Viral Petugas Jogomaton Siram Arang Pedagang Sate Liar di Malioboro

Viral Petugas Jogomaton Siram Arang Pedagang Sate Liar di Malioboro

Adji G Rinepta - detikJogja
Kamis, 10 Sep 2026 17:39 WIB
Malioboro Jogja saat Car Free Day (CFD), Sabtu (25/7/2026) pagi.
Ilustrasi suasana di Malioboro Jogja. (Foto: Serly Putri Jumbadi/detikJogja)
Jogja -

Sebuah video yang memperlihatkan petugas Jogomaton menyiram dengan air arang di panggangan milik pedagang sate liar yang kerap mangkal di Malioboro beredar di media sosial. Aksi ini menuai komentar dukungan dari warganet.

Dalam video yang diunggah akun Instagram @wisatamalioboro itu terlihat seorang petugas Jogomaton membawa botol plastik berisi air. Kemudian menyiramkan air tersebut ke panggangan pedagang sate yang tengah mangkal di sirip Malioboro. Sebagai informasi, petugas Jogomaton memang bertugas untuk menjaga ketertiban di kawasan Sumbu Filosofi Yogyakarta.

"Petugas Jogomaton ini siramkan air ke arang sate agar padam lantaran geram dengan aksi pedagang sate yang nekat tetap jualan setiap hari padahal sudah dilarang," tulis keterangan dalam unggahan tersebut dilihat detikJogja, Kamis (10/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Unggahan tersebut viral hingga mendapat 2 ribu lebih komentar dari warganet. Mayoritas komentar yang muncul mendukung aksi yang dilakukan petugas Jogomaton tersebut. Pasalnya, pedagang sate di Malioboro memang banyak dikeluhkan.

ADVERTISEMENT

"Sebagai mantan PKL aku dukung pol PP krn emang tukang sate ini ngeyelan bngt. Tungkunya juga bahaya itu kalau kena kaki orang yg lwt. Tiap habis lebaran juga ada aja tukang sate baru yg merantau dari Madura. Jadi mereka tu mudik sambil ajak saudara atau tetangga buat jualan sate di Malioboro," komentar akun @christina.r******.

"Untuk kali ini, aku dukung Jogomaton nya, karena emang asapnya lumayan meresahkan, dan kadang harganya agak nuthuk juga, gak sepadan sama rasa dan porsinya," tulis akun @shiningwo***** dalam unggahan tersebut.

Menanggapi video itu, Kabid Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Dinas Kominfo DIY, Ditya Nanaryo Aji, mengatakan tindakan petugas Jogomaton tersebut sudah sesuai dengan ketugasannya.

"Menurut saya, Jogomaton sudah bekerja sesuai dengan ketugasannya ya. Mereka memang bertugas untuk menjaga ketertiban, keamanan, dan kenyamanan ruang publik di sepanjang jalan Malioboro," ujar Ditya saat dihubungi, hari ini.

"Hal tersebut di antaranya mengingatkan agar PKL tidak berjualan di tempat-tempat yang dilarang, apalagi berjualan sampai mengganggu kenyamanan pengunjung yang lain," sambungnya.

Ditya meyakini sebelum mengambil tindakan tersebut petugas Jogomaton pasti sudah secara persuasif mengingatkan para pedagang sate secara lisan.

"Hal ini kan sebenarnya tidak hanya terjadi sekali dua kali ini, para penjual sate sudah diperingatkan sebelumnya. Mungkin tindakan yang dilakukan rekan-rekan Jogomaton tersebut diharapkan memberikan efek jera," papar Ditya.

"Saya rasa rekan-rekan Jogomaton telah mengingatkan secara normatif sebelumnya. Informasi yang pernah saya dapat, mereka (pedang sate), ketika dilarang memang patuh, tapi kemudian pindah ke lokasi lain, yang sebenarnya masih di sepanjang Jalan Malioboro juga," pungkasnya.



(ams/apu)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads