Mitos Kisah Cinta Panembahan Senopati dan Nyi Roro Kidul di Cepuri Parangkusumo

Mitos Kisah Cinta Panembahan Senopati dan Nyi Roro Kidul di Cepuri Parangkusumo

Anindya Milagsita - detikJogja
Senin, 26 Jan 2026 16:53 WIB
Nyi Roro Kidul
Nyi Roro Kidul. (Foto: Gunawan Kartapranata/ Wikimedia Commons/ CC BY-SA 3.0)
Jogja -

Dalam budaya Jawa ada begitu banyak kisah yang menarik untuk diketahui, termasuk cerita cinta yang disebut-sebut tumbuh antara Panembahan Senopati dan Nyi Roro Kidul. Keduanya juga dikenal saling bekerja sama untuk memperkuat kekuasaan Mataram Islam pada saat itu. Lantas, bagaimana kisahnya?

Pada saat Kerajaan Mataram Islam masih berjaya, ada seorang raja yang senantiasa menjaga kekuasaannya agar tetap kuat. Raja tersebut tidak lain adalah Panembahan Senopati. Salah satu cara yang dilakukan adalah dengan terhubung dengan penguasa Pantai Selatan, yaitu Kanjeng Ratu Kidul. Termasuk melalui Nyi Roro Kidul yang merupakan bawahan dari sang ratu.

Melalui hubungan yang terjalin secara spiritual inilah ada berbagai kisah sampai mitos yang muncul dan dikenal oleh masyarakat secara turun-temurun. Termasuk adanya kisah tentang hubungan yang begitu dekat antara Panembahan Senopati dan Nyi Roro Kidul. Untuk lebih jelasnya, mari simak kisahnya berikut ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Poin Utamanya:

  • Panembahan Senopati adalah pendiri sekaligus raja pertama Kerajaan Mataram Islam, sedangkan Nyi Roro Kidul dalam sejumlah kajian disebut sebagai patih Kanjeng Ratu Kidul atau penguasa Pantai Selatan.
  • Hubungan Panembahan Senopati dan Kanjeng Ratu Kidul dipercaya bermula dari ikatan spiritual dan politik, saat Raja Mataram Islam meminta dukungan penguasa Pantai Selatan demi menjaga dan memperkuat kerajaan.
  • Kisah asmara Panembahan Senopati dan Nyi Roro Kidul berkembang dalam kisah mitos dan legenda, yang melahirkan tokoh Raden Rangga, yang diwariskan secara turun-temurun dalam tradisi lisan Jawa.

ADVERTISEMENT

Siapa Itu Panembahan Senopati dan Nyi Roro Kidul?

Berdasarkan arsip dari detikJogja, Panembahan Senopati adalah Raja Kerajaan Mataram Islam. Sosoknya bahkan dikenal sebagai raja pertama bagi Kerajaan Mataram Islam sekaligus pendiri dari kerajaan yang pernah begitu berjaya di Pulau Jawa pada masa lampau ini. Nama asli dari Panembahan Senopati adalah Sutawijaya.

Konon, Panembahan Senopati adalah keturunan raja terakhir Majapahit, yaitu Prabu Brawijaya. Sebagai Raja Mataram Islam pada saat itu, Panembahan Senopati dikenal ingin menyatukan seluruh tanah di Jawa agar menjadi bagian dari Mataram Islam.

Tidak hanya mengusahakannya dari jalur politik, tapi Panembahan Senopati juga dekat dengan aspek spiritualitas. Inilah yang disebut-sebut membawanya mengenal dengan Nyi Roro Kidul.

Kendati ada begitu banyak masyarakat yang mengenal Nyi Roro Kidul sebagai Ratu Pantai Selatan, ternyata pakar justru mengungkap hal yang berbeda. Seperti dijelaskan dalam penelitian 'Mitologi Nyai Roro Kidul Pada Tradisi Labuhan dalam Perspektif Genealogi Moral Nietzsche' oleh Hazizah Mutiara Cahaya Ningrum, Nyai Roro Kidul adalah patih dari Kanjeng Ratu Kidul.

Kanjeng Ratu Kidul sendiri adalah penguasa Pantai Selatan. Dengan adanya Nyi Roro Kidul ini jugalah kekuasaan di kerajaan-kerajaan pada masa lampau dapat terjaga dengan baik. Tak ayal, ada mitos yang menyebut Nyi Roro Kidul pernah memiliki hubungan yang cukup istimewa bersama dengan Raja Mataram Islam, yaitu Panembahan Senopati.

Hubungan Panembahan Senopati dan Kanjeng Ratu Kidul

Masih mengacu dari penelitian yang sama, turut dijelaskan tentang kisah yang menyelimuti Kerajaan Mataram Islam di masa lampau. Konon, demi menjaga kekuasaan Mataram Islam, Panembahan Senopati meminta bantuan kepada penguasa Pantai Selatan, yaitu Kanjeng Ratu Kidul.

Dikisahkan keduanya kerap melakukan pertemuan secara spiritual di Pantai Parangkusumo, Jogja. Pantai Parangkusumo sendiri tidak jauh dari Pantai Parangtritis. Di pantai ini ada sebuah 'cepuri' atau petilasan yang disebut-sebut sebagai tempat bertemunya Panembahan Senopati dan Kanjeng Ratu Kidul.

Cepuri tersebut berwujudkan dua batu yang hingga saat ini cukup dianggap keramat oleh sebagian masyarakat sekitar. Tidak hanya tempat bertemunya Panembahan Senopati dan Kanjeng Ratu Kidul, cepuri di Pantai Parangkusumo ini dianggap sebagai tempat keduanya mengikat perjanjian dalam sebuah hubungan.

Lebih lanjut, dijelaskan dalam laman Museum Sonobudoyo kisah cepuri Pantai Parangkusumo yang dianggap sebagai lokasi pertemuan antara Panembahan Senopati dan Kanjeng Ratu Kidul. Melalui kisah yang disampaikan secara turun-temurun, cepuri di Pantai Parangkusumo atau dikenal juga dengan sebutan cepuri Parangkusumo ini berbentuk dua batu andesit hitam.

Kedua batu tersebut diberi nama dengan sebutan Selo Ageng dan Selo Sengker. Menurut cerita yang berkembang di masyarakat, Panembahan Senopati dulunya duduk di batu-batu tersebut untuk bertapa dan memohon petunjuk. Di lokasi yang sama disebut-sebut Panembahan Senopati bertemu dengan Kanjeng Ratu Kidul.

Pertemuan tersebut salah satunya bertujuan untuk membentuk perjanjian secara politik. Sebab, Panembahan Senopati adalah Raja Mataram Islam dan Kanjeng Ratu Kidul merupakan penguasa Pantai Selatan.

Pada lokasi tersebut Panembahan Senopati mencari dukungan dari Kanjeng Ratu Kidul. Termasuk dalam upaya menjaga kekuasaan Kerajaan Mataram Islam pada saat itu.

Di dalam publikasi 'Legenda Ratu Kidul, Merapi, Krapyak' karya Gatut Murnianto, Panembahan Senopati secara berkala selalu menjaga hubungan baiknya dengan Kanjeng Ratu Kidul. Tindakan inilah yang membuat penguasa Pantai Selatan tersebut memberikan bantuan kepada Raja-raja Mataram Islam dari masa ke masa.

Mitos Kisah Cinta Panembahan Senopati dan Nyi Roro Kidul

Sementara itu, ada juga mitos tentang adanya kisah antara Panembahan Senopati dan Nyi Roro Kidul. Seperti yang sudah disampaikan sebelumnya, Nyi Roro Kidul diyakini sebagai patih dari Kanjeng Ratu Kidul.

Menurut buku 'Antologi Cerita Rakyat Daerah Istimewa Yogyakarta' oleh Dhanu Priyo Prabowo, terdapat sebuah kisah yang menyebut tentang hubungan asmara antara Panembahan Senopati dan Nyi Roro Kidul. Konon, Nyi Roro Kidul termasuk salah satu permaisuri dari Panembahan Senopati.

Sebagai permaisuri, Nyi Roro Kidul begitu dicintai oleh Panembahan Senopati. Melalui pernikahan yang dilakukan oleh keduanya, menghasilkan seorang putra yang dikenal sebagai Raden Rangga. Kabarnya, Nyi Roro Kidul bersama dengan Raden Rangga terpisah oleh Panembahan Senopati.

Sebab, Panembahan Senopati harus pulang ke Mataram Islam untuk memimpin kerajaan tersebut. Raden Rangga tumbuh di bawah pengasuhan sang ibu sebagai pria yang gagah dan juga tampan. Bahkan dirinya dikenal punya kekuatan sakti mandraguna mirip seperti ayahnya, Panembahan Senopati.

Namun, kesaktian Raden Rangga justru disalahgunakan. Konon, dia juga tumbuh sebagai sosok yang kurang baik budinya. Hal ini sampai di telinga sang ayah, yaitu Panembahan Senopati. Sebuah upaya coba dilakukan oleh Panembahan Senopati, tapi nihil karena tidak ada perubahan dalam diri Raden Rangga.

Hingga akhirnya, sebuah peristiwa tidak terbayangkan terjadi padanya. Saat tengah mengikuti sayembara mengalahkan naga agar mendapatkan sebagian wilayah yang dikuasai oleh Mataram Islam. Dengan percaya diri Raden Rangga melakukannya, tapi kalah telak.

Kekuatan naga yang begitu besar membuatnya hampir dikalahkan. Pada kondisi itu, Raden Rangga segera diambil oleh sang ibu, Nyi Roro Kidul. Sejak kejadian itu, Raden Rangga tinggal bersama dengan sang ibu dengan menyamar sebagai naga. Padahal sayembara naga tadi dibuat sendiri oleh ibunya agar sang anak jera.

Itulah tadi sekelumit kisah antara Panembahan Senopati dan Nyi Roro Kidul yang disebut-sebut pernah menjalin hubungan istimewa. Semoga menjawab rasa penasaran kamu, ya.

FAQ

Mengapa Pantai Parangkusumo dikaitkan dengan kisah Panembahan Senopati dan Nyi Roro Kidul?

Pantai Parangkusumo dipercaya sebagai lokasi pertemuan spiritual antara Panembahan Senopati dan Kanjeng Ratu Kidul. Di tempat ini terdapat cepuri berupa batu Selo Ageng dan Selo Sengker, yang secara turun-temurun dianggap sebagai petilasan dan simbol perjanjian penting dalam sejarah dan mitologi Mataram.

Apa hubungan Panembahan Senopati dengan Nyi Roro Kidul menurut kepercayaan masyarakat?

Dalam berbagai kisah dan mitologi Jawa, Panembahan Senopati disebut memiliki hubungan istimewa dengan Nyi Roro Kidul, yang diyakini sebagai patih Kanjeng Ratu Kidul. Hubungan ini sering dikaitkan dengan perjanjian spiritual dan politik untuk menjaga kekuasaan Kerajaan Mataram Islam.

Mengapa Panembahan Senopati dianggap sebagai tokoh penting dalam berdirinya Mataram Islam?

Panembahan Senopati dianggap tokoh kunci karena ia adalah pendiri Kerajaan Mataram Islam yang berhasil menempatkan dasar kekuasaan politik dan spiritual di Jawa. Kepemimpinannya menjadi awal kejayaan Mataram sekaligus cikal bakal hubungan simbolis antara raja-raja Mataram dan penguasa alam gaib dalam tradisi Jawa.



(sto/alg)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads