Pengurus cabang olahraga (cabor) di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat (Kalbar) mengajukan petisi keberatan atas penundaan Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) V KONI Kubu Raya. Penundaan ini setelah KONI Kalbar mengeluarkan surat secara mendadak.
Ketua Pengkab Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Kubu Raya Erwansyah mengatakan para pelaku olahraga sepakat mengajukan petisi sebagai bentuk kekecewaan terhadap penundaan Musorkab tersebut. Erwansyah meminta KONI Kubu Raya segera mengambil langkah cepat dengan menggelar musyawarah untuk menentukan jadwal Musorkab ulang dalam waktu 14 hari ke depan.
"Kami sepakat mengajukan petisi kepada KONI Kubu Raya atas penundaan Musorkab. Petisi ini merupakan bentuk kekecewaan kami sebagai pelaku olahraga," ujar Erwansyah, Selasa (3/2/2026).
Menurutnya, penundaan tersebut berpotensi berdampak negatif terhadap persiapan atlet, terlebih Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) sudah di depan mata. Apalagi Bupati Sujiwo memiliki target agar Kubu Raya bisa naik peringkat di Porprov.
"Porprov adalah gawainya KONI, sehingga seluruh persiapannya berada di bawah tanggung jawab KONI. Apalagi kami tahu KONI Kubu Raya sebenarnya sudah menyusun tahapan persiapan," katanya.
Erwansyah juga menyayangkan langkah KONI Kalbar yang mengeluarkan surat penundaan Musorkab. Menurutnya, apabila terdapat kekeliruan dari KONI Kubu Raya maupun Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP), seharusnya penundaan disampaikan dari jauh-jauh hari, bukan mendekati waktu pelaksanaan.
"Saat penundaan dilakukan, banyak pihak yang dirugikan. Bukan hanya kami dari cabor, tetapi juga bakal calon ketua, seperti Joko Ariyanto. Beliau sudah mengantongi 21 dukungan dari cabor," ujarnya.
(des/des)