Doa Buka Puasa Nisfu Syaban Arab, Latin, dan Artinya

Doa Buka Puasa Nisfu Syaban Arab, Latin, dan Artinya

Tia Kamilla - detikHikmah
Selasa, 03 Feb 2026 15:30 WIB
Doa Buka Puasa Nisfu Syaban Arab, Latin, dan Artinya
Ilustrasi membaca doa buka puasa Nisfu Syaban. Foto: Shutterstock
Jakarta -

Sebagian umat Islam menjalankan puasa Nisfu Syaban pada Selasa, 3 Februari 2026. Puasa sunnah ini dikenal memiliki banyak keutamaan, sehingga banyak muslim yang memanfaatkannya sebagai momen mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Salah satu amalan yang dianjurkan menjelang waktu berbuka adalah membaca doa buka puasa sebagaimana diajarkan Rasulullah SAW.

Doa buka puasa Nisfu Syaban bukan hanya sebagai penanda berakhirnya ibadah puasa, tetapi juga menjadi waktu mustajab untuk bersyukur dan memohon keberkahan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu, umat Islam juga perlu mengetahui hukum puasa Nisfu Syaban, niat puasa, waktu dan adab membaca, hingga keutamaan doa buka puasa Nisfu Syaban.

Hukum Puasa Nisfu Syaban

Nisfu Syaban adalah pertengahan bulan Syaban atau bertepatan dengan 15 Syaban. Pada hari ini, sebagian umat Islam menjalankan puasa sunnah yang juga bertepatan dengan hari ketiga Ayyamul Bidh Syaban.

ADVERTISEMENT

Mengutip buku Meraih Surga dengan Puasa karya Herdiansyah Achmad, puasa Nisfu Syaban hukumnya sunnah dan boleh dilakukan. Namun, sebagian ulama menilai mengkhususkan puasa hanya pada tanggal 15 Syaban dengan keyakinan keutamaan khusus sebagai bid'ah karena tidak memiliki dalil yang kuat.

Secara hukum, puasa Nisfu Syaban tidak dilarang dalam Islam, tetapi juga tidak bersifat wajib karena tidak ada dalil khusus yang menganjurkannya.

Meski demikian, umat Islam tetap dianjurkan memperbanyak puasa sunnah di bulan Syaban, sebagaimana kebiasaan Rasulullah SAW yang sering berpuasa pada bulan ini.

Bacaan Niat Puasa Nisfu Syaban

Sebelum menjalankan puasa Nisfu Syaban, umat Islam dianjurkan membaca niat puasa. Niat puasa dapat dilakukan sejak malam hari atau pada pagi hari jika lupa berniat di malam sebelumnya, dengan syarat belum melakukan hal-hal yang membatalkan puasa.

Berikut bacaan niat puasa Nisfu Syaban sesuai waktu membacanya.

1. Niat Puasa Nisfu Syaban Malam Hari

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ شَعْبَانَ لِلهِ تَعَالَى

Arab latin: Nawaitu souma ghadin 'an ada'i sunnati Syabana lillahi ta'ala.

Artinya: "Hamba niat puasa sunah Syaban esok hari karena Allah SWT."

2. Niat Puasa Nisfu Syaban Jika Kesiangan

نَوَيْتُ صَوْمَ هَذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ شَعْبَانَ لِلهِ تَعَالَى

Arab latin: Nawaitu souma hadzalyaumi 'an ada'i sunnati Syabana lillahi ta'ala.

Artinya: "Hamba niat puasa sunah Syaban hari ini karena Allah SWT."

Doa Buka Puasa Nisfu Syaban Arab, Latin, dan Artinya

Saat waktu berbuka puasa Nisfu Syaban tiba, umat Islam dianjurkan membaca doa sebagai bentuk syukur setelah menahan lapar dan dahaga seharian.

Merangkum buku Doa-Doa Mustajaban karya Abu Qablina dan buku Kumpulan Doa Mustajab Pembuka Pintu Rezeki karya KH Sulaeman Bin Muhammad Bahri, berikut beberapa bacaan doa buka puasa Nisfu Syaban yang umum dibaca, lengkap dengan tulisan Arab, Latin, dan artinya.

1. Doa Buka Puasa Nisfu Syaban Sesuai Sunnah

ذَهَبَ الظّـَمَأُ وَابْتَلّـَتِ الْعُرُوقُ، وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ

Arab latin: Dzahabazh zhama'u wabtallatil 'uruqu wa tsabatal ajru insya Allah.

Artinya: "Telah hilanglah dahaga, telah basahlah kerongkongan, semoga ada pahala yang ditetapkan, jika Allah menghendaki."

2. Doa Buka Puasa Nisfu Syaban yang Umum Dibaca Masyarakat

اَللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ

Arab latin: Allahumma laka shumtu wabika amantu wa 'ala rizqika afthartu birahmatika yaa arhamar rahimin

Artinya: "Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa, dan kepada-Mu aku beriman, dengan rizqi-Mu aku berbuka, dengan rahmat-Mu, wahai Dzat yang Maha Penyayang".

Dikatakan Al-Mulla Ali Al-Qaari dalam kitab Mirqatul Mafatih Syarh Misykatul Mashabih, "Adapun doa yang tersebar di masyarakat dengan tambahan 'wabika aamantu' sama sekali tidak ada asalnya, walau secara makna memang benar."

3. Doa Buka Puasa Nisfu Syaban Versi Panjang

اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ ذَهَبَ الظَّمَاءُ وَابْتَلَتِ الْعُرُوقُ وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ

Arab latin: Allâhumma laka shumtu wa bika âmantu wa 'ala rizqika afthartu dzahabazh-zhama'u wabtallatil-'urûqu wa tsabatal-ajru insya allah.

Artinya: "Ya Allah, hanya untuk-Mu aku berpuasa dan hanya kepada-Mu aku beriman dan atas rezeki-Mu aku berbuka, hilanglah dahaga dan pulihkanlah kembali semua otot serta tetaplah pahala, jika Allah menghendaki."

4. Doa Buka Puasa Nisfu Syaban Saat Berbuka Bersama

أَفْطَرَ عِنْدَكُمُ الصَّائِمُوْنَ وَأَكَلَ طَعَامَكُمُ الْأَبْرَارُ وَصَلَّتْ عَلَيْكُمُ الْمَلَائِكَةُ

Arab latin: Afthara 'indakumush shaaimuuna wa akala tha'aamakumul abraaru washallat 'alaikumul malaaikatu.

Artinya: "Berbukalah orang-orang yang berpuasa di tempat saudara ini dan makanlah makanan yang disuguhkan oleh orang-orang yang berbakti, dan para malaikat mendoakan saudara agar mendapat rahmat."

Doa-doa di atas adalah doa buka puasa secara umum, tidak terbatas pada puasa Nisfu Syaban.

Waktu dan Adab Membaca Doa Buka Puasa Nisfu Syaban

Doa buka puasa Nisfu Syaban dibaca saat matahari terbenam atau ketika waktu magrib telah tiba, sebelum mulai makan dan minum. Waktu berbuka merupakan saat yang dianjurkan untuk berdoa sebagai bentuk syukur setelah menjalankan puasa.

Rasulullah SAW juga menganjurkan umat Islam untuk menyegerakan berbuka puasa begitu waktu magrib masuk. Menyegerakan berbuka termasuk salah satu adab penting dalam menjalankan puasa, termasuk puasa Nisfu Syaban.

Selain itu, Rasulullah SAW mengajarkan adab berbuka puasa dengan makanan sederhana, yaitu kurma dan air, sebagai bentuk mengikuti sunnah Nabi.

"Rasulullah SAW biasanya berbuka dengan rothb (kurma basah) sebelum menunaikan salat. Jika tidak ada rothb, maka beliau berbuka dengan tamr (kurma kering). Dan jika tidak ada yang demikian beliau berbuka dengan seteguk air." (HR Abu Daud dan Ahmad hasan shahih)

Setelah berbuka, umat Islam dianjurkan untuk makan terlebih dahulu sebelum melaksanakan salat Magrib, terutama jika hidangan sudah tersedia. Anjuran ini bertujuan agar salat dapat dikerjakan dengan lebih khusyuk dan tidak terganggu oleh rasa lapar.

Dalam buku Mempercepat Datangnya Rezeki Dengan Ibadah Ringan karya Mukhlis Allyudin dan H. Enjang AS dijelaskan bahwa saat berbuka puasa sebaiknya mengisi perut terlebih dahulu sebelum menunaikan salat.

Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam hadits Nabi Muhammad SAW, "Jika santapan malam sudah terhidang, dan salat sudah (akan) dilaksanakan, dahulukan santapan malam." (HR Al-Bukhari dari Anas bin Malik RA)

Keutamaan Doa Buka Puasa Nisfu Syaban

Doa buka puasa Nisfu Syaban memiliki keutamaan karena dibaca pada waktu mustajab, yaitu saat berbuka puasa, yang bertepatan dengan bulan Syaban yang penuh keberkahan.

Waktu berbuka puasa merupakan salah satu waktu terbaik untuk memanjatkan doa. Hal ini karena doa orang yang sedang berpuasa, terutama ketika berbuka, memiliki keistimewaan tersendiri di sisi Allah SWT.

Dalam buku Kuliah Adab karya 'Aabidah Ummu 'Aziizah dkk, Imam Nawawi menganjurkan umat Islam untuk memperbanyak doa ketika berbuka puasa, karena doa yang dipanjatkan pada waktu tersebut memiliki peluang besar untuk dikabulkan.

Rasulullah SAW bersabda, "Ada tiga doa yang tidak tertolak. Doanya orang yang berpuasa ketika berbuka, doanya pemimpin yang adil dan doanya orang yang terzalimi." (HR Tirmidzi)

Dengan demikian, doa buka puasa Nisfu Syaban menjadi amalan penting yang tidak hanya menandai waktu berbuka, tetapi juga momentum mustajab untuk berdoa dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.




(kri/kri)
Amalan Nisfu Syaban

Amalan Nisfu Syaban

99 konten
Nisfu Syaban adalah waktu pertengahan bulan Syaban yang jatuh pada 15 Syaban dalam kalender Hijriah. Rasulullah SAW dalam haditsnya menganjurkan muslim untuk memperbanyak ibadah pada momen tersebut.
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads