detikBali

Jalan Rusak dan Debu Ganggu Warga Lombok Timur, Imbas Truk Galian C

Terpopuler Koleksi Pilihan

Jalan Rusak dan Debu Ganggu Warga Lombok Timur, Imbas Truk Galian C


Sanusi Ardi - detikBali

Kondisi jalan rusak dan berdebu yang dikeluhkan warga di Desa Kalijaga Timur, Kecamatan Aikmel, Lombok Timur, NTB, Jumat (10/4/2026).
Kondisi jalan rusak dan berdebu yang dikeluhkan warga di Desa Kalijaga Timur, Kecamatan Aikmel, Lombok Timur, NTB, Jumat (10/4/2026). (Foto: Sanusi Ardi/detikBali)
Lombok Timur -

Warga Desa Kalijaga Timur, Kecamatan Aikmel, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), mengeluhkan jalan rusak sepanjang sekitar 3 kilometer yang tak kunjung diperbaiki. Kerusakan diduga akibat lalu lalang truk pengangkut material galian C.

Mustaqim (38), warga setempat, mengatakan kondisi jalan rusak sudah berlangsung bertahun-tahun. Truk pengangkut pasir disebut menjadi penyebab utama kerusakan.

"Sudah bertahun-tahun jalan ini rusak. Jalan ini sering dilalui oleh truk-truk yang mengangkut pasir dari lokasi galian. Ini yang menyebabkan jalan di desa kami rusak parah," ujarnya, ditemui detikBali, Jumat (10/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tak hanya rusak, debu dari truk yang melintas juga mengganggu aktivitas warga, terutama pengendara.

ADVERTISEMENT

"Kalau kita pakai motor terus posisinya kita di belakang truk debunya itu sangat mengganggu sekali. Soalnya disini saja tempatnya lalu lalang truk-truk ini," ucap Mustaqim.

Keluhan serupa disampaikan Nurhayati (33). Ia mengaku harus memakai masker saat melintas, khususnya pada siang hari.

"Kalau lewat sini harus pakai masker, apalagi ketika siang hari pulang dari pasar kan saya lewat sini, antar jemput anak sekolah juga lewat dari sini. Debunya itu yang tidak membuat kami nyaman," kata Nurhasanah.

Saat musim hujan, jalan berubah menjadi becek dan dipenuhi kubangan. Sebaliknya, pada musim kemarau, debu semakin parah.

"Kalau musim hujan pasti becek, karena kubangan air dimana-mana. Kalau sudah mulai musim panas kondisinya seperti sekarang ini, banyak debunya," imbuh Nurhasanah.

Kepala Desa Kalijaga Timur, Hiswaton, mengatakan jalan tersebut merupakan akses utama yang menghubungkan Kecamatan Wanasaba, Aikmel, dan Labuhan Haji. Namun, meski sudah berulang kali dilaporkan ke Pemkab Lombok Timur, perbaikan belum dilakukan.

"Sudah sering kami laporkan ke Kabupaten, begitu juga proposal sudah berkali-kali kami kirim tetapi belum juga ada perbaikan hingga saat ini," katanya.

Ia menambahkan, warga sempat memblokade jalan sebagai bentuk protes, namun belum membuahkan hasil.

"Warga di desa kami saking kesalnya melihat jalan rusak tapi tak kunjung diperbaiki mereka pernah memblokade jalan. Tetapi hasilnya hanya janji-janji dari Pemkab. Baru-baru ini kami juga laporkan lagi ke Pak Bupati, dijanjikan pada anggaran perubahan ini," kata Hiswaton.

Menurut Hiswaton, kondisi ini juga berdampak pada kesehatan warga. Berdasarkan data Puskesmas, kasus gangguan pernapasan meningkat saat musim kemarau.

"Dari laporan Puskesmas memang ketika memasuki musim kemarau sangat banyak masyarakat kami yang datang ke Puskesmas dengan keluhan saluran pernapasan. Kami khawatir kalau terus begini kondisinya warga kami akan lebih banyak lagi yang mengeluhkan gangguan pernapasan," pungkas Hiswaton.




(dpw/dpw)










Hide Ads