detikJatimKamis, 09 Nov 2023 17:32 WIB
Korban Pelaku Penipuan Tanah Kavling di Malang Terus Bertambah
Korban penipuan penjualan tanah kavling di Malang terus bertambah. Pelaku, Markatam (48), telah ditangkap polisi.
detikJatimKamis, 09 Nov 2023 17:32 WIB
Korban penipuan penjualan tanah kavling di Malang terus bertambah. Pelaku, Markatam (48), telah ditangkap polisi.
detikJatimSelasa, 07 Nov 2023 19:28 WIB
Markatam alias Umar (48), warga Bunut Wetan, Pakis, Malang jadi tersangka penipuan jual beli tanah kavling. Ia dtangkap saat kabur ke Bogor.
detikJatimSenin, 06 Nov 2023 19:01 WIB
IHR alias Hami (30), ditangkap polisi karena jadi bandar arisan dan investasi bodong. Ia ditangkap karena menipu dengan iming-iming keuntungan 6 persen.
detikJatimSenin, 30 Okt 2023 23:00 WIB
Dinkes Kota Malang buka suara soal penipuan modus pengawai puskesmas memberi hadiah. Masyarakat diimbau agar tak mudah percaya penipaun tersebut.
detikJatimSenin, 30 Okt 2023 21:04 WIB
Puskesmas Dinoyo buka suara soal kasus penipuan hadiah TV yang mencatut instansinya. Puskesmas Dinoyo memastikan tidak pernah membuat program tersebut..
detikJatimSenin, 30 Okt 2023 20:16 WIB
Jais (87), warga Ketawanggede, Lowokwaru, Kota Malang jadi korban penipuan. Modusnya, para pelaku mengaku sebagai petugas puskesmas yang hendak memberi hadiah.
detikJatimSelasa, 11 Jul 2023 15:53 WIB
Dugaan penipuan investasi mesin pompa asi yang dilakukan cewek Malang sudah masuk meja kepolisian. Sejauh ini, pelaku masih mencari terlapor.
detikJatimSelasa, 11 Jul 2023 11:52 WIB
Cewek asal Malang diduga melakukan penipuan berkedok investasi mesin pompa ASI. Dia sempat berjanji akan cairkan keuntungan, namun tak terealisasi sepenuhnya.
detikJatimSelasa, 11 Jul 2023 10:56 WIB
Seorang cewek di Malang sedang dicari-cari banyak orang. Gegaranya dia diduga menipu berkedok investasi mesin ASI, begini modusnya.
detikJatimSelasa, 11 Jul 2023 08:30 WIB
Cewek di Kota Malang melakukan penipuan berkedok investasi pompa ASI. Ada sebanyak 100 orang yang menjadi korban dengan total kerugian mencapai Rp 11 M.