2 Karyawati Terjebak Kebakaran Toko Trans Home Sleman Ditemukan Tewas

2 Karyawati Terjebak Kebakaran Toko Trans Home Sleman Ditemukan Tewas

Achmad Hussein Syauqi - detikJogja
Kamis, 01 Okt 2026 19:58 WIB
Mobil RS Bhayangkara Jogja melakukan evakuasi di lokasi.
Mobil RS Bhayangkara Jogja melakukan evakuasi di lokasi. Foto: Achmad Hussein Syauqi/detikJateng
Sleman -

Dua karyawati menjadi korban kebakaran toko bangunan Trans Home di Jalan Jogja-Solo, Kecamatan Berbah, Sleman. Keduanya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

"Kondisinya tadi kita temukan sudah henti napas dan henti nadi. Untuk selanjutnya kita bawa ke RS Bhayangkara," kata koordinator unit siaga SAR Sleman, Basarnas Yogyakarta, Dedi Prasetyo kepada awak media di lokasi, Kamis (1/10/2026) malam.

Dedi mengatakan, pemadaman oleh tim gabungan dilakukan pukul 14.00 WIB. Dari informasi awal ada dua karyawan yang terjebak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita lakukan koordinasi dan evakuasi karena dari info awal ada dua yang terjebak di dalam. Pertama kita harus memastikan lokasi steril aman dari api serta asap, baru kita lakukan evakuasi korban," terang Dedi.

Dedi menjelaskan, kedua korban bisa dievakuasi dalam waktu 15 menit.

ADVERTISEMENT

"Korban pertama dievakuasi sekitar delapan menit, dan yang kedua sekitar tujuh menit, sehingga total 15 menit. Korban ditemukan di lantai tiga, berdekatan di dekat tangga," ucap dia.

"Untuk korban atas nama ibu W dan ibu S. Untuk penyebab kebakaran belum bisa dipastikan, nantinya kita koordinasikan dengan kepolisian," lanjut Dedi.

Kasi Ops dan Investigasi Bidang Damkar Satpol-PP Sleman, Nawa Murtiyanto menjelaskan luas area terbakar sekitar 2.000 meter.

"Karena posisi situasi yang sulit jadi butuh penanganan ekstra. Banyak barang rumah tangga, mudah terbakar," kata dia kepada wartawan di lokasi.

Sebelumnya diberitakan, toko bangunan Trans Home yang ada di jalan Jogja-Solo, Kalurahan Kalitirto, Kapanewon Berbah, Sleman, kebakaran siang ini.

"Betul tadi siang. Ini masih dalam pemadaman," ungkap Lurah Kalitirto, Kapanewon Berbah, Ari Hadi saat diminta konfirmasi detikjogja, Kamis (1/10) siang.



(apl/dil)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads