Akhlak mulia adalah salah satu aspek kehidupan yang harus dimiliki setiap manusia. Sebagai umat muslim, nabi dan rasul telah memberikan teladan termasuk dalam hal akhlak.
Nabi dan Rasul memiliki empat sifat wajib yang dapat diteladani oleh umat muslim saat ini. Empat sifat ini juga merupakan empat sifat wajib yang harus dimiliki sejak Nabi Adam AS hingga Nabi Muhammad SAW.
Sifat-sifat Wajib Nabi
Ridwan Abdullah Sani dalam karyanya Pendidikan Karakter: Mengembangkan Karakter Anak yang Islami, berikut empat sifat wajib nabi yang harus diteladani oleh umat muslim,
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Shiddiq
Shiddiq memiliki arti benar. Maksudnya setiap perkataan yang diucapkan atau disampaikan oleh nabi selalu benar.
Para nabi selalu berkata benar dalam menyampaikan wahyu yang berasal dari Allah SWT maupun benar dalam perkataan-perkataan yang berkaitan dengan persoalan duniawi. Dalam Al-Qur'an ada beberapa ayat yang menjelaskan shiddiq menjadi salah satu sifat wajib yang dimiliki nabi.
Pertama surat Maryam ayat 41,
ŲŲØ§Ø°ŲŲŲØąŲ ŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲØĒŲØ§Ø¨Ų ØĨŲØ¨ŲØąŲØ§ŲŲŲŲ Ų Û ØĨŲŲŲŲŲŲ ŲŲØ§ŲŲ ØĩŲØ¯ŲŲŲŲŲØ§ ŲŲØ¨ŲŲŲŲØ§
Artinya: "Dan ceritakanlah (Muhammad) kisah Ibrahim di dalam Kitab (Al-Qur'an), bahwa ia adalah seorang yang sangat benar dan juga seorang Nabi,"
Kedua surat Maryam ayat 50,
ŲŲŲŲŲŲØ¨ŲŲŲØ§ ŲŲŲŲŲ Ų Ų ŲŲŲ ØąŲØŲŲ ŲØĒŲŲŲØ§ ŲŲØŦŲØšŲŲŲŲŲØ§ ŲŲŲŲŲ Ų ŲŲØŗŲاŲŲ ØĩŲØ¯ŲŲŲ ØšŲŲŲŲŲŲØ§
Artinya: "Dan Kami berikan anugerah kepada mereka sebagian dari rahmat Kami dan Kami jadikan mereka buah tutur yang baik dan mulia."
Baca juga: Benarkah Nabi Muhammad Tidak Pernah Menguap? |
2. Amanah
Sifat wajib bagi nabi yang kedua adalah amanah yang bermakna dapat dipercaya. Semua nabi berusaha menjaga dirinya dari segala perbuatan dosa untuk menjaga kepercayaan umatnya kepada dirinya.
Nabi memiliki sifat amanah termaktub dalam surat An-Nisa ayat 58,
ØĨŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲŲŲ ŲŲØŖŲŲ ŲØąŲŲŲŲ Ų ØŖŲŲŲ ØĒŲØ¤ŲدŲŲŲØ§ اŲŲØŖŲŲ ŲØ§ŲŲØ§ØĒŲ ØĨŲŲŲŲŲ° ØŖŲŲŲŲŲŲŲØ§ ŲŲØĨŲØ°Ųا ØŲŲŲŲ ŲØĒŲŲ Ų Ø¨ŲŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲØ§ØŗŲ ØŖŲŲŲ ØĒŲØŲŲŲŲ ŲŲØ§ Ø¨ŲØ§ŲŲØšŲدŲŲŲ Û ØĨŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲŲŲ ŲŲØšŲŲ ŲŲØ§ ŲŲØšŲظŲŲŲŲ Ų Ø¨ŲŲŲ Û ØĨŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲŲŲ ŲŲØ§ŲŲ ØŗŲŲ ŲŲØšŲا Ø¨ŲØĩŲŲØąŲا
Artinya: "Sungguh Allah memerintahkan kamu untuk menyampaikan amanah kepada yang berhak menerimanya, dan (menyuruh kamu) apabila menetapkan hukum di antara manusia supaya kamu menetapkan dengan adil. Sesungguhnya Allah memberikan pengajaran terbaik kepadamu. Sungguh Allah Maha Mendengar lagi Maha Melihat."
3. Tablig
Sifat wajib yang dimiliki nabi selanjutnya tablig yang bermakna menyampaikan wahyu. Para nabi dan rasul diutus oleh Allah SWT untuk menyampaikan wahyu kepada umat manusia.
Nantinya wahyu tersebut dapat berupa pengetahuan, syariat, pedoman, ataupun risalah kenabian yang lain. Meskipun wahyu yang disampaikan tidak mudah atau sesuatu yang tidak menyenangkan, akan tetap nabi sampaikan tanpa mengurangi satu huruf pun.
Hal ini sesuai dengan surat Al-Maidah ayat 67 yang berbunyi,
ŲŲØ§ ØŖŲŲŲŲŲŲØ§ Ø§ŲØąŲŲØŗŲŲŲŲ Ø¨ŲŲŲŲØēŲ Ų ŲØ§ ØŖŲŲŲØ˛ŲŲŲ ØĨŲŲŲŲŲŲŲ Ų ŲŲŲ ØąŲØ¨ŲŲŲŲ Û ŲŲØĨŲŲŲ ŲŲŲ Ų ØĒŲŲŲØšŲŲŲ ŲŲŲ ŲØ§ بŲŲŲŲØēŲØĒŲ ØąŲØŗŲاŲŲØĒŲŲŲ Û ŲŲØ§ŲŲŲŲŲŲ ŲŲØšŲØĩŲŲ ŲŲŲ Ų ŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲØ§ØŗŲ Û ØĨŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲŲŲ ŲŲØ§ ŲŲŲŲØ¯ŲŲ Ø§ŲŲŲŲŲŲŲ Ų Ø§ŲŲŲŲØ§ŲŲØąŲŲŲŲ
Artinya: Wahai Rasul! Sampaikanlah apa yang diturunkan Tuhanmu kepadamu. Jika engkau tidak melaksanakan (apa yang diperintahkan) berarti engkau tidak menyampaikan risalah-Nya. Dan Allah memelihara engkau dari (gangguan) manusia. Sungguh, Allah tidak memberi petunjuk kepada kaum yang kafir.
4. Fatanah
Yang terakhir nabi memiliki sifat wajib yakni fatanah yang berarti pandai, cerdas dan bijaksana. Sebagai utusan Allah SWT, para nabi memiliki kemampuan untuk memahami berbagai masalah manusia dan mencarikan solusinya.
Allah SWT menganugerahkan kemampuan kepada para nabi dalam menyampaikan ajaran kepada kaumnya. Termasuk saat berargumentasi dengan kaum yang bersebrangan dengan ajarannya.
Seperti disinggung dalam surat Al-An'am ayat 83,
ŲŲØĒŲŲŲŲŲ ØŲØŦŲŲØĒŲŲŲØ§ ØĸØĒŲŲŲŲŲØ§ŲŲØ§ ØĨŲØ¨ŲØąŲØ§ŲŲŲŲ Ų ØšŲŲŲŲŲ° ŲŲŲŲŲ ŲŲŲ Û ŲŲØąŲŲŲØšŲ Ø¯ŲØąŲØŦŲØ§ØĒŲ Ų ŲŲŲ ŲŲØ´ŲØ§ØĄŲ Û ØĨŲŲŲŲ ØąŲØ¨ŲŲŲŲ ØŲŲŲŲŲ Ų ØšŲŲŲŲŲ Ų
Artinya: "Dan itulah uraian yang diberikan kepada Ibrahim untuk menghadapi kaumnya. Kami tinggikan derajat siapa yang Kami kehendaki. Sesungguhnya Tuhanmu Mahabijaksana, Maha Mengetahui."
(hnh/erd)












































Komentar Terbanyak
Arab Saudi Resmi Tetapkan Idul Fitri 20 Maret 2026
Apakah Nanti Malam Takbiran? Ini Prediksinya
Hasil Sidang Isbat Lebaran Idul Fitri 2026 Diumumkan Jam Berapa?