Postingan bernarasi keterlambatan pembagian jas almamater untuk mahasiswa baru (maba) Institut Seni Indonesia (ISI) Jogja ramai di media sosial (medsos). ISI Jogja menyebut keterlambatan itu karena proses sortir dan persiapan jalur pembagian jas tersebut.
"Di aplikasi sebelah lagi rame soal jas almamater mahasiswa baru ISI Yogyakarta yang pendistribusiannya telat, 3 tahun ini persoalannya masih sama. Jadi selama PKKMB. mahasiswa baru tidak bisa memakai jas almamaternya," kata akun X @txtfromjogja seperti dilihat detikJogja, Kamis (13/8/2026).
Perwakilan bagian Pendidikan dan Kehumasan ISI Jogja, M. Hery Sutanto, mengatakan masa registrasi 1.800 maba berlangsung pada 10-12 Agustus 2026. Menurutnya, pembagian jas almamater mengalami keterlambatan satu hari saja.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nah, siang ini sudah kita bagikan mulai pukul 13.00 WIB di lobi gedung rektorat ISI Jogja. Mahasiswa juga sudah berdatangan dan mengambil jas almamater, jadi semuanya sudah terkondisi," kata Hery saat dihubungi detikJogja, Kamis (13/8).
Hery menjelaskan seharusnya pembagian almamater berlangsung saat registrasi maba, yakni pada Rabu (12/8) kemarin.
"Biasanya itu kan di saat registrasi tanggal 10, 11, 12 Agustus 2026. Nah, karena di sampai hari terakhir belum mendapatkan mereka mengadu ke BEM dan BEM bilang ke kita, tapi tidak apa-apa," ujarnya.
Petugas saat membagikan jas almamater kepada 1.800 mahasiswa baru di lobi gedung rektorat ISI Jogja. Foto: dok. ISI Jogja |
Pihaknya pun menampik soal narasi keterlambatan pembagian jas almamater tiga tahun. Dia menyebut keterlambatan hanya satu hari.
"Oh, nggak. Jadi memang kebetulan enggak pas di registrasinya itu saja. Memang mereka harapannya kan pas registrasi, pemberkasan, terus dapat jas almamater. Di mana-mana kan jadi kebanggaan gitu ya kalau selesai registrasi, tapi meleset sehari," ujarnya.
Terkait kendala keterlambatan pembagian jas almamater maba ISI Jogja ini, pihaknya menyebut karena faktor persiapan. Sebab, ISI Jogja perlu melakukan sortir ukuran jas almamater hingga menyiapkan jalur pengambilan agar tidak penuh sesak.
"Sebenarnya kita sudah ready (siap), cuma kan persiapan-persiapan dari barang yang mau kita bagi itu kan kita pilah-pilah dulu per ukuran lalu per jalur dan lain sebagainya. Jadi, prepare (persiapan) itu saja sebenarnya," ucapnya.
Menurut Hery, apabila pembagian jas almamater berlangsung saat masa registrasi maba dikhawatirkan bakal bikin antrean. Hal ini pun bisa membuat petugas kewalahan.
"Karena ketika kita bagi di saat registrasi yang bersamaan itu antrenya berjubel dan enggak karuan. Jadi kita yang kewalahan nanti, karena itu kita persiapkan dengan matang," jelasnya.


Komentar Terbanyak
John Wick Anjing di Bantul Mati Diracun, Pemilik Pasang Spanduk Sumpahi Pelaku
Mahasiswa UGM Terancam Sanksi Buntut Hina Pasien BPJS Yurizal
Kuliah Tak Kunjung Lulus Bikin Mahasiswa Sleman Ngamuk Rusak Sana-sini