Allah SWT memiliki beberapa sifat wajib dan sifat mustahil. Kaunuhu Muridan adalah salah satu sifat wajib ma'nawiyah yang dimiliki Allah SWT.
Sifat ini memiliki arti berkehendak menentukan. Berikut ulasan lengkap sifat Kaunuhu Muridan.
Arti Kaunuhu Muridan dan Dalilnya
Allah SWT bersifat Kauhunu Muridan artinya, keadaan Allah SWT yang menjalankan kehendak-Nya sendiri. Dikutip dari H. F. Rahadian dalam buku Asmaul Husna & 20 Sifat Allah, Allah SWT menjalankan kehendak-Nya tanpa ada paksaan dari yang lain-Nya.
Sementara dijelaskan dalam buku Model-model Pendidikan Anak dalam Al-Qur'an oleh Elfan Fanhas Fatwa Khomaeny dan Maesaroh Lubis, Allah SWT berkehendak dan menentukan segala sesuatu, termasuk menentukan takdir makhluk-Nya.
Sifat wajib Allah SWT Kaunuhu Muridan terdapat dalam beberapa dalil dalam Al-Qur'an. Beberapa di antaranya yaitu:
- Surah Yunus ayat 61,
وَمَا تَكُوْنُ فِيْ شَأْنٍ وَّمَا تَتْلُوْا مِنْهُ مِنْ قُرْاٰنٍ وَّلَا تَعْمَلُوْنَ مِنْ عَمَلٍ اِلَّا كُنَّا عَلَيْكُمْ شُهُوْدًا اِذْ تُفِيْضُوْنَ فِيْهِۗ وَمَا يَعْزُبُ عَنْ رَّبِّكَ مِنْ مِّثْقَالِ ذَرَّةٍ فِى الْاَرْضِ وَلَا فِى السَّمَاۤءِ وَلَآ اَصْغَرَ مِنْ ذٰلِكَ وَلَآ اَكْبَرَ اِلَّا فِيْ كِتٰبٍ مُّبِيْنٍ ٦١
Artinya: "Engkau (Nabi Muhammad) tidak berada dalam suatu urusan, tidak membaca suatu ayat Al-Qur'an, dan tidak pula mengerjakan suatu pekerjaan, kecuali Kami menjadi saksi atasmu ketika kamu melakukannya. Tidak ada yang luput sedikit pun dari (pengetahuan) Tuhanmu, walaupun seberat zarah, baik di bumi maupun di langit. Tidak ada sesuatu yang lebih kecil dan yang lebih besar daripada itu, kecuali semua tercatat dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfuz)."
- Surah Yasin ayat 82,
اِنَّمَآ اَمْرُهٗٓ اِذَآ اَرَادَ شَيْـًٔاۖ اَنْ يَّقُوْلَ لَهٗ كُنْ فَيَكُوْنُ ٨٢
Artinya: "Sesungguhnya ketetapan-Nya, jika Dia menghendaki sesuatu, Dia hanya berkata kepadanya, "Jadilah!" Maka, jadilah (sesuatu) itu."
- Surah Hud ayat 107,
خٰلِدِيْنَ فِيْهَا مَا دَامَتِ السَّمٰوٰتُ وَالْاَرْضُ اِلَّا مَا شَاۤءَ رَبُّكَۗ اِنَّ رَبَّكَ فَعَّالٌ لِّمَا يُرِيْدُ ١٠٧
Artinya: "Mereka kekal di dalamnya selama masih ada langit dan bumi, kecuali jika Tuhanmu menghendaki (yang lain). Sesungguhnya Tuhanmu Maha Melaksanakan apa yang Dia kehendaki."
- Surah An Nisa ayat 26,
يُرِيْدُ اللّٰهُ لِيُبَيِّنَ لَكُمْ وَيَهْدِيَكُمْ سُنَنَ الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِكُمْ وَيَتُوْبَ عَلَيْكُمْ ۗ وَاللّٰهُ عَلِيْمٌ حَكِيْمٌ ٢٦
Artinya: "Allah hendak menerangkan (syariat-Nya) kepadamu, menunjukkan kepadamu berbagai jalan (kehidupan) orang yang sebelum kamu (para nabi dan orang-orang saleh), dan menerima tobatmu. Allah Maha Mengetahui lagi Mahabijaksana."
- Surah An Nahl ayat 93,
وَلَوْ شَاۤءَ اللّٰهُ لَجَعَلَكُمْ اُمَّةً وَّاحِدَةً وَّلٰكِنْ يُّضِلُّ مَنْ يَّشَاۤءُ وَيَهْدِيْ مَنْ يَّشَاۤءُۗ وَلَتُسْـَٔلُنَّ عَمَّا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ٩٣
Artinya: "Seandainya Allah berkehendak, niscaya Dia menjadikanmu satu umat (saja). Akan tetapi, Dia menyesatkan siapa yang Dia kehendaki dan memberi petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki (berdasarkan kesiapannya untuk menerima petunjuk). Kamu pasti akan ditanya tentang apa yang kamu kerjakan."
Contoh Kaunuhu Muridan
Beberapa contoh Allah SWT bersifat Kaunuhu Muridan seperti yang terdapat dalam buku karya H. F Rahadian yaitu:
- Jika Allah SWT menghendaki hamba-Nya selamat, maka tidak ada seorang pun yang dapat mencelakakan hamba-Nya itu.
- Jika Allah SWT menghendaki hamba-Nya sakit, maka tidak ada seorang pun yang bisa menyembuhkannya walaupun seorang dokter ahli.
Simak Video "Video: Wisata ke Museum Al Quran-Al Wahyu, Jejak Perjalanan Rasul di Gua Hira"
(rah/rah)