Video BGN Disebut Abaikan Ibu Hamil-Menyusui Gegara Distribusi MBG Baru 3,67%
Komisi IX DPR RI menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan Badan Gizi Nasional (BGN) hari ini, Selasa (20/1) di Gedung DPR, Jakarta. Dalam RDP tersebut, Kepala BGN Dadan Hindayana menyampaikan evaluasi serta isu-isu strategis pelaksanaan program makan bergizi gratis (MBG) tahun 2025 hingga perbaikan tata kelola MBG 2026.
Atas paparan tersebut, anggota Komisi IX, Edy Wuryanto menyoroti soal pendistribusian MBG ke ibu hamil dan ibu menyusui yang masih rendah dibandingkan dengan pendistribusian kepada guru dan kader. Ia pun meminta Dadan untuk lebih memprioritaskan kelompok ini.
"Nah saya melihat dari laporan bapak, ibu hamil, ibu menyusui sudah terdistribusi 2.021.830.000 (penerima manfaat). Kalau saya total dari seluruh penerima manfaat 3,67 persen. Baru 3,67 persen. Bahkan lebih tinggi dari distribusi yang diberikan kepada guru, tenaga pendidik dan kader 2.505.000 (penerima manfaat)", paparnya.
"Pertanyaan saya, lebih penting mana memberikan MBG ini pada ibu hamil, ibu menyusui dibanding dengan para guru dan lain-lain. Bukan saya nggak setuju, bukan saya nggak setuju lho ya soal guru ini. Tapi bapak mengabaikan ibu hamil, ibu menyusui. Kalau dilihat dari data ini", tambahnya.











































