Warga Jogja, Basuni Yusuf, sekeluarga mengantar anaknya, Andromeda Sufi Anggoro, untuk kuliah ke Institut Tinggi Bandung (ITB) dengan mengendarai bajaj. Bajaj yang menjadi mata pencaharian Basuni itu pun menjadi saksi perjuangan Andro meraih cita-citanya menjadi mahasiswa ITB.
Perjalanan Basuni sekeluarga dari Jogja ke Bandung itu menghabiskan waktu sekitar 24 jam. Setiba di Bandung, Basuni sekeluarga itu disambut Rektor ITB , Prof. Dr. Ir. Tatacipta Dirgantara, M.T. di Wisma Rektor, Senin (20/7/2026).
Basuni sempat tak mengizinkan Andro untuk kuliah di Bandung karena waswas soal biaya. Dia pun sempat meminta anaknya itu untuk kuliah di Jogja saja.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Waktu itu saya mengatakan kepada Andro, kalau kuliah di Bandung, saya belum mampu membiayainya. Akhirnya dia mencoba kuliah di Yogyakarta," kata Basuni Yusuf seperti dikutip dari situs ITB, Kamis (23/7).
Andro pun menuruti saran orang tuanya untuk menjalani kuliah di Jogja. Namun, mimpinya untuk menjadi mahasiswa ITB ternyata tak pernah padam.
Memasuki semester kedua Andro mengatakan kepada keluarga tengah mempersiapkan diri kembali mengikuti UTBK. Alumnus SMAN 4 Jogja itu pun belajar mandiri melalui YouTube dan mengikuti sejumlah latihan dan uji coba tes secara daring.
Basuni mengaku sempat bingung saat mengetahui anaknya diterima di ITB. Namun, istrinya meminta Basuni untuk tetap yakin dan mengupayakan keberangkatan anak mereka.
"Istri saya bilang, 'Ayah, bismillah'. Akhirnya, saya mengizinkan dan mendukung Andro berangkat ke Bandung," ujar Basuni Yusuf.
Basuni Yusuf menyetir bajaj dari Jogja ke Bandung untuk mengantar anaknya kuliah di ITB. Foto: dok. ITB |
Diterima di FMIPA ITB
Andro diterima di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) ITB melalui Jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT). Dia berencana mengambil prodi Astronomi.
"Saya pernah mengikuti pengajian yang menjelaskan tentang langit. Dari sana saya semakin tertarik karena ciptaan Tuhan Yang Maha Esa begitu luas. Saya ingin mendalaminya," kata Andro.
Basuni sendiri mengaku memberi nama Andromeda karena terinspirasi dari Galaksi Andromeda. Dia berharap anaknya memiliki pengetahuan luas.
"Andromeda itu galaksi. Harapannya, dia mempunyai jangkauan pemikiran yang luas, seluas galaksi," ujar Basuni Yusuf.
Bagi Andro, kesempatan berkuliah di ITB bukan hanya pencapaian pribadi, tetapi juga amanah untuk membalas perjuangan orang tua dan dukungan berbagai pihak yang telah membantunya.
"Saya pasti sangat bersyukur dan senang karena sudah ingin berkuliah di ITB sejak lama. Saya juga ingin menjadi bagian dari ITB," ujarnya.
Rektor ITB pun mengucapkan selamat kepada Andromeda dan keluarganya. ITB berupaya memfasilitasi mahasiswa berprestasi agar dapat menjalani pendidikan dengan lancar.
"Alhamdulillah, bisa sampai ke sini. Selamat untuk Bapak, Ibu, dan Andro. Kami berusaha agar sebanyak mungkin adik-adik yang memiliki kemampuan akademis baik dapat diterima di ITB. Kami tidak membeda-bedakan kemampuan ataupun latar belakang keluarga dan ekonomi," ujar Prof. Tata.

