Puluhan Emak-emak di Bima Keracunan usai Konsumsi Jamu Tradisional

Puluhan Emak-emak di Bima Keracunan usai Konsumsi Jamu Tradisional

Ahmad Viqi - detikBali
Rabu, 28 Sep 2022 19:30 WIB
Para pasien dan keluarga pasien korban keracunan massal di UGD RS Sondosia, Bima, NTB
Para pasien dan keluarga pasien korban keracunan massal di UGD RS Sondosia, Bima, NTB. (Foto: IST)
Bima -

Puluhan emak-emak warga Desa Sanolo, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima, NTB alami keracunan dan dilarikan ke rumah sakit (RS) Sondosia usai konsumsi jamu tradisional.

Total ada 40 warga yang dilarikan ke RS usai meminum jamu yang dijual pedagang jamu berinisial SY asal desa setempat.

"Ya ada 40 total yang keracunan. Di antaranya sudah sembuh setelah alami sakit perut dan dirawat intensif di RS," kata Bidan Anak di RS Sondosia Ida Royani, Rabu malam (28/9/2022) via sambungan telepon.


Dari puluhan korban keracunan massal, satu di antaranya adalah balita. "Mayoritas korban berjenis kelamin perempuan,"ungkap Ida Royani

"Alhamdulillah balitanya sudah kita pulangkan. Dari semua yang sempat dirawat ini alami muntah-muntah. Nah balitanya ini sudah kita pulangkan tadi sore ya," kata Ida.

Sementara, Kepala Ruangan Unit Gawat Darurat RS Sondosia Kabupaten Bima Abdurrahim merinci dari total 40 korban keracunan, 12 orang sempat dirawat.

"Rata-rata para pasien mengalami keluhan atau gejala mual, muntah dan pusing. Dari 12 orang, dua sempat dirawat intensif karena kondisinya lemas,"terang Abdurrahim.

Sedangkan sisanya, imbuh Abdurrahim, para korban keracunan menjalani rawat jalan.

"Tadi siang dari 12 orang sudah pulang 10 orang. Sisanya dua orang yang masih dirawat. Kondisinya sudah membaik dan sedang diinfus di rumah sakit. Semoga bisa pulang malam ini," kata Abdurrahim.



Simak Video "155 Orang di Tasikmalaya Keracunan Makanan Hajatan"
[Gambas:Video 20detik]
(dpra/dpra)