Apa Perbedaan Hiking dan Trekking? Ini Penjelasannya

Rhessya Maris - detikSumbagsel
Sabtu, 31 Jan 2026 05:30 WIB
Foto: Ilustrasi trekking (iStock)
Palembang -

Meski sama-sama menjelajahi alam dengan berjalan kaki, hiking dan trekking memiliki perbedaan yang cukup besar. Hiking umumnya lebih santai dan aman bagi pemula, sedangkan trekking memerlukan banyak pengalaman dan sangat tidak direkomendasikan untuk pemula.

Perbedaan hiking dan trekking terlihat jelas di beberapa poin, seperti durasi perjalanan, jalur, tujuan, perlengkapan dan tingkat kesulitan yang dialami. Agar tidak salah kaprah lagi, berikut detikSumbagsel akan ulas, perbedaan antara hiking dan trekking. Yuk simak!

Apa Itu Trekking?

Trekking merupakan kegiatan yang dilakukan berjalan kaki dengan jalur yang panjang, medan yang bervariasi dan waktu tempuh yang cukup lama, bisa memakan waktu hingga berhari-hari. Tujuan dari aktivitas ini adalah untuk melihat keindahan alam yang belum disentuh oleh orang-orang.

Trekking tidak direkomendasikan untuk pemula, sebab beberapa jalur harus dibuka sendiri karena biasanya orang-orang memilih daerah terpencil sebagai tujuan utama, akan sangat melelahkan jika anda tidak memiliki pengalaman menjelajah sama sekali sebelumnya.

Apa Yang Dimaksud Hiking?

Hiking adalah kegiatan berjalan kaki menuju perbukitan, gunung atau wisata alam yang sudah memiliki rute perjalanan yang jelas. Biasanya ada pemandu dan beberapa plang-plang sebagai penunjuk jalan.

Hiking lebih cocok untuk anda yang ingin melihat alam dengan cara yang santai dan tidak memakan banyak tenaga. Untuk menikmatinya, kamu bisa melakukannya dalam satu hari perjalanan atau sekalian berkemah setibanya di tempat tujuan.

Apa Perbedaan Hiking dan Trekking

Dilansir Melalui Komite olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia Provinsi Sumsel, ada beberapa perbedaan antara Trekking dan Hiking, berikut penjelasannya:

1. Durasi

Hiking biasanya hanya memakan waktu selama 2 hingga 8 jam perjalanan saja, sedangkan trekking biasanya bisa berlangsung selama berhari-hari, berminggu-minggu hingga sampai berbulan-bulan.

2. Persiapan

Persiapan Hiking dan trekking biasanya hampir sama, perbedaannya jika hiking lebih sederhana dan kapasitas benda yang dibawa lebih sedikit. Sebaliknya, trekking persiapannya lebih banyak dan berskala besar, seperti pasokan makanan dan minum yang harus disesuaikan dengan jarak dan waktu tempuh perjalanan.

3. Jalur

Jalur Hiking biasanya berada di tengah hutan, gunung atau lingkungan alam yang sudah jelas. Sedangkan Trekking biasanya lebih ekstrim dan belum banyak plang-plang penunjuk jalan, jadi anda harus mencari jalur sendiri untuk melanjutkan perjalanan.

4. Tujuan

Tujuan hiking biasanya untuk berekreasi dan menghabiskan akhir pekan dengan produktif. Sebaliknya jika trekking tujuan utamanya adalah untuk berpetualang, jadi diperlukan latihan fisik yang lebih intens dibandingkan hiking.

Persiapan Untuk Hiking dan Trekking

Beberapa hal yang perlu kamu perhatikan sebelum memulai berwisata ke alam, berikut penjelasannya:

1. Persiapkan Diri dan Mental

Persiapkan diri dan mental sebelum melakukan wisata alam, agar tidak mudah percaya dengan mitos dan legenda yang ada. Anggap saja hal-hal tersebut sebagai pengingat bahwa kita jangan sampai merusak dan mengganggu apa yang ada di alam.

2. Riset Jalur dan Cuaca

Sebelum mendaki, usahakan untuk melakukan riset terlebih dahulu terkait cuaca dan juga jalur yang akan dilalui saat hiking. Apabila tidak menyanggupi jangan dipaksakan, pilihlah jalur yang sesuai dengan kapasitas anda.

Untuk cuaca, jika hanya hujan ringan, silakan untuk pergi mendaki dengan catatan harus membawa peralatan yang memadai. Namun, jika cuaca menunjukkan resiko ekstrem, tinjau kembali jadwal untuk hiking dan ganti jika cuaca sudah kembali normal. Untuk mengetahui informasi ini, anda bisa mengaksesnya melalui laman resmi milik BMKG.

3. Latihan fisik

Sebelum melakukan wisata alam, persiapkan fisik yang kuat. Dengan cara melakukan olahraga sederhana seperti lari pagi serta menjaga kesehatan, seperti membiasakan diri dengan kebiasaan-kebiasaan baik, makan-makanan yang sehat dan tidur yang cukup.

4. Cek Kesehatan

Sebelum berwisata ke alam, cek terlebih dahulu kesehatan anda, jangan memaksakan diri. Perbaiki dulu kesehatan anda hingga layak untuk melakukan aktivitas ini, hal ini dilakukan agar terhindar dari bahaya dan hal-hal yang tidak diinginkan seperti Hipotermia.



Simak Video "Menikmati Singkong di Pinggir Air Terjun, Bogor "


(dai/dai)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

detikNetwork