
Kesaksian Ibu Bayi yang Dibunuh Brigadir Ade, Sebut Ancaman Dikira Guyon
Saksi korban dalam kasus penganiayaan bayi oleh Brigadir Ade Kurniawan, Dina (24), bilang Ade pernah melontarkan ancaman yang dia kira guyon. Ade pun membantah.
Saksi korban dalam kasus penganiayaan bayi oleh Brigadir Ade Kurniawan, Dina (24), bilang Ade pernah melontarkan ancaman yang dia kira guyon. Ade pun membantah.
Dina, ibu dari bayi yang dibunuh Brigadir Ade Kurniawan, bersaksi di persidangan. Dina bercerita awal mula perkenalan hingga anaknya tewas dianiaya terdakwa.
Ia mengatakan, tes DNA dilakukan pertengahan Januari 2024 saat Ade yang menjalin hubungan dengan DJP itu mengetahui bahwa DJP telah hamil lima minggu.
Terdakwa penganiayaan bayi 2 bulan Brigadir Ade Kurniawan tak dihadirkan di ruang sidang. Pengacara korban pun mempertanyakan urgensinya.
Dalam sidang jaksa mengungkap motif Brigadir Ade melakukan perbuatannya.
Sidang perdana Brigadir AK alias Ade Kurniawan mengungkap kronologi saat Brigadir Ade menganiaya bayi berinisial NA. Ade hadir secara daring.
Brigadir Ade Kurniawan yang menganiaya bayi dua bulan hingga tewas, resmi dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Semarang.
Anggota Ditintelkam Polda Jateng Brigadir Ade Kurniawan resmi melayangkan banding terkait keputusan sidang kode etik yaitu Pemberhentian Tidak Dengan Hormat.
Tersangka penganiayaan menewaskan bayi berumur 2 bulan, Brigadir AK atau Ade Kurniawan, resmi diberhentikan tidak dengan hormat (PTDH) atau dipecat.
Brigadir Ade Kurniawan dipecat usai menganiaya bayi berusia dua bulan hingga tewas. Sidang etik menyatakan perbuatannya tercela.