KPAD Bantul Gandeng Pemkot Jogja Beri Pendampingan Bocah Sewon Korban Perkosaan

KPAD Bantul Gandeng Pemkot Jogja Beri Pendampingan Bocah Sewon Korban Perkosaan

Pradito Rida Pertana - detikJogja
Kamis, 22 Jan 2026 12:29 WIB
Ilustrasi Pencabulan Anak. Andhika Akbarayansyah/detikcom.
Ilustrasi pemerkosaan anak. Foto: Andhika Akbarayansyah
Bantul -

Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kabupaten Bantul akan memberikan pendampingan terhadap bocah Bantul yang menjadi korban pemerkosaan di Kota Jogja. Nantinya, KPAD akan berkoordinasi dengan KPAD Kota Jogja.

Ketua KPAD Bantul, Didik Warsito, mengatakan telah mengetahui informasi kejadian tersebut. Selanjutnya, Didik akan segera berkoordinasi dengan KPAD Kota Jogja.

"Kami di KPAD lebih kepada anaknya. Nah, karena kejadiannya di Kotagede, kita akan berkomunikasi dengan KPAD Kota Jogja," katanya kepada detikJogja, Kamis (22/1/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Komunikasi tersebut, nantinya untuk membahas pendampingan terhadap korban. Mengingat korban masih anak-anak dan menjadi korban kekerasan seksual.

"Kami bersama-sama dengan KPAD Kota (Jogja) ada pendampingan dari kita semua," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Selain itu, KPAD Bantul juga akan mengkonfirmasi kasus tersebut ke KPAD Kota. Selanjutnya, KPAD Kota Jogja yang merunutnya ke Polresta Jogja.

"Prinsip, KPAD nanti, karena lokus kejadian di Kota Jogja nanti akan koordinasi dengan Kota kemudian kita akan mendampingi dengan kota, dan karena domisili di Pandeyan kami akan ikut mengurus itu," ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, kabar sekeluarga di Sewon, Bantul, diusir warga pada Selasa (20/1) malam viral di media sosial. Terungkap bahwa warga itu diusir setelah melaporkan kasus pemerkosaan yang menimpa anaknya. Dalam kasus pemerkosaan itu, satu orang telah ditahan Polresta Jogja.

Kasi Humas Polresta Jogja, Iptu Gandung Harjunadi, mengatakan laporan kasus tersebut masuk ke Polresta Jogja sekitar empat hari lalu. Kepolisian sudah mengamankan satu orang terduga pelaku.

"Ya betul ada laporan masuk (kasus pemerkosaan), TKP-nya sekitar Kotagede. Kalau warganya (alamat korban) Bantul, bukan Kota (Jogja)," kata Gandung saat dihubungi detikJogja, Rabu (21/1/2025).

Namun Gandung belum menjelaskan secara detail kasus dugaan pemerkosaan itu. Dia bilang kasus ini masih dalam proses penyelidikan.

"Laporan sudah sekitar 4 hari yang lalu, satu (orang) sudah ditahan, yang menyusul dimintai keterangannya ada tiga (orang)," ungkap Gandung.

Diberitakan sebelumnya, seorang wanita asal Sewon, Bantul, melapor ke polisi bahwa anaknya diperkosa. Namun wanita itu justru diusir oleh warga buntut laporannya itu.



(apl/ahr)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads