Ternyata Ini Alasan Makam Nabi Muhammad Tertutup Rapat

Ternyata Ini Alasan Makam Nabi Muhammad Tertutup Rapat

Aulia Retno Utami - detikHikmah
Jumat, 11 Sep 2026 11:00 WIB
Makam Nabi Muhammad (kiri) dan makam Abu Bakar Ash Shiddiq (kanan). (Isal Mawardi/detikcom).
Makam Nabi Muhammad (kiri) dan makam Abu Bakar Ash Shiddiq (kanan). Foto: Isal Mawardi/detikcom
Jakarta -

Makam Nabi Muhammad SAW yang terletak di kompleks Masjid Nabawi, Madinah menjadi salah satu tempat penting bagi umat Islam. Setiap tahunnya, para peziarah berbondong-bondong mendatangi makam Rasulullah SAW yang tertutup rapat dan dijaga ketat oleh askar.

Namun, apa sebenarnya alasan yang melatarbelakangi makam Nabi Muhammad SAW ditutup rapat?

Lokasi Makam Nabi Muhammad

Nabi Muhammad SAW wafat pada Senin, 12 Rabiul Awal tahun 11 Hijriah dan dimakamkan di kamar sang istri, Sayyidah Aisyah RA. Diceritakan dalam buku Kisah-Kisah dalam Al-Qur'an karya M. Quraish Shihab, Rasulullah SAW dimakamkan persis di kamar tempat pembaringan beliau di kediaman atau kamar Sayyidah Aisyah RA yang pada saat itu masih berada di luar area Masjid Nabawi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat ini, Masjid Nabawi telah mengalami banyak pembangunan dan perluasan, sehingga kamar Sayyidah Aisyah RA yang dijadikan makam Nabi Muhammad SAW berada di dalam kawasan masjid.

Tidak seperti makam lainnya, makam Rasulullah SAW ditutup dan dibatasi oleh pagar tinggi berhiaskan kaligrafi.

ADVERTISEMENT

Kenapa Makam Nabi Muhammad Tertutup Rapat?

Menukil dari buku Keajaiban Masjid Nabawi karya M. Irawan, alasan makam Nabi Muhammad SAW tertutup rapat pagar tinggi adalah untuk mencegah terjadinya perbuatan-perbuatan yang tidak sesuai dengan ajaran Islam, seperti menangis atau salat di depan makam.

Selain dipagar tinggi, makam Rasulullah SAW juga dijaga oleh askar yang bertugas mengatur ketertiban dan kenyamanan perziarah. Jemaah yang ingin menyambangi makam Rasulullah SAW cukup dengan mengucap salam dan berdoa.

Makam Nabi Muhammad SAW tertutup rapat dengan perlindungan ekstra juga berkaitan dengan alasan keamanan. Sejarah mencatat adanya beberapa kali upaya pencurian jasad Nabi Muhammad SAW.

Salah satunya seperti terjadi pada masa kekuasaan Sultan Nuruddin Asy-Syahid (557 H). Diceritakan dalam buku Jalan Damai Rasulullah karya Fuad Abdurrahman, Sultan Nuruddin atas bantuan Allah SWT dan mimpi Rasulullah SAW berhasil menggagalkan upaya pencurian yang dilakukan dua orang Maroko, utusan Nasrani.

Larangan Ketika Berziarah ke Makam Nabi Muhammad

Ada aturan khusus di makam Nabi Muhammad SAW. Mengusap dan mencium makam Nabi Muhammad SAW merupakan perbuatan terlarang.

Mengenai larangan ini, Ibnu Taimiyah menyatakan, "Ulama telah sepakat, barang siapa yang berziarah ke makam Nabi Muhammad atau ke makam nabi selain beliau atau makam orang-orang saleh, makam sahabat, makam ahlul bait, atau selain mereka, tidak boleh mengusap-usap atau menciumnya, bahkan tidak ada satu pun benda mati di dunia ini yang disyariatkan makam Nabi Muhammad untuk dicium kecuali hajar aswad."

Selain mengusap dan mencium, tidak diperkenankan melakukan tawaf mengelilingi makam Nabi Muhammad SAW. Sebab, tawaf merupakan salah satu bentuk ibadah, sedangkan ibadah dilakukan hanya kepada Allah SWT. Bahkan, hanya gerakan bersujud pun haram dilakukan ketika berziarah ke makam Nabi Muhammad SAW.

Hukum Berziarah ke Makam Nabi Muhammad

Dijelaskan dalam buku Ahlussunnah Wal Jamaah karya A. Fatih Syuhud, perbedaan mengenai boleh atau makruhnya ziarah kubur bagi perempuan itu berlaku bagi makam orang biasa. Sementara itu, ziarah ke makam Rasulullah SAW, para nabi, para sahabat nabi, dan para wali hukumnya sunah secara mutlak, baik bagi laki-laki maupun perempuan.

Disebutkan oleh Qolyubi dalam kitabnya yang berjudul Hasyiyah Al-Qolyubi, "Sunah bagi perempuan sebagaimana laki-laki menziarahi makam Nabi Muhammad SAW karena hal itu termasuk ibadah paling agung. Begitu juga ziarah ke makam para nabi dan para wali sebagaimana dikatakan oleh guru kami Al-Ramli."



(kri/kri)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads