Senyum merekah dari wajah Andromeda Sufi Anggoro yang berhasil mewujudkan mimpinya kuliah di Institut Teknologi Bandung (ITB). Dia berhasil meyakinkan ayahnya Basuni Yusuf yang seorang sopir bajaj untuk kuliah di Bandung.
Alumnus SMAN 4 Jogja ini sempat berkuliah satu tahun di Jogja karena terhalang restu sang ayah untuk kuliah di Bandung. Namun, berkat ketekunannya belajar, Andro sapaannya, berhasil meraih mimpinya.
"Saya belum pernah ikut bimbel karena persoalan biaya. Saya sangat mengandalkan YouTube dan tryout online. Saya mencari materi yang ingin dipelajari, menyelesaikannya, kemudian melanjutkan ke materi berikutnya," tutur Andro dikutip dari situs ITB, Kamis (23/7/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia pun senang ketika mendapat kabar diterima di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) ITB lewat jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT). Dia mengaku ingin kuliah di ITB sejak kelas X.
"Saya pasti sangat bersyukur dan senang karena sudah ingin berkuliah di ITB sejak lama. Saya juga ingin menjadi bagian dari ITB," ceritanya.
Andro bertekad untuk fokus belajar demi meraih hasil akademik yang baik pada masa TPB dan melanjutkan pendidikan pada program studi yang diinginkannya, Astronomi. Minatnya pada astronomi berawal dari kegemarannya mempelajari fisika dan pengalaman mengikuti pengajian yang membahas langit serta luasnya alam semesta.
"Saya pernah mengikuti pengajian yang menjelaskan tentang langit. Dari sana saya semakin tertarik karena ciptaan Tuhan Yang Maha Esa begitu luas. Saya ingin mendalaminya," kata Andro.
Basuni Yusuf menyetir bajaj dari Jogja ke Bandung untuk mengantar anaknya kuliah di ITB. Foto: dok. ITB |
Diantar Bajaj sang Ayah
Andro pun berangkat ke Bandung diantar ayahnya sekeluarga dengan bajaj. Bajaj yang menjadi mata pencaharian itu kini menjadi saksi bisu perjalanan studi Andro.
Rombongan ini pun menempuh waktu 24 jam dari Jogja ke Bandung. Setibanya di Bandung, Andro dan keluarganya disambut Rektor ITB Rektor ITB, Prof. Dr. Ir. Tatacipta Dirgantara, M.T. di Wisma Rektor, Senin (20/7) lalu.
Sang ayah, Basuni, mengaku sempat waswas dengan niat anaknya kuliah di Bandung. Keterbatasan biaya sempat membuatnya gamang.
"Waktu itu saya mengatakan kepada Andro, kalau kuliah di Bandung, saya belum mampu membiayainya. Akhirnya dia mencoba kuliah di Yogyakarta," kata Basuni Yusuf.
Dia pun tak menyangka memasuki tahun kedua Andro kuliah, anaknya itu mengaku diterima di ITB. Di tengah kebingungannya soal biaya, sang istri mencoba meyakinkan Basuni untuk mendukung keinginan Andro.
"Istri saya bilang, 'Ayah, bismillah'. Akhirnya, saya mengizinkan dan mendukung Andro berangkat ke Bandung," ujar Basuni Yusuf.
Basuni pun telah mengantar putranya ke Bandung untuk melanjutkan studinya. Dia berharap Andro bisa belajar dengan tekun.
"Andromeda itu galaksi. Harapannya, dia mempunyai jangkauan pemikiran yang luas, seluas galaksi," ujar Basuni Yusuf.

