَيْهِمْ مِّنْ كُلِّ بَابٍۚ
Jann±tu ‘adniy yadkhulµnah± wa man ¡ala¥a min ±b±'ihim wa azw±jihim wa ©urriyy±tihim wal-mal±'ikatu yadkhulµna ‘alaihim min kulli b±b(in).
(Yaitu) surga-surga ‘Adn. Mereka memasukinya bersama orang saleh dari leluhur, pasangan-pasangan, dan keturunan-keturunan mereka, sedangkan malaikat-malaikat masuk ke tempat mereka dari semua pintu.
545. Ar-Ra'd Ayat 24
سَلٰمٌ عَلَيْكُمْ بِمَا صَبَرْتُمْ فَنِعْمَ عُقْبَى الدَّارِۗ
Sal±mun ‘alaikum bim± ¡abartum fa ni‘ma ‘uqbad-d±r(i).
(Malaikat berkata,) “Salāmun ‘alaikum (semoga keselamatan tercurah kepadamu) karena kesabaranmu.” (Itulah) sebaik-baiknya tempat kesudahan (surga).
546. Ar-Ra'd Ayat 25
وَالَّذِيْنَ يَنْقُضُوْنَ عَهْدَ اللّٰهِ مِنْ ۢ بَعْدِ مِيْثَاقِهٖ وَيَقْطَعُوْنَ مَآ اَمَرَ اللّٰهُ بِهٖٓ اَنْ يُّوْصَلَ وَيُفْسِدُوْنَ فِى الْاَرْضِۙ اُولٰۤىِٕكَ لَهُمُ اللَّعْنَةُ وَلَهُمْ سُوْۤءُ الدَّارِ
Wal-la©³na yanqu«µna ‘ahdall±hi mim ba‘di m³£±qih³ wa yaq¯a‘µna m± amarall±hu bih³ ay yµ¡ala wa yufsidµna fil-ar«(i), ul±'ika lahumul-la‘natu wa lahum sµ'ud-d±r(i).
Orang-orang yang melanggar perjanjian (dengan) Allah setelah diteguhkan, memutuskan apa yang diperintahkan Allah untuk disambungkan (seperti silaturahmi), dan berbuat kerusakan di bumi; mereka itulah orang-orang yang mendapat laknat dan bagi mereka tempat kediaman yang buruk (Jahanam).
547. Ar-Ra'd Ayat 28
الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَتَطْمَىِٕنُّ قُلُوْبُهُمْ بِذِكْرِ اللّٰهِ ۗ اَلَا بِذِكْرِ اللّٰهِ تَطْمَىِٕنُّ الْقُلُوْبُ ۗ
Al-la©³na ±manµ wa ta¯ma'innu qulµbuhum bi©ikrill±h(i), al± bi©ikrill±hi ta¯ma'innul-qulµb(u).
(Yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, bahwa hanya dengan mengingat Allah hati akan selalu tenteram.
548. Ar-Ra'd Ayat 29
اَلَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ طُوْبٰى لَهُمْ وَحُسْنُ مَاٰبٍ
Alla©³na ±manµ wa ‘amilu¡-¡±li¥±ti ¯µb± lahum wa ¥usnu ma'±b(in).
Orang-orang yang beriman dan beramal saleh, bagi mereka kebahagiaan dan tempat kembali yang baik.
549. Ar-Ra'd Ayat 33
اَفَمَنْ هُوَ قَاۤىِٕمٌ عَلٰى كُلِّ نَفْسٍۢ بِمَا كَسَبَتْۚ وَجَعَلُوْا لِلّٰهِ شُرَكَاۤءَ ۗ قُلْ سَمُّوْهُمْۗ اَمْ تُنَبِّـُٔوْنَهٗ بِمَا لَا يَعْلَمُ فِى الْاَرْضِ اَمْ بِظَاهِرٍ مِّنَ الْقَوْلِ ۗبَلْ زُيِّنَ لِلَّذِيْنَ كَفَرُوْا مَكْرُهُمْ وَصُدُّوْا عَنِ السَّبِيْلِ ۗوَمَنْ يُّضْلِلِ اللّٰهُ فَمَا لَهٗ مِنْ هَادٍ
Afaman huwa q±'imun ‘al± kulli nafsim bim± kasabat, wa ja‘alµ lill±hi syurak±'(a), qul sammµhum, am tunabbi'µnahµ bim± l± ya‘lamu fil-ar«i am bi§±hirim minal-qaul(i), bal zuyyina lil-la©³na kafarµ makruhum wa ¡uddµ ‘anis-sab³l(i), wa may yu«lilill±hu fam± lahµ min h±d(in).
Apakah Dia yang mengawasi setiap jiwa atas apa yang diperbuatnya (sama dengan tuhan yang tidak demikian)? Mereka menjadikan sekutu-sekutu bagi Allah. Katakanlah (Nabi Muhammad), “Sebutkanlah sifat-sifat mereka itu! Apakah kamu hendak memberitahukan kepada-Nya apa yang tidak diketahui-Nya di bumi atau (mengatakan tentang hal itu) sekadar perkataan pada lahirnya saja.” Sebenarnya bagi orang-orang yang kufur, tipu daya mereka itu dijadikan terasa indah dan mereka dihalangi dari jalan (yang benar). Siapa yang disesatkan Allah, tidak ada seorang pun yang dapat memberi petunjuk baginya.
550. Ar-Ra'd Ayat 34
لَهُمْ عَذَابٌ فِى الْحَيٰوةِ الدُّنْيَا وَلَعَذَابُ الْاٰخِرَةِ اَشَقُّۚ وَمَا لَهُمْ مِّنَ اللّٰهِ مِنْ وَّاقٍ
Lahum ‘a©±bun fil-¥ay±tid-dun-y± wa la‘a©±bul-±khirati asyaqq(u), wa m± lahum minall±hi miw w±q(in).
Bagi merekalah azab (yang pedih) dalam kehidupan dunia dan azab akhirat pasti lebih pedih. Tidak ada seorang pun yang melindungi mereka dari (azab) Allah.
551. Ar-Ra'd Ayat 35
۞ مَثَلُ الْجَنَّةِ الَّتِيْ وُعِدَ الْمُتَّقُوْنَۗ تَجْرِيْ مِنْ تَحْتِهَا الْاَنْهٰرُۗ اُكُلُهَا دَاۤىِٕمٌ وَّظِلُّهَاۗ تِلْكَ عُقْبَى الَّذِيْنَ اتَّقَوْا ۖوَّعُقْبَى الْكٰفِرِيْنَ النَّارُ
Ma£alul-jannatil-lat³ wu‘idal-muttaqµn(a), tajr³ min ta¥tihal-anh±r(u), ukuluh± d±'imuw wa §illuh±, tilka ‘uqbal-la©³nattaqau, wa ‘uqbal-k±fir³nan-n±r(u).
Perumpamaan surga yang dijanjikan kepada orang-orang yang bertakwa (ialah seperti taman), mengalir di bawahnya sungai-sungai; senantiasa berbuah dan teduh. Itulah tempat kesudahan bagi orang-orang yang bertakwa. Sedangkan tempat kesudahan bagi orang-orang kafir ialah neraka.
552. Ar-Rahman Ayat 31
سَنَفْرُغُ لَكُمْ اَيُّهَ الثَّقَلٰنِۚ
Sanafrugu lakum ayyuha£-£aqal±n(i).
Kami akan mencurahkan perhatian kepadamu, wahai manusia dan jin.
553. Ar-Rahman Ayat 32
فَبِاَيِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِ
Fa bi'ayyi ±l±'i rabbikum± tuka©©ib±n(i).
Maka, nikmat Tuhanmu manakah yang kamu dustakan (wahai jin dan manusia)?
554. Ar-Rahman Ayat 33
يٰمَعْشَرَ الْجِنِّ وَالْاِنْسِ اِنِ اسْتَطَعْتُمْ اَنْ تَنْفُذُوْا مِنْ اَقْطَارِ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِ فَانْفُذُوْاۗ لَا تَنْفُذُوْنَ اِلَّا بِسُلْطٰنٍۚ
Y± ma‘syaral-jinni wal-insi inista¯a‘tum an tanfu©µ min aq¯±ris-sam±w±ti wal-ar«i fanfu©µ, l± tanfu©µna ill± bisul¯±n(in).
Wahai segenap jin dan manusia, jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, tembuslah. Kamu tidak akan mampu menembusnya, kecuali dengan kekuatan (dari Allah).
555. Ar-Rahman Ayat 34
فَبِاَيِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِ
Fa bi'ayyi ±l±'i rabbikum± tuka©©ib±n(i).
Maka, nikmat Tuhanmu manakah yang kamu dustakan (wahai jin dan manusia)?
556. Ar-Rahman Ayat 35
يُرْسَلُ عَلَيْكُمَا شُوَاظٌ مِّنْ نَّارٍۙ وَّنُحَاسٌ فَلَا تَنْتَصِرَانِۚ
Yursalu ‘alaikum± syuw±§um min n±r(in), wa nu¥±sun fal± tanta¡ir±n(i).
Kepadamu, (wahai jin dan manusia,) disemburkan nyala api dan (ditumpahkan) cairan tembaga panas sehingga kamu tidak dapat menyelamatkan diri.
557. Ar-Rahman Ayat 36
فَبِاَيِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِ
Fa bi'ayyi ±l±'i rabbikum± tuka©©ib±n(i).
Maka, nikmat Tuhanmu manakah yang kamu dustakan (wahai jin dan manusia)?
558. As-Saffat Ayat 174
فَتَوَلَّ عَنْهُمْ حَتّٰى حِيْنٍۙ
Fatawalla ‘anhum ¥att± ¥³n(in).
Maka, berpalinglah engkau (Nabi Muhammad) dari mereka sampai waktu tertentu!
559. As-Saffat Ayat 175
وَّاَبْصِرْهُمْۗ فَسَوْفَ يُبْصِرُوْنَ
Wa ab¡irhum, fa saufa yub¡irµn(a).
Lihatlah mereka! Maka, kelak mereka akan melihat (azab itu).
560. As-Saffat Ayat 176
اَفَبِعَذَابِنَا يَسْتَعْجِلُوْنَ
Afabi‘a©±bin± yasta‘jilµn(a).
Maka, apakah mereka meminta agar azab Kami disegerakan?
561. As-Saffat Ayat 177
فَاِذَا نَزَلَ بِسَاحَتِهِمْ فَسَاۤءَ صَبَاحُ الْمُنْذَرِيْنَ
Fa i©± nazala bis±¥atihim fa s±'a ¡ab±¥ul-mun©ar³n(a).
Apabila turun (siksaan itu) di halaman mereka, sangat buruklah pagi hari bagi orang-orang yang diperingatkan itu.
562. As-Saffat Ayat 178
وَتَوَلَّ عَنْهُمْ حَتّٰى حِيْنٍۙ
Wa tawalla ‘anhum ¥att± ¥³n(in).
Berpalinglah engkau (Nabi Muhammad) dari mereka sampai waktu tertentu.
563. As-Saffat Ayat 179
وَّاَبْصِرْۗ فَسَوْفَ يُبْصِرُوْنَ
Wa ab¡ir, fasaufa yub¡irµn(a).
Lihatlah (mereka)! Maka, kelak mereka akan melihat (azab itu).
564. As-Sajdah Ayat 18
اَفَمَنْ كَانَ مُؤْمِنًا كَمَنْ كَانَ فَاسِقًاۗ لَا يَسْتَوٗنَ
Afaman k±na mu'minan kaman k±na f±siq±(n), l± yastawµn(a).
Apakah orang mukmin sama dengan orang fasik (kafir)? (Pastilah) mereka tidak sama.
565. As-Sajdah Ayat 19
اَمَّا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ فَلَهُمْ جَنّٰتُ الْمَأْوٰىۖ نُزُلًا ۢبِمَا كَانُوْا يَعْمَلُوْنَ
Ammal-la©³na ±manµ wa ‘amilu¡-¡±li¥±ti falahum jann±tul-ma'w±, nuzulam bim± k±nµ ya‘malµn(a).
Adapun orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh, mereka akan mendapat surga-surga (sebagai) tempat kediaman sebagai balasan atas apa yang selalu mereka kerjakan.
566. As-Sajdah Ayat 20
وَاَمَّا الَّذِيْنَ فَسَقُوْا فَمَأْوٰىهُمُ النَّارُ كُلَّمَآ اَرَادُوْٓا اَنْ يَّخْرُجُوْا مِنْهَآ اُعِيْدُوْا فِيْهَا وَقِيْلَ لَهُمْ ذُوْقُوْا عَذَابَ النَّارِ الَّذِيْ كُنْتُمْ بِهٖ تُكَذِّبُوْنَ
Wa ammal-la©³na fasaqµ fa ma'w±kumun n±ru kullam± ar±dµ ay yakhrujµ minh± u‘³dµ f³h± wa q³la lahum ©µqµ ‘a©±ban n±ril-la©³ kuntum bih³ tuka©©ibµn(a).
Adapun orang-orang yang fasik (kafir), tempat kediaman mereka adalah neraka. Setiap kali mereka hendak keluar darinya, mereka dikembalikan (lagi) ke dalamnya dan dikatakan kepada mereka, “Rasakanlah azab neraka yang dahulu selalu kamu dustakan.”
567. As-Sajdah Ayat 21
وَلَنُذِيْقَنَّهُمْ مِّنَ الْعَذَابِ الْاَدْنٰى دُوْنَ الْعَذَابِ الْاَكْبَرِ لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُوْنَ
Wa lanu©³qannahum minal-‘a©±bil-adn± dµnal-‘a©±bil-akbari la‘allahum yarji‘µn(a).
Kami pasti akan menimpakan kepada mereka sebagian azab yang dekat (di dunia) sebelum azab yang lebih besar (di akhirat) agar mereka kembali (ke jalan yang benar).
568. As-Sajdah Ayat 22
وَمَنْ اَظْلَمُ مِمَّنْ ذُكِّرَ بِاٰيٰتِ رَبِّهٖ ثُمَّ اَعْرَضَ عَنْهَا ۗاِنَّا مِنَ الْمُجْرِمِيْنَ مُنْتَقِمُوْنَ ࣖ
Wa man a§lamu mimman ©ukkira bi'±y±ti rabbih³ £umma a‘ra«a ‘anh±, inn± minal-mujrim³na muntaqimµn(a).
Siapakah yang lebih zalim daripada orang yang telah diperingatkan dengan ayat-ayat Tuhannya, kemudian dia berpaling darinya? Sesungguhnya Kami akan memberikan balasan kepada para pendosa.
569. Asy-Syu'ara' Ayat 200
كَذٰلِكَ سَلَكْنٰهُ فِيْ قُلُوْبِ الْمُجْرِمِيْنَ ۗ
Ka©±lika salakn±hu f³ qulµbil-mujrim³n(a).
Demikianlah, Kami masukkan (sifat dusta dan ingkar) ke dalam hati para pendurhaka.
570. Asy-Syu'ara' Ayat 201
لَا يُؤْمِنُوْنَ بِهٖ حَتّٰى يَرَوُا الْعَذَابَ الْاَلِيْمَ
L± yu'minµna bih³ ¥att± yarawul-‘a©±bal-al³m(a).
Mereka tidak akan beriman kepadanya hingga melihat azab yang pedih.
571. Asy-Syu'ara' Ayat 202
فَيَأْتِيَهُمْ بَغْتَةً وَّهُمْ لَا يَشْعُرُوْنَ ۙ
Fa ya'tiyahum bagtataw wa hum l± yasy‘urµn(a).
Maka, datanglah ia (azab) kepada mereka secara tiba-tiba, sedangkan mereka tidak menyadarinya.
572. Asy-Syu'ara' Ayat 203
فَيَقُوْلُوْا هَلْ نَحْنُ مُنْظَرُوْنَ ۗ
Fa yaqµlµ hal na¥nu mun§arµn(a).
Lalu, mereka berkata, “Apakah kami diberi penangguhan waktu?”
573. Asy-Syu'ara' Ayat 204
اَفَبِعَذَابِنَا يَسْتَعْجِلُوْنَ
Afa bi‘a©±bin± yasta‘jilµn(a).
Bukankah mereka yang meminta agar azab Kami disegerakan?
574. Asy-Syu'ara' Ayat 205
اَفَرَءَيْتَ اِنْ مَّتَّعْنٰهُمْ سِنِيْنَ ۙ
Afa ra'aita im matta‘n±hum sin³n(a).
Bagaimana pendapatmu jika kepada mereka Kami berikan kenikmatan hidup beberapa tahun?
575. Asy-Syu'ara' Ayat 206
ثُمَّ جَاۤءَهُمْ مَّا كَانُوْا يُوْعَدُوْنَ ۙ
¤umma j±'ahum m± k±nµ yµ‘adµn(a).
Kemudian, ia (azab) yang diancamkan datang kepada mereka.
576. Asy-Syu'ara' Ayat 207
مَآ اَغْنٰى عَنْهُمْ مَّا كَانُوْا يُمَتَّعُوْنَ ۗ
M± agn± ‘anhum m± k±nµ yumatta‘µn(a).
Niscaya kenikmatan yang mereka rasakan tidak berguna baginya.
577. Asy-Syura Ayat 16
وَالَّذِيْنَ يُحَاۤجُّوْنَ فِى اللّٰهِ مِنْۢ بَعْدِ مَا اسْتُجِيْبَ لَهٗ حُجَّتُهُمْ دَاحِضَةٌ عِنْدَ رَبِّهِمْ وَعَلَيْهِمْ غَضَبٌ وَّلَهُمْ عَذَابٌ شَدِيْدٌ
Wal-la©³na yu¥±jjµna fill±hi mim ba‘di mastuj³ba lahµ ¥ujjatuhum d±¥i«atun ‘inda rabbihim wa ‘alaihim ga«abuw wa lahum ‘a©±bun syad³d(un).
Orang-orang yang berbantah-bantahan tentang (agama) Allah setelah (agama itu) diterima, perbantahan mereka itu sia-sia di sisi Tuhan mereka. Mereka mendapat kemurkaan (Allah) dan azab yang sangat keras.
578. Asy-Syura Ayat 21
اَمْ لَهُمْ شُرَكٰۤؤُا شَرَعُوْا لَهُمْ مِّنَ الدِّيْنِ مَا لَمْ يَأْذَنْۢ بِهِ اللّٰهُ ۗوَلَوْلَا كَلِمَةُ الْفَصْلِ لَقُضِيَ بَيْنَهُمْ ۗوَاِنَّ الظّٰلِمِيْنَ لَهُمْ عَذَابٌ اَلِيْمٌ
Am lahum syurak±'u syara‘µ lahum minad-d³ni m± lam ya'©am bihill±h(u), wa lau l± kalimatul-fa¡li laqu«iya bainahum, wa inna§-§±lim³na lahum ‘a©±bun al³m(un).
Apakah mereka mempunyai sembahan-sembahan selain Allah yang menetapkan bagi mereka aturan agama yang tidak diizinkan (diridai) oleh Allah? Seandainya tidak ada ketetapan yang pasti (tentang penundaan hukuman dari Allah) tentulah hukuman di antara mereka telah dilaksanakan. Sesungguhnya orang-orang zalim itu akan mendapat azab yang sangat pedih.
579. Asy-Syura Ayat 22
تَرَى الظّٰلِمِيْنَ مُشْفِقِيْنَ مِمَّا كَسَبُوْا وَهُوَ وَاقِعٌۢ بِهِمْ ۗوَالَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ فِيْ رَوْضَاتِ الْجَنَّاتِۚ لَهُمْ مَّا يَشَاۤءُوْنَ عِنْدَ رَبِّهِمْ ۗذٰلِكَ هُوَ الْفَضْلُ الْكَبِيْرُ
Tara§-§±lim³na musyfiq³na mimm± kasabµ wa huwa w±qi‘um bihim, wal-la©³na ±manµ wa ‘amilu¡-¡±li¥±ti f³ rau«±til-jann±t(i), lahum m± yasy±'µna ‘inda rabbihim, ©±lika huwal-fa«lul-kab³r(u).
Kamu akan melihat orang-orang zalim itu sangat ketakutan karena (kejahatan-kejahatan) yang telah mereka lakukan, sedangkan (azab) menimpa mereka. Orang-orang yang beriman dan beramal saleh (akan bersenang-senang) di dalam taman-taman surga. Mereka mendapatkan apa yang mereka kehendaki di sisi Tuhan mereka. Yang demikian itu adalah karunia yang besar.
580. Asy-Syura Ayat 39
وَالَّذِيْنَ اِذَآ اَصَابَهُمُ الْبَغْيُ هُمْ يَنْتَصِرُوْنَ
Wal-la©³na i©± a¡±bahumul-bagyu hum yanta¡irµn(a).
(juga lebih baik dan lebih kekal bagi) orang-orang yang apabila mereka diperlakukan dengan zalim, mereka membela diri.
581. Asy-Syura Ayat 40
وَجَزٰۤؤُا سَيِّئَةٍ سَيِّئَةٌ مِّثْلُهَا ۚفَمَنْ عَفَا وَاَصْلَحَ فَاَجْرُهٗ عَلَى اللّٰهِ ۗاِنَّهٗ لَا يُحِبُّ الظّٰلِمِيْنَ
Wa jaz±'u sayyi'atin sayyi'atum mi£luh±, faman ‘af± wa a¡la¥a fa ajruhµ ‘alall±h(i), innahµ l± yu¥ibbu§-§±lim³n(a).
Balasan suatu keburukan adalah keburukan yang setimpal. Akan tetapi, siapa yang memaafkan dan berbuat baik (kepada orang yang berbuat jahat), maka pahalanya dari Allah. Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang-orang zalim.
582. Asy-Syura Ayat 41
وَلَمَنِ انْتَصَرَ بَعْدَ ظُلْمِهٖ فَاُولٰۤىِٕكَ مَا عَلَيْهِمْ مِّنْ سَبِيْلٍۗ
Wa lamaninta¡ara ba‘da §ulmih³ fa ul±'ika m± ‘alaihim min sab³l(in).
Akan tetapi, sungguh siapa yang membela diri setelah teraniaya, tidak ada satu alasan pun (untuk menyalahkan) mereka.
583. Asy-Syura Ayat 42
اِنَّمَا السَّبِيْلُ عَلَى الَّذِيْنَ يَظْلِمُوْنَ النَّاسَ وَيَبْغُوْنَ فِى الْاَرْضِ بِغَيْرِ الْحَقِّۗ اُولٰۤىِٕكَ لَهُمْ عَذَابٌ اَلِيْمٌ
Innamas-sab³lu ‘alal-la©³na ya§limµnan-n±sa wa yabgµna fil-ar«i bigairil-¥aqq(i), ul±'ika lahum ‘a©±bun al³m(un).
Sesungguhnya alasan (untuk menyalahkan) itu hanya ada pada orang-orang yang menganiaya manusia dan melampaui batas di bumi tanpa hak (alasan yang benar). Mereka itu mendapat siksa yang sangat pedih.
584. Asy-Syura Ayat 43
وَلَمَنْ صَبَرَ وَغَفَرَ اِنَّ ذٰلِكَ لَمِنْ عَزْمِ الْاُمُوْرِ ࣖ
Wa laman ¡abara wa gafara inna ©±lika lamin ‘azmil-umµr(i).
Akan tetapi, sungguh siapa yang bersabar dan memaafkan, sesungguhnya yang demikian itu termasuk urusan yang (patut) diutamakan.
585. At-Tahrim Ayat 6
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا قُوْٓا اَنْفُسَكُمْ وَاَهْلِيْكُمْ نَارًا وَّقُوْدُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلٰۤىِٕكَةٌ غِلَاظٌ شِدَادٌ لَّا يَعْصُوْنَ اللّٰهَ مَآ اَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُوْنَ مَا يُؤْمَرُوْنَ
Y± ayyuhal-la©³na ±manµ qµ anfusakum wa ahl³kum n±raw waqµduhan-n±su wal-¥ij±ratu ‘alaih± mal±'ikatun gil±§un syid±dul l± ya‘¡µnall±ha m± amarahum wa yaf‘alµna m± yu'marµn(a).
Wahai orang-orang yang beriman, jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu. Penjaganya adalah malaikat-malaikat yang kasar dan keras. Mereka tidak durhaka kepada Allah terhadap apa yang Dia perintahkan kepadanya dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.
586. At-Tahrim Ayat 7
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ كَفَرُوْا لَا تَعْتَذِرُوا الْيَوْمَۗ اِنَّمَا تُجْزَوْنَ مَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Y± ayyuhal-la©³na kafarµ l± ta‘ta©³rul-yaum(a), innam± tujzauna m± kuntum ta‘malµn(a).
Wahai orang-orang yang kufur, janganlah kamu mencari-cari alasan pada hari ini. Sesungguhnya kamu hanya diberi balasan (sesuai dengan) apa yang selama ini kamu kerjakan.
587. At-Tahrim Ayat 8
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا تُوْبُوْٓا اِلَى اللّٰهِ تَوْبَةً نَّصُوْحًاۗ عَسٰى رَبُّكُمْ اَنْ يُّكَفِّرَ عَنْكُمْ سَيِّاٰتِكُمْ وَيُدْخِلَكُمْ جَنّٰتٍ تَجْرِيْ مِنْ تَحْتِهَا الْاَنْهٰرُۙ يَوْمَ لَا يُخْزِى اللّٰهُ النَّبِيَّ وَالَّذِيْنَ اٰمَنُوْا مَعَهٗۚ نُوْرُهُمْ يَسْعٰى بَيْنَ اَيْدِيْهِمْ وَبِاَيْمَانِهِمْ يَقُوْلُوْنَ رَبَّنَآ اَتْمِمْ لَنَا نُوْرَنَا وَاغْفِرْ لَنَاۚ اِنَّكَ عَلٰى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ
Y± ayyuhal-la©³na ±manµ tµbµ ilall±hi taubatan na¡µ¥±(n), ‘as± rabbukum ay yukaffira ‘ankum sayyi'±tikum wa yudkhilakum jann±tin tajr³ min ta¥tihal-anh±r(u), yauma l± yukhzill±hun-nabiyya wal-la©³na ±manµ ma‘ah(µ), nµruhum yas‘± baina aid³him wa bi'aim±nihim yaqµlµna rabban± atmim lan± nµran± wagfir lan±, innaka ‘al± kulli syai'in qad³r(un).
Wahai orang-orang yang beriman, bertobatlah kepada Allah dengan tobat yang semurni-murninya. Mudah-mudahan Tuhanmu akan menghapus kesalahan-kesalahanmu dan memasukkanmu ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai pada hari ketika Allah tidak menghinakan Nabi dan orang-orang yang beriman bersamanya. Cahaya mereka memancar di hadapan dan di sebelah kanannya. Mereka berkata, “Ya Tuhan kami, sempurnakanlah untuk kami cahaya kami dan ampunilah kami. Sesungguhnya Engkau Mahakuasa atas segala sesuatu.”
588. At-Takatsur Ayat 1
اَلْهٰىكُمُ التَّكَاثُرُۙ
Alh±kumut-tak±£ur(u).
Berbangga-bangga dalam memperbanyak (dunia) telah melalaikanmu
589. At-Takatsur Ayat 2
حَتّٰى زُرْتُمُ الْمَقَابِرَۗ
¦att± zurtumul-maq±bir(a).
sampai kamu masuk ke dalam kubur.
590. At-Takatsur Ayat 3
كَلَّا سَوْفَ تَعْلَمُوْنَۙ
Kall± saufa ta‘lamµn(a).
Sekali-kali tidak! Kelak kamu akan mengetahui (akibat perbuatanmu itu).
591. At-Takatsur Ayat 4
ثُمَّ كَلَّا سَوْفَ تَعْلَمُوْنَ
¤umma kall± saufa ta‘lamµn(a).
Sekali-kali tidak (jangan melakukan itu)! Kelak kamu akan mengetahui (akibatnya).
592. At-Takatsur Ayat 5
كَلَّا لَوْ تَعْلَمُوْنَ عِلْمَ الْيَقِيْنِۗ
Kall± lau ta‘lamµna ‘ilmal-yaq³n(i).
Sekali-kali tidak (jangan melakukan itu)! Sekiranya kamu mengetahui dengan pasti, (niscaya kamu tidak akan melakukannya).
593. At-Takatsur Ayat 6
لَتَرَوُنَّ الْجَحِيْمَۙ
Latarawunnal-ja¥³m(a).
Pasti kamu benar-benar akan melihat (neraka) Jahim.
594. At-Takatsur Ayat 7
ثُمَّ لَتَرَوُنَّهَا عَيْنَ الْيَقِيْنِۙ
¤umma latarawunnah± ‘ainal-yaq³n(i).
Kemudian, kamu pasti benar-benar akan melihatnya dengan ainulyakin.
595. At-Takatsur Ayat 8
ثُمَّ لَتُسْـَٔلُنَّ يَوْمَىِٕذٍ عَنِ النَّعِيْمِ ࣖ
¤umma latus'alunna yauma'i©in ‘anin-na‘³m(i).
Kemudian, kamu pasti benar-benar akan ditanya pada hari itu tentang kenikmatan (yang megah di dunia itu).
596. At-Talaq Ayat 11
رَّسُوْلًا يَّتْلُوْا عَلَيْكُمْ اٰيٰتِ اللّٰهِ مُبَيِّنٰتٍ لِّيُخْرِجَ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ مِنَ الظُّلُمٰتِ اِلَى النُّوْرِۗ وَمَنْ يُّؤْمِنْۢ بِاللّٰهِ وَيَعْمَلْ صَالِحًا يُّدْخِلْهُ جَنّٰتٍ تَجْرِيْ مِنْ تَحْتِهَا الْاَنْهٰرُ خٰلِدِيْنَ فِيْهَآ اَبَدًاۗ قَدْ اَحْسَنَ اللّٰهُ لَهٗ رِزْقًا
Rasµlay yatlµ ‘alaikum ±y±till±hi mubayyin±til liyukhrijal-la©³na ±manµ wa ‘amilu¡-¡±li¥±ti mina§-§ulum±ti ilan-nµr(i), wa may yu'mim bill±hi wa ya‘mal ¡±li¥ay yudkhilhu jann±tin tajr³ min ta¥tihal-anh±ru kh±lid³na f³h± abad±(n), qad a¥sanall±hu lahµ rizq±(n).
(berupa) seorang Rasul yang membacakan ayat-ayat Allah kepadamu yang menerangkan (bermacam-macam hukum) agar dia mengeluarkan orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan dari kegelapan kepada cahaya. Siapa yang beriman kepada Allah dan mengerjakan kebajikan, niscaya akan Dia masukkan ke dalam surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. Mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Sungguh, Allah telah menganugerahkan rezeki yang baik kepadanya.
597. At-Tariq Ayat 15
اِنَّهُمْ يَكِيْدُوْنَ كَيْدًاۙ
Innahum yak³dµna kaid±(n).
Sesungguhnya mereka (orang kafir) melakukan tipu daya.
598. At-Tariq Ayat 16
وَّاَكِيْدُ كَيْدًاۖ
Wa ak³du kaid±(n).
Aku pun membalasnya dengan tipu daya.
599. At-Tariq Ayat 17
فَمَهِّلِ الْكٰفِرِيْنَ اَمْهِلْهُمْ رُوَيْدًا ࣖ
Fa mahhilil-k±fir³na amhilhum ruwaid±(n).
Maka, tangguhkanlah orang-orang kafir itu. Biarkanlah mereka sejenak (bersenang-senang).
600. At-Taubah Ayat 19
۞ اَجَعَلْتُمْ سِقَايَةَ الْحَاۤجِّ وَعِمَارَةَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ كَمَنْ اٰمَنَ بِاللّٰهِ وَالْيَوْمِ الْاٰخِرِ وَجَاهَدَ فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ ۗ لَا يَسْتَوٗنَ عِنْدَ اللّٰهِ ۗوَاللّٰهُ لَا يَهْدِى الْقَوْمَ الظّٰلِمِيْنَۘ
Aja‘altum siq±yatal-¥±jji wa ‘im±ratal-masjidil-¥ar±mi kaman ±mana bill±hi wal-yaumil-±khiri wa j±hada f³ sab³lill±h(i), l± yastawµna ‘indall±h(i), wall±hu l± yahdil-qauma§-§±lim³n(a).
Apakah kamu jadikan (orang yang melaksanakan tugas) pemberian minuman (kepada) orang yang menunaikan haji dan mengurus Masjidilharam sama dengan orang yang beriman kepada Allah dan hari Akhir serta berjihad di jalan Allah? Mereka tidak sama di hadapan Allah. Allah tidak memberikan petunjuk kepada kaum yang zalim.
601. At-Taubah Ayat 20
اَلَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَهَاجَرُوْا وَجَاهَدُوْا فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ بِاَمْوَالِهِمْ وَاَنْفُسِهِمْۙ اَعْظَمُ دَرَجَةً عِنْدَ اللّٰهِ ۗوَاُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْفَاۤىِٕزُوْنَ
Alla©³na ±manµ wa h±jarµ wa j±hadµ f³ sab³lill±hi bi'amw±lihim wa anfusihim, a‘§amu darajatan ‘indall±h(i), wa ul±'ika humul-f±'izµn(a).
Orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwa mereka lebih agung derajatnya di hadapan Allah. Mereka itulah orang-orang yang beruntung
602. At-Taubah Ayat 21
يُبَشِّرُهُمْ رَبُّهُمْ بِرَحْمَةٍ مِّنْهُ وَرِضْوَانٍ وَّجَنّٰتٍ لَّهُمْ فِيْهَا نَعِيْمٌ مُّقِيْمٌۙ
Yubasysyiruhum rabbuhum bira¥matim minhu wa ri«w±niw wa jann±til lahum f³h± na‘³mum muq³m(un).
Tuhan mereka memberi kabar gembira kepada mereka dengan rahmat dari-Nya, dan keridaan serta surga-surga. Bagi mereka kesenangan yang kekal di dalamnya.
603. At-Taubah Ayat 22
خٰلِدِيْنَ فِيْهَآ اَبَدًا ۗاِنَّ اللّٰهَ عِنْدَهٗٓ اَجْرٌ عَظِيْمٌ
Kh±lid³na f³h± abad±(n), innall±ha ‘indahµ ajrun ‘a§³m(un).
Mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Sesungguhnya di sisi Allahlah pahala yang sangat besar.
604. At-Taubah Ayat 34
۞ يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِنَّ كَثِيْرًا مِّنَ الْاَحْبَارِ وَالرُّهْبَانِ لَيَأْكُلُوْنَ اَمْوَالَ النَّاسِ بِالْبَاطِلِ وَيَصُدُّوْنَ عَنْ سَبِيْلِ اللّٰهِ ۗوَالَّذِيْنَ يَكْنِزُوْنَ الذَّهَبَ وَالْفِضَّةَ وَلَا يُنْفِقُوْنَهَا فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ ۙفَبَشِّرْهُمْ بِعَذَابٍ اَلِيْمٍۙ
Y± ayyuhal-la©³na ±manµ inna ka£³ram minal-a¥b±ri war-ruhb±ni laya'kulµna amw±lan-n±si bil-b±¯ili wa ya¡uddµna ‘an sab³lill±h(i), wal-la©³na yaknizµna©-©ahaba wal-fi««ata wa l± yunfiqµnah± f³ sab³lill±h(i), fa basysyirhum bi‘a©±bin al³m(in).
Wahai orang-orang yang beriman, sesungguhnya banyak dari para rabi dan rahib benar-benar memakan harta manusia dengan batil serta memalingkan (manusia) dari jalan Allah. Orang-orang yang menyimpan emas dan perak, tetapi tidak menginfakkannya di jalan Allah, berikanlah kabar ‘gembira’ kepada mereka (bahwa mereka akan mendapat) azab yang pedih
605. At-Taubah Ayat 35
يَّوْمَ يُحْمٰى عَلَيْهَا فِيْ نَارِ جَهَنَّمَ فَتُكْوٰى بِهَا جِبَاهُهُمْ وَجُنُوْبُهُمْ وَظُهُوْرُهُمْۗ هٰذَا مَا كَنَزْتُمْ لِاَنْفُسِكُمْ فَذُوْقُوْا مَا كُنْتُمْ تَكْنِزُوْنَ
Yauma yu¥m± ‘alaih± f³ n±ri jahannama fa tukw± bih± jib±huhum wa junµbuhum wa §uhµruhum, h±©± m± kanaztum li'anfusikum fa ©µqµ m± kuntum taknizµn(a).
pada hari ketika (emas dan perak) itu dipanaskan dalam neraka Jahanam lalu disetrikakan (pada) dahi, lambung, dan punggung mereka (seraya dikatakan), “Inilah apa (harta) yang dahulu kamu simpan untuk dirimu sendiri (tidak diinfakkan). Maka, rasakanlah (akibat dari) apa yang selama ini kamu simpan.”
606. At-Taubah Ayat 61
وَمِنْهُمُ الَّذِيْنَ يُؤْذُوْنَ النَّبِيَّ وَيَقُوْلُوْنَ هُوَ اُذُنٌ ۗقُلْ اُذُنُ خَيْرٍ لَّكُمْ يُؤْمِنُ بِاللّٰهِ وَيُؤْمِنُ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَرَحْمَةٌ لِّلَّذِيْنَ اٰمَنُوْا مِنْكُمْۗ وَالَّذِيْنَ يُؤْذُوْنَ رَسُوْلَ اللّٰهِ لَهُمْ عَذَابٌ اَلِيْمٌ
Wa minhumul-la©³na yu'©µnan nabiyya wa yaqµlµna huwa u©un(un), qul u©unu khairil lakum yu'minu bill±hi wa yu'minu lil-mu'min³na wa ra¥matul lil-la©³na ±manµ minkum, wal-la©³na yu'©µna rasµlall±hi lahum ‘a©±bun al³m(un).
Di antara mereka (kaum munafik) ada orang-orang yang menyakiti Nabi (Muhammad) dan mengatakan, “Dia adalah telinga (yang menampung dan memercayai semua apa yang didengarnya tanpa seleksi).” Katakanlah, “(Nabi Muhammad adalah) telinga yang baik bagi kamu, dia beriman kepada Allah, memercayai orang-orang mukmin, dan menjadi rahmat bagi orang-orang yang beriman di antara kamu.” Orang-orang yang menyakiti Rasulullah bagi mereka azab yang sangat pedih.
607. At-Taubah Ayat 62
يَحْلِفُوْنَ بِاللّٰهِ لَكُمْ لِيُرْضُوْكُمْ وَاللّٰهُ وَرَسُوْلُهٗٓ اَحَقُّ اَنْ يُّرْضُوْهُ اِنْ كَانُوْا مُؤْمِنِيْنَ
Ya¥lifµna bill±hi lakum liyur«µkum wall±hu wa rasµluhµ a¥aqqu ay yur«µhu in k±nµ mu'min³n(a).
Mereka (orang-orang munafik) bersumpah kepadamu (kaum muslim) dengan (nama) Allah untuk membuat kamu rida, padahal Allah dan Rasul-Nya lebih pantas mereka (raih) keridaan-Nya jika mereka adalah orang-orang beriman.
608. At-Taubah Ayat 63
اَلَمْ يَعْلَمُوْٓا اَنَّهٗ مَنْ يُّحَادِدِ اللّٰهَ وَرَسُوْلَهٗ فَاَنَّ لَهٗ نَارَ جَهَنَّمَ خَالِدًا فِيْهَاۗ ذٰلِكَ الْخِزْيُ الْعَظِيْمُ
Alam ya‘lamµ annahµ may yu¥±didill±ha wa rasµlahµ fa anna lahµ n±ra jahannama kh±lidan f³h±, ©±likal khizyul-‘a§³m(u).
Tidakkah mereka (orang-orang munafik) mengetahui bahwa siapa yang menentang Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya neraka Jahanamlah baginya. Dia kekal di dalamnya. Itulah kehinaan yang besar.
609. At-Taubah Ayat 68
وَعَدَ اللّٰهُ الْمُنٰفِقِيْنَ وَالْمُنٰفِقٰتِ وَالْكُفَّارَ نَارَ جَهَنَّمَ خٰلِدِيْنَ فِيْهَاۗ هِيَ حَسْبُهُمْ ۚوَلَعَنَهُمُ اللّٰهُ ۚوَلَهُمْ عَذَابٌ مُّقِيْمٌۙ
Wa‘adall±hul-mun±fiq³na wal-mun±fiq±ti wal-kuff±ra n±ra jahannama kh±lid³na f³h±, hiya ¥asbuhum, wa la‘anahumull±h(u), wa lahum ‘a©±bum muq³m(un).
Allah telah mengancam orang-orang munafik laki-laki dan perempuan serta orang-orang kafir dengan neraka Jahanam. Mereka kekal di dalamnya. Cukuplah (neraka) itu bagi mereka. Allah melaknat mereka. Bagi mereka azab yang kekal.
610. At-Taubah Ayat 72
وَعَدَ اللّٰهُ الْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنٰتِ جَنّٰتٍ تَجْرِيْ مِنْ تَحْتِهَا الْاَنْهٰرُ خٰلِدِيْنَ فِيْهَا وَمَسٰكِنَ طَيِّبَةً فِيْ جَنّٰتِ عَدْنٍ ۗوَرِضْوَانٌ مِّنَ اللّٰهِ اَكْبَرُ ۗذٰلِكَ هُوَ الْفَوْزُ الْعَظِيْمُ ࣖ
Wa‘adall±hul-mu'min³na wal-mu'min±ti jann±tin tajr³ min ta¥tihal-anh±ru kh±lid³na f³h± wa mas±kina ¯ayyibatan f³ jann±ti ‘adn(in), wa ri«w±num minall±hi akbar(u), ©±lika huwal-fauzul-‘a§³m(u).
Allah telah menjanjikan kepada orang-orang mukmin laki-laki dan perempuan, surga-surga yang sungai-sungai mengalir di bawahnya, mereka kekal di dalamnya, dan tempat-tempat yang baik di surga ‘Adn. Rida Allah lebih besar. Itulah kemenangan yang agung.
611. At-Taubah Ayat 97
اَلْاَعْرَابُ اَشَدُّ كُفْرًا وَّنِفَاقًا وَّاَجْدَرُ اَلَّا يَعْلَمُوْا حُدُوْدَ مَآ اَنْزَلَ اللّٰهُ عَلٰى رَسُوْلِهٖ ۗوَاللّٰهُ عَلِيْمٌ حَكِيْمٌ
Al-a‘r±bu asyaddu kufraw wa nif±qaw wa ajdaru all± ya‘lamµ ¥udµda m± anzalall±hu ‘al± rasµlih(³), wall±hu ‘al³mun ¥ak³m(un).
Orang-orang Arab Badui lebih kuat kekufuran dan kemunafikannya, serta sangat wajar tidak mengetahui batas-batas (ketentuan) yang diturunkan Allah kepada Rasul-Nya. Allah Maha Mengetahui lagi Mahabijaksana.
612. At-Taubah Ayat 98
وَمِنَ الْاَعْرَابِ مَنْ يَّتَّخِذُ مَا يُنْفِقُ مَغْرَمًا وَّيَتَرَبَّصُ بِكُمُ الدَّوَاۤىِٕرَ ۗعَلَيْهِمْ دَاۤىِٕرَةُ السَّوْءِ ۗوَاللّٰهُ سَمِيْعٌ عَلِيْمٌ
Wa minal-a‘r±bi may yattakhi©u m± yunfiqu magramaw wa yatarabba¡u bikumud-daw±'ir(a), ‘alaihim d±'iratus-sau'(i), wall±hu sam³‘un ‘al³m(un).
Di antara orang-orang Arab Badui ada yang memandang apa yang diinfakkannya (di jalan Allah) sebagai suatu kerugian dan menunggu mara bahaya menimpamu. Merekalah yang pasti akan ditimpa giliran (azab) yang buruk. Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.
613. At-Taubah Ayat 99
وَمِنَ الْاَعْرَابِ مَنْ يُّؤْمِنُ بِاللّٰهِ وَالْيَوْمِ الْاٰخِرِ وَيَتَّخِذُ مَا يُنْفِقُ قُرُبٰتٍ عِنْدَ اللّٰهِ وَصَلَوٰتِ الرَّسُوْلِ ۗ اَلَآ اِنَّهَا قُرْبَةٌ لَّهُمْ ۗ سَيُدْخِلُهُمُ اللّٰهُ فِيْ رَحْمَتِهٖ ۗاِنَّ اللّٰهَ غَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ ࣖ
Wa minal-a‘r±bi may yu'minu bill±hi wal-yaumil-±khiri wa yattakhi©u m± yunfiqu qurub±tin ‘indall±hi wa ¡alaw±tir-rasµl(i), al± innah± qurbatul lahum, sayudkhiluhumull±hu f³ ra¥matih(³), innall±ha gafµrur ra¥³m(un).
Di antara orang-orang Arab Badui ada yang beriman kepada Allah dan hari kemudian. Dia memandang apa yang diinfakkannya (di jalan Allah) sebagai (sarana) mendekatkan diri kepada Allah dan (sarana untuk memperoleh) doa-doa Rasul. Ketahuilah, sesungguhnya (infak) itu (suatu sarana) bagi mereka untuk mendekatkan diri (kepada Allah). Kelak Allah akan memasukkan mereka ke dalam rahmat (surga)-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
614. At-Taubah Ayat 100
وَالسّٰبِقُوْنَ الْاَوَّلُوْنَ مِنَ الْمُهٰجِرِيْنَ وَالْاَنْصَارِ وَالَّذِيْنَ اتَّبَعُوْهُمْ بِاِحْسَانٍۙ رَّضِيَ اللّٰهُ عَنْهُمْ وَرَضُوْا عَنْهُ وَاَعَدَّ لَهُمْ جَنّٰتٍ تَجْرِيْ تَحْتَهَا الْاَنْهٰرُ خٰلِدِيْنَ فِيْهَآ اَبَدًا ۗذٰلِكَ الْفَوْزُ الْعَظِيْمُ
Was-s±biqµnal-awwalµna minal-muh±jir³na wal-an¡±ri wal-la©³nattaba‘µhum bi'i¥s±n(in), ra«iyall±hu ‘anhum wa ra«µ ‘anhu wa a‘adda lahum jann±tin tajr³ ta¥tahal-anh±ru kh±lid³na f³h± abad±(n), ©±likal-fauzul-‘a§³m(u).
Orang-orang yang terdahulu lagi yang pertama-tama (masuk Islam) di antara orang-orang Muhajirin dan Ansar dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah rida kepada mereka dan mereka pun rida kepada-Nya. Allah menyediakan bagi mereka surga-surga yang mengalir sungai-sungai di bawahnya. Mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Itulah kemenangan yang agung.
615. At-Taubah Ayat 101
وَمِمَّنْ حَوْلَكُمْ مِّنَ الْاَعْرَابِ مُنٰفِقُوْنَ ۗوَمِنْ اَهْلِ الْمَدِيْنَةِ مَرَدُوْا عَلَى النِّفَاقِۗ لَا تَعْلَمُهُمْۗ نَحْنُ نَعْلَمُهُمْۗ سَنُعَذِّبُهُمْ مَّرَّتَيْنِ ثُمَّ يُرَدُّوْنَ اِلٰى عَذَابٍ عَظِيْمٍ ۚ
Wa mimman ¥aulakum minal-a‘r±bi mun±fiqµn(a),wa min ahlil-mad³nati maradµ ‘alan nif±q(i), l± ta‘lamuhum, na¥nu na‘lamuhum, sanu‘a©©ibuhum marrataini £umma yuraddµna il± ‘a©±bin ‘a§³m(in).
Di antara orang-orang Arab Badui yang (tinggal) di sekitarmu ada orang-orang munafik. (Demikian pula) di antara penduduk Madinah (ada juga orang-orang munafik), mereka keterlaluan dalam kemunafikannya. Engkau (Nabi Muhammad) tidak mengetahui mereka, tetapi Kami mengetahuinya. Mereka akan Kami siksa dua kali, kemudian mereka akan dikembalikan kepada azab yang besar.
616. At-Taubah Ayat 102
وَاٰخَرُوْنَ اعْتَرَفُوْا بِذُنُوْبِهِمْ خَلَطُوْا عَمَلًا صَالِحًا وَّاٰخَرَ سَيِّئًاۗ عَسَى اللّٰهُ اَنْ يَّتُوْبَ عَلَيْهِمْۗ اِنَّ اللّٰهَ غَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ
Wa ±kharµna‘tarafµ bi©unµbihim khala¯µ ‘amalan ¡±li¥aw wa ±khara sayyi'±(n), ‘asall±hu ay yatµba ‘alaihim, innall±ha gafµrur ra¥³m(un).
(Ada pula) orang-orang lain yang mengakui dosa-dosanya. Mereka mencampuradukkan amal yang baik dengan amal lain yang buruk. Mudah-mudahan Allah menerima tobatnya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
617. At-Taubah Ayat 103
خُذْ مِنْ اَمْوَالِهِمْ صَدَقَةً تُطَهِّرُهُمْ وَتُزَكِّيْهِمْ بِهَا وَصَلِّ عَلَيْهِمْۗ اِنَّ صَلٰوتَكَ سَكَنٌ لَّهُمْۗ وَاللّٰهُ سَمِيْعٌ عَلِيْمٌ
Khu© min amw±lihim ¡adaqatan tu¯ahhiruhum wa tuzakk³him bih± wa ¡alli ‘alaihim, inna ¡al±taka sakanul lahum, wall±hu sam³‘un ‘al³m(un).
Ambillah zakat dari harta mereka (guna) menyucikan dan membersihkan mereka, dan doakanlah mereka karena sesungguhnya doamu adalah ketenteraman bagi mereka. Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.
618. At-Taubah Ayat 104
اَلَمْ يَعْلَمُوْٓا اَنَّ اللّٰهَ هُوَ يَقْبَلُ التَّوْبَةَ عَنْ عِبَادِهٖ وَيَأْخُذُ الصَّدَقٰتِ وَاَنَّ اللّٰهَ هُوَ التَّوَّابُ الرَّحِيْمُ
Alam ya‘lamµ annall±ha huwa yaqbalut-taubata ‘an ‘ib±dih³ wa ya'khu©u¡-¡adaq±ti wa annall±ha huwat-taww±bur-ra¥³m(u).
Tidakkah mereka mengetahui bahwa Allah menerima tobat hamba-hamba-Nya dan menerima zakat(-nya), dan bahwa Allah Maha Penerima tobat lagi Maha Penyayang?
619. At-Taubah Ayat 105
وَقُلِ اعْمَلُوْا فَسَيَرَى اللّٰهُ عَمَلَكُمْ وَرَسُوْلُهٗ وَالْمُؤْمِنُوْنَۗ وَسَتُرَدُّوْنَ اِلٰى عٰلِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَۚ
Wa quli‘malµ fa sayarall±hu ‘amalakum wa rasµluhµ wal-mu'minµn(a), wa saturaddµna il± ‘±limil-gaibi wasy-syah±dati fa yunabbi'ukum bim± kuntum ta‘malµn(a).
Katakanlah (Nabi Muhammad), “Bekerjalah! Maka, Allah, rasul-Nya, dan orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu. Kamu akan dikembalikan kepada (Zat) yang mengetahui yang gaib dan yang nyata. Lalu, Dia akan memberitakan kepada kamu apa yang selama ini kamu kerjakan.”
620. At-Taubah Ayat 106
وَاٰخَرُوْنَ مُرْجَوْنَ لِاَمْرِ اللّٰهِ اِمَّا يُعَذِّبُهُمْ وَاِمَّا يَتُوْبُ عَلَيْهِمْۗ وَاللّٰهُ عَلِيْمٌ حَكِيْمٌ
Wa ±kharµna murjauna li'amrill±hi imm± yu‘a©©ibuhum wa imm± yatµbu ‘alaihim, wall±hu ‘al³mun ¥ak³m(un).
Ada (pula) orang-orang lain yang ditangguhkan (balasannya) menunggu keputusan Allah. Mungkin Dia akan mengazab mereka dan mungkin Dia akan menerima tobat mereka. Allah Maha Mengetahui lagi Mahabijaksana.
621. At-Tin Ayat 1
وَالتِّيْنِ وَالزَّيْتُوْنِۙ
Wat-t³ni waz-zaitµn(i).
Demi (buah) tin dan (buah) zaitun,
622. At-Tin Ayat 2
وَطُوْرِ سِيْنِيْنَۙ
Wa ¯µri s³n³n(a).
623. At-Tin Ayat 3
وَهٰذَا الْبَلَدِ الْاَمِيْنِۙ
Wa h±©al-baladil-am³n(i).
dan demi negeri (Makkah) yang aman ini,
624. At-Tin Ayat 4
لَقَدْ خَلَقْنَا الْاِنْسَانَ فِيْٓ اَحْسَنِ تَقْوِيْمٍۖ
Laqad khalaqnal-ins±na f³ a¥sani taqw³m(in).
sungguh, Kami benar-benar telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya.
625. At-Tin Ayat 5
ثُمَّ رَدَدْنٰهُ اَسْفَلَ سٰفِلِيْنَۙ
¤umma radadn±hu asfala s±fil³n(a).
Kemudian, kami kembalikan dia ke tempat yang serendah-rendahnya,
626. At-Tin Ayat 6
اِلَّا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ فَلَهُمْ اَجْرٌ غَيْرُ مَمْنُوْنٍۗ
Illal-la©³na ±manµ wa ‘amilu¡-¡±li¥±ti falahum ajrun gairu mamnµn(in).
kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan. Maka, mereka akan mendapat pahala yang tidak putus-putusnya.
627. At-Tin Ayat 7
فَمَا يُكَذِّبُكَ بَعْدُ بِالدِّيْنِۗ
Fam± yuka©©ibuka ba‘du bid-d³n(i).
Maka, apa alasanmu (wahai orang kafir) mendustakan hari Pembalasan setelah (adanya bukti-bukti) itu?
628. At-Tin Ayat 8
اَلَيْسَ اللّٰهُ بِاَحْكَمِ الْحٰكِمِيْنَ ࣖ
Alaisall±hu bi'a¥kamil-¥±kim³n(a).
Bukankah Allah hakim yang paling adil?
629. At-Tur Ayat 44
وَاِنْ يَّرَوْا كِسْفًا مِّنَ السَّمَاۤءِ سَاقِطًا يَّقُوْلُوْا سَحَابٌ مَّرْكُوْمٌ
Wa iy yarau kisfam minas-sam±'i s±qi¯ay yaqµlµ sa¥±bum markµm(un).
Jika mereka melihat gumpalan-gumpalan awan berjatuhan dari langit, mereka berkata, “Itu adalah awan yang bertumpuk-tumpuk (yang akan menurunkan hujan).”
630. At-Tur Ayat 45
فَذَرْهُمْ حَتّٰى يُلٰقُوْا يَوْمَهُمُ الَّذِيْ فِيْهِ يُصْعَقُوْنَۙ
Fa©arhum ¥att± yul±qµ yaumahumul-la©³ f³hi yu¡‘aqµn(a).
Biarkanlah mereka (dalam kesesatan) hingga mereka menemui hari (yang dijanjikan kepada) mereka yang pada hari itu mereka dibinasakan,
631. At-Tur Ayat 46
يَوْمَ لَا يُغْنِيْ عَنْهُمْ كَيْدُهُمْ شَيْـًٔا وَّلَا هُمْ يُنْصَرُوْنَۗ
Yauma l± yugn³ ‘anhum kaiduhum syai'aw wa l± hum yun¡arµn(a).
(yaitu) pada hari (ketika) tipu daya mereka tidak berguna sedikit pun bagi mereka dan mereka tidak akan diberi pertolongan.
632. At-Tur Ayat 47
وَاِنَّ لِلَّذِيْنَ ظَلَمُوْا عَذَابًا دُوْنَ ذٰلِكَ وَلٰكِنَّ اَكْثَرَهُمْ لَا يَعْلَمُوْنَ
Wa inna lil-la©³na §alamµ ‘a©±ban dµna ©±lika wa l±kinna ak£arahum l± ya‘lamµn(a).
Sesungguhnya bagi orang-orang yang zalim ada azab selain itu, tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui.
633. Az-Zariyat Ayat 59
فَاِنَّ لِلَّذِيْنَ ظَلَمُوْا ذَنُوْبًا مِّثْلَ ذَنُوْبِ اَصْحٰبِهِمْ فَلَا يَسْتَعْجِلُوْنِ
Fa inna lil-la©³na §alamµ ©anµbam mi£la ©anµbi a¡¥±bihim fal± yasta‘jilµn(i).
Sesungguhnya orang-orang yang zalim mendapatkan bagian (azab) seperti bagian teman-teman mereka (dahulu). Maka, janganlah mereka meminta kepada-Ku untuk menyegerakan(-nya).
634. Az-Zariyat Ayat 60
فَوَيْلٌ لِّلَّذِيْنَ كَفَرُوْا مِنْ يَّوْمِهِمُ الَّذِيْ يُوْعَدُوْنَ ࣖ
Fa wailul lil-la©³na kafarµ miy yaumihimul-la©³ yµ‘adµn(a).
Celakalah orang-orang yang kufur pada hari yang telah dijanjikan kepada mereka (hari Kiamat).
635. Az-Zukhruf Ayat 36
وَمَنْ يَّعْشُ عَنْ ذِكْرِ الرَّحْمٰنِ نُقَيِّضْ لَهٗ شَيْطٰنًا فَهُوَ لَهٗ قَرِيْنٌ
Wa may ya‘syu ‘an ©ikrir-ra¥m±ni nuqayyi« lahµ syai¯±nan fahuwa lahµ qar³n(un).
Siapa yang berpaling dari pengajaran (Allah) Yang Maha Pengasih (Al-Qur’an), Kami biarkan setan (menyesatkannya). Maka, ia (setan) selalu menemaninya.
636. Az-Zukhruf Ayat 37
وَاِنَّهُمْ لَيَصُدُّوْنَهُمْ عَنِ السَّبِيْلِ وَيَحْسَبُوْنَ اَنَّهُمْ مُّهْتَدُوْنَ
Wa innahum laya¡uddµnahum ‘anis-sab³li wa ya¥sabµna annahum muhtadµn(a).
Sesungguhnya mereka (setan-setan itu) benar-benar menghalangi mereka (manusia) dari jalan (yang benar), sedangkan mereka (manusia yang sesat itu) mengira bahwa mereka adalah orang-orang yang mendapat petunjuk.
637. Az-Zukhruf Ayat 38
حَتّٰىٓ اِذَا جَاۤءَنَا قَالَ يٰلَيْتَ بَيْنِيْ وَبَيْنَكَ بُعْدَ الْمَشْرِقَيْنِ فَبِئْسَ الْقَرِيْنُ
¦att± i©± j±'an± q±la y± laita bain³ wa bainaka bu‘dal-masyriqaini fa bi'sal-qar³n(u).
Sehingga, apabila dia (orang yang berpaling itu) datang kepada Kami (pada hari Kiamat) dia berkata, “Aduhai, sekiranya (jarak) antara aku dan kamu seperti jarak antara timur dan barat! Memang (setan itu) teman yang paling buruk (bagi manusia).”
638. Az-Zukhruf Ayat 39
وَلَنْ يَّنْفَعَكُمُ الْيَوْمَ اِذْ ظَّلَمْتُمْ اَنَّكُمْ فِى الْعَذَابِ مُشْتَرِكُوْنَ
Wa lay yanfa‘akumul-yauma i§ §alamtum annakum fil-‘a©±bi musytarikµn(a).
(Harapanmu itu) sekali-kali tidak akan memberi manfaat kepadamu pada hari itu karena kamu telah menzalimi (dirimu sendiri). Sesungguhnya kamu (orang yang berpaling dan setan) adalah bersekutu dalam azab itu.
639. Az-Zumar Ayat 10
قُلْ يٰعِبَادِ الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوْا رَبَّكُمْ ۗلِلَّذِيْنَ اَحْسَنُوْا فِيْ هٰذِهِ الدُّنْيَا حَسَنَةٌ ۗوَاَرْضُ اللّٰهِ وَاسِعَةٌ ۗاِنَّمَا يُوَفَّى الصّٰبِرُوْنَ اَجْرَهُمْ بِغَيْرِ حِسَابٍ
Qul y± ‘ib±dil-la©³na ±manuttaqµ rabbakum, lil-la©³na a¥sanµ f³ h±©ihid-dun-y± ¥asanah(tun), wa ar«ull±hi w±si‘ah(tun), innam± yuwaffa¡-¡±birµna ajrahum bigairi ¥is±b(in).
Katakanlah (Nabi Muhammad), “Wahai hamba-hamba-Ku yang beriman, bertakwalah kepada Tuhanmu.” Orang-orang yang berbuat baik di dunia ini akan memperoleh kebaikan. Bumi Allah itu luas. Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang disempurnakan pahalanya tanpa perhitungan.
640. Az-Zumar Ayat 15
فَاعْبُدُوْا مَا شِئْتُمْ مِّنْ دُوْنِهٖۗ قُلْ اِنَّ الْخٰسِرِيْنَ الَّذِيْنَ خَسِرُوْٓا اَنْفُسَهُمْ وَاَهْلِيْهِمْ يَوْمَ الْقِيٰمَةِۗ اَلَا ذٰلِكَ هُوَ الْخُسْرَانُ الْمُبِيْنُ
Fa‘budµ m± syi'tum min dµnih(³), qul innal-kh±sir³nal-la©³na khasirµ anfusahum wa ahl³him yaumal-qiy±mah(ti), al± ©±lika huwal-khusr±nul-mub³n(u).
Maka, sembahlah sesukamu selain Dia (wahai orang-orang musyrik!) Katakanlah, “Sesungguhnya orang-orang yang rugi ialah orang-orang yang merugikan diri sendiri dan keluarganya pada hari Kiamat.” Ingatlah, yang demikian itu adalah kerugian yang nyata.
641. Az-Zumar Ayat 16
لَهُمْ مِّنْ فَوْقِهِمْ ظُلَلٌ مِّنَ النَّارِ وَمِنْ تَحْتِهِمْ ظُلَلٌ ۗذٰلِكَ يُخَوِّفُ اللّٰهُ بِهٖ عِبَادَهٗ ۗيٰعِبَادِ فَاتَّقُوْنِ
Lahum min fauqihim §ulalum minan-n±ri wa min ta¥tihim §ulal(un), ©±lika yukhawwifull±hu bih³ ‘ib±dah(µ), y± ‘ib±di fattaqµn(i).
Di atas mereka ada lapisan-lapisan dari api dan di bawah mereka pun ada lapisan-lapisan pula. Demikianlah Allah membuat takut hamba-hamba-Nya dengan (azab) itu. “Wahai hamba-hamba-Ku, bertakwalah kepada-Ku!”
642. Az-Zumar Ayat 17
وَالَّذِيْنَ اجْتَنَبُوا الطَّاغُوْتَ اَنْ يَّعْبُدُوْهَا وَاَنَابُوْٓا اِلَى اللّٰهِ لَهُمُ الْبُشْرٰىۚ فَبَشِّرْ عِبَادِۙ
Wal-la©³najtanabu¯-¯±gµta ay ya‘budµh± wa an±bµ ilall±hi lahumul-busyr±, fabasysyir ‘ib±d(i).
Orang-orang yang menjauhi tagut, (yaitu) tidak menyembahnya dan kembali (bertobat) kepada Allah, bagi mereka berita gembira. Maka, sampaikanlah kabar gembira itu kepada hamba-hamba-Ku.
643. Az-Zumar Ayat 18
الَّذِيْنَ يَسْتَمِعُوْنَ الْقَوْلَ فَيَتَّبِعُوْنَ اَحْسَنَهٗ ۗ اُولٰۤىِٕكَ الَّذِيْنَ هَدٰىهُمُ اللّٰهُ وَاُولٰۤىِٕكَ هُمْ اُولُوا الْاَلْبَابِ
Alla©³na yastami‘µnal-qaula fa yattabi‘µna a¥sanah(µ), ul±'ikal-la©³na had±humull±hu wa ul±'ika hum ulul-alb±b(i).
(Yaitu) mereka yang mendengarkan perkataan lalu mengikuti apa yang paling baik di antaranya. Mereka itulah orang-orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah dan mereka itulah ululalbab (orang-orang yang mempunyai akal sehat).
644. Az-Zumar Ayat 19
اَفَمَنْ حَقَّ عَلَيْهِ كَلِمَةُ الْعَذَابِۗ اَفَاَنْتَ تُنْقِذُ مَنْ فِى النَّارِ ۚ
Afaman ¥aqqa ‘alaihi kalimatul-‘a©±b(i), afa'anta tunqi©u man fin-n±r(i).
Maka, apakah (engkau, Nabi Muhammad, hendak mengubah nasib) orang-orang yang telah dipastikan mendapat azab? Apakah engkau akan menyelamatkan orang yang berada di dalam neraka?
645. Az-Zumar Ayat 20
لٰكِنِ الَّذِيْنَ اتَّقَوْا رَبَّهُمْ لَهُمْ غُرَفٌ مِّنْ فَوْقِهَا غُرَفٌ مَّبْنِيَّةٌ ۙتَجْرِيْ مِنْ تَحْتِهَا الْاَنْهٰرُ ەۗ وَعْدَ اللّٰهِ ۗ لَا يُخْلِفُ اللّٰهُ الْمِيْعَادَ
L±kinil-la©³nattaqau rabbahum lahum gurafum min fauqih± gurafum mabniyyah(tun), tajr³ min ta¥tihal-anh±r(u), wa‘dall±h(i), l± yukhlifull±hul-m³‘±d(a).
Akan tetapi, orang-orang yang bertakwa kepada Tuhannya bagi mereka kamar-kamar (di surga), di atasnya terdapat kamar-kamar yang dibangun (bertingkat-tingkat), dan mengalir di bawahnya sungai-sungai. (Itulah) janji Allah. Allah tidak akan mengingkari janji.
646. Az-Zumar Ayat 32
۞ فَمَنْ اَظْلَمُ مِمَّنْ كَذَبَ عَلَى اللّٰهِ وَكَذَّبَ بِالصِّدْقِ اِذْ جَاۤءَهٗۗ اَلَيْسَ فِيْ جَهَنَّمَ مَثْوًى لِّلْكٰفِرِيْنَ
Faman a§lamu mimman ka©aba ‘alall±hi wa ka©©aba bi¡-¡idqi i© j±'ah(µ), alaisa f³ jahannama ma£wal lil-k±fir³n(a).
Maka, siapakah yang lebih zalim daripada orang yang membuat kebohongan terhadap Allah dan mendustakan kebenaran ketika datang kepadanya? Bukankah di (neraka) Jahanam terdapat tempat tinggal bagi orang-orang kafir?
647. Az-Zumar Ayat 33
وَالَّذِيْ جَاۤءَ بِالصِّدْقِ وَصَدَّقَ بِهٖٓ اُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْمُتَّقُوْنَ
Wal-la©³ j±'a bi¡-¡idqi wa ¡addaqa bih³ ul±'ika humul-muttaqµn(a).
Orang yang membawa kebenaran (Nabi Muhammad) dan yang membenarkannya, mereka itulah orang-orang yang bertakwa.
648. Az-Zumar Ayat 34
لَهُمْ مَّا يَشَاۤءُوْنَ عِنْدَ رَبِّهِمْ ۗ ذٰلِكَ جَزَاۤءُ الْمُحْسِنِيْنَۚ
Lahum m± yasy±'µna ‘inda rabbihim, ©±lika jaz±'ul-mu¥sin³n(a).
Mereka memperoleh apa yang mereka kehendaki di sisi Tuhannya. Itulah balasan bagi orang-orang yang berbuat kebaikan.
649. Az-Zumar Ayat 35
لِيُكَفِّرَ اللّٰهُ عَنْهُمْ اَسْوَاَ الَّذِيْ عَمِلُوْا وَيَجْزِيَهُمْ اَجْرَهُمْ بِاَحْسَنِ الَّذِيْ كَانُوْا يَعْمَلُوْنَ
Liyukaffirall±hu ‘anhum aswa'al-la©³ ‘amilµ wa yajziyahum ajrahum bi'a¥sanil-la©³ k±nµ ya‘malµn(a).
(Demikian itu) agar Allah menghapus (dosa) perbuatan mereka yang paling buruk yang pernah mereka lakukan dan memberi pahala kepada mereka dengan yang lebih baik daripada apa yang dahulu mereka kerjakan.
650. Az-Zumar Ayat 39
قُلْ يٰقَوْمِ اعْمَلُوْا عَلٰى مَكَانَتِكُمْ اِنِّيْ عَامِلٌ ۚفَسَوْفَ تَعْلَمُوْنَۙ
Qul y± qaumi‘malµ ‘al± mak±natikum inn³ ‘±mil(un), fa saufa ta‘lamµn(a).
Katakanlah, “Wahai kaumku, berbuatlah menurut kedudukanmu! Sesungguhnya aku pun berbuat (demikian). Kelak kamu akan mengetahui
651. Az-Zumar Ayat 40
مَنْ يَّأْتِيْهِ عَذَابٌ يُّخْزِيْهِ وَيَحِلُّ عَلَيْهِ عَذَابٌ مُّقِيْمٌ
May ya't³hi ‘a©±buy yukhz³hi wa ya¥illu ‘alaihi ‘a©±bum muq³m(un).
siapa yang akan mendapat siksa yang menghinakannya dan yang akan ditimpa azab yang kekal.”
652. Az-Zumar Ayat 53
۞ قُلْ يٰعِبَادِيَ الَّذِيْنَ اَسْرَفُوْا عَلٰٓى اَنْفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوْا مِنْ رَّحْمَةِ اللّٰهِ ۗاِنَّ اللّٰهَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ جَمِيْعًا ۗاِنَّهٗ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ
Qul y± ‘ib±diyal-la©³na asrafµ ‘al± anfusihim l± taqna¯µ mir ra¥matill±h(i), innall±ha yagfiru©-©unµba jam³‘±(n), innahµ huwal-gafµrur-ra¥³m(u).
Katakanlah (Nabi Muhammad), “Wahai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas (dengan menzalimi) dirinya sendiri, janganlah berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa semuanya. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
653. Az-Zumar Ayat 54
وَاَنِيْبُوْٓا اِلٰى رَبِّكُمْ وَاَسْلِمُوْا لَهٗ مِنْ قَبْلِ اَنْ يَّأْتِيَكُمُ الْعَذَابُ ثُمَّ لَا تُنْصَرُوْنَ
Wa an³bµ il± rabbikum wa aslimµ lahµ min qabli ay ya'tiyakumul-‘a©±bu £umma l± tun¡arµn(a).
Kembalilah kepada Tuhanmu dan berserahdirilah kepada-Nya sebelum datang azab kepadamu, kemudian kamu tidak akan ditolong.
654. Az-Zumar Ayat 55
وَاتَّبِعُوْٓا اَحْسَنَ مَآ اُنْزِلَ اِلَيْكُمْ مِّنْ رَّبِّكُمْ مِّنْ قَبْلِ اَنْ يَّأْتِيَكُمُ الْعَذَابُ بَغْتَةً وَّاَنْتُمْ لَا تَشْعُرُوْنَ ۙ
Wattabi‘µ a¥sana m± unzila ilaikum mir rabbikum min qabli ay ya'tiyakumul ‘a©±bu bagtataw wa antum l± tasy‘urµn(a).
Ikutilah sebaik-baik apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu (Al-Qur’an) sebelum azab datang kepadamu secara mendadak, sedangkan kamu tidak menyadarinya.
655. Az-Zumar Ayat 56
اَنْ تَقُوْلَ نَفْسٌ يّٰحَسْرَتٰى عَلٰى مَا فَرَّطْتُّ فِيْ جَنْۢبِ اللّٰهِ وَاِنْ كُنْتُ لَمِنَ السّٰخِرِيْنَۙ
An taqµla nafsuy y± ¥asrat± ‘al± m± farra¯¯u f³ jambill±hi wa in kuntu laminas-s±khir³n(a).
(Maksudnya,) supaya (tidak) ada orang yang berkata, “Alangkah besar penyesalanku atas kelalaianku dalam (menunaikan kewajiban) terhadap Allah dan sesungguhnya aku benar-benar termasuk orang-orang yang memperolok-olokkan (agama Allah).”
656. Az-Zumar Ayat 57
اَوْ تَقُوْلَ لَوْ اَنَّ اللّٰهَ هَدٰىنِيْ لَكُنْتُ مِنَ الْمُتَّقِيْنَ ۙ
Au taqµla lau annall±ha had±n³ lakuntu minal-muttaq³n(a).
Atau, supaya (tidak) ada yang berkata, “Seandainya Allah memberi petunjuk kepadaku, tentulah aku termasuk orang-orang yang bertakwa.”
657. Az-Zumar Ayat 58
اَوْ تَقُوْلَ حِيْنَ تَرَى الْعَذَابَ لَوْ اَنَّ لِيْ كَرَّةً فَاَكُوْنَ مِنَ الْمُحْسِنِيْنَ
Au taqµla ¥³na taral-‘a©±ba lau anna l³ karratan fa akµna minal-mu¥sin³n(a).
Atau, supaya (tidak) ada (pula) yang berkata ketika melihat azab, “Seandainya aku dapat kembali (ke dunia), tentu aku termasuk orang-orang yang muhsin.”
658. Az-Zumar Ayat 59
بَلٰى قَدْ جَاۤءَتْكَ اٰيٰتِيْ فَكَذَّبْتَ بِهَا وَاسْتَكْبَرْتَ وَكُنْتَ مِنَ الْكٰفِرِيْنَ
Bal± qad j±'atka ±y±t³ fa ka©©abta bih± wastakbarta wa kunta minal-k±fir³n(a).
Tidak begitu! Sebenarnya ayat-ayat-Ku telah datang kepadamu, tetapi kamu mendustakannya, menyombongkan diri, dan termasuk orang-orang kafir.
659. Az-Zumar Ayat 60
وَيَوْمَ الْقِيٰمَةِ تَرَى الَّذِيْنَ كَذَبُوْا عَلَى اللّٰهِ وُجُوْهُهُمْ مُّسْوَدَّةٌ ۗ اَلَيْسَ فِيْ جَهَنَّمَ مَثْوًى لِّلْمُتَكَبِّرِيْنَ
Wa yaumal-qiy±mati taral-la©³na ka©abµ ‘alall±hi wujµhuhum muswaddah(tun), alaisa f³ jahannama ma£wal lil-mutakabbir³n(a).
Pada hari Kiamat, engkau akan melihat bahwa orang-orang yang berdusta kepada Allah wajahnya menghitam. Bukankah (neraka) Jahanam itu tempat tinggal bagi orang-orang yang takabur?
660. Az-Zumar Ayat 61
وَيُنَجِّى اللّٰهُ الَّذِيْنَ اتَّقَوْا بِمَفَازَتِهِمْۖ لَا يَمَسُّهُمُ السُّوْۤءُ وَلَا هُمْ يَحْزَنُوْنَ
Wa yunajjill±hul-la©³nattaqau bimaf±zatihim, l± yamassuhumus-sµ'u wa l± hum ya¥zanµn(a).
Allah menyelamatkan orang-orang yang bertakwa karena kemenangannya sehingga mereka tidak disentuh oleh azab dan tidak bersedih.
661. Fatir Ayat 5
يٰٓاَيُّهَا النَّاسُ اِنَّ وَعْدَ اللّٰهِ حَقٌّ فَلَا تَغُرَّنَّكُمُ الْحَيٰوةُ الدُّنْيَاۗ وَلَا يَغُرَّنَّكُمْ بِاللّٰهِ الْغَرُوْرُ
Y± ayyuhan-n±su inna wa‘dall±hi ¥aqqun fal± tagurrannakumul-¥ay±tud-dun-y±, wa l± yagurrannakum bill±hil-garµr(u).
Wahai manusia, sesungguhnya janji Allah itu benar. Maka, janganlah sekali-kali kehidupan dunia memperdayakan kamu dan janganlah (setan) yang pandai menipu memperdayakan kamu tentang Allah.
662. Fatir Ayat 6
اِنَّ الشَّيْطٰنَ لَكُمْ عَدُوٌّ فَاتَّخِذُوْهُ عَدُوًّاۗ اِنَّمَا يَدْعُوْا حِزْبَهٗ لِيَكُوْنُوْا مِنْ اَصْحٰبِ السَّعِيْرِۗ
Innasy-syai¯±na lakum ‘aduwwun fattakhi©µhu ‘aduww±(n), innam± yad‘µ ¥izbahµ liyakµnµ min a¡¥±bis-sa‘³r(i).
Sesungguhnya setan itu musuh bagimu. Maka, perlakukanlah ia sebagai musuh! Sesungguhnya setan itu hanya mengajak golongannya agar mereka menjadi penghuni (neraka) Sa‘ir (yang menyala-nyala).
663. Fatir Ayat 7
اَلَّذِيْنَ كَفَرُوْا لَهُمْ عَذَابٌ شَدِيْدٌ ەۗ وَالَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ لَهُمْ مَّغْفِرَةٌ وَّاَجْرٌ كَبِيْرٌ ࣖ
Alla©³na kafarµ lahum ‘a©±bun syad³d(un), wal-la©³na ±manµ wa ‘amilu¡-¡±li¥±ti lahum magfiratuw wa ajrun kab³r(un).
Orang-orang yang kufur bagi mereka azab yang sangat keras, (sedangkan) orang-orang yang beriman dan beramal saleh bagi mereka ampunan dan pahala yang besar.
664. Fatir Ayat 10
مَنْ كَانَ يُرِيْدُ الْعِزَّةَ فَلِلّٰهِ الْعِزَّةُ جَمِيْعًاۗ اِلَيْهِ يَصْعَدُ الْكَلِمُ الطَّيِّبُ وَالْعَمَلُ الصَّالِحُ يَرْفَعُهٗ ۗوَالَّذِيْنَ يَمْكُرُوْنَ السَّيِّاٰتِ لَهُمْ عَذَابٌ شَدِيْدٌ ۗوَمَكْرُ اُولٰۤىِٕكَ هُوَ يَبُوْرُ
Man k±na yur³dul-‘izzata falill±hil-‘izzatu jam³‘±(n), ilaihi ya¡‘adul-kalimu¯-¯ayyibu wal-‘amalu¡-¡±li¥u yarfa‘uh(µ), wal-la©³na yamkurµnas-sayyi'±ti lahum ‘a©±bun syad³d(un), wa makru ul±'ika huwa yabµr(u).
Siapa yang menghendaki kemuliaan (ketahuilah) kemuliaan itu semuanya milik Allah. Kepada-Nyalah akan naik perkataan-perkataan yang baik dan amal saleh akan diangkat-Nya. Adapun orang-orang yang merencanakan kejahatan akan mendapat azab yang sangat keras dan rencana jahat mereka akan hancur.
665. Fatir Ayat 15
۞ يٰٓاَيُّهَا النَّاسُ اَنْتُمُ الْفُقَرَاۤءُ اِلَى اللّٰهِ ۚوَاللّٰهُ هُوَ الْغَنِيُّ الْحَمِيْدُ
Y± ayyuhan-n±su antumul-fuqar±'u ilall±h(i), wall±hu huwal-ganiyyul-¥am³d(u).
Wahai manusia, kamulah yang memerlukan Allah. Hanya Allah Yang Mahakaya lagi Maha Terpuji.
666. Fatir Ayat 16
اِنْ يَّشَأْ يُذْهِبْكُمْ وَيَأْتِ بِخَلْقٍ جَدِيْدٍۚ
Iy yasya' yu©hibkum wa ya'ti bikhalqin jad³d(in).
Jika berkehendak, niscaya Dia membinasakan kamu dan mendatangkan makhluk yang baru.
667. Fatir Ayat 17
وَمَا ذٰلِكَ عَلَى اللّٰهِ بِعَزِيْزٍ
Wa m± ©±lika ‘alall±hi bi‘az³z(in).
Yang demikian itu bagi Allah tidak sulit.
668. Fatir Ayat 18
وَلَا تَزِرُ وَازِرَةٌ وِّزْرَ اُخْرٰى ۗوَاِنْ تَدْعُ مُثْقَلَةٌ اِلٰى حِمْلِهَا لَا يُحْمَلْ مِنْهُ شَيْءٌ وَّلَوْ كَانَ ذَا قُرْبٰىۗ اِنَّمَا تُنْذِرُ الَّذِيْنَ يَخْشَوْنَ رَبَّهُمْ بِالْغَيْبِ وَاَقَامُوا الصَّلٰوةَ ۗوَمَنْ تَزَكّٰى فَاِنَّمَا يَتَزَكّٰى لِنَفْسِهٖ ۗوَاِلَى اللّٰهِ الْمَصِيْرُ
Wa l± taziru w±ziratuw wizra ukhr±, wa in tad‘u mu£qalatun il± ¥imlih± l± yu¥mal minhu syai'uw wa lau k±na ©± qurb±, innam± tun©irul-la©³na yakhsyauna rabbahum bil-gaibi wa aq±mu¡-¡al±h(ta), wa man tazakk± fa innam± yatazakk± linafsih(³), wa ilall±hil-ma¡³r(u).
Orang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain. Jika seseorang yang (dibebani dengan) dosa yang berat (lalu) memanggil (orang lain) untuk memikul bebannya itu tidak akan dipikulkan sedikit pun meskipun (yang dipanggilnya itu) kaum kerabatnya. Sesungguhnya yang dapat engkau beri peringatan hanya orang-orang yang takut kepada Tuhannya (sekalipun) tidak melihat-Nya dan mereka yang menegakkan salat. Siapa yang menyucikan dirinya sesungguhnya menyucikan diri untuk kebaikan dirinya sendiri. Hanya kepada Allah tempat kembali.
669. Fatir Ayat 30
لِيُوَفِّيَهُمْ اُجُوْرَهُمْ وَيَزِيْدَهُمْ مِّنْ فَضْلِهٖۗ اِنَّهٗ غَفُوْرٌ شَكُوْرٌ
Liyuwaffiyahum ujµrahum wa yaz³dahum min fa«lih(³), innahµ gafµrun syakµr(un).
(Demikian itu) agar Allah menyempurnakan pahala mereka dan menambah karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri.
670. Fatir Ayat 32
ثُمَّ اَوْرَثْنَا الْكِتٰبَ الَّذِيْنَ اصْطَفَيْنَا مِنْ عِبَادِنَاۚ فَمِنْهُمْ ظَالِمٌ لِّنَفْسِهٖ ۚوَمِنْهُمْ مُّقْتَصِدٌ ۚوَمِنْهُمْ سَابِقٌۢ بِالْخَيْرٰتِ بِاِذْنِ اللّٰهِ ۗذٰلِكَ هُوَ الْفَضْلُ الْكَبِيْرُۗ
¤umma aura£nal-kit±bal-la©³na¡¯afain± min ‘ib±din±, fa minhum §±limul linafsih(³), wa minhum muqta¡id(un), wa minhum s±biqum bil-khair±ti bi'i©nill±h(i), ©±lika huwal-fa«lul-kab³r(u).
Kemudian, Kitab Suci itu Kami wariskan kepada orang-orang yang Kami pilih di antara hamba-hamba Kami. Lalu, di antara mereka ada yang menzalimi diri sendiri, ada yang pertengahan, dan ada (pula) yang lebih dahulu berbuat kebaikan dengan izin Allah. Itulah (dianugerahkannya kitab suci adalah) karunia yang besar.
671. Fatir Ayat 33
جَنّٰتُ عَدْنٍ يَّدْخُلُوْنَهَا يُحَلَّوْنَ فِيْهَا مِنْ اَسَاوِرَ مِنْ ذَهَبٍ وَّلُؤْلُؤًا ۚوَلِبَاسُهُمْ فِيْهَا حَرِيْرٌ
Jann±tu ‘adniy yadkhulµnah± yu¥allauna f³h± min as±wira min ©ahabiw wa lu'lu'±(n), wa lib±suhum f³h± ¥ar³r(un).
(Balasan mereka di akhirat adalah) surga ‘Adn yang mereka masuki. Di dalamnya mereka dihiasi gelang-gelang dari emas dan mutiara. Pakaian mereka di dalamnya adalah sutra.
672. Fatir Ayat 34
وَقَالُوا الْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِيْٓ اَذْهَبَ عَنَّا الْحَزَنَۗ اِنَّ رَبَّنَا لَغَفُوْرٌ شَكُوْرٌۙ
Wa q±lul-¥amdu lill±hil-la©³ a©haba ‘annal-¥azan(a), inna rabban± lagafµrun syakµr(un).
Mereka berkata, “Segala puji bagi Allah yang telah menghilangkan kesedihan dari kami. Sesungguhnya Tuhan kami benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri.
673. Fatir Ayat 35
ۨالَّذِيْٓ اَحَلَّنَا دَارَ الْمُقَامَةِ مِنْ فَضْلِهٖۚ لَا يَمَسُّنَا فِيْهَا نَصَبٌ وَّلَا يَمَسُّنَا فِيْهَا لُغُوْبٌ
Alla©³ a¥allan± d±ral-muq±mati min fa«lih(³), l± yamassun± f³h± na¡abuw wa l± yamassun± f³h± lugµb(un).
(Dia) yang menempatkan kami di tempat yang kekal (surga) dengan karunia-Nya. Di dalamnya kami tidak lelah dan lesu.”
674. Fatir Ayat 36
وَالَّذِيْنَ كَفَرُوْا لَهُمْ نَارُ جَهَنَّمَۚ لَا يُقْضٰى عَلَيْهِمْ فَيَمُوْتُوْا وَلَا يُخَفَّفُ عَنْهُمْ مِّنْ عَذَابِهَاۗ كَذٰلِكَ نَجْزِيْ كُلَّ كَفُوْرٍ ۚ
Wal-la©³na kafarµ lahum n±ru jahannam(a), l± yuq«± ‘alaihim fayamµtµ wa l± yukhaffafu ‘anhum min ‘a©±bih±, ka©±lika najz³ kulla kafµr(in).
Orang-orang yang kufur, bagi mereka neraka Jahanam. Mereka tidak dibinasakan hingga mereka mati dan tidak diringankan dari mereka azabnya. Demikianlah Kami membalas setiap orang yang sangat kufur.
675. Fatir Ayat 37
وَهُمْ يَصْطَرِخُوْنَ فِيْهَاۚ رَبَّنَآ اَخْرِجْنَا نَعْمَلْ صَالِحًا غَيْرَ الَّذِيْ كُنَّا نَعْمَلُۗ اَوَلَمْ نُعَمِّرْكُمْ مَّا يَتَذَكَّرُ فِيْهِ مَنْ تَذَكَّرَ وَجَاۤءَكُمُ النَّذِيْرُۗ فَذُوْقُوْا فَمَا لِلظّٰلِمِيْنَ مِنْ نَّصِيْرٍ
Wa hum ya¡¯arikhµna f³h±, rabban± akhrijn± na‘mal ¡±li¥an gairal-la©³ kunn± na‘mal(u), awalam nu‘ammirkum m± yata©akkaru f³hi man ta©akkara wa j±'akumun na©³r(u), fa ©µqµ fam± li§-§±lim³na min na¡³r(in).
Mereka berteriak di dalam (neraka) itu, “Ya Tuhan kami, keluarkanlah kami (dari neraka), niscaya kami akan mengerjakan kebajikan, bukan (seperti perbuatan) yang pernah kami kerjakan dahulu.” (Dikatakan kepada mereka,) “Bukankah Kami telah memanjangkan umurmu dalam masa (yang cukup) untuk dapat berpikir bagi orang yang mau berpikir. (Bukankah pula) telah datang kepadamu seorang pemberi peringatan? Maka, rasakanlah (azab Kami). Bagi orang-orang zalim tidak ada seorang penolong pun.”
676. Fatir Ayat 38
اِنَّ اللّٰهَ عَالِمُ غَيْبِ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۗ اِنَّهٗ عَلِيْمٌ ۢبِذَاتِ الصُّدُوْرِ
Innall±ha ‘±limu gaibis-sam±w±ti wal-ar«(i), innahµ ‘al³mum bi©±ti¡-¡udµr(i).
Sesungguhnya Allah mengetahui yang gaib di langit dan di bumi. Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui segala isi hati.
677. Fatir Ayat 39
هُوَ الَّذِيْ جَعَلَكُمْ خَلٰۤىِٕفَ فِى الْاَرْضِۗ فَمَنْ كَفَرَ فَعَلَيْهِ كُفْرُهٗۗ وَلَا يَزِيْدُ الْكٰفِرِيْنَ كُفْرُهُمْ عِنْدَ رَبِّهِمْ اِلَّا مَقْتًا ۚوَلَا يَزِيْدُ الْكٰفِرِيْنَ كُفْرُهُمْ اِلَّا خَسَارًا
Huwal-la©³ ja‘alakum khal±'ifa fil-ar«(i), faman kafara fa‘alaihi kufruh(µ), wa l± yaz³dul-k±fir³na kufruhum ‘inda rabbihim ill± maqt±(n), wa l± yaz³dul-k±fir³na kufruhum ill± khas±r±(n).
Dialah yang menjadikan kamu sebagai khalifah-khalifah di bumi. Siapa yang kufur, (akibat) kekufurannya akan menimpa dirinya sendiri. Kekufuran orang-orang kafir itu hanya akan menambah kemurkaan di sisi Tuhan mereka. Kekufuran orang-orang kafir itu juga hanya akan menambah kerugian mereka.
678. Fussilat Ayat 6
قُلْ اِنَّمَآ اَنَا۟ بَشَرٌ مِّثْلُكُمْ يُوْحٰىٓ اِلَيَّ اَنَّمَآ اِلٰهُكُمْ اِلٰهٌ وَّاحِدٌ فَاسْتَقِيْمُوْٓا اِلَيْهِ وَاسْتَغْفِرُوْهُ ۗوَوَيْلٌ لِّلْمُشْرِكِيْنَۙ
Qul innam± ana basyarum mi£lukum yµ¥± ilayya annam± il±hukum il±huw w±¥idun fastaq³mµ ilaihi wastagfirµh(u), wa wailul lil-musyrik³n(a).
Katakanlah (Nabi Muhammad), “Sesungguhnya aku hanyalah seorang manusia seperti kamu yang diwahyukan kepadaku bahwa Tuhan kamu adalah Tuhan Yang Maha Esa. Oleh sebab itu, tetaplah (dalam beribadah) dan mohonlah ampunan kepada-Nya. Celakalah orang-orang yang mempersekutukan(-Nya),
679. Fussilat Ayat 7
الَّذِيْنَ لَا يُؤْتُوْنَ الزَّكٰوةَ وَهُمْ بِالْاٰخِرَةِ هُمْ كٰفِرُوْنَ
Alla©³na l± yu'tµnaz-zak±ta wa hum bil-±khirati hum k±firµn(a).
(yaitu) orang-orang yang tidak menunaikan zakat dan mereka ingkar terhadap kehidupan akhirat.
680. Fussilat Ayat 8
اِنَّ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ لَهُمْ اَجْرٌ غَيْرُ مَمْنُوْنٍ ࣖ
Innal-la©³na ±manµ wa ‘amilu¡-¡±li¥±ti lahum ajrun gairu mamnµn(in).
Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, mereka akan mendapat pahala yang tidak ada putus-putusnya.”
681. Fussilat Ayat 27
فَلَنُذِيْقَنَّ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا عَذَابًا شَدِيْدًاۙ وَّلَنَجْزِيَنَّهُمْ اَسْوَاَ الَّذِيْ كَانُوْا يَعْمَلُوْنَ
Fa lanu©³qannal-la©³na kafarµ ‘a©±ban syad³d±(n), wa lanajziyannahum aswa'al-la©³ k±nµ ya‘malµn(a).
Sungguh, Kami pasti akan menimpakan azab yang keras kepada orang-orang yang kufur itu dan sungguh, Kami pasti akan membalas mereka dengan seburuk-buruk balasan (atas) apa yang telah mereka kerjakan.
682. Fussilat Ayat 28
ذٰلِكَ جَزَاۤءُ اَعْدَاۤءِ اللّٰهِ النَّارُ لَهُمْ فِيْهَا دَارُ الْخُلْدِ ۗجَزَاۤءً ۢبِمَا كَانُوْا بِاٰيٰتِنَا يَجْحَدُوْنَ
ª±lika jaz±'u a‘d±'ill±hin-n±ru lahum f³h± d±rul-khuld(i), jaz±'am bim± k±nµ bi'±y±tin± yaj¥adµn(a).
Itulah neraka, balasan (bagi) musuh-musuh Allah. Mereka mendapat tempat tinggal yang kekal di dalamnya sebagai balasan atas keingkaran mereka terhadap ayat-ayat Kami.
683. Fussilat Ayat 29
وَقَالَ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا رَبَّنَآ اَرِنَا الَّذَيْنِ اَضَلّٰنَا مِنَ الْجِنِّ وَالْاِنْسِ نَجْعَلْهُمَا تَحْتَ اَقْدَامِنَا لِيَكُوْنَا مِنَ الْاَسْفَلِيْنَ
Wa q±lal-la©³na kafarµ rabban± arinal-la©aini a«all±n± minal-jinni wal-insi naj‘alhum± ta¥ta aqd±min± liyakµn± minal-asfal³n(a).
Orang-orang yang kufur berkata, “Ya Tuhan kami, perlihatkanlah kepada kami dua golongan yang telah menyesatkan kami, yaitu (golongan) jin dan manusia, agar kami meletakkan keduanya di bawah telapak kaki kami supaya keduanya menjadi golongan yang paling bawah (hina).”
684. Fussilat Ayat 30
اِنَّ الَّذِيْنَ قَالُوْا رَبُّنَا اللّٰهُ ثُمَّ اسْتَقَامُوْا تَتَنَزَّلُ عَلَيْهِمُ الْمَلٰۤىِٕكَةُ اَلَّا تَخَافُوْا وَلَا تَحْزَنُوْا وَاَبْشِرُوْا بِالْجَنَّةِ الَّتِيْ كُنْتُمْ تُوْعَدُوْنَ
Innal-la©³na q±lµ rabbunall±hu £ummastaq±mµ tatanazzalu ‘alaihimul-mal±'ikatu all± takh±fµ wa l± ta¥zanµ wa absyirµ bil-jannatil-lat³ kuntum tµ‘adµn(a).
Sesungguhnya orang-orang yang berkata, “Tuhan kami adalah Allah,” kemudian tetap (dalam pendiriannya), akan turun malaikat-malaikat kepada mereka (seraya berkata), “Janganlah kamu takut dan bersedih hati serta bergembiralah dengan (memperoleh) surga yang telah dijanjikan kepadamu.”
685. Fussilat Ayat 31
نَحْنُ اَوْلِيَاۤؤُكُمْ فِى الْحَيٰوةِ الدُّنْيَا وَفِى الْاٰخِرَةِ ۚوَلَكُمْ فِيْهَا مَا تَشْتَهِيْٓ اَنْفُسُكُمْ وَلَكُمْ فِيْهَا مَا تَدَّعُوْنَ ۗ
Na¥nu auliy±'ukum fil-¥ay±tid-dun-y± wa fil-±khirah(ti), wa lakum f³h± m± tasytah³ anfusukum wa lakum f³h± m± tadda‘µn(a).
Kamilah pelindung-pelindungmu dalam kehidupan dunia dan akhirat. Di dalamnya (surga) kamu akan memperoleh apa yang kamu sukai dan apa yang kamu minta.
686. Fussilat Ayat 32
نُزُلًا مِّنْ غَفُوْرٍ رَّحِيْمٍ ࣖ
Nuzulam min gafµrir ra¥³m(in).
(Semua itu) sebagai karunia (penghormatan bagimu) dari (Allah) Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”
687. Gafir Ayat 7
اَلَّذِيْنَ يَحْمِلُوْنَ الْعَرْشَ وَمَنْ حَوْلَهٗ يُسَبِّحُوْنَ بِحَمْدِ رَبِّهِمْ وَيُؤْمِنُوْنَ بِهٖ وَيَسْتَغْفِرُوْنَ لِلَّذِيْنَ اٰمَنُوْاۚ رَبَّنَا وَسِعْتَ كُلَّ شَيْءٍ رَّحْمَةً وَّعِلْمًا فَاغْفِرْ لِلَّذِيْنَ تَابُوْا وَاتَّبَعُوْا سَبِيْلَكَ وَقِهِمْ عَذَابَ الْجَحِيْمِ
Alla©³na ya¥milµnal-‘arsya wa man ¥aulahµ yusabbi¥µna bi¥amdi rabbihim wa yu'minµna bih³ wa yastagfirµna lil-la©³na ±manµ, rabban± wasi‘ta kulla syai'ir ra¥mataw wa ‘ilman fagfir lil-la©³na t±bµ wattaba‘µ sab³laka wa qihim ‘a©±bal-ja¥³m(i).
(Para malaikat) yang memikul ʻArasy dan yang berada di sekelilingnya selalu bertasbih dengan memuji Tuhannya, beriman kepada-Nya, dan memohonkan ampunan untuk orang-orang yang beriman. (Mereka berkata,) “Wahai Tuhan kami, rahmat dan ilmu-Mu meliputi segala sesuatu. Maka, berikanlah ampunan kepada orang-orang yang bertobat serta mengikuti jalan-Mu dan lindungilah mereka dari azab (neraka) Jahim.
688. Gafir Ayat 8
رَبَّنَا وَاَدْخِلْهُمْ جَنّٰتِ عَدْنِ ِۨالَّتِيْ وَعَدْتَّهُمْ وَمَنْ صَلَحَ مِنْ اٰبَاۤىِٕهِمْ وَاَزْوَاجِهِمْ وَذُرِّيّٰتِهِمْ ۗاِنَّكَ اَنْتَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُۙ
Rabban± wa adkhilhum jann±ti ‘adninil-lat³ wa‘attahum wa man ¡ala¥a min ±b±'ihim wa azw±jihim wa ©urriyy±tihim, innaka antal ‘az³zul-¥ak³m(u).
Wahai Tuhan kami, masukkanlah mereka ke dalam surga ‘Adn yang telah Engkau janjikan kepada mereka serta orang yang saleh di antara nenek moyang, istri, dan keturunan mereka. Sesungguhnya Engkaulah Yang Mahaperkasa lagi Mahabijaksana.
689. Gafir Ayat 9
وَقِهِمُ السَّيِّاٰتِۗ وَمَنْ تَقِ السَّيِّاٰتِ يَوْمَىِٕذٍ فَقَدْ رَحِمْتَهٗ ۗوَذٰلِكَ هُوَ الْفَوْزُ الْعَظِيْمُ ࣖ
Wa qihimus-sayyi'±t(i), wa man taqis-sayyi'±ti yauma'i©in faqad ra¥imtah(µ), wa ©±lika huwal-fauzul-‘a§³m(u).
Lindungilah mereka dari keburukan. Siapa yang Engkau lindungi dari keburukan pada hari itu, sungguh, Engkau telah menganugerahkan rahmat kepadanya. Itulah kemenangan yang agung.”
690. Gafir Ayat 60
وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُوْنِيْٓ اَسْتَجِبْ لَكُمْ ۗاِنَّ الَّذِيْنَ يَسْتَكْبِرُوْنَ عَنْ عِبَادَتِيْ سَيَدْخُلُوْنَ جَهَنَّمَ دَاخِرِيْنَ ࣖࣖࣖ
Wa q±la rabbukumud‘µn³ astajib lakum, innal-la©³na yastakbirµna ‘an ‘ib±dat³ sayadkhulµna jahannama d±khir³n(a).
Tuhanmu berfirman, “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu (apa yang kamu harapkan). Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri tidak mau beribadah kepada-Ku akan masuk (neraka) Jahanam dalam keadaan hina dina.”
691. Hud Ayat 1
الۤرٰ ۗ كِتٰبٌ اُحْكِمَتْ اٰيٰتُهٗ ثُمَّ فُصِّلَتْ مِنْ لَّدُنْ حَكِيْمٍ خَبِيْرٍۙ
Alif l±m r±, kit±bun u¥kimat ±y±tuhµ £umma fu¡¡ilat mil ladun ¥ak³min khab³r(in).
Alif Lām Rā. (Inilah) Kitab yang ayat-ayatnya telah disusun dengan rapi kemudian dijelaskan secara terperinci (dan diturunkan) dari sisi (Allah) Yang Mahabijaksana lagi Mahateliti.
692. Hud Ayat 2
اَلَّا تَعْبُدُوْٓا اِلَّا اللّٰهَ ۗاِنَّنِيْ لَكُمْ مِّنْهُ نَذِيْرٌ وَّبَشِيْرٌۙ
All± ta‘budµ illall±h(a), innan³ lakum minhu na©³ruw wa basy³r(un).
(Katakanlah Nabi Muhammad,) “Janganlah kamu menyembah (sesuatu), kecuali Allah. Sesungguhnya aku adalah pemberi peringatan dan pembawa berita gembira dari-Nya untukmu.
693. Hud Ayat 3
وَّاَنِ اسْتَغْفِرُوْا رَبَّكُمْ ثُمَّ تُوْبُوْٓا اِلَيْهِ يُمَتِّعْكُمْ مَّتَاعًا حَسَنًا اِلٰٓى اَجَلٍ مُّسَمًّى وَّيُؤْتِ كُلَّ ذِيْ فَضْلٍ فَضْلَهٗ ۗوَاِنْ تَوَلَّوْا فَاِنِّيْٓ اَخَافُ عَلَيْكُمْ عَذَابَ يَوْمٍ كَبِيْرٍ
Wa anistagfirµ rabbakum £umma tµbµ ilaihi yumatti‘kum mat±‘an ¥asanan il± ajalim musammaw wa yu'ti kulla ©³ fa«lin fa«lah(µ), wa in tawallau fa inn³ akh±fu ‘alaikum ‘a©±ba yaumin kab³r(in).
Mohonlah ampunan kepada Tuhanmu kemudian bertobatlah kepada-Nya, niscaya Dia akan memberi kesenangan yang baik kepadamu (di dunia) sampai waktu yang telah ditentukan (kematian) dan memberikan pahala-Nya (di akhirat) kepada setiap orang yang beramal saleh. Jika kamu berpaling, sesungguhnya aku takut kamu (akan) ditimpa azab pada hari yang besar (kiamat).
694. Hud Ayat 4
اِلَى اللّٰهِ مَرْجِعُكُمْ ۚوَهُوَ عَلٰى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ
Ilall±hi marji‘ukum, wa huwa ‘al± kulli syai'in qad³r(un).
Kepada Allahlah kembalimu. Dia Mahakuasa atas segala sesuatu.”
695. Hud Ayat 15
مَنْ كَانَ يُرِيْدُ الْحَيٰوةَ الدُّنْيَا وَزِيْنَتَهَا نُوَفِّ اِلَيْهِمْ اَعْمَالَهُمْ فِيْهَا وَهُمْ فِيْهَا لَا يُبْخَسُوْنَ
Man k±na yur³dul-¥ay±tad-dun-y± wa z³natah± nuwaffi ilaihim a‘m±lahum f³h± wa hum f³h± l± yubkhasµn(a).
Siapa yang menghendaki kehidupan dunia dan perhiasannya, pasti Kami berikan kepada mereka (balasan) perbuatan mereka di dalamnya dengan sempurna dan mereka di dunia tidak akan dirugikan.
696. Hud Ayat 16
اُولٰۤىِٕكَ الَّذِيْنَ لَيْسَ لَهُمْ فِى الْاٰخِرَةِ اِلَّا النَّارُ ۖوَحَبِطَ مَا صَنَعُوْا فِيْهَا وَبٰطِلٌ مَّا كَانُوْا يَعْمَلُوْنَ
Ul±'ikal-la©³na laisa lahum fil-±khirati illan-n±r(u), wa ¥abi¯a m± ¡ana‘µ f³h± wa b±¯ilum m± k±nµ ya‘malµn(a).
Mereka itulah orang-orang yang tidak memperoleh (sesuatu) di akhirat kecuali neraka, sia-sialah apa yang telah mereka usahakan (di dunia), dan batallah apa yang dahulu selalu mereka kerjakan.
697. Hud Ayat 18
وَمَنْ اَظْلَمُ مِمَّنِ افْتَرٰى عَلَى اللّٰهِ كَذِبًاۗ اُولٰۤىِٕكَ يُعْرَضُوْنَ عَلٰى رَبِّهِمْ وَيَقُوْلُ الْاَشْهَادُ هٰٓؤُلَاۤءِ الَّذِيْنَ كَذَبُوْا عَلٰى رَبِّهِمْۚ اَلَا لَعْنَةُ اللّٰهِ عَلَى الظّٰلِمِيْنَ ۙ
Wa man a§lamu mimmaniftar± ‘alall±hi ka©ib±(n), ul±'ika yu‘ra«µna ‘al± rabbihim wa yaqµlul-asyh±du h±'ul±'il-la©³na ka©abµ ‘al± rabbihim, al± la‘natull±hi ‘ala§-§±lim³n(a).
Siapakah yang lebih zalim daripada orang yang mengada-adakan suatu kebohongan terhadap Allah? Mereka itu akan dihadapkan kepada tuhan mereka dan para saksi akan berkata, “Orang-orang inilah yang telah berbohong terhadap tuhan mereka.” Ketahuilah, laknat Allah (ditimpakan) kepada orang-orang zalim.
698. Hud Ayat 19
الَّذِيْنَ يَصُدُّوْنَ عَنْ سَبِيْلِ اللّٰهِ وَيَبْغُوْنَهَا عِوَجًاۗ وَهُمْ بِالْاٰخِرَةِ هُمْ كفِٰرُوْنَ
Al-la©³na ya¡uddµna ‘an sab³lill±hi wa yabgµnah± ‘iwaj±(n), wa hum bil-±khirati hum k±firµn(a).
(Yaitu) mereka yang menghalang-halangi dari jalan Allah dan menghendaki agar jalan itu bengkok. Mereka itulah orang-orang yang kufur terhadap hari akhir.
699. Hud Ayat 20
اُولٰۤىِٕكَ لَمْ يَكُوْنُوْا مُعْجِزِيْنَ فِى الْاَرْضِ وَمَا كَانَ لَهُمْ مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ مِنْ اَوْلِيَاۤءَ ۘ يُضٰعَفُ لَهُمُ الْعَذَابُ ۗمَا كَانُوْا يَسْتَطِيْعُوْنَ السَّمْعَ وَمَا كَانُوْا يُبْصِرُوْنَ
Ul±'ika lam yakµnµ mu‘jiz³na fil-ar«i wa m± k±na lahum min dµnill±hi min auliy±'(a), yu«±‘afu lahumul-‘a©±b(u), m± k±nµ yasta¯³‘µnas-sam‘a wa m± k±nµ yub¡irµn(a).
Mereka tidak mampu menghalangi (siksaan Allah) di bumi dan tidak akan ada bagi mereka penolong selain Allah. Azab itu akan dilipatgandakan kepada mereka (di akhirat kelak). Mereka tidak mampu mendengar (kebenaran) dan tidak dapat melihat (kekuasaan Allah).
700. Hud Ayat 21
اُولٰۤىِٕكَ الَّذِيْنَ خَسِرُوْٓا اَنْفُسَهُمْ وَضَلَّ عَنْهُمْ مَّا كَانُوْا يَفْتَرُوْنَ
Ul±'ikal-la©³na khasirµ anfusahum wa «alla ‘anhum m± k±nµ yaftarµn(a).
Mereka itulah orang-orang yang merugikan dirinya sendiri dan lenyaplah dari mereka sesuatu (sesembahan) yang selalu mereka ada-adakan.
701. Hud Ayat 22
لَاجَرَمَ اَنَّهُمْ فِى الْاٰخِرَةِ هُمُ الْاَخْسَرُوْنَ
L± jarama annahum fil-±khirati humul-akhsarµn(a).
Tidak diragukan bahwa sesungguhnya mereka (kelak) di akhirat adalah orang-orang yang paling merugi.
702. Hud Ayat 23
اِنَّ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ وَاَخْبَتُوْٓا اِلٰى رَبِّهِمْۙ اُولٰۤىِٕكَ اَصْحٰبُ الْجَنَّةِۚ هُمْ فِيْهَا خٰلِدُوْنَ
Innal-la©³na ±manµ wa ‘amilu¡-¡±li¥±ti wa akhbatµ il± rabbihim, ul±'ika a¡¥±bul-jannati hum f³h± kh±lidµn(a).
Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal saleh serta merendahkan diri kepada Tuhan, mereka itulah para penghuni surga. Mereka kekal di dalamnya.
703. Hud Ayat 24
۞ مَثَلُ الْفَرِيْقَيْنِ كَالْاَعْمٰى وَالْاَصَمِّ وَالْبَصِيْرِ وَالسَّمِيْعِۗ هَلْ يَسْتَوِيٰنِ مَثَلًا ۗ اَفَلَا تَذَكَّرُوْنَ ࣖ
Ma£alul-far³qaini kal-a‘m± wal-a¡ammi wal-ba¡³ri was-sam³‘(i), hal yastawiy±ni ma£al±(n), afal± ta©akkarµn(a).
Perumpamaan kedua golongan (kafir dan mukmin) seperti orang buta dan orang tuli dengan orang yang dapat melihat dan yang dapat mendengar. Samakah kedua golongan itu? Apakah kamu tidak mengambil pelajaran?
704. Hud Ayat 119
اِلَّا مَنْ رَّحِمَ رَبُّكَ ۗوَلِذٰلِكَ خَلَقَهُمْ ۗوَتَمَّتْ كَلِمَةُ رَبِّكَ لَاَمْلَـَٔنَّ جَهَنَّمَ مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ اَجْمَعِيْنَ
Ill± mar ra¥ima rabbuk(a), wa li©±lika khalaqahum, wa tammat kalimatu rabbika la'amla'anna jahannama minal-jinnati wan-n±si ajma‘³n(a).
kecuali orang yang dirahmati oleh Tuhanmu. Menurut (kehendak-Nya) itulah Allah menciptakan mereka. Kalimat (keputusan) Tuhanmu telah tetap, “Aku pasti akan memenuhi (neraka) Jahanam (dengan pendurhaka) dari kalangan jin dan manusia semuanya.”
705. Ibrahim Ayat 2
اللّٰهِ الَّذِيْ لَهٗ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْاَرْضِۗ وَوَيْلٌ لِّلْكٰفِرِيْنَ مِنْ عَذَابٍ شَدِيْدٍۙ
All±hil-la©³ lahµ m± fis-sam±w±ti wa m± fil-ar«(i), wa wailul lil-k±fir³na min ‘a©±bin syad³d(in).
(Dialah) Allah yang memiliki segala apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Kecelakaanlah bagi orang-orang kafir karena siksaan yang sangat berat.
706. Ibrahim Ayat 3
ۨالَّذِيْنَ يَسْتَحِبُّوْنَ الْحَيٰوةَ الدُّنْيَا عَلَى الْاٰخِرَةِ وَيَصُدُّوْنَ عَنْ سَبِيْلِ اللّٰهِ وَيَبْغُوْنَهَا عِوَجًا ۗ اُولٰۤىِٕكَ فِيْ ضَلٰلٍۢ بَعِيْدٍ
Alla©³na yasta¥ibbµnal-¥ay±tad-dun-y± ‘alal-±khirati wa ya¡uddµna ‘an sab³lill±hi wa yabgµnah± ‘iwaj±(n), ul±'ika f³ «al±lim ba‘³d(in).
(Yaitu) orang-orang yang lebih menyukai kehidupan dunia daripada (kehidupan) akhirat, menghalang-halangi (manusia) dari jalan Allah, dan menginginkannya menjadi bengkok. Mereka itu berada dalam kesesatan yang jauh.
707. Ibrahim Ayat 28
۞ اَلَمْ تَرَ اِلَى الَّذِيْنَ بَدَّلُوْا نِعْمَتَ اللّٰهِ كُفْرًا وَّاَحَلُّوْا قَوْمَهُمْ دَارَ الْبَوَارِۙ
Alam tara ilal-la©³na baddalµ ni‘matall±hi kufraw wa a¥allµ qaumahum d±ral-baw±r(i).
Tidakkah engkau memperhatikan orang-orang yang telah menukar nikmat Allah dengan kekufuran dan menjatuhkan kaumnya ke lembah kebinasaan,
708. Ibrahim Ayat 29
جَهَنَّمَ ۚيَصْلَوْنَهَاۗ وَبِئْسَ الْقَرَارُ
Jahannama ya¡launah±, wa bi'sal-qar±r(u).
(yaitu neraka) Jahanam? Mereka masuk ke dalamnya. (Itulah) seburuk-buruknya tempat kediaman.
709. Ibrahim Ayat 30
وَجَعَلُوْا لِلّٰهِ اَنْدَادًا لِّيُضِلُّوْا عَنْ سَبِيْلِهٖۗ قُلْ تَمَتَّعُوْا فَاِنَّ مَصِيْرَكُمْ اِلَى النَّارِ
Wa ja‘alµ lill±hi and±dal liyu«illµ ‘an sab³lih(³), qul tamatta‘µ fa inna ma¡³rakum ilan-n±r(i).
Mereka (orang-orang kafir) itu telah membuat tandingan-tandingan bagi Allah untuk menyesatkan (manusia) dari jalan-Nya. Katakanlah (Nabi Muhammad), “Bersenang-senanglah! Sesungguhnya tempat kembalimu adalah neraka.”
710. Ibrahim Ayat 44
وَاَنْذِرِ النَّاسَ يَوْمَ يَأْتِيْهِمُ الْعَذَابُۙ فَيَقُوْلُ الَّذِيْنَ ظَلَمُوْا رَبَّنَآ اَخِّرْنَآ اِلٰٓى اَجَلٍ قَرِيْبٍۙ نُّجِبْ دَعْوَتَكَ وَنَتَّبِعِ الرُّسُلَۗ اَوَلَمْ تَكُوْنُوْٓا اَقْسَمْتُمْ مِّنْ قَبْلُ مَا لَكُمْ مِّنْ زَوَالٍۙ
Wa an©irin-n±sa yauma ya't³himul-‘a©±b(u), fa yaqµlul-la©³na §alamµ rabban± akhkhirn± il± ajalin qar³b(in), nujib da‘wataka wa nattabi‘ir-rusul(a), awalam takµnµ aqsamtum min qablu m± lakum min zaw±l(in).
Berikanlah (Nabi Muhammad) peringatan kepada manusia tentang hari (ketika) azab datang kepada mereka. Maka, (ketika itu) orang-orang yang zalim berkata, “Ya Tuhan kami, tangguhkanlah (azab) kami (dan kembalikanlah kami ke dunia) walaupun sebentar, niscaya kami akan mematuhi seruan-Mu dan akan mengikuti rasul-rasul.” (Kepada mereka dikatakan,) “Bukankah dahulu (di dunia) kamu telah bersumpah bahwa sekali-kali kamu tidak akan beralih (dari kehidupan dunia ke akhirat)?
711. Ibrahim Ayat 45
وَّسَكَنْتُمْ فِيْ مَسٰكِنِ الَّذِيْنَ ظَلَمُوْٓا اَنْفُسَهُمْ وَتَبَيَّنَ لَكُمْ كَيْفَ فَعَلْنَا بِهِمْ وَضَرَبْنَا لَكُمُ الْاَمْثَالَ
Wa sakantum f³ mas±kinil-la©³na §alamµ anfusahum wa tabayyana lakum kaifa fa‘aln± bihim wa «arabn± lakumul-am£±l(a).
(Bukankah) kamu pun dulu tinggal di tempat kediaman orang-orang yang menzalimi diri sendiri dan telah nyata bagimu bagaimana Kami telah berbuat terhadap mereka dan telah Kami berikan (pula) kepadamu beberapa perumpamaan?”
712. Ibrahim Ayat 46
وَقَدْ مَكَرُوْا مَكْرَهُمْ وَعِنْدَ اللّٰهِ مَكْرُهُمْۗ وَاِنْ كَانَ مَكْرُهُمْ لِتَزُوْلَ مِنْهُ الْجِبَالُ
Wa qad makarµ makrahum wa ‘indall±hi makruhum, wa in k±na makruhum litazµla minhul-jib±l(u).
Sungguh, mereka telah membuat tipu daya padahal Allah (mengetahui dan akan membalas) tipu daya mereka. Sekali-kali tipu daya mereka tidak akan mampu melenyapkan gunung-gunung.
713. Ibrahim Ayat 47
فَلَا تَحْسَبَنَّ اللّٰهَ مُخْلِفَ وَعْدِهٖ رُسُلَهٗ ۗاِنَّ اللّٰهَ عَزِيْزٌ ذُو انْتِقَامٍۗ
Fal± ta¥sabannall±ha mukhlifa wa‘dih³ rusulah(µ), innall±ha ‘az³zun ©un tiq±m(in).
Oleh karena itu, jangan sekali-kali engkau mengira bahwa Allah mengingkari janji-Nya kepada rasul-rasul-Nya. Sesungguhnya Allah Mahaperkasa lagi mempunyai pembalasan,
714. Ibrahim Ayat 48
يَوْمَ تُبَدَّلُ الْاَرْضُ غَيْرَ الْاَرْضِ وَالسَّمٰوٰتُ وَبَرَزُوْا لِلّٰهِ الْوَاحِدِ الْقَهَّارِ
Yauma tubaddalul-ar«u gairal-ar«i was-sam±w±tu wa barazµ lill±hil-w±¥idil-qahh±r(i).
(yaitu) hari (ketika) bumi diganti dengan bumi yang lain dan (demikian pula) langit. Mereka (manusia) berkumpul (di Padang Mahsyar) menghadap Allah Yang Maha Esa lagi Mahaperkasa.
715. Ibrahim Ayat 49
وَتَرَى الْمُجْرِمِيْنَ يَوْمَىِٕذٍ مُّقَرَّنِيْنَ فِى الْاَصْفَادِۚ
Wa taral-mujrim³na yauma'i©im muqarran³na fil-a¡f±d(i).
Pada hari itu engkau akan melihat orang-orang yang berdosa diikat dengan belenggu.
716. Ibrahim Ayat 50
سَرَابِيْلُهُمْ مِّنْ قَطِرَانٍ وَّتَغْشٰى وُجُوْهَهُمُ النَّارُۙ
Sar±b³luhum min qa¯ir±niw wa tagsy± wujµhahumun-n±r(u).
Pakaian mereka dari cairan (seperti aspal) dan wajah mereka ditutup oleh api neraka.
717. Ibrahim Ayat 51
لِيَجْزِيَ اللّٰهُ كُلَّ نَفْسٍ مَّا كَسَبَتْۗ اِنَّ اللّٰهَ سَرِيْعُ الْحِسَابِ
Liyajziyall±hu kulla nafsim m± kasabat, innall±ha sar³‘ul-¥is±b(i).
(Demikian itu) agar Allah memberi balasan kepada setiap orang atas apa yang dia usahakan. Sesungguhnya Allah Mahacepat perhitungan(-Nya).
718. Ibrahim Ayat 52
هٰذَا بَلٰغٌ لِّلنَّاسِ وَلِيُنْذَرُوْا بِهٖ وَلِيَعْلَمُوْٓا اَنَّمَا هُوَ اِلٰهٌ وَّاحِدٌ وَّلِيَذَّكَّرَ اُولُوا الْاَلْبَابِ ࣖ
H±©± bal±gul lin-n±si wa liyun©arµ bih³ wa liya‘lamµ annam± huwa il±huw w±¥iduw wa liya©©akkara ulul-alb±b(i).
(Al-Qur’an) ini adalah penjelasan (yang sempurna) bagi manusia agar mereka diberi peringatan dengannya, agar mereka mengetahui bahwa Dia adalah Tuhan Yang Maha Esa, dan agar orang yang berakal mengambil pelajaran.
719. Luqman Ayat 6
وَمِنَ النَّاسِ مَنْ يَّشْتَرِيْ لَهْوَ الْحَدِيْثِ لِيُضِلَّ عَنْ سَبِيْلِ اللّٰهِ بِغَيْرِ عِلْمٍۖ وَّيَتَّخِذَهَا هُزُوًاۗ اُولٰۤىِٕكَ لَهُمْ عَذَابٌ مُّهِيْنٌ
Wa minan-n±si may yasytar³ lahwal-¥ad³£i liyu«illa ‘an sab³lill±hi bigairi ‘ilmiw wa yattakhi©ah± huzuw±(n), ul±'ika lahum ‘a©±bum muh³n(un).
Di antara manusia ada orang yang membeli percakapan kosong untuk menyesatkan (manusia) dari jalan Allah tanpa ilmu dan menjadikannya olok-olokan. Mereka itu akan memperoleh azab yang menghinakan.
720. Luqman Ayat 7
وَاِذَا تُتْلٰى عَلَيْهِ اٰيٰتُنَا وَلّٰى مُسْتَكْبِرًا كَاَنْ لَّمْ يَسْمَعْهَا كَاَنَّ فِيْٓ اُذُنَيْهِ وَقْرًاۚ فَبَشِّرْهُ بِعَذَابٍ اَلِيْمٍ
Wa i©± tutl± ‘alaihi ±y±tun± wall± mustakbiran ka'allam yasma‘h± ka'anna f³ u©unaihi waqr±(n), fa basysyirhu bi‘a©±bin al³m(in).
Apabila dibacakan kepadanya ayat-ayat Kami, dia berpaling dengan menyombongkan diri seolah-olah dia tidak mendengarnya, seakan-akan ada sumbatan di kedua telinganya. Maka, berilah kabar gembira kepadanya dengan azab yang pedih.
721. Luqman Ayat 8
اِنَّ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ لَهُمْ جَنّٰتُ النَّعِيْمِۙ
Innal-la©³na ±manµ wa ‘amilu¡-¡±li¥±ti lahum jann±tun na‘³m(i).
Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, baginya surga-surga yang penuh kenikmatan.
722. Luqman Ayat 9
خٰلِدِيْنَ فِيْهَاۗ وَعْدَ اللّٰهِ حَقًّاۗ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Kh±lid³na f³h±, wa‘dall±hi ¥aqq±(n), wa huwal-‘az³zul-¥ak³m(u).
Mereka kekal di dalamnya sebagai janji Allah yang benar. Dia Mahaperkasa lagi Mahabijaksana.
723. Luqman Ayat 22
۞ وَمَنْ يُّسْلِمْ وَجْهَهٗٓ اِلَى اللّٰهِ وَهُوَ مُحْسِنٌ فَقَدِ اسْتَمْسَكَ بِالْعُرْوَةِ الْوُثْقٰىۗ وَاِلَى اللّٰهِ عَاقِبَةُ الْاُمُوْرِ
Wa may yuslim wajhahµ ilall±hi wa huwa mu¥sinun faqadistamsaka bil-‘urwatil-wu£q±, wa ilall±hi ‘±qibatul-umµr(i).
Siapa yang berserah diri kepada Allah dan dia seorang muhsin, maka sungguh dia telah berpegang teguh pada buhul (tali) yang kukuh. Hanya kepada Allah kesudahan segala urusan.
724. Luqman Ayat 23
وَمَنْ كَفَرَ فَلَا يَحْزُنْكَ كُفْرُهٗۗ اِلَيْنَا مَرْجِعُهُمْ فَنُنَبِّئُهُمْ بِمَا عَمِلُوْاۗ اِنَّ اللّٰهَ عَلِيْمٌۢ بِذَاتِ الصُّدُوْرِ
Wa man kafara fal± ya¥zunka kufruh(µ), ilain± marji‘uhum fanunabbi'uhum bim± ‘amilµ, innall±ha ‘al³mum bi©±ti¡-¡udµr(i).
Siapa yang kufur, maka janganlah kekufurannya itu membuatmu (Nabi Muhammad) sedih. Kepada Kamilah tempat kembali mereka, lalu Kami memberitakan kepadanya apa yang telah mereka kerjakan. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala isi hati.
725. Luqman Ayat 24
نُمَتِّعُهُمْ قَلِيْلًا ثُمَّ نَضْطَرُّهُمْ اِلٰى عَذَابٍ غَلِيْظٍ
Numatti‘uhum qal³lan £umma na«¯arruhum il± ‘a©±bin gal³§(in).
Kami membiarkan mereka bersenang-senang sebentar, kemudian Kami memaksa mereka (masuk) ke dalam azab yang keras.
726. Maryam Ayat 37
فَاخْتَلَفَ الْاَحْزَابُ مِنْۢ بَيْنِهِمْۚ فَوَيْلٌ لِّلَّذِيْنَ كَفَرُوْا مِنْ مَّشْهَدِ يَوْمٍ عَظِيْمٍ
Fakhtalafal-a¥z±bu mim bainihim, fa wailul lil-la©³na kafarµ mim masyhadi yaumin ‘a§³m(in).
Golongan-golongan di antara mereka (Yahudi dan Nasrani) berselisih. Celakalah orang-orang yang kufur pada waktu menyaksikan hari yang sangat agung!
727. Maryam Ayat 38
اَسْمِعْ بِهِمْ وَاَبْصِرْۙ يَوْمَ يَأْتُوْنَنَا لٰكِنِ الظّٰلِمُوْنَ الْيَوْمَ فِيْ ضَلٰلٍ مُّبِيْنٍ
Asmi‘ bihim wa ab¡ir, yauma ya'tµnan± l±kini§-§±limµnal-yauma f³ «al±lim mub³n(in).
Alangkah tajam pendengaran dan penglihatan mereka pada hari mereka datang kepada Kami (di akhirat)! Akan tetapi, orang-orang zalim pada hari ini (di dunia) berada dalam kesesatan yang nyata.
728. Maryam Ayat 39
وَاَنْذِرْهُمْ يَوْمَ الْحَسْرَةِ اِذْ قُضِيَ الْاَمْرُۘ وَهُمْ فِيْ غَفْلَةٍ وَّهُمْ لَا يُؤْمِنُوْنَ
Wa an©irhum yaumal-¥asrati i© qu«iyal-amr(u), wa hum f³ gaflatiw wa hum l± yu'minµn(a).
Berilah mereka peringatan tentang hari penyesalan ketika segala perkara telah diputus, sedangkan mereka dalam kelalaian dan mereka tidak beriman.
729. Maryam Ayat 59
۞ فَخَلَفَ مِنْۢ بَعْدِهِمْ خَلْفٌ اَضَاعُوا الصَّلٰوةَ وَاتَّبَعُوا الشَّهَوٰتِ فَسَوْفَ يَلْقَوْنَ غَيًّا ۙ
Fa khalafa mim ba‘dihim khalfun a«±‘u¡-¡al±ta wattaba‘usy-syahaw±ti fa saufa yalqauna gayy±(n).
Kemudian, datanglah setelah mereka (generasi) pengganti yang mengabaikan salat dan mengikuti hawa nafsu. Mereka kelak akan tersesat.
730. Maryam Ayat 60
اِلَّا مَنْ تَابَ وَاٰمَنَ وَعَمِلَ صَالِحًا فَاُولٰۤىِٕكَ يَدْخُلُوْنَ الْجَنَّةَ وَلَا يُظْلَمُوْنَ شَيْـًٔا ۙ
Ill± man t±ba wa ±mana wa ‘amila ¡±li¥an fa ul±'ika yadkhulµnal-jannata wa l± yu§lamµna syai'±(n).
Kecuali orang yang bertobat, beriman, dan beramal saleh, mereka akan masuk surga dan tidak dizalimi sedikit pun.
731. Maryam Ayat 61
جَنّٰتِ عَدْنِ ِۨالَّتِيْ وَعَدَ الرَّحْمٰنُ عِبَادَهٗ بِالْغَيْبِۗ اِنَّهٗ كَانَ وَعْدُهٗ مَأْتِيًّا
Jann±ti ‘adninil-lat³ wa‘adar-ra¥m±nu ‘ib±dahµ bil-gaib(i), innahµ k±na wa‘duhµ ma'tiyy±(n).
(Yaitu,) surga ‘Adn yang telah dijanjikan oleh (Allah) Yang Maha Pengasih kepada hamba-hamba-Nya, sekalipun (surga itu) gaib. Sesungguhnya janji-Nya pasti ditepati.
732. Maryam Ayat 62
لَا يَسْمَعُوْنَ فِيْهَا لَغْوًا اِلَّا سَلٰمًاۗ وَلَهُمْ رِزْقُهُمْ فِيْهَا بُكْرَةً وَّعَشِيًّا
L± yasma‘µna f³h± lagwan ill± sal±m±(n), wa lahum rizquhum f³h± bukrataw wa ‘asyiyy±(n).
Di dalamnya mereka tidak mendengar perkataan yang tidak berguna, kecuali salam (ucapan kebaikan dan kedamaian). Di dalamnya mereka mendapatkan rezeki pada pagi dan petang.
733. Maryam Ayat 63
تِلْكَ الْجَنَّةُ الَّتِيْ نُوْرِثُ مِنْ عِبَادِنَا مَنْ كَانَ تَقِيًّا
Tilkal-jannatul-lat³ nµri£u min ‘ib±din± man k±na taqiyy±(n).
Itulah surga yang akan Kami wariskan kepada hamba-hamba Kami yang selalu bertakwa.
734. Maryam Ayat 64
وَمَا نَتَنَزَّلُ اِلَّا بِاَمْرِ رَبِّكَۚ لَهٗ مَا بَيْنَ اَيْدِيْنَا وَمَا خَلْفَنَا وَمَا بَيْنَ ذٰلِكَ وَمَا كَانَ رَبُّكَ نَسِيًّا ۚ
Wa m± natanazzalu ill± bi'amri rabbik(a), lahµ m± baina aid³n± wa m± khalfan± wa m± baina ©±lika wa m± k±na rabbuka nasiyy±(n).
Tidaklah kami (Jibril) turun, kecuali atas perintah Tuhanmu. Milik-Nya segala yang ada di hadapan kita, di belakang kita, dan di antara keduanya. Tuhanmu sekali-kali bukan pelupa.
735. Maryam Ayat 65
رَبُّ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِ وَمَا بَيْنَهُمَا فَاعْبُدْهُ وَاصْطَبِرْ لِعِبَادَتِهٖۗ هَلْ تَعْلَمُ لَهٗ سَمِيًّا ࣖ
Rabbus-sam±w±ti wal-ar«i wa m± bainahum± fa‘budhu wa¡¯abir li‘ib±datih(³), hal ta‘lamu lahµ samiyy±(n).
(Dialah) Tuhan (yang menguasai) langit, bumi, dan segala yang ada di antara keduanya. Maka, sembahlah Dia dan berteguhhatilah dalam beribadah kepada-Nya. Apakah engkau mengetahui sesuatu yang sama dengan-Nya?
736. Maryam Ayat 75
قُلْ مَنْ كَانَ فِى الضَّلٰلَةِ فَلْيَمْدُدْ لَهُ الرَّحْمٰنُ مَدًّا ەۚ حَتّٰىٓ اِذَا رَاَوْا مَا يُوْعَدُوْنَ اِمَّا الْعَذَابَ وَاِمَّا السَّاعَةَ ۗفَسَيَعْلَمُوْنَ مَنْ هُوَ شَرٌّ مَّكَانًا وَّاَضْعَفُ جُنْدًا
Qul man k±na fi«-«al±lati falyamdud lahur-ra¥m±nu madd±(n), ¥att± i©± ra'au m± yµ‘adµna immal-‘a©±ba wa immas-s±‘ah(ta), fa saya‘lamµna man huwa syarrum mak±naw wa a«‘afu jund±(n).
Katakanlah (Nabi Muhammad), “Siapa yang berada dalam kesesatan, biarlah Tuhan Yang Maha Pengasih memperpanjang waktu baginya. Hingga apabila telah melihat apa yang diancamkan kepada mereka, baik azab maupun Kiamat, mereka akan mengetahui siapa yang lebih buruk kedudukannya dan lebih lemah bala tentaranya.”
737. Maryam Ayat 76
وَيَزِيْدُ اللّٰهُ الَّذِيْنَ اهْتَدَوْا هُدًىۗ وَالْبٰقِيٰتُ الصّٰلِحٰتُ خَيْرٌ عِنْدَ رَبِّكَ ثَوَابًا وَّخَيْرٌ مَّرَدًّا
Wa yaz³dull±hul-la©³nahtadau hud±(n), wal-b±qiy±tu¡-¡±li¥±tu khairun ‘inda rabbika £aw±baw wa khairum maradd±(n).
Allah akan menambah petunjuk kepada orang-orang yang telah mendapat petunjuk. Amal kebajikan yang kekal itu lebih baik pahala dan kesudahannya di sisi Tuhanmu.
738. Maryam Ayat 77
اَفَرَاَيْتَ الَّذِيْ كَفَرَ بِاٰيٰتِنَا وَقَالَ لَاُوْتَيَنَّ مَالًا وَّوَلَدًا ۗ
Afa ra'aital-la©³ kafara bi'±y±tin± wa q±la la'µtayanna m±law wa walad±(n).
Lalu, apakah engkau melihat orang yang kufur terhadap ayat-ayat Kami dan dia mengatakan, “(Di akhirat) pasti aku akan diberi harta dan anak.”
739. Maryam Ayat 78
اَطَّلَعَ الْغَيْبَ اَمِ اتَّخَذَ عِنْدَ الرَّحْمٰنِ عَهْدًا ۙ
A¯¯ala‘al-gaiba amittakha©a ‘indar-ra¥m±ni ‘ahd±(n).
Apakah dia melihat yang gaib ataukah telah membuat perjanjian di sisi Tuhan Yang Maha Pengasih?
740. Maryam Ayat 79
كَلَّا ۗسَنَكْتُبُ مَا يَقُوْلُ وَنَمُدُّ لَهٗ مِنَ الْعَذَابِ مَدًّا ۙ
Kall±, sanaktubu m± yaqµlu wa namuddu lahµ minal-‘a©±bi madd±(n).
Sama sekali tidak! Kami akan menulis apa yang dia katakan dan Kami akan memperpanjang azab untuknya secara sempurna.
741. Maryam Ayat 80
وَّنَرِثُهٗ مَا يَقُوْلُ وَيَأْتِيْنَا فَرْدًا
Wa nari£uhµ m± yaqµlu wa ya't³n± fard±(n).
Kami akan mengambil kembali apa yang dia katakan itu (harta dan anak) dan dia datang kepada Kami seorang diri.
742. Muhammad Ayat 1
اَلَّذِيْنَ كَفَرُوْا وَصَدُّوْا عَنْ سَبِيْلِ اللّٰهِ اَضَلَّ اَعْمَالَهُمْ
Alla©³na kafarµ wa ¡addµ ‘an sab³lill±hi a«alla a‘m±lahum.
Orang-orang yang kufur dan menghalang-halangi (manusia) dari jalan Allah, Dia akan menggugurkan amal-amal mereka.
743. Muhammad Ayat 2
وَالَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ وَاٰمَنُوْا بِمَا نُزِّلَ عَلٰى مُحَمَّدٍ وَّهُوَ الْحَقُّ مِنْ رَّبِّهِمْ ۚ كَفَّرَ عَنْهُمْ سَيِّاٰتِهِمْ وَاَصْلَحَ بَالَهُمْ
Wal-la©³na ±manµ wa ‘amilu¡-¡±li¥±ti wa ±manµ bim± nuzzila ‘al± mu¥ammadiw wa huwal-¥aqqu mir rabbihim, kaffara ‘anhum sayyi'±tihim wa a¡la¥a b±lahum.
Orang-orang yang beriman, beramal saleh, dan beriman pada apa yang diturunkan kepada (Nabi) Muhammad bahwa ia merupakan kebenaran dari Tuhan mereka, Allah menghapuskan kesalahan-kesalahan mereka dan memperbaiki keadaannya.
744. Muhammad Ayat 3
ذٰلِكَ بِاَنَّ الَّذِيْنَ كَفَرُوا اتَّبَعُوا الْبَاطِلَ وَاَنَّ الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّبَعُوا الْحَقَّ مِنْ رَّبِّهِمْ ۗ كَذٰلِكَ يَضْرِبُ اللّٰهُ لِلنَّاسِ اَمْثَالَهُمْ
ª±lika bi'annal-la©³na kafaruttaba‘ul-b±¯ila wa annal-la©³na ±manuttaba‘ul-¥aqqa mir rabbihim, ka©±lika ya«ribull±hu lin-n±si am£±lahum.
(Hal) itu (terjadi) karena sesungguhnya orang-orang yang kufur mengikuti kebatilan, sedangkan orang-orang yang beriman mengikuti kebenaran dari Tuhan mereka. Demikianlah Allah membuat perumpamaan-perumpamaan mereka kepada manusia.
745. Muhammad Ayat 12
اِنَّ اللّٰهَ يُدْخِلُ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ جَنّٰتٍ تَجْرِيْ مِنْ تَحْتِهَا الْاَنْهٰرُ ۗوَالَّذِيْنَ كَفَرُوْا يَتَمَتَّعُوْنَ وَيَأْكُلُوْنَ كَمَا تَأْكُلُ الْاَنْعَامُ وَالنَّارُ مَثْوًى لَّهُمْ
Innall±ha yudkhilul-la©³na ±manµ wa ‘amilu¡-¡±li¥±ti jann±tin tajr³ min ta¥tihal-anh±r(u), wal-la©³na kafarµ yatamatta‘µna wa ya'kulµna kam± ta'kulul-an‘±mu wan-n±ru ma£wal lahum.
Sesungguhnya Allah akan memasukkan orang-orang yang beriman dan beramal saleh ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. Adapun orang-orang yang kufur bersenang-senang dan makan-makan (di dunia) seperti halnya hewan-hewan. Nerakalah tempat tinggal bagi mereka.
746. Muhammad Ayat 32
اِنَّ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا وَصَدُّوْا عَنْ سَبِيْلِ اللّٰهِ وَشَاۤقُّوا الرَّسُوْلَ مِنْۢ بَعْدِ مَا تَبَيَّنَ لَهُمُ الْهُدٰى لَنْ يَّضُرُّوا اللّٰهَ شَيْـًٔاۗ وَسَيُحْبِطُ اَعْمَالَهُمْ
Innal-la©³na kafarµ wa ¡addµ ‘an sab³lill±hi wa sy±qqur-rasµla mim ba‘di m± tabayyana lahumul-hud± lay ya«urrull±ha syai'±(n), wa sayu¥bi¯u a‘m±lahum.
Sesungguhnya orang-orang yang kufur, menghalang-halangi (orang lain) dari jalan Allah, dan memusuhi Rasul setelah ada petunjuk yang jelas bagi mereka tidak akan dapat memberi mudarat (bahaya) kepada Allah sedikit pun. Dia (Allah) akan menghapus (pahala) amal-amal mereka.
747. Muhammad Ayat 34
اِنَّ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا وَصَدُّوْا عَنْ سَبِيْلِ اللّٰهِ ثُمَّ مَاتُوْا وَهُمْ كُفَّارٌ فَلَنْ يَّغْفِرَ اللّٰهُ لَهُمْ
Innal-la©³na kafarµ wa ¡addµ ‘an sab³lill±hi £umma m±tµ wa hum kuff±run falay yagfirall±hu lahum.
Sesungguhnya orang-orang yang kufur dan menghalang-halangi (orang lain) dari jalan Allah, kemudian mereka mati dalam keadaan kafir, Allah tidak akan mengampuni mereka.
748. Saba' Ayat 4
لِّيَجْزِيَ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِۗ اُولٰۤىِٕكَ لَهُمْ مَّغْفِرَةٌ وَّرِزْقٌ كَرِيْمٌ
Liyajziyal-la©³na ±manµ wa ‘amilu¡-¡±li¥±t(i), ul±'ika lahum magfiratuw wa rizqun kar³m(un).
Supaya Dia memberi balasan kepada orang-orang yang beriman dan beramal saleh. Mereka itulah orang-orang yang memperoleh ampunan dan rezeki yang mulia.
749. Saba' Ayat 5
وَالَّذِيْنَ سَعَوْ فِيْٓ اٰيٰتِنَا مُعٰجِزِيْنَ اُولٰۤىِٕكَ لَهُمْ عَذَابٌ مِّنْ رِّجْزٍ اَلِيْمٌ
Wal-la©³na sa‘au f³ ±y±tin± mu‘±jiz³na ul±'ika lahum ‘a©±bum mir rijzin al³m(un).
Orang-orang yang berusaha untuk (menentang) ayat-ayat Kami dengan anggapan dapat melemahkan (Kami), mereka itulah orang-orang yang memperoleh azab, yaitu siksa yang sangat pedih.
750. Saba' Ayat 37
وَمَآ اَمْوَالُكُمْ وَلَآ اَوْلَادُكُمْ بِالَّتِيْ تُقَرِّبُكُمْ عِنْدَنَا زُلْفٰىٓ اِلَّا مَنْ اٰمَنَ وَعَمِلَ صَالِحًاۙ فَاُولٰۤىِٕكَ لَهُمْ جَزَاۤءُ الضِّعْفِ بِمَا عَمِلُوْا وَهُمْ فِى الْغُرُفٰتِ اٰمِنُوْنَ
Wa m± amw±lukum wa l± aul±dukum bil-lat³ tuqarribukum ‘indan± zulf± ill± man ±mana wa ‘amila ¡±li¥±(n), fa'ul±'ika lahum jaz±'u«-«i‘fi bim± ‘amilµ wa hum fil-guruf±ti ±minµn(a).
Bukanlah harta atau anak-anakmu yang mendekatkan kamu kepada Kami sedekat-dekatnya, melainkan orang yang beriman dan beramal saleh. Mereka itulah yang memperoleh balasan yang berlipat ganda atas apa yang mereka kerjakan. Mereka aman sentosa di tempat-tempat yang tinggi (dalam surga).
751. Saba' Ayat 38
وَالَّذِيْنَ يَسْعَوْنَ فِيْٓ اٰيٰتِنَا مُعٰجِزِيْنَ اُولٰۤىِٕكَ فِى الْعَذَابِ مُحْضَرُوْنَ
Wal-la©³na yas‘auna f³ ±y±tin± mu‘±jiz³na ul±'ika fil-‘a©±bi mu¥«arµn(a).
Orang-orang yang berusaha (menentang) ayat-ayat Kami untuk melemahkan (kemauan untuk beriman), mereka itu dihadirkan di dalam azab (neraka).
752. Sad Ayat 26
يٰدَاوٗدُ اِنَّا جَعَلْنٰكَ خَلِيْفَةً فِى الْاَرْضِ فَاحْكُمْ بَيْنَ النَّاسِ بِالْحَقِّ وَلَا تَتَّبِعِ الْهَوٰى فَيُضِلَّكَ عَنْ سَبِيْلِ اللّٰهِ ۗاِنَّ الَّذِيْنَ يَضِلُّوْنَ عَنْ سَبِيْلِ اللّٰهِ لَهُمْ عَذَابٌ شَدِيْدٌ ۢبِمَا نَسُوْا يَوْمَ الْحِسَابِ ࣖ
Y± d±wµdu inn± ja‘aln±ka khal³fatan fil-ar«i fa¥kum bainan n±si bil-¥aqqi wa l± tattabi‘il-haw± fa yu«illaka ‘an sab³lill±h(i), innal-la©³na ya«illµna ‘an sab³lill±hi lahum ‘a©±bun syad³dum bim± nasµ yaumal-¥is±b(i).
(Allah berfirman,) “Wahai Daud, sesungguhnya Kami menjadikanmu khalifah (penguasa) di bumi. Maka, berilah keputusan (perkara) di antara manusia dengan hak dan janganlah mengikuti hawa nafsu karena akan menyesatkan engkau dari jalan Allah. Sesungguhnya orang-orang yang sesat dari jalan Allah akan mendapat azab yang berat, karena mereka melupakan hari Perhitungan.”
753. Sad Ayat 27
وَمَا خَلَقْنَا السَّمَاۤءَ وَالْاَرْضَ وَمَا بَيْنَهُمَا بَاطِلًا ۗذٰلِكَ ظَنُّ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا فَوَيْلٌ لِّلَّذِيْنَ كَفَرُوْا مِنَ النَّارِۗ
Wa m± khalaqnas-sam±'a wal-ar«a wa m± bainahum± b±¯il±(n), ©±lika §annul-la©³na kafarµ, fawailul lil-la©³na kafarµ minan-n±r(i).
Kami tidak menciptakan langit dan bumi serta apa yang ada di antara keduanya secara sia-sia. Itulah anggapan orang-orang yang kufur. Maka, celakalah orang-orang yang kufur karena (mereka akan masuk) neraka.
754. Sad Ayat 28
اَمْ نَجْعَلُ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ كَالْمُفْسِدِيْنَ فِى الْاَرْضِۖ اَمْ نَجْعَلُ الْمُتَّقِيْنَ كَالْفُجَّارِ
Am naj‘alul-la©³na ±manµ wa ‘amilu¡-¡±li¥±ti kal-mufsid³na fil-ar«(i), am naj‘alul-muttaq³na kal-fujj±r(i).
Apakah (pantas) Kami menjadikan orang-orang yang beriman dan beramal saleh sama dengan orang-orang yang berbuat kerusakan di bumi? Pantaskah Kami menjadikan orang-orang yang bertakwa sama dengan para pendurhaka?
755. Sad Ayat 49
هٰذَا ذِكْرٌ ۗوَاِنَّ لِلْمُتَّقِيْنَ لَحُسْنَ مَاٰبٍۙ
H±©± ©ikr(un), wa inna lil-muttaq³na la¥usna ma'±b(in).
Ini adalah kehormatan (bagimu dan kaummu). Sesungguhnya bagi orang-orang yang bertakwa benar-benar (disediakan) tempat kembali yang baik.
756. Sad Ayat 50
جَنّٰتِ عَدْنٍ مُّفَتَّحَةً لَّهُمُ الْاَبْوَابُۚ
Jann±ti ‘adnim mufatta¥atal lahumul-abw±b(u).
(Yaitu) surga ‘Adn yang pintu-pintunya terbuka bagi mereka.
757. Sad Ayat 51
مُتَّكِـِٕيْنَ فِيْهَا يَدْعُوْنَ فِيْهَا بِفَاكِهَةٍ كَثِيْرَةٍ وَّشَرَابٍ
Muttaki'³na f³h± yad‘µna f³h± bif±kihatin ka£³ratiw wa syar±b(in).
Mereka bersandar di dalamnya (di atas dipan-dipan) sambil meminta buah-buahan dan minuman yang banyak (di surga itu).
758. Sad Ayat 52
وَعِنْدَهُمْ قٰصِرٰتُ الطَّرْفِ اَتْرَابٌ
Wa ‘indahum q±¡ir±tu¯-¯arfi atr±b(un).
Di samping mereka (ada bidadari-bidadari) yang pandangannya terbatas (hanya untuk pasangannya), lagi sebaya umurnya.
759. Sad Ayat 53
هٰذَا مَا تُوْعَدُوْنَ لِيَوْمِ الْحِسَابِ
H±©± m± tµ‘adµna liyaumil-¥is±b(i).
Inilah apa yang dijanjikan kepadamu pada hari Perhitungan.
760. Sad Ayat 54
اِنَّ هٰذَا لَرِزْقُنَا مَا لَهٗ مِنْ نَّفَادٍۚ
Ina h±©± larizqun± m± lahµ min naf±d(in).
Sesungguhnya ini adalah benar-benar rezeki (dari) Kami yang tidak habis-habisnya.
761. Sad Ayat 55
هٰذَا ۗوَاِنَّ لِلطّٰغِيْنَ لَشَرَّ مَاٰبٍۙ
H±©±, wa inna li¯-¯±g³na lasyarra ma'±b(in).
Inilah (kenikmatan bagi orang yang bertakwa). Sesungguhnya bagi orang-orang yang melampaui batas benar-benar (disediakan) tempat kembali yang buruk.
762. Sad Ayat 56
جَهَنَّمَۚ يَصْلَوْنَهَاۚ فَبِئْسَ الْمِهَادُ
Jahannam(a), ya¡launah±, fabi'sal-mih±d(u).
(Yaitu neraka) Jahanam yang mereka akan masuk ke dalamnya. Itulah seburuk-buruk tempat tinggal.
763. Sad Ayat 57
هٰذَاۙ فَلْيَذُوْقُوْهُ حَمِيْمٌ وَّغَسَّاقٌۙ
H±©±, falya©µqµhu ¥am³muw wa gass±q(un).
Inilah (azab neraka). Biarlah mereka merasakannya. (Minuman mereka) air yang mendidih dan cairan nanah (yang menjijikkan).
764. Sad Ayat 58
وَّاٰخَرُ مِنْ شَكْلِهٖٓ اَزْوَاجٌۗ
Wa ±kharu min syaklih³ azw±j(un).
(Selain itu, ada) berbagai macam (azab) lain yang serupa itu.
765. Sad Ayat 59
هٰذَا فَوْجٌ مُّقْتَحِمٌ مَّعَكُمْۚ لَا مَرْحَبًا ۢبِهِمْ ۗ اِنَّهُمْ صَالُوا النَّارِ
H±©± faujum muqta¥imum ma‘akum, l± mar¥abam bihim, innahum ¡±lun-n±r(i).
(Dikatakan kepada mereka,) “Ini rombongan (pengikut-pengikutmu) yang masuk berdesak-desakan bersama kamu (ke neraka).” Tidak ada ucapan selamat datang bagi mereka karena sesungguhnya mereka akan masuk neraka.
766. Sad Ayat 60
قَالُوْا بَلْ اَنْتُمْ لَا مَرْحَبًاۢ بِكُمْ ۗ اَنْتُمْ قَدَّمْتُمُوْهُ لَنَاۚ فَبِئْسَ الْقَرَارُ
Q±lµ bal antum l± mar¥abam bikum, antum qaddamtumµhu lan±, fabi'sal-qar±r(u).
Mereka (para pengikutnya) menjawab, “Sebenarnya kamulah yang (lebih pantas) tidak menerima ucapan selamat datang karena kamulah yang menjerumuskan kami ke dalam azab. (Itulah) seburuk-buruk tempat menetap.”
767. Sad Ayat 61
قَالُوْا رَبَّنَا مَنْ قَدَّمَ لَنَا هٰذَا فَزِدْهُ عَذَابًا ضِعْفًا فِى النَّارِ
Q±lµ rabban± man qaddama lan± h±©± fazidhu ‘a©±ban «i‘fan fin-n±r(i).
Mereka berkata (lagi), “Wahai Tuhan kami, siapa yang menjerumuskan kami ke dalam (azab) ini, tambahkanlah kepadanya azab yang berlipat ganda di dalam neraka.”
768. Sad Ayat 62
وَقَالُوْا مَا لَنَا لَا نَرٰى رِجَالًا كُنَّا نَعُدُّهُمْ مِّنَ الْاَشْرَارِ
Wa q±lµ m± lan± l± nar± rij±lan kunn± na‘udduhum minal-asyr±r(i).
Mereka (penghuni neraka) berkata, “Mengapa kami tidak melihat orang-orang yang (di dunia) selalu kami anggap sebagai orang-orang yang jahat (hina)?
769. Sad Ayat 63
اَتَّخَذْنٰهُمْ سِخْرِيًّا اَمْ زَاغَتْ عَنْهُمُ الْاَبْصَارُ
Attakha©n±hum sikhriyyan am z±gat ‘anhumul-ab¡±r(u).
Apakah karena dahulu kami menjadikan mereka (bahan) olok-olokan ataukah karena penglihatan (kami) yang tidak melihat mereka?”
770. Sad Ayat 64
اِنَّ ذٰلِكَ لَحَقٌّ تَخَاصُمُ اَهْلِ النَّارِ ࣖ
Inna ©±lika la¥aqqun takh±¡umu ahlin-n±r(i).
Sesungguhnya yang demikian itu benar-benar terjadi, (yaitu) pertengkaran di antara penghuni neraka.
771. Taha Ayat 74
اِنَّهٗ مَنْ يَّأْتِ رَبَّهٗ مُجْرِمًا فَاِنَّ لَهٗ جَهَنَّمَ ۗ لَا يَمُوْتُ فِيْهَا وَلَا يَحْيٰى
Innahµ may ya'ti rabbahµ mujriman fa inna lahµ jahannam(a), l± yamµtu f³h± wa l± ya¥y±.
Sesungguhnya siapa yang datang kepada Tuhannya dalam keadaan berdosa, (disediakan) baginya (neraka) Jahanam. Dia tidak mati (sehingga terhindar dari azab) di dalamnya dan tidak (pula) hidup (dengan layak dan nyaman).
772. Taha Ayat 75
وَمَنْ يَّأْتِهٖ مُؤْمِنًا قَدْ عَمِلَ الصّٰلِحٰتِ فَاُولٰۤىِٕكَ لَهُمُ الدَّرَجٰتُ الْعُلٰى ۙ
Wa may ya'tih³ mu'minan qad ‘amila¡-¡±li¥±ti fa ul±'ika lahumud-daraj±tul-‘ul±.
Siapa yang datang kepada-Nya dalam keadaan beriman dan telah beramal saleh, mereka itulah orang-orang yang memperoleh derajat yang tinggi (mulia),
773. Taha Ayat 76
جَنّٰتُ عَدْنٍ تَجْرِيْ مِنْ تَحْتِهَا الْاَنْهٰرُ خٰلِدِيْنَ فِيْهَا ۗوَذٰلِكَ جَزَاۤءُ مَنْ تَزَكّٰى ࣖ
Jann±tu ‘adnin tajr³ min ta¥tihal-anh±ru kh±lid³na f³h±, wa ©±lika jaz±'u man tazakk±.
(yaitu) surga-surga ‘Adn yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. Mereka kekal di dalamnya. Itulah balasan bagi orang yang menyucikan diri.
774. Taha Ayat 135
قُلْ كُلٌّ مُّتَرَبِّصٌ فَتَرَبَّصُوْاۚ فَسَتَعْلَمُوْنَ مَنْ اَصْحٰبُ الصِّرَاطِ السَّوِيِّ وَمَنِ اهْتَدٰى ࣖ ۔
Qul kullum mutarabbi¡un fa tarabba¡µ, fa sata‘lamµna man a¡¥±bu¡-¡ir±¯is-sawiyyi wa manihtad±.
Katakanlah (Nabi Muhammad), “Setiap (kita) menanti, maka menantilah! Kelak kamu akan mengetahui siapa yang berada di jalan yang lurus dan siapa yang telah mendapat petunjuk.”
775. Yasin Ayat 11
اِنَّمَا تُنْذِرُ مَنِ اتَّبَعَ الذِّكْرَ وَخَشِيَ الرَّحْمٰنَ بِالْغَيْبِۚ فَبَشِّرْهُ بِمَغْفِرَةٍ وَّاَجْرٍ كَرِيْمٍ
Innam± tun©iru manittaba‘a©-©ikra wa khasyiyar-ra¥m±na bil-gaib(i), fa basysyirhu bimagfiratiw wa ajrin kar³m(in).
Sesungguhnya engkau (Nabi Muhammad) hanya (bisa) memberi peringatan kepada orang-orang yang mau mengikutinya dan yang takut kepada Tuhan Yang Maha Pengasih tanpa melihat-Nya. Berilah mereka kabar gembira dengan ampunan dan pahala yang mulia.
776. Yunus Ayat 7
اِنَّ الَّذِيْنَ لَا يَرْجُوْنَ لِقَاۤءَنَا وَرَضُوْا بِالْحَيٰوةِ الدُّنْيَا وَاطْمَـَٔنُّوْا بِهَا وَالَّذِيْنَ هُمْ عَنْ اٰيٰتِنَا غٰفِلُوْنَۙ
Innal-la©³na l± yarjµna liq±'an± wa ra«µ bil-¥ay±tid-dun-y± wa¯ma'annµ bih± wal-la©³na hum ‘an ±y±tin± g±filµn(a).
Sesungguhnya orang-orang yang tidak mengharapkan pertemuan dengan Kami (di akhirat), merasa puas dengan kehidupan dunia, dan merasa tenteram dengannya, serta orang-orang yang lalai terhadap ayat-ayat Kami,
777. Yunus Ayat 8
اُولٰۤىِٕكَ مَأْوٰىهُمُ النَّارُ بِمَا كَانُوْا يَكْسِبُوْنَ
Ul±'ika ma'w±humun n±ru bim± k±nµ yaksibµn(a).
mereka itu tempatnya adalah neraka karena apa yang selalu mereka kerjakan.
778. Yunus Ayat 9
اِنَّ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ يَهْدِيْهِمْ رَبُّهُمْ بِاِيْمَانِهِمْۚ تَجْرِيْ مِنْ تَحْتِهِمُ الْاَنْهٰرُ فِيْ جَنّٰتِ النَّعِيْمِ
Innal-la©³na ±manµ wa ‘amilu¡-¡±li¥±ti yahd³him rabbuhum bi'³m±nihim, tajr³ min ta¥tihimul-anh±ru f³ jann±tin na‘³m(i).
Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal saleh, niscaya mereka diberi petunjuk oleh Tuhan karena keimanannya. (Mereka berada) di dalam surga yang penuh kenikmatan yang mengalir di bawahnya sungai-sungai.
779. Yunus Ayat 10
دَعْوٰىهُمْ فِيْهَا سُبْحٰنَكَ اللّٰهُمَّ وَتَحِيَّتُهُمْ فِيْهَا سَلٰمٌۚ وَاٰخِرُ دَعْوٰىهُمْ اَنِ الْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَ ࣖ
Da‘w±hum f³h± sub¥±nakall±humma wa ta¥iyyatuhum f³h± sal±m(un), wa ±khiru da‘w±hum anil-¥amdu lill±hi rabbil-‘±lam³n(a).
Doa mereka di dalamnya adalah “Subhānakallāhumma” (‘Mahasuci Engkau, ya Tuhan kami’) penghormatan mereka di dalamnya adalah (ucapan) salam, dan doa penutup mereka adalah “Alḥamdu lillāhi rabbil ‘ālamīn” (‘segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam’).
780. Yunus Ayat 23
فَلَمَّآ اَنْجٰىهُمْ اِذَا هُمْ يَبْغُوْنَ فِى الْاَرْضِ بِغَيْرِ الْحَقِّ ۗيٰٓاَيُّهَا النَّاسُ اِنَّمَا بَغْيُكُمْ عَلٰٓى اَنْفُسِكُمْ مَّتَاعَ الْحَيٰوةِ الدُّنْيَاۖ ثُمَّ اِلَيْنَا مَرْجِعُكُمْ فَنُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ
Falamm± anj±hum i©± hum yabgµna fil-ar«i bigairil-¥aqq(i), y± ayyuhan-n±su innam± bagyukum ‘al± anfusikum mat±‘al-¥ay±tid-dun-y±, £umma ilain± marji‘ukum fa nunabbi'ukum bim± kuntum ta‘malµn(a).
Namun, ketika Allah menyelamatkan mereka, seketika itu mereka berbuat kezaliman di bumi tanpa (alasan) yang benar. Wahai manusia, sesungguhnya (bahaya) kezalimanmu akan menimpa dirimu sendiri. (Itu hanya) kenikmatan hidup duniawi. Kemudian, kepada Kamilah kembalimu, lalu akan Kami kabarkan kepadamu apa yang selama ini kamu kerjakan.
781. Yunus Ayat 26
۞ لِلَّذِيْنَ اَحْسَنُوا الْحُسْنٰى وَزِيَادَةٌ ۗوَلَا يَرْهَقُ وُجُوْهَهُمْ قَتَرٌ وَّلَا ذِلَّةٌ ۗاُولٰۤىِٕكَ اَصْحٰبُ الْجَنَّةِ هُمْ فِيْهَا خٰلِدُوْنَ
Lil-la©³na a¥sanul-¥usn± wa ziy±dah(tun), wa l± yarhaqu wujµhahum qataruw wa l± ©illah(tun), ul±'ika a¡¥±bul-jannati hum f³h± kh±lidµn(a).
Bagi orang-orang yang berbuat baik (ada pahala) yang terbaik (surga) dan tambahannya (kenikmatan melihat Allah). Wajah-wajah mereka tidak ditutupi debu hitam dan tidak (pula diliputi) kehinaan. Mereka itulah para penghuni surga. Mereka kekal di dalamnya.
782. Yunus Ayat 27
وَالَّذِيْنَ كَسَبُوا السَّيِّاٰتِ جَزَاۤءُ سَيِّئَةٍ ۢبِمِثْلِهَاۙ وَتَرْهَقُهُمْ ذِلَّةٌ ۗمَا لَهُمْ مِّنَ اللّٰهِ مِنْ عَاصِمٍۚ كَاَنَّمَآ اُغْشِيَتْ وُجُوْهُهُمْ قِطَعًا مِّنَ الَّيْلِ مُظْلِمًاۗ اُولٰۤىِٕكَ اَصْحٰبُ النَّارِ ۚهُمْ فِيْهَا خٰلِدُوْنَ
Wal-la©³na kasabus-sayyi'±ti jaz±'u sayyi'atim bimi£lih±, wa tarhaquhum ©illah(tun), m± lahum minall±hi min ‘±¡im(in), ka'annam± ugsyiyat wujµhuhum qi¯a‘am minal-laili mu§lim±(n), ul±'ika a¡¥±bun-n±r(i), hum f³h± kh±lidµn(a).
Orang-orang yang berbuat kejahatan (akan mendapatkan) balasan kejahatan yang setimpal dan mereka diliputi kehinaan. Tidak ada bagi mereka seorang pelindung (pun) dari (azab) Allah. Wajah-wajah mereka seakan-akan ditutupi kepingan-kepingan malam yang gelap gulita. Mereka itulah para penghuni neraka. Mereka kekal di dalamnya.
783. Yunus Ayat 62
اَلَآ اِنَّ اَوْلِيَاۤءَ اللّٰهِ لَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُوْنَۚ
Al± inna auliy±'all±hi l± khaufun ‘alaihim wa l± hum ya¥zanµn(a).
Ketahuilah bahwa sesungguhnya (bagi) para wali Allah itu tidak ada rasa takut yang menimpa mereka dan mereka pun tidak bersedih.
784. Yunus Ayat 63
اَلَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَكَانُوْا يَتَّقُوْنَۗ
Al-la©³na ±manµ wa k±nµ yattaqµn(a).
(Mereka adalah) orang-orang yang beriman dan selalu bertakwa.
785. Yunus Ayat 64
لَهُمُ الْبُشْرٰى فِى الْحَيٰوةِ الدُّنْيَا وَفِى الْاٰخِرَةِۗ لَا تَبْدِيْلَ لِكَلِمٰتِ اللّٰهِ ۗذٰلِكَ هُوَ الْفَوْزُ الْعَظِيْمُۗ
Lahumul-busyr± fil-¥ay±tid-dun-y± wa fil-±khirah(ti), l± tabd³la likalim±till±h(i), ©±lika huwal-fauzul-‘a§³m((u).
Bagi mereka berita gembira di dalam kehidupan di dunia dan di akhirat. Tidak ada perubahan bagi kalimat-kalimat (ketetapan dan janji) Allah. Demikian itulah kemenangan yang agung.
786. Yunus Ayat 68
قَالُوا اتَّخَذَ اللّٰهُ وَلَدًا سُبْحٰنَهٗ ۗ هُوَ الْغَنِيُّ ۗ لَهٗ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْاَرْضِۗ اِنْ عِنْدَكُمْ مِّنْ سُلْطٰنٍۢ بِهٰذَاۗ اَتَقُوْلُوْنَ عَلَى اللّٰهِ مَا لَا تَعْلَمُوْنَ
Q±luttakha©all±hu waladan sub¥±nah(µ), huwal-ganiyy(u), lahµ m± fis-sam±w±ti wa m± fil-ar«(i), in ‘indakum min sul¯±nim bih±©±, ataqµlµna ‘alall±hi m± l± ta‘lamµn(a).
Mereka (yang menyekutukan Allah) berkata, “Allah mengangkat anak.” Mahasuci Dia. Dialah Yang Mahakaya. Milik-Nyalah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Kamu tidak mempunyai alasan kuat tentang ini. Pantaskah kamu mengatakan tentang Allah apa yang tidak kamu ketahui?
787. Yunus Ayat 69
قُلْ اِنَّ الَّذِيْنَ يَفْتَرُوْنَ عَلَى اللّٰهِ الْكَذِبَ لَا يُفْلِحُوْنَۗ
Qul innal-la©³na yaftarµna ‘alall±hil-ka©iba l± yufli¥µn(a).
Katakanlah (Nabi Muhammad), “Sesungguhnya orang-orang yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah tidak akan beruntung.”
788. Yunus Ayat 70
مَتَاعٌ فِى الدُّنْيَا ثُمَّ اِلَيْنَا مَرْجِعُهُمْ ثُمَّ نُذِيْقُهُمُ الْعَذَابَ الشَّدِيْدَ بِمَا كَانُوْا يَكْفُرُوْنَ ࣖ
Mat±‘un fid-dun-y± £umma ilain± marji‘uhum £umma nu©³quhumul-‘a©±basy syad³da bim± k±nµ yakfurµn(a).
(Bagi mereka) kesenangan (sesaat) ketika di dunia, selanjutnya kepada Kamilah tempat mereka kembali, kemudian Kami jadikan mereka merasakan azab yang keras karena mereka selalu kufur.
789. Yusuf Ayat 107
اَفَاَمِنُوْٓا اَنْ تَأْتِيَهُمْ غَاشِيَةٌ مِّنْ عَذَابِ اللّٰهِ اَوْ تَأْتِيَهُمُ السَّاعَةُ بَغْتَةً وَّهُمْ لَا يَشْعُرُوْنَ
Afa aminµ an ta'tiyahum g±syiyatum min ‘a©±bill±hi au ta'tiyahumus-s±‘atu bagtataw wa hum l± yasy‘urµn(a).
Apakah mereka merasa aman dari kedatangan siksa Allah yang meliputi mereka, atau kedatangan kiamat kepada mereka secara tiba-tiba, sedangkan mereka tidak menyadari?