Kondisi Terkini Ibu dan Anak Korban Perkosaan Bantul yang Diusir Warga

Kondisi Terkini Ibu dan Anak Korban Perkosaan Bantul yang Diusir Warga

Adji G Rinepta - detikJogja
Kamis, 22 Jan 2026 11:07 WIB
Kondisi Terkini Ibu dan Anak Korban Perkosaan Bantul yang Diusir Warga
Ilustrasi Unit Perlindungan Perempuan dan Anak. Foto: Jemmi Purwodianto/detikJatim
Jogja -

Polresta Jogja membeberkan kondisi terkini korban pemerkosaan dan ibunya yang terusir oleh warga, Sewon, Bantul, usai melaporkan kasus pemerkosaan ini ke Polresta Jogja.

Kanit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Jogja, Ipda Apri Sawitri mengatakan saat ini ibu dan korban sudah diamankan di suatu tempat. Mereka juga sudah mendapatkan pendampingan.

"Kondisi korban baik, sekarang dengan ibunya. Untuk Psikolog Anak dan pendampingan hukum oleh UPT PPA Kota Jogja," jelas Apri saat dihubungi detikJogja, Kamis (22/1/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tidak (korban dan ibunya tidak berada di Polresta Jogja), Di tempat yang tidak bisa saya sebutkan untuk keamanan korban," sambungnya.

Diberitakan sebelumnya, seorang ibu korban pemerkosaan di Sewon, Bantul, diusir tetangganya pada Selasa (20/1) malam. Kabar ini pun viral di media sosial. Terungkap jika warga itu diusir usai melaporkan kasus pemerkosaan.

ADVERTISEMENT

Kapolsek Sewon, AKP Sutrisno, mengatakan anggotanya langsung mendatangi rumah perempuan yang hendak diusir warga Selasa (20/1) malam. Hal ini karena ratusan warga memadati rumah dari perempuan tersebut.

"Tiga orang bapak, ibu, dan, anak dievakuasi di Polsek (Sewon)," kata Sutrisno kepada detikJogja, Rabu (21/1).

Hal ini guna mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan. Sutrisno menyebut keluarga yang diusir warga itu kini berada di Polresta Jogja.

"Kalau saat ini bapak, ibu, dan anak itu di Polresta," ujarnya.

Sebab, perempuan itu melaporkan empat warga Pandeyan karena diduga memerkosa anak perempuannya yang berusia 9 tahun. Dugaan pemerkosaan itu terjadi di salah satu penginapan di Kota Jogja.

"Berawal dari laporan perkosaan dan TKP-nya di Kota Jogja dengan terduga pelaku warga (menyebut nama daerah) dan korbannya anak dari perempuan itu. Informasinya, anak itu dibawa ke hotel di Kota, dicekoki dan itu tadi (diperkosa)," ucapnya.

Setelah laporan tersebut, anggota Polresta Jogja mengamankan empat orang warga. Namun, warga mempertanyakannya karena bapak tiri anak itu yakni suami perempuan yang hendak diusir warga ternyata turut serta dalam perbuatan bejat tersebut.

"Lalu Polresta mengamankan empat orang dan warga tidak terima. Warga lalu mendatangi perempuan itu, intinya minta dicabut laporannya karena ternyata bapak tiri korban ikut serta juga," ujarnya.

Akan tetapi perempuan itu bersikeras tidak mau mencabut laporan di Polresta Jogja. Di sisi lain, warga juga sudah tidak mentolerir perilaku perempuan itu.

"Jadi memang ibu dan bapaknya tidak disukai warga karena tabiatnya yang jelek, ditambah itu tadi (melaporkan warga terkait kasus dugaan perkosaan tapi bapak tiri korban ternyata ikut serta)," ucapnya.




(afn/ams)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads