detikInetSelasa, 24 Des 2024 11:15 WIB
Cara Deteksi Uang Palsu, Pakai HP Juga Bisa
Kejadian pabrik uang palsu di UIN Alauddin Makassar menimbulkan kehebohan. Sebenarnya, pakai HP bisa kok cek uang asli atau palsu.
detikInetSelasa, 24 Des 2024 11:15 WIB
Kejadian pabrik uang palsu di UIN Alauddin Makassar menimbulkan kehebohan. Sebenarnya, pakai HP bisa kok cek uang asli atau palsu.
detikInetSelasa, 24 Des 2024 08:45 WIB
Heboh kampus UIN Alauddin Makassar dijadikan 'pabrik' uang palsu. Kalau kita setor tunai ke ATM, apakah uang palsu akan tetap ketahuan?
detikSulselSelasa, 24 Des 2024 06:33 WIB
Cara sejumlah warga Sulsel mengidentifikasi keaslian uang rupiah dengan cara dibelah ternyata salah kaprah. Cara itu justru melanggar undang-undang mata uang.
detikInetSelasa, 24 Des 2024 06:15 WIB
Heboh Kepala Perpustakaan UIN Andi Ibrahim menjadikan kampus sebagai 'pabrik' uang palsu. Pakar ungkap mustahil untuk buat uang palsu, karena pasti ketahuan!
detikSulselSenin, 23 Des 2024 17:58 WIB
Kantor Perwakilan BI Sulsel mengaku telah menerima laporan dari warga soal uang terbelah 2 yang diragukan keasliannya. Setelah dicek, uang tersebut asli.
detikSulselSenin, 23 Des 2024 13:10 WIB
BI Sulsel buka suara soal heboh di media sosial warga ramai-ramai mengaku menerima uang palsu karena kertasnya bisa dibelah hingga mudah sobek.
detikSulselMinggu, 22 Des 2024 06:30 WIB
Staf kampus UIN Alauddin Makassar berinisial M meninggal usai namanya disebut sindikat percetakan dan peredaran uang palsu. M diduga meninggal gegara syok.
detikSulselSabtu, 21 Des 2024 15:08 WIB
Polisi membenarkan seorang staf UIN Alauddin Makassar berinisial M meninggal usai namanya disebut terlibat sindikat uang palsu yang beroperasi di dalam kampus.
detikSulselJumat, 20 Des 2024 11:30 WIB
Kepala Perpustakaan UIN Alauddin Makassar, Andi Ibrahim, terungkap berniat maju Pilkada Barru 2024 dengan uang palsu namun gagal karena tidak dilirik partai.
detikSulselJumat, 20 Des 2024 09:00 WIB
Polisi membongkar sindikat uang palsu di gedung Perpustakaan UIN Alauddin Makassar. Total 17 tersangka dengan barang bukti bernilai ratusan triliun rupiah.