Bagi umat Katolik, renungan harian Katolik hari ini adalah cara untuk memperdalam hubungannya dengan Allah. Renungan Katolik tersebut biasanya disertai dengan bacaan dan doa.
Berdasarkan Kalender Liturgi 2026 Tahun A/II yang disusun oleh Komisi Liturgi KWI, 8 Januari 2026 merupakan hari biasa sesudah penampakan Tuhan. Dengan peringatan kisah Santo Severinus, Paus; Santo Lusianus Beauvais, Martir; Apolinaris dari Hieropolis; dan Santo Apollinaris, Martir. Kemudian, warna liturgi hari ini adalah putih.
Mengangkat tema tentang kehadiran Yesus, mari simak renungan Katolik hari Kamis, 8 Januari 2026 yang dihimpun dari buku "Inspirasi Pagi" oleh M Oktaviani FSGM. Renungan harian Katolik berikut juga dilengkapi dengan bacaan Injil dan doa Katolik hari ini sebagai penutup.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Renungan Katolik Hari Ini Kamis, 8 Januari 2026
Bacaan Liturgi Katolik Hari Ini 8 Januari 2026
Sebelum berefleksi dalam renungan Katolik hari ini, umat dapat membaca bacaan Katolik hari ini, 8 Januari 2026. Adapun menurut kalender liturgi Komisi Liturgi KWI, bacaan Katolik hari ini dimulai dengan 1Yoh 4:19-5:4, dilanjut Mazmur Mzm 72:2.14.15bc.17; bacaan Injil Luk 4:14-22a; dan bacaan ofisi Yes 59:15-21. Berikut ini uraiannya:
Bacaan I 1Yoh 4:19-5:4
- 1Yoh 4:19 Kita mengasihi, karena Allah lebih dahulu mengasihi kita.
- 1Yoh 4:20 Jikalau seorang berkata: "Aku mengasihi Allah," dan ia membenci saudaranya, maka ia adalah pendusta, karena barangsiapa tidak mengasihi saudaranya yang dilihatnya, tidak mungkin mengasihi Allah, yang tidak dilihatnya.
- 1Yoh 4:21 Dan perintah ini kita terima dari Dia: Barangsiapa mengasihi Allah, ia harus juga mengasihi saudaranya.
- 1Yoh 5:1 Setiap orang yang percaya, bahwa Yesus adalah Kristus, lahir dari Allah; dan setiap orang yang mengasihi Dia yang melahirkan, mengasihi juga Dia yang lahir dari pada-Nya.
- 1Yoh 5:2 Inilah tandanya, bahwa kita mengasihi anak-anak Allah, yaitu apabila kita mengasihi Allah serta melakukan perintah-perintah-Nya.
- 1Yoh 5:3 Sebab inilah kasih kepada Allah, yaitu, bahwa kita menuruti perintah-perintah-Nya. Perintah-perintah-Nya itu tidak berat,
- 1Yoh 5:4 sebab semua yang lahir dari Allah, mengalahkan dunia. Dan inilah kemenangan yang mengalahkan dunia: iman kita.
Bacaan Mazmur Mzm 72:2.14.15bc.17
- Mzm 72:2 Kiranya ia mengadili umat-Mu dengan keadilan dan orang-orang-Mu yang tertindas dengan hukum!
- Mzm 72:14 Ia akan menebus nyawa mereka dari penindasan dan kekerasan, darah mereka mahal di matanya.
- Mzm 72:15 Hiduplah ia! Kiranya dipersembahkan kepadanya emas Syeba! Kiranya ia didoakan senantiasa, dan diberkati sepanjang hari!
- Mzm 72:17 Biarlah namanya tetap selama-lamanya, kiranya namanya semakin dikenal selama ada matahari. Kiranya segala bangsa saling memberkati dengan namanya, dan menyebut dia berbahagia.
Bacaan Injil Luk 4:14-22a
- Luk 4:14 Dalam kuasa Roh kembalilah Yesus ke Galilea. Dan tersiarlah kabar tentang Dia di seluruh daerah itu.
- Luk 4:15 Sementara itu Ia mengajar di rumah-rumah ibadat di situ dan semua orang memuji Dia.
- Luk 4:16 Ia datang ke Nazaret tempat Ia dibesarkan, dan menurut kebiasaan-Nya pada hari Sabat Ia masuk ke rumah ibadat, lalu berdiri hendak membaca dari Alkitab.
- Luk 4:17 Kepada-Nya diberikan kitab nabi Yesaya dan setelah dibuka-Nya, Ia menemukan nas, di mana ada tertulis:
- Luk 4:18 "Roh Tuhan ada pada-Ku, oleh sebab Ia telah mengurapi Aku, untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin; dan Ia telah mengutus Aku
- Luk 4:19 untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan penglihatan bagi orang-orang buta, untuk membebaskan orang-orang yang tertindas, untuk memberitakan tahun rahmat Tuhan telah datang."
- Luk 4:20 Kemudian Ia menutup kitab itu, memberikannya kembali kepada pejabat, lalu duduk; dan mata semua orang dalam rumah ibadat itu tertuju kepada-Nya.
- Luk 4:21 Lalu Ia memulai mengajar mereka, kata-Nya: "Pada hari ini genaplah nas ini sewaktu kamu mendengarnya."
- Luk 4:22 Dan semua orang itu membenarkan Dia dan mereka heran akan kata-kata yang indah yang diucapkan-Nya, lalu kata mereka: "Bukankah Ia ini anak Yusuf?"
Bacaan Ofisi Yes 59:15-21
- Yes 59:15 Dengan demikian kebenaran telah hilang, dan siapa yang menjauhi kejahatan, ia menjadi korban rampasan. Tetapi TUHAN melihatnya, dan adalah jahat di mata-Nya bahwa tidak ada hukum.
- Yes 59:16 Ia melihat bahwa tidak seorangpun yang tampil, dan Ia tertegun karena tidak ada yang membela. Maka tangan-Nya sendiri memberi Dia pertolongan, dan keadilan-Nyalah yang membantu Dia.
- Yes 59:17 Ia mengenakan keadilan sebagai baju zirah dan ketopong keselamatan ada di kepala-Nya; Ia mengenakan pakaian pembalasan dan menyelubungkan kecemburuan sebagai jubah.
- Yes 59:18 Sesuai dengan perbuatan-perbuatan orang, demikianlah Ia memberi pembalasan: kehangatan murka kepada lawan-lawan-Nya, ganjaran kepada musuh-musuh-Nya; bahkan kepada pulau-pulau yang jauh Ia memberi ganjaran.
- Yes 59:19 Maka orang akan takut kepada nama TUHAN di tempat matahari terbenam dan kepada kemuliaan-Nya di tempat matahari terbit, sebab Ia akan datang seperti arus dari tempat yang sempit, yang didorong oleh nafas TUHAN.
- Yes 59:20 Dan Ia akan datang sebagai Penebus untuk Sion dan untuk orang-orang Yakub yang bertobat dari pemberontakannya, demikianlah firman TUHAN.
- Yes 59:21 Adapun Aku, inilah perjanjian-Ku dengan mereka, firman TUHAN: Roh-Ku yang menghinggapi engkau dan firman-Ku yang Kutaruh dalam mulutmu tidak akan meninggalkan mulutmu dan mulut keturunanmu dan mulut keturunan mereka, dari sekarang sampai selama-lamanya, firman TUHAN.
Renungan Harian Katolik Kamis 8 Januari 2026
Dalam bacaan Injil hari ini, Yesus kembali ke Nazaret, tempat Ia dibesarkan. Ia masuk ke sinagoge pada hari Sabat, dan membaca nubuat Yesaya tentang Roh Tuhan yang mengurapi hamba-Nya untuk membawa kabar baik bagi orang miskin, pembebasan bagi para tawanan, penglihatan bagi yang buta, serta kebebasan bagi yang tertindas.
Setelah itu Ia berkata, "Pada hari ini genaplah nas ini." Kata-kata Yesus ini menyentuh dimensi terdalam dari misi-Nya, bahwa kehadiran-Nya menjadi pemenuhan janji Allah. Yesus tidak hanya mengajar tentang belas kasihan dan pembebasan.
Ia menjadi belas kasihan itu; Ia menjadi pembebasan itu. Kehadiran-Nya membawa terang baru bagi mereka yang berada dalam kegelapan, harapan bagi hati yang lelah, dan jalan keluar bagi hidup yang terjebak dalam ketakutan.
Saat merenungkan perikop ini, kita diajak untuk bertanya: Bagian mana dalam diri kita yang masih miskin, tertawan, atau buta? Mungkin kita miskin akan damai, tertawan oleh kekhawatiran yang tidak kunjung selesai, atau buta terhadap kebaikan Tuhan karena terlalu fokus pada kesulitan.
Yesus datang bukan untuk menghakimi kondisi itu, melainkan untuk menyentuhnya dan memulihkannya dari dalam. Ada kalanya kita lupa bahwa karya Roh Kudus sedang berlangsung dalam hidup kita sehari-hari: Dalam keputusan kecil untuk tetap baik meski lelah, dalam keberanian untuk memaafkan, juga dalam kekuatan untuk bangkit setelah jatuh.
Roh Tuhan yang mengurapi Yesus adalah Roh yang sama yang menyertai Gereja dan tinggal dalam hati kita. Bacaan Injil hari ini mengingatkan kita bahwa pembebasan itu bukan sesuatu yang jauh atau abstrak, melainkan hadir di tengah realitas sederhana hidup kita.
Yesus membaca Kitab Suci di hadapan orang-orang sekampung-Nya. Mereka mengenal keluarga-Nya, masa kecil-Nya, dan kesederhanaan hidup-Nya. Justru dari kesederhanaan itulah tampak bahwa Allah bekerja melalui hal-hal yang tidak mencolok.
Begitu pula dalam hidup kita, karya Tuhan sering hadir bukan dalam hal-hal besar, melainkan dalam kesetiaan kecil yang kita lakukan setiap hari. Marilah kita membuka diri pada karya Roh Tuhan yang terus bekerja dalam keheningan.
Marilah kita memberi ruang bagi Yesus untuk menyatakan "pada hari ini" dalam hidup kita, hari di mana penghiburan ditemukan, luka mulai disembuhkan, dan terang kecil mulai menuntun jalan kita. Setiap hari, Tuhan ingin berkata kepada kita bahwa janji itu sedang digenapi, dan kita tidak ditinggalkan.
Doa Katolik Hari Ini
Tuhan, dengan perantaraan Putra-Mu, Engkau menyinari segala bangsa dengan cahaya-Mu. Kami mohon, semoga kami selalu dengan teguh percaya Kristus penebus, agar makin disinari terang cahaya-Nya dan akhirnya mencapai kemuliaan abadi.
Demi Yesus Kristus, Putra-Mu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persekutuan Roh Kudus, sepanjang segala masa. Amin.
Demikian renungan harian Katolik hari ini Kamis, 8 Januari 2026 dengan bacaan Injil dan doa penutup. Semoga berkat Allah senantiasa menyertai keseharian kita. Amin.
(sto/aku)












































Komentar Terbanyak
Tersangka Ijazah Palsu Eggy Sudjana dan Damai Hari Lubis Sowan ke Rumah Jokowi
Momen Pelukan Erat Jokowi-2 Tersangka Tudingan Ijazah Palsu di Solo
Kenapa Presiden Venezuela Ditangkap Amerika? Ini Penjelasannya