Ayat Sesuai Topik
Air Sumber Kehidupan

1. 'Abasa Ayat 25
اَنَّا صَبَبْنَا الْمَاۤءَ صَبًّاۙ
Ann± ¡ababnal-m±'a ¡abb±(n).
Sesungguhnya Kami telah mencurahkan air (dari langit) dengan berlimpah.
Tafsir
2. An-Naba' Ayat 14
وَّاَنْزَلْنَا مِنَ الْمُعْصِرٰتِ مَاۤءً ثَجَّاجًاۙ
Wa anzaln± minal-mu‘¡ir±ti m±'an £ajj±j±(n).
Kami menurunkan dari awan air hujan yang tercurah dengan deras
Tafsir
3. An-Naba' Ayat 16
وَّجَنّٰتٍ اَلْفَافًاۗ
Wa jann±tin alf±f±(n).
dan kebun-kebun yang rindang.
Tafsir
4. Ar-Rum Ayat 24
وَمِنْ اٰيٰتِهٖ يُرِيْكُمُ الْبَرْقَ خَوْفًا وَّطَمَعًا وَّيُنَزِّلُ مِنَ السَّمَاۤءِ مَاۤءً فَيُحْيٖ بِهِ الْاَرْضَ بَعْدَ مَوْتِهَاۗ اِنَّ فِيْ ذٰلِكَ لَاٰيٰتٍ لِّقَوْمٍ يَّعْقِلُوْنَ
Wa min ±y±tih³ yur³kumul-barqa khaufaw wa ¯ama‘aw wa yunazzilu minas-sam±'i m±'an fa yu¥y³ bihil-ar«a ba‘da mautih±, inna f³ ©±lika la'±y±til liqaumiy ya‘qilµn(a).
Di antara tanda-tanda (kebesaran dan kekuasaan)-Nya ialah bahwa Dia memperlihatkan kilat kepadamu untuk (menimbulkan) ketakutan dan harapan. Dia menurunkan air (hujan) dari langit, lalu dengannya Dia menghidupkan bumi setelah mati (kering). Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang mengerti.
Tafsir
5. Az-Zukhruf Ayat 11
وَالَّذِيْ نَزَّلَ مِنَ السَّمَاۤءِ مَاۤءًۢ بِقَدَرٍۚ فَاَنْشَرْنَا بِهٖ بَلْدَةً مَّيْتًا ۚ كَذٰلِكَ تُخْرَجُوْنَ
Wal-la©³ nazzala minas-sam±'i m±'am biqadar(in), fa'ansyarn± bih³ baldatam mait±(n), ka©±lika tukhrajµn(a).
Yang menurunkan air dari langit dengan suatu ukuran, lalu dengan air itu Kami menghidupkan negeri yang mati (tandus). Seperti itulah kamu akan dikeluarkan (dari kubur).
Tafsir
6. Fatir Ayat 27
اَلَمْ تَرَ اَنَّ اللّٰهَ اَنْزَلَ مِنَ السَّمَاۤءِ مَاۤءًۚ فَاَخْرَجْنَا بِهٖ ثَمَرٰتٍ مُّخْتَلِفًا اَلْوَانُهَا ۗوَمِنَ الْجِبَالِ جُدَدٌ ۢبِيْضٌ وَّحُمْرٌ مُّخْتَلِفٌ اَلْوَانُهَا وَغَرَابِيْبُ سُوْدٌ
Alam tara annall±ha anzala minas-sam±'i m±'±(n), fa'akhrajn± bih³ £amar±tim mukhtalifan alw±nuh±, wa minal-jib±li judadum b³«uw wa khumrum mukhtalifun alw±nuh± wa gar±b³bu sµd(un).
Tidakkah engkau melihat bahwa sesungguhnya Allah menurunkan air dari langit, lalu dengan (air) itu Kami mengeluarkan hasil tanaman yang beraneka macam warnanya. Di antara gunung-gunung itu ada bergaris-garis putih dan merah yang beraneka macam warnanya dan ada (pula) yang hitam pekat.
Tafsir
7. Fussilat Ayat 39
وَمِنْ اٰيٰتِهٖٓ اَنَّكَ تَرَى الْاَرْضَ خَاشِعَةً فَاِذَآ اَنْزَلْنَا عَلَيْهَا الْمَاۤءَ اهْتَزَّتْ وَرَبَتْۗ اِنَّ الَّذِيْٓ اَحْيَاهَا لَمُحْيِ الْمَوْتٰى ۗاِنَّهٗ عَلٰى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ
Wa min ±y±tih³ annaka taral-ar«a kh±syi‘atan fa i©± anzaln± ‘alaihal-m±'ahtazzat wa rabat, innal-la©³ a¥y±h± lamu¥yil-maut±, innahµ ‘al± kulli syai'in qad³r(un).
Sebagian dari tanda-tanda (kebesaran)-Nya adalah bahwa engkau melihat bumi kering dan tandus, kemudian apabila Kami menurunkan air (hujan) padanya, ia pun hidup dan menjadi subur. Sesungguhnya Zat yang menghidupkannya pasti dapat menghidupkan yang mati. Sesungguhnya Dia Mahakuasa atas segala sesuatu.
Tafsir
8. Luqman Ayat 10
خَلَقَ السَّمٰوٰتِ بِغَيْرِ عَمَدٍ تَرَوْنَهَا وَاَلْقٰى فِى الْاَرْضِ رَوَاسِيَ اَنْ تَمِيْدَ بِكُمْ وَبَثَّ فِيْهَا مِنْ كُلِّ دَاۤبَّةٍۗ وَاَنْزَلْنَا مِنَ السَّمَاۤءِ مَاۤءً فَاَنْۢبَتْنَا فِيْهَا مِنْ كُلِّ زَوْجٍ كَرِيْمٍ
Khalaqas-sam±w±ti bigairi ‘amadin taraunah± wa alq± fil-ar«i raw±siya an tam³da bikum wa ba££a f³h± min kulli d±bbah(tin), wa anzaln± minas-sam±'i m±'an fa ambatn± f³h± min kulli zaujin kar³m(in).
Dia menciptakan langit tanpa tiang (seperti) yang kamu lihat dan meletakkan di bumi gunung-gunung (yang kukuh) agar ia tidak mengguncangkanmu serta menyebarkan padanya (bumi) segala jenis makhluk bergerak. Kami (juga) menurunkan air hujan dari langit, lalu Kami menumbuhkan padanya segala pasangan yang baik.
Tafsir
9. Qaf Ayat 9
وَنَزَّلْنَا مِنَ السَّمَاۤءِ مَاۤءً مُّبٰرَكًا فَاَنْۢبَتْنَا بِهٖ جَنّٰتٍ وَّحَبَّ الْحَصِيْدِۙ
Wa nazzaln± minas-sam±'i m±'am mub±rakan fa'ambatn± bih³ jann±tiw wa ¥abbal-¥a¡³d(i).
Kami turunkan dari langit air yang diberkahi, lalu Kami tumbuhkan dengannya kebun-kebun dan biji-bijian yang dapat dipanen.
Tafsir