8 Resep Jamu Sehat ala Gen Z untuk Menu Party 'Open Table Jamu' yang Viral

8 Resep Jamu Sehat ala Gen Z untuk Menu Party 'Open Table Jamu' yang Viral

Ulvia Nur Azizah - detikJogja
Sabtu, 29 Nov 2025 15:56 WIB
8 Resep Jamu Sehat ala Gen Z untuk Menu Party Open Table Jamu yang Viral
Resep jamu. (Foto: azerbaijan_stockers/Freepik)
Jogja -

Tren open table jamu lagi naik daun, terutama di kalangan Gen Z yang senang eksplor minuman sehat dengan tampilan cantik dan rasa yang variatif. Jamu kini bukan cuma minuman warisan nenek moyang, tapi bisa jadi menu kekinian yang seru untuk disajikan bareng teman atau keluarga.

Lewat tren ini, delapan resep jamu bisa di-mix and match sesuai vibe acara. Dari kunyit asam yang segar, beras kencur yang creamy, brotowali yang super pahit, sampai kunci sirih dan sinom yang aromatik, setiap resep punya karakter dan fungsi masing-masing. Ada yang cocok disajikan dingin, ada yang pas sebagai shot, dan ada juga yang ditujukan untuk kebutuhan khusus seperti menghangatkan tubuh atau meningkatkan energi. Variasi inilah yang bikin open table jamu terasa hidup dan nggak membosankan.

Biar kamu bisa menentukan menu yang paling cocok untuk party versi sehat ini, yuk lanjut melihat delapan resep jamu sehat lengkap beserta manfaat dan cara penyajiannya. Banyak ide seru yang bisa langsung dipraktikkan. Yuk, simak selengkapnya, detikers!

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Poin utamanya:

  • Open table jamu menawarkan pengalaman minum jamu yang lebih fun, variatif, dan cocok untuk acara bersama.
  • Delapan resep jamu memiliki karakter rasa berbeda, ada yang segar, creamy, pahit, pedas hangat, hingga aromatik.
  • Setiap jamu memiliki fungsi kesehatan tertentu yang bisa dipilih sesuai kebutuhan dan preferensi tamu.

ADVERTISEMENT

Resep Jamu Sehat ala Gen Z untuk Menu Party 'Open Table Jamu'

Di open table jamu, ada 8 resep yang bisa kamu jadikan sebagai inspirasi. Yuk, simak penjelasan lengkapnya di bawah ini!

1. Jamu Kunyit Asam

Kalau kamu cari jamu yang segar, gampang dibuat, dan cocok disajikan dingin di dispenser saat open table, jamu kunyit asam ini bisa jadi pilihan utama. Di buku 19 Inspirasi Bisnis Minuman dan Aneka Snack karya Yuyun Anwar, jamu ini bahkan direkomendasikan sebagai ide jualan karena rasanya ramah di lidah dan bahan-bahannya mudah ditemukan di pasar.

Bahan

  • 1 kg kunyit, kupas lalu iris tipis
  • 250 gram asam jawa
  • 1 sdm garam halus
  • 400 gram gula pasir
  • 200 gram gula merah
  • 5 liter air matang

Cara membuat

  1. Rebus kunyit iris, asam jawa, dan garam dengan 5 liter air hingga mendidih dan air berubah menjadi kuning kecokelatan.
  2. Setelah mendidih, masukkan gula pasir dan gula merah. Aduk sampai semua gula larut, lalu matikan api dan dinginkan.
  3. Saring rebusan sampai jamu terlihat kuning bening tanpa ampas.
  4. Tuang ke cup 250 ml atau 350 ml, lalu tutup dengan sealer kalau kamu mau dibawa ke acara open table.
  5. Simpan jamu di kulkas, cooler box, atau styrofoam berisi es batu supaya tetap segar dan tidak cepat bau.
  6. Jamu kunyit asam ini enak diminum dingin ataupun suhu ruang. Rasanya asam-manis segar, pas jadi 'signature drink' di meja jamu kamu.

2. Jamu Beras Kencur

Selanjutnya, kalau detikers butuh jamu yang rasanya lebih creamy dan cocok buat yang baru pertama kali mencoba jamu, beras kencur dari buku Ilmu Dasar Pembuatan Jamu oleh RM Alfian dkk ini bisa jadi andalan. Di buku tersebut dijelaskan bahwa beras kencur terbuat dari kencur, jahe, beras, asam jawa, kunyit, dan cengkeh, serta kaya antioksidan yang membantu melindungi sel tubuh.

Rasa beras kencur itu manis, sedikit pedas hangat, dan bikin badan lebih ringan. Cocok banget disajikan di gelas kecil sebagai welcome drink jamu. Mari simak resep selengkapnya berikut ini.

Bahan

  • 15 gr rimpang kencur
  • 4 gr rimpang jahe
  • 60 gr beras putih
  • 5 gr buah asam jawa
  • 5 gr rimpang kunyit
  • 5 buah bunga cengkeh
  • 15 gr gula aren atau gula batu
  • Garam sejumput
  • 1.000 ml air

Cara membuat

  1. Bersihkan semua bahan terlebih dulu. Cuci hingga tidak ada kotoran yang menempel.
  2. Sangrai atau oven beras hingga kering dan wangi, lalu haluskan.
  3. Rebus 1.000 ml air hingga mendidih, kecilkan api.
  4. Masukkan kencur, jahe, kunyit, buah asam, bunga cengkeh, gula aren, dan garam. Tutup panci dan rebus hingga air berkurang.
  5. Matikan api, lalu masukkan beras yang sudah disangrai dan dihaluskan.
  6. Aduk rata dan biarkan sekitar 5 menit sampai pati kencur dan beras mengendap di dasar wadah.
  7. Saring jamu, lalu sajikan hangat atau dingin.

3. Jamu Brotowali

Buat yang suka tantangan rasa pahit nan strong, jamu brotowali dari buku yang sama sangat pas dimasukkan ke menu open table sebagai 'jamu hardcore'. Di dalam buku RM Alfian dkk, jamu ini disebut juga jamu pahitan dan dikenal bermanfaat untuk keluhan pegal, gatal, hingga nafsu makan.

Bahan

  • 15 gr daun sambiloto
  • 10 gr batang brotowali
  • 5 gr akar alang-alang
  • 5 gr ceplik sari
  • 1.000 ml air

Cara membuat

  1. Cuci bersih semua bahan sampai tidak ada tanah atau kotoran yang menempel.
  2. Rebus 1.000 ml air hingga mendidih, lalu kecilkan api.
  3. Masukkan sambiloto, batang brotowali, akar alang-alang, dan ceplik sari.
  4. Tutup panci dan rebus hingga air berkurang sekitar setengahnya.
  5. Matikan api, saring jamu, lalu siap disajikan.

Menurut penjelasan RM Alfian dkk, jamu brotowali bermanfaat untuk mengatasi pegal-pegal, meredakan gatal-gatal, menambah nafsu makan, mencegah diabetes, dan membantu mengurangi jerawat atau bruntusan. Di open table, kamu bisa beri label 'pahit tapi bermanfaat' atau 'jamu hardcore'.

4. Jamu Cabe Puyang

Kalau teman-teman kamu sering bilang "capek, linu, pegal semua", jamu cabe puyang dari buku karya Murdijati Gardjito dkk ini bisa jadi menu khusus untuk mereka. Di buku Authentic Indonesian Healthcare, A Legacy for the Nation karya Murdijati Gardjito dkk disebutkan bahwa jamu ini ditujukan untuk orang dewasa dan idealnya diminum sebulan sekali. Berikut ini resep selengkapnya.

Bahan

  • 50 gram lempuyang, dikupas dan dicuci bersih
  • 3 buah cabai
  • 9 butir lada putih
  • 1 cangkir air

Cara membuat

  1. Tumbuk lempuyang, cabai, dan lada putih bersama-sama hingga lumayan halus.
  2. Tambahkan air ke dalam tumbukan, lalu peras dan saring hingga didapatkan air jamunya.
  3. Saat akan diminum, tambahkan sedikit garam sesuai selera.

Jamu cabe puyang bermanfaat untuk menghilangkan rasa capek dan linu. Rasanya memang tajam dan pedas hangat, jadi cocok dikemas sebagai shot jamu kecil di open table, bukan disajikan dalam satu gelas besar.

5. Jamu Kunci Sirih

Dari tradisi jamu gendong yang dibahas Sukini dalam buku Jamu Gendong, jamu kunci sirih termasuk minuman yang sering dikaitkan dengan perawatan tubuh perempuan. Resep ini memakai temu kunci, daun sirih, dan beberapa rempah lain yang diracik menjadi minuman hangat.

Jamu kunci sirih disebut bermanfaat untuk mengobati keputihan, menghilangkan bau badan, membantu mengecilkan perut, dan menguatkan tulang serta gigi. Jika tertarik untuk membuatnya, detikers bisa mengikuti resep di bawah ini.

Bahan

  • 100 gram temu kunci
  • 50 gram jahe
  • 10 lembar daun sirih
  • 15 gram buah majakani
  • 25 gram asam jawa
  • 50 gram kunyit
  • 25 gram buah delima
  • 10 butir merica
  • 250 gram gula kelapa
  • ΒΌ sdt garam
  • 2 liter air

Cara membuat

  1. Cuci semua bahan kecuali gula dan garam sampai bersih.
  2. Kupas kunyit, temu kunci, dan jahe, lalu iris tipis-tipis.
  3. Tumbuk kunyit, temu kunci, jahe, buah delima, merica, majakani, asam jawa, dan garam sampai agak halus.
  4. Didihkan 2 liter air, kemudian masukkan semua bahan yang sudah ditumbuk.
  5. Masak hingga air sedikit menyusut sambil diaduk perlahan, lalu tambahkan gula kelapa dan aduk hingga larut.
  6. Saring jamu dan siap disajikan hangat.

6. Jamu Kudu Laos

Berikutnya ada jamu kudu laos, campuran buah mengkudu dan lengkuas yang juga dibahas detail di buku Sukini. Nama 'kudu laos' sendiri berasal dari kata mengkudu dan laos (lengkuas), dua bahan utama yang jadi bintang di resep ini.

Masih dikutip dari buku Sukini, jamu kudu laos dijelaskan bermanfaat untuk menurunkan tekanan darah, melancarkan peredaran darah, menghangatkan badan, membuat perut terasa nyaman, menambah nafsu makan, melancarkan haid, dan menyegarkan badan.

Bahan

  • 100 gram buah mengkudu/pace
  • 50 gram lengkuas muda
  • 3 siung bawang putih
  • 3 buah cabe jamu
  • 25 gram asam jawa
  • 3 lembar daun pandan
  • 1 sdt biji kedawung
  • 5 butir merica
  • 250 gram gula batu
  • ΒΌ sdt garam
  • 3 liter air

Cara membuat

  1. Cuci semua bahan kecuali gula dan garam hingga bersih.
  2. Kupas buah mengkudu dan lengkuas, lalu iris tipis-tipis.
  3. Tumbuk atau gerus mengkudu, lengkuas, cabe jamu, bawang putih, asam jawa, biji kedawung, dan garam hingga tercampur.
  4. Didihkan 3 liter air, lalu masukkan bahan-bahan yang sudah ditumbuk.
  5. Tambahkan daun pandan, gula batu, dan butiran merica. Masak hingga air sedikit menyusut sambil sesekali diaduk.
  6. Saring jamu, lalu sajikan hangat.

7. Jamu Uyup-Uyup (Gepyokan)

Kalau kamu ingin menyiapkan jamu khusus ibu menyusui di open table jamu keluarga, uyup-uyup atau gepyokan dari buku Sukini wajib masuk daftar. Di buku dijelaskan bahwa bahan uyup-uyup cukup bervariasi, tapi beberapa bahan utama seperti daun katu dan rempah-rempah selalu ada.

Di buku Jamu Gendong, uyup-uyup disebut bermanfaat untuk meningkatkan produksi ASI. Meski begitu, jamu ini juga bisa dikonsumsi oleh orang yang tidak sedang menyusui untuk menghilangkan bau badan, mendinginkan perut, dan menyegarkan tubuh.

Bahan

  • 100 gram daun katu
  • 50 gram kunyit
  • 50 gram daun beluntas
  • 25 gram kencur
  • 25 gram temulawak
  • 25 gram asam jawa
  • 250 gram gula kelapa
  • 3 buah jeruk nipis
  • ΒΌ sdt garam
  • 3 liter air

Cara membuat

  1. Cuci semua bahan hingga bersih, kecuali gula dan garam.
  2. Kupas kunyit, kencur, dan temulawak, lalu iris tipis-tipis dan gerus kasar.
  3. Didihkan 3 liter air, kemudian masukkan daun katu dan asam jawa yang sudah diambil bijinya.
  4. Tambahkan kunyit, kencur, dan temulawak yang sudah ditumbuk, lalu masukkan gula kelapa dan garam.
  5. Masak hingga air sedikit menyusut sambil sesekali diaduk.
  6. Matikan api, saring jamu, lalu tambahkan perasan jeruk nipis saat akan disajikan untuk rasa yang lebih segar.

8. Jamu Sinom

Terakhir, ada jamu sinom yang rasanya lebih bersahabat dan sering dipakai untuk 'menghapus' rasa pahit setelah minum jamu lain. Di buku Sukini dijelaskan bahwa bahan sinom cukup mirip antar penjual jamu gendong, terutama daun asam dan kunyit.

Bahan

  • 250 gram daun sinom atau daun asam
  • 25 gram kunyit
  • 250 gram gula batu
  • 2 ruas jari kayu manis
  • 5 butir kapulaga
  • ΒΌ sdt garam
  • 3 liter air

Cara membuat

  1. Cuci daun asam, kunyit, kayu manis, dan kapulaga hingga bersih.
  2. Kupas kunyit, iris tipis-tipis, lalu tumbuk kasar.
  3. Didihkan 3 liter air, kemudian masukkan semua bahan: daun sinom, kunyit, kayu manis, kapulaga, gula batu, dan garam.
  4. Masak dengan api kecil hingga air sedikit menyusut dan bumbu meresap.
  5. Saring jamu, lalu sajikan hangat atau dingin.

Menurut penjelasan di buku, jamu sinom bermanfaat untuk menghilangkan rasa pahit setelah minum jamu lain, meredakan panas dalam dan sariawan, melancarkan pencernaan, serta menyegarkan tubuh. Di open table jamu, sinom bisa kamu jadikan 'dessert drink' yang menutup sesi minum jamu dengan rasa segar.

Kombinasi delapan resep jamu sehat ini cukup untuk bikin satu meja jamu penuh warna dan rasa. Coba satu per satu, nanti kamu bakal menemukan racikan favorit untuk party berikutnya.




(sto/apl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads