Umat Islam sering mengira bahwa hari kiamat ditandai dengan kemunculan Dajjal. Padahal, terdapat banyak tanda-tanda kiamat kecil yang saat ini mulai marak terjadi, tetapi kerap tidak disadari manusia dan dianggap sebagai fenomena biasa.
Lantas, apa saja tanda-tanda kiamat yang sedang terjadi, tetapi jarang disadari oleh manusia?
7 Tanda-tanda Kiamat yang Tak Disadari Sedang Terjadi
Menghimpun dari buku Huru-hara Hari Kiamat karya Ibnu Katsir, Fitnah & Petaka Akhir Zaman oleh Abu Fatiah Al-Adnani, dan Tanda-tanda Kiamat karya Atho'illah Umar, berikut adalah 7 tanda-tanda kiamat kecil yang sedang terjadi, tetapi tidak disadari oleh manusia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Maraknya Pembunuhan dan Pertumpahan Darah
Dari Abu Hurairah RA, Nabi Muhammad SAW bersabda,
يَتَقَارَبُ الزَّمَانُ وَيَنْقُصُ الْعَمَلُ وَيُلْقَى الشُّحُ وَتَظْهَرُ الْفِتَنُ وَيَكْثُرُ الْهَرْجُ قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ أَيُّمَ هُوَ قَالَ الْقَتْلُ الْقَتْلُ.
Artinya: "Waktu saling berdekatan, ilmu berkurang, kikir tak mau hilang, huru-hara merajalela, dan banyak terjadi kerusuhan. Para sahabat bertanya, 'Ya Rasul Allah kerusuhan apakah itu?' Beliau menjawab, 'Pembunuhan, pembunuhan.'" (HR. Bukhari)
Tanda-tanda menjelang hari Kiamat adalah terjadi pembunuhan dan pertumpahan darah antarmanusia di mana-mana.
Ucapan Keji dan Pemutusan Silaturahmi Merajalela
Dari Abdullah bin Amru bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Kiamat tidak akan terjadi sehingga ucapan kotor, kebiasaan berbicara kotor, pemutusan silaturahim, dan buruknya hubungan bertetangga semakin merajalela." (HR. Ahmad dan Hakim)
Akhir zaman digambarkan dengan manusia yang tak segan mengucapkan kata-kata keji dan kotor hingga menjadi kebiasaan. Selain itu, manusia semakin mengedepankan egoisme dan memutus tali persaudaraan antarsesama.
Banyak Manusia Menginginkan Kematian
Rasulullah bersabda: "Kiamat tidak terjadi sehingga seorang laki-laki berlalu di hadapan kuburan orang lain, lantas mengatakan : 'Duhai, andaikata aku menggantikan posisinya." (HR. Bukhari dan Muslim)
Riwayat serupa juga menyebutkan, "Demi Zat yang jiwaku di tangan-Nya, tidak akan musnah (dunia ini) sehingga ada seorang laki-laki berlalu di kuburan orang lain, lantas berguling-guling di atas tanahnya dan mengatakan: 'Duhai, andaikata aku menggantikan posisi penghuni kuburan ini!', padahal ia sama sekali tidak memiliki agama, (itu dilakukannya) semata-mata karena cobaan." (HR. Muslim)
Kondisi ini menggambarkan bagaimana cobaan yang dihadapi manusia di dunia sedemikian berat, sehingga mereka memilih kematian daripada kehidupan. Saat ini, banyak kasus manusia yang memilih untuk mengakhiri hidupnya lantaran tak kuat menghadapi cobaan yang diberikan.
Perempuan Tidak Menutup Aurat
Diriwayatkan dari Abu Hurairah RA, beliau berkata Rasulullah SAW bersabda,
"Ada dua golongan manusia yang akan menjadi ahli neraka namun belum aku jumpai di zaman ini: Pertama, sebuah kaum yang selalu memegang cambuk seperti ekor sapi, yang mereka cambukkan kepada manusia, dan kedua ialah kaum perempuan yang suka memakai pakaian yang tidak menutup aurat, suka melenceng dari ketaatan, tidak menjaga farji mereka, kepala mereka seperti punuk unta (karena rambut yang nampak), mereka tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium baunya, dan aroma surga sangat jauh dari mereka yakni berada di tempat yang ditempuh dengan sekian bulan sekian hari " (HR. Muslim)
Hadits ini menunjukkan perilaku perempuan di akhir zaman yang dengan segan memperlihatkan auratnya dan tidak menaati syariat Islam. Disebutkan bahwa perempuan akhir zaman ini tidak akan masuk surga, bahkan tidak mampu mencium bau surga.
Maraknya Kesaksian Palsu
"Dari Abdullah bin Mas'ud yang berkata: Rasulullah bersabda: 'Sungguh, menjelang kiamat, kesaksian palsu dan disembunyikan kesaksian benar.'" (HR. Ahmad)
Tanda ini merujuk pada maraknya kesaksian palsu di pintu-pintu pengadilan, khususnya terkait orang-orang yang telah memperjualbelikan kesaksian palsu dengan harga murah.
Hawa Nafsu Merajalela
إِذَا رَأَيْتَ شُحًا مُطَاعًا وَهَوَى مُتَّبَعًا وَدُنْيَا مُؤْثَرَةً وَإِعْجَابَ كُلِّ ذِي
رَأْيِ بِرَأْيِهِ فَعَلَيْكَ يَعْنِي بِنَفْسِكَ وَدَعْ عَنْكَ الْعَوَامَ.
Artinya: "Apabila kamu melihat kikir telah dipatuhi, hawa nafsu telah diperturutkan, dan setiap orang yang berpendapat mengagumi pendapatnya sendiri, maka berpeganglah kamu pada pendirianmu, jangan pedulikan penilaian masyarakat umum." (HR. Dawud)
Rasulullah SAW memperingatkan umatnya untuk senantiasa teguh pada pendirian ketika hawa nafsu banyak dituruti, karena ini adalah salah satu tanda-tanda hari akhir.
Jumlah Perempuan Melebihi Laki-laki
إِنَّ مِنْ أَشْرَاطِ السَّاعَةِ أَنْ يُرْفَعَ الْعِلْمُ وَيَظْهَرَ الْجَهْلُ وَيَفْشُوَ الزِّنَا وَيُشْرَبَ الْخَمْرُ وَيَذْهَبَ الرِّجَالُ وَتَبْقَى النِّسَاءُ حَتَّى يَكُونَ لِخَمْسِينَ امْرَأَةً قَيِّمٌ وَاحِدٌ.
Artinya: "Sesungguhnya di antara tanda-tanda Hari Kiamat ialah, dicabutnya ilmu, merajalelanya kebodohan, tersebarnya perzinaan, diminumnya khamer, hilangnya kaum laki-laki, dan bertambahnya kaum wanita, sehingga ada seorang lelaki menanggung lima puluh wanita." (HR. Bukhari dan Muslim)
Disebutkan bahwa berkurangnya jumlah populasi laki-laki yang membuat jumlah perempuan melebihinya merupakan salah satu tanda-tanda hari Kiamat yang ditegaskan oleh Rasulullah SAW.
Wallahu a'lam.
(inf/inf)
