Niat sholat tasbih menjadi bagian penting dalam pelaksanaan sholat tasbih sebagai ibadah sunnah. Niat ini dilakukan untuk menegaskan tujuan pelaksanaan sholat semata-mata karena Allah SWT, sekaligus membedakan sholat tasbih dari sholat sunnah lainnya.
Selain niat, sholat tasbih juga memiliki tata cara yang khusus, baik yang dikerjakan dua rakaat maupun empat rakaat. Oleh karena itu, pemahaman mengenai bacaan niat dan tata cara sholat tasbih perlu diperhatikan agar ibadah dapat dilaksanakan dengan benar.
Niat Sholat Tasbih 2 Rakaat
Sholat tasbih dikerjakan sebanyak empat rakaat, bisa dua rakaat salam atau empat rakaat salam. Niat sholat tasbih dua rakaat dibaca dalam hati saat takbiratul ihram. Adapun lafaz niat sholat tasbih dua rakaat dikutip dari buku Panduan Sholat Wajib & Sunnah Sepanjang Masa Rasulullah SAW oleh Ustadz Arif Rahman adalah sebagai berikut:
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
أُصَلِّي سُنَّةَ صَلَاةِ التَّسْبِيحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Latin: Ushollī sunnata shalātit tasbīḥ rak'ataini mustaqbilal qiblati lillāhi ta'ālā.
Artinya: "Saya niat sholat sunnah tasbih dua rakaat dengan menghadap kiblat karena Allah Ta'ala."
Niat Sholat Tasbih 4 Rakaat
Niat sholat tasbih empat rakaat juga dibaca dalam hati ketika memulai sholat. Berikut bacaan niatnya:
أُصَلِّي سُنَّةَ صَلَاةِ التَّسْبِيحِ أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Latin: Ushollī sunnata shalātit tasbīḥ arba'a rak'ātin mustaqbilal qiblati lillāhi ta'ālā.
Artinya: "Saya niat sholat sunnah tasbih empat rakaat dengan menghadap kiblat karena Allah Ta'ala."
Tata Cara Sholat Tasbih 2 Rakaat dan 4 Rakaat
Dikutip dari buku Praktis Ibadah karya Irwan, Ahmad Jafar, dan Husain, sholat tasbih dapat dikerjakan dengan dua cara, yaitu empat rakaat dua salam dan empat rakaat satu salam. Berikut penjelasannya.
Tata Cara Sholat Tasbih 2 Rakaat
Sholat tasbih empat rakaat dua salam dikerjakan dengan cara melaksanakan sholat dua rakaat, lalu salam, kemudian dilanjutkan dua rakaat berikutnya dengan tata cara yang sama.
- Berniat sholat tasbih dua rakaat.
- Rakaat pertama diawali dengan membaca doa iftitah, kemudian membaca bacaan tasbih 15 kali.
- Membaca surah Al-Fatihah, kemudian dilanjutkan dengan membaca surah Al-Kafirun. Setelah itu, membaca bacaan tasbih sebanyak 10 kali. Dianjurkan membaca surah Al-Kafirun, dan lebih utama lagi apabila membaca surah-surah Al-Qur'an yang diawali dengan bacaan tasbih, seperti surah Al-Hadid, Al-Hasyr, Ash-Shaff, Al-Jumu'ah, dan At-Taghabun.
- Rukuk, kemudian membaca tasbih 10 kali.
- Bangkit dari rukuk (iktidal), lalu membaca tasbih 10 kali.
- Sujud pertama, membaca doa sujud, lalu membaca tasbih 10 kali.
- Duduk di antara dua sujud, kemudian membaca tasbih 10 kali.
- Sujud kedua, lalu membaca tasbih 10 kali.
- Berdiri untuk rakaat kedua dan membaca tasbih 15 kali.
- Membaca surah Al-Fatihah dan surah Al-Ikhlas, kemudian membaca tasbih 10 kali.
- Rukuk dan membaca tasbih 10 kali.
- Iktidal, lalu membaca tasbih 10 kali.
- Sujud pertama dan membaca tasbih 10 kali.
- Duduk di antara dua sujud, lalu membaca tasbih 10 kali.
- Sujud kedua dan membaca tasbih 10 kali.
- Membaca tahiyat akhir, kemudian salam.
Setelah itu, sholat dua rakaat berikutnya dikerjakan dengan tata cara yang sama, sehingga total menjadi empat rakaat dengan dua salam.
Tata Cara Sholat Tasbih 4 Rakaat
Sholat tasbih empat rakaat satu salam dikerjakan sekaligus empat rakaat dan diakhiri dengan satu salam.
- Berniat sholat tasbih empat rakaat.
- Pada setiap rakaat membaca surah Al-Fatihah dan salah satu surah dari Al-Qur'an.
- Setelah membaca Al-Fatihah dan surah, membaca kalimat Subhanallah wal hamdu lillah wa la ilaha illallah wallahu akbar sebanyak 15 kali.
- Rukuk dan membaca tasbih 10 kali.
- Iktidal lalu membaca tasbih 10 kali.
- Sujud pertama membaca tasbih 10 kali.
- Duduk di antara dua sujud membaca tasbih 10 kali.
- Sujud kedua membaca tasbih 10 kali.
- Duduk sebentar sebelum berdiri ke rakaat berikutnya sambil membaca tasbih 10 kali.
- Tata cara ini dilakukan pada setiap rakaat hingga rakaat keempat.
- Pada rakaat keempat, setelah sujud kedua, dilanjutkan membaca tahiyat akhir dan salam.
Pada setiap rakaat terdapat 75 kali bacaan tasbih. Apabila sholat tasbih dikerjakan sebanyak 4 rakaat, maka jumlah keseluruhan bacaan tasbih adalah 300 kali.
Bacaan tasbih yang dibaca adalah:
سُبْحَانَ اللّٰهِ وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ وَلَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ وَاللّٰهُ أَكْبَرُ
Latin: Subḥānallāhi wal-ḥamdu lillāhi wa lā ilāha illallāhu wallāhu akbar.
Artinya: "Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tidak ada Tuhan selain Allah, dan Allah Maha Besar."
Sholat Tasbih di Malam Nisfu Syaban
Imam an-Nawawi dalam kitab al-Adzkar terjemahan Arif Hidayat mengatakan riwayat tentang sholat tasbih ditemukan dalam Sunan At-Tirmidzi. Namun, hadits tersebut tidak menjelaskan tentang sholat tasbih.
Banyak ulama mengatakan hadits sholat tasbih tidak ada yang shahih, tapi ada yang berpendapat mencapai derajat hasan. Imam Ahmad, sebagaimana dikatakan Wahbah az-Zuhaili dalam Fiqhul Islam wa Adillatuhu, menyatakan sholat tasbih tidak termasuk sholat sunnah karena tidak ada hadits yang menerangkan tentang amalan itu. Namun, sholat tasbih tetap bisa dilaksanakan.
"Akan tetapi tidak apa-apa untuk dilaksanakan, karena ibadah nawafil dan masalah fadhaa'il tidak perlu menggunakan hadits shahih sebagai landasannya," jelas Wahbah az-Zuhaili.
Sholat tasbih juga kerap dikerjakan pada malam Nisfu Syaban. Meski tidak terdapat dalil kuat yang menganjurkan hal ini. Umumnya, amalan ini dilakukan untuk menghidupkan malam Nisfu Syaban dan berharap ampunan dari Allah SWT.
(kri/kri)












































Komentar Terbanyak
Wamenhaj Dahnil Anzar Nilai Presiden Prabowo Layak Jadi Bapak Haji Indonesia
Mengapa Nabi Isa Disebut Belum Wafat dalam Islam?
Secara Hisab, Idul Adha 1447 H Jatuh pada 27 Mei 2026