Satu unit mobil yang diduga berisi pemudik menabrak pagar tembok bangunan di pinggir Jalan Bugisan Selatan, Keloran, Tirtonirmolo, Kasihan, Bantul. Satu orang tewas dalam insiden itu.
Salah satu warga Tirtonirmolo, Ahmad (38), mengatakan kecelakaan bermula saat mobil Daihatsu Terios bernomor polisi B 2058 FVT melaju dari arah selatan sekitar pukul 13.00 WIB. Di tengah perjalanan, tiba-tiba mobil itu hilang kendali.
"Mobil lalu menabrak tembok yang ada di kiri jalan lalu oleng dan masuk ke sawah," katanya kepada wartawan di Jalan Bugisan Selatan, Kasihan, Bantul, Sabtu (21/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ahmad yang ikut mengevakuasi mobil melanjutkan, sopir Terios tersebut bisa keluar. Sementara penumpang lainnya masih berada di dalam mobil.
"Kalau sopirnya masih muda dan dia selamat. Tapi kakek-kakek yang duduk di dekat sopir meninggal dunia," ujarnya.
Ahmad berujar, dia bersama warga sekitar berusaha mengevakuasi mobil dan penumpangnya. Ia mengungkap polisi datang tak lama berselang.
"Evakuasinya sekitar setengah jam tadi, karena mobilnya kan masuk sawah dan perlu alat untuk menariknya," ucapnya.
Ahmad menuturkan Terios tersebut baru saja kembali dari tempat wisata. Ia menduga kecelakaan terjadi akibat kelalaian pengemudi.
"Jadi mobil itu dari habis dari wisata, lalu karena sopir mengantuk ganti sopir lainnya dan kejadian itu tadi," katanya.
Ahmad mengiyakan saat ditanya apakah mobil itu berisi pemudik. Ia berkata rombongan itu sebelumnya mampir ke rumah saudaranya di Tirtonirmolo, Kasihan, Bantul.
"Informasinya tadi dari Parangtritis, jadi awalnya kumpul di rumah saudaranya di sini (Tirtonirmolo) dan piknik. Sehingga bisa dikatakan pemudik," ujarnya.
Terpisah, anggota Unit Lantas Polsek Kasihan, Aiptu Parjiyanta, saat dimintai konfirmasi mengatakan bahwa kecelakaan itu adalah kecelakaan tunggal. Adapun penumpangnya lebih dari lima orang.
"Korbannya ada delapan orang dan satu di antaranya meninggal dunia. Kalau yang tujuh orang saat ini dirawat di rumah sakit," ucapnya.
Parjiyanta juga belum bisa mengidentifikasi pengemudi maupun nama korban meninggal dunia. Mengingat saat ini mereka masih menjalani perawatan.
"Untuk identitas yang meninggal dunia sama korban-korbannya masih dalam identifikasi," katanya.
(apu/apu)

Komentar Terbanyak
Serangan Balik Tiyo Eks BEM UGM Usai Dituding Dekat dengan Tokoh PDIP
Pak Dukuh Tanam Padi di Pekarangan Pakai 840 Galon Bekas, Segini Hasil Panennya
Apakah Gigitan Orong-orong Berbahaya? Cari Tahu Bekas dan Cara Mengobatinya