Suporter PSIM-PSS Sepakat Jaga Kondusifitas di Derby DIY

Suporter PSIM-PSS Sepakat Jaga Kondusifitas di Derby DIY

Adji G Rinepta - detikJogja
Rabu, 16 Sep 2026 13:48 WIB
Penandatanganan komitmen bersama di Mapolda DIY, Rabu (16/9/2026).
Penandatanganan komitmen bersama di Mapolda DIY, Rabu (16/9/2026). Foto: Adji Ganda Rinepta/detikJogja
Jogja -

Jelang laga PSIM Jogja dan PSS Sleman dalam Super League 2026/2027, para suporter dari kedua tim menandatangani komitmen bersama. Selain suporter, komitmen juga diteken oleh manajer, match organizing committee (MOC) dari masing-masing klub.

"Ini tentunya menjadi hal baik, semoga pertandingan kedua tim ini ke depannya dapat berjalan aman, kondusif, tertib, dan keselamatan juga dari penonton dan masyarakat dapat terjamin," Kabid Humas Polda Jogja Kombes Ihsan di Mapolda DIY, Rabu (16/9/2026).

"Mari kita kawal komitmen ini agar bisa sampai ke akar rumput yang paling utama ya," sambungnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penandatanganan Komitmen bersama ini dilakukan di Mapolda DIY dan disaksikan Wali Kota Jogja, Bupati Sleman, Asprov PSSI DIY, dan jajaran Polda DIY. Polda DIY juga turut membubuhi tanda tangan dalam komitmen ini.

ADVERTISEMENT

Adapun secara garis besar, komitmen ini berisi beberapa poin yang intinya kesiapan menjaga kondusifitas pada saat pertandingan kedua tim digelar.

Komitmen ini dibacakan bergantian oleh Manajer dua Klub, MOC dua klub, dan perwakilan empat kelompok suporter dari Laskar Mataram dan Super Elang Jawa. Mereka adalah Slemania, BCS, Brajamusti, dan The Maident.

Perwakilan suporter PSIM Jogja, Rendi Agung, mengatakan komitmen bersama yang diteken perwakilan masing-masing suporter hari ini akan dijaga dan ditularkan ke seluruh lapisan suporter.

"Dari kelompok suporter PSIM juga akan selalu menjaga arus bawah kita agar tetap kondusif, dan kita akan buktikan bahwa sepakbola adalah pemersatu bangsa," terang Rendi.

Sementara, perwakilan suporter PSS Sleman, Tato Indarto, menegaskan pihaknya siap menjalankan poin-poin dalam komitmen bersama itu.

"Untuk menjaga nama baik sepakbola di Sleman dan Jogja, dan untuk menurunkan ego masing-masing dari para suporter, supaya tidak menimbulkan gesekan," tegasnya.

Berikut isi komitmen bersama:

Dengan Rahmat Tuhan Yang Maha Esa,

Pada hari ini, Rabu 16 September 2026 bertempat di Polda DIY, kami yang bertanda tangan di bawah ini atas nama Manajer Klub, MOC dan Ketua/Presiden/Pimpinan/Penanggung jawab suporter sepakbola di wilayah D.I. Yogyakarta, akan mensukseskan kompetisi Sepak Bola BRI Super League Tahun 2026/2027 dengan ini menyampaikan pernyataan sikap sebagai berikut:
1. Kami Manajer Klub, MOC, Ketua Suporter akan menjunjung tinggi sportifitas olahraga sepak bola BRI Super League Tahun 2026/2027 di wilayah D.I. Yogyakarta.
2. Kami Manajer Klub, MOC, Ketua Suporter bersedia menerima atas pengalihan lokasi pertandingan apabila berdasarkan penilaian situasi dan kondisi keamanan pertandingan tidak memungkinkan dilaksanakan di lokasi yang telah ditentukan.
3. Kami Manajer Klub senantiasa memelihara situasi, mengendalikan pengurus, pemain dan massa suporter agar tetap mendukung terselenggaranya Kompetisi BRI Super League Tahun 2026/2027 yang aman dan tertib.
4. Kami MOC kompetisi pertandingan senantiasa melaksanakan koordinasi bersama Manajer Klub, para suporter dan aparat keamanan demi kelancaran pertandingan Kompetisi BRI Super League Tahun 2026/2027.


5. Kami suporter sepak bola di wilayah D.I. Yogyakarta Slemania, Brigata Curva Sud (BCS), Brajamusti, Mataram Independent (The Maident), menyatakan akan selalu:
a. Mentaati peraturan lalu lintas pada saat pemberangkatan suporter menuju stadion maupun sekembalinya (memakai helm, tidak boncengan 3 orang, knalpot sepeda motor tidak blombongan, tidak mengkonsumsi minuman keras, dan tidak membawa sajam serta barang berbahaya lainnya).
b. Senantiasa menjaga ketertiban berlalu lintas dan mengutamakan keselamatan berlalu lintas bagi diri sendiri dan bagi pengguna jalan yang lain serta tidak membawa tongkat bendera dalam bentuk apapun (bambu, kayu, pipa pralon dan tiang pancing) pada saat berangkat menuju stadion maupun sekembalinya.
c. Tidak akan melakukan hal-hal yang dapat mengganggu jalannya pertandingan sepak bola seperti menyalakan Flare, laser pena, kembang api, petasan, bom asap dan lain-lain.
d. Turut serta bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban pelaksanaan pertandingan sepak bola baik di dalam maupun di luar stadion, serta tidak akan melakukan tindakan intimidasi dan provokasi terhadap berbagai pihak, baik sebelum, selama pertandingan maupun setelah pertandingan.
e. Tidak akan melakukan pengrusakan, penganiayaan, pembakaran, penghadangan, pelanggaran hukum serta tindak pidana lainnya terhadap rombongan pemain maupun suporter lawan.
f. Menghindari adanya berbagai tindakan provokasi maupun narasi negatif di media sosial untuk menciptakan suasana kondusif selama berlangsungnya Kompetisi BRI Super League Tahun 2026/2027.
g. Apabila terjadi permasalahan yang berakibat kerugian fisik maupun materiil yang disebabkan oleh suporter sepak bola, maka dari pihak Manajer Klub, Panitia Pelaksana dan Ketua Suporter sanggup mengganti kerugian tersebut.
h. Menghindari tindakan anarkis baik di dalam maupun di luar stadion yang mengakibatkan korban, pengurus akan menyerahkan sepenuhnya pelaku anarkis kepada proses hukum yang berlaku dan pengurus akan kooperatif membantu kepolisian.
i. Selalu tunduk dan patuh terhadap perundang-undangan yang berlaku, setelah membuat pernyataan sikap ini jika terjadi hal-hal yang melanggar hukum maka kami siap menerima sanksi hukum sesuai peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.
Demikian Kesepakatan Bersama ini dibuat secara sadar dan tanpa paksaan dari pihak manapun.



(apl/alg)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads