Tabrakan antara dua motor terjadi di Jalan Ganjuran, tepatnya Kaligondang, Sumbermuyo, Bambanglipuro, Bantul. Akibatnya, satu orang meninggal dunia di lokasi kejadian usai mengalami cedera kepala berat.
Kapolsek Bambanglipuro, AKP I Nengah Jeffry menjelaskan, bahwa kecelakaan bermula saat motor Yamaha N-Max melaju dari arah barat ke timur, Selasa (11/8/2026) pukul 20.30 WIB. Adapun motor tersebut dikendarai IJ (18), warga Kanutan, Bambanglipuro.
"Saat itu motor N-Max melaju dengan kecepatan tinggi dari arah barat ke timur," katanya saat dihubungi detikJogja, Rabu (12/8/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat melaju kencang, IJ diduga tidak mengetahui ada motor di depannya. Motor tersebut adalah motor Honda Revo bernomor polisi DA 2183 WZ yang dikendarai Agustinus Didik Purwanto (56), warga Sungai Ilir, Banjarbaru.
"Karena jarak sudah terlalu dekat motor N-Max menabrak bagian belakang motor Revo. Akibat benturan itu, keduanya terpental dan terjatuh ke aspal," ucapnya.
Alhasil, Agustinus mengalami luka lecet pada bagian bibir. Agustinus juga sempat mendapat penanganan medis di rumah sakit Santa Elisabeth, Ganjuran, Bantul.
"Untuk pengendara N-Max meninggal dunia di lokasi kejadian usai mengalami cedera kepala berat," ujarnya.
Berkaca dari kejadian tersebut, Jeffry meminta kepada seluruh masyarakat, khususnya para pengendara roda dua untuk mengontrol kecepatan dan menjaga konsentrasi saat berkendara. Karena jika lalai dalam dua hal tersebut bisa merugikan diri sendiri dan orang lain.
"Mari bersama-sama kita wujudkan tertib lalu lintas demi keselamatan bersama. Berhati-hatilah dalam berkendara, utamakan keselamatan daripada kecepatan," katanya.
