- Renungan Katolik Hari Ini Minggu, 11 Januari 2026 Bacaan Liturgi Katolik Hari Ini 11 Januari 2026 Bacaan I Yes. 42:1-4,6-7 Bacaan Mazmur Mzm. 29:1a,2,3ac-4,3b,9b-10 Bacaan II Kis. 10:34-38 Bacaan Injil Mat. 3:13-17 Bacaan Ofisi Yes 49:1-9 Renungan Harian Katolik Minggu 11 Januari 2026 Doa Katolik Hari Ini
Bagi umat Katolik, renungan harian Katolik hari ini adalah cara untuk memperdalam hubungannya dengan Allah. Renungan Katolik tersebut biasanya disertai dengan bacaan dan doa.
Berdasarkan Kalender Liturgi 2026 Tahun A/II yang disusun oleh Komisi Liturgi KWI, 11 Januari 2026 merupakan Pesta Pembaptisan Tuhan. Dengan peringatan kisah Santo Aleksander, Paus dan Martir; Santo Teodosius Cenobiarch, Pengaku Iman; dan Santo Petrus Balsamus, Martir.. Kemudian, warna liturgi hari ini adalah putih.
Mengangkat tema tentang pertobatan, mari simak renungan Katolik hari Minggu, 11 Januari 2026 yang dihimpun dari buku "Inspirasi Pagi" oleh Agus Kani CS. Renungan harian Katolik berikut juga dilengkapi dengan bacaan Injil dan doa Katolik hari ini sebagai penutup.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Renungan Katolik Hari Ini Minggu, 11 Januari 2026
Bacaan Liturgi Katolik Hari Ini 11 Januari 2026
Sebelum berefleksi dalam renungan Katolik hari ini, umat dapat membaca bacaan Katolik hari ini, 11 Januari 2026. Adapun menurut kalender liturgi Komisi Liturgi KWI, bacaan Katolik hari ini dimulai dengan Yes. 42:1-4,6-7; dilanjut Mazmur Mzm. 29:1a,2,3ac-4,3b,9b-10; Kis. 10:34-38; bacaan Injil Mat. 3:13-17 dan bacaan ofisi Yes 49:1-9. Berikut ini uraiannya:
Bacaan I Yes. 42:1-4,6-7
- Yes 42:1 Lihat, itu hamba-Ku yang Kupegang, orang pilihan-Ku, yang kepadanya Aku berkenan. Aku telah menaruh Roh-Ku ke atasnya, supaya ia menyatakan hukum kepada bangsa-bangsa.
- Yes 42:2 Ia tidak akan berteriak atau menyaringkan suara atau memperdengarkan suaranya di jalan.
- Yes 42:3 Buluh yang patah terkulai tidak akan diputuskannya, dan sumbu yang pudar nyalanya tidak akan dipadamkannya, tetapi dengan setia ia akan menyatakan hukum.
- Yes 42:4 Ia sendiri tidak akan menjadi pudar dan tidak akan patah terkulai, sampai ia menegakkan hukum di bumi; segala pulau mengharapkan pengajarannya.
- Yes 42:6 "Aku ini, TUHAN, telah memanggil engkau untuk maksud penyelamatan, telah memegang tanganmu; Aku telah membentuk engkau dan memberi engkau menjadi perjanjian bagi umat manusia, menjadi terang untuk bangsa-bangsa,
- Yes 42:7 untuk membuka mata yang buta, untuk mengeluarkan orang hukuman dari tempat tahanan dan mengeluarkan orang-orang yang duduk dalam gelap dari rumah penjara.
Bacaan Mazmur Mzm. 29:1a,2,3ac-4,3b,9b-10
- Mzm 29:1 Mazmur Daud. Kepada TUHAN, hai penghuni sorgawi, kepada TUHAN sajalah kemuliaan dan kekuatan!
- Mzm 29:2 Berilah kepada TUHAN kemuliaan nama-Nya, sujudlah kepada TUHAN dengan berhiaskan kekudusan!
- Mzm 29:3 Suara TUHAN di atas air, Allah yang mulia mengguntur, TUHAN di atas air yang besar.
- Mzm 29:4 Suara TUHAN penuh kekuatan, suara TUHAN penuh semarak.
- Mzm 29:3 Suara TUHAN di atas air, Allah yang mulia mengguntur, TUHAN di atas air yang besar.
- Mzm 29:9 Suara TUHAN membuat beranak rusa betina yang mengandung, bahkan, hutan digundulinya; dan di dalam bait-Nya setiap orang berseru: "Hormat!"
- Mzm 29:10 TUHAN bersemayam di atas air bah, TUHAN bersemayam sebagai Raja untuk selama-lamanya.
Bacaan II Kis. 10:34-38
- Kis 10:34 Lalu mulailah Petrus berbicara, katanya: "Sesungguhnya aku telah mengerti, bahwa Allah tidak membedakan orang.
- Kis 10:35 Setiap orang dari bangsa manapun yang takut akan Dia dan yang mengamalkan kebenaran berkenan kepada-Nya.
- Kis 10:36 Itulah firman yang Ia suruh sampaikan kepada orang-orang Israel, yaitu firman yang memberitakan damai sejahtera oleh Yesus Kristus, yang adalah Tuhan dari semua orang.
- Kis 10:37 Kamu tahu tentang segala sesuatu yang terjadi di seluruh tanah Yudea, mulai dari Galilea, sesudah baptisan yang diberitakan oleh Yohanes,
- Kis 10:38 yaitu tentang Yesus dari Nazaret: bagaimana Allah mengurapi Dia dengan Roh Kudus dan kuat kuasa, Dia, yang berjalan berkeliling sambil berbuat baik dan menyembuhkan semua orang yang dikuasai Iblis, sebab Allah menyertai Dia.
Bacaan Injil Mat. 3:13-17
- Mat 3:13 Maka datanglah Yesus dari Galilea ke Yordan kepada Yohanes untuk dibaptis olehnya.
- Mat 3:14 Tetapi Yohanes mencegah Dia, katanya: "Akulah yang perlu dibaptis oleh-Mu, dan Engkau yang datang kepadaku?"
- Mat 3:15 Lalu Yesus menjawab, kata-Nya kepadanya: "Biarlah hal itu terjadi, karena demikianlah sepatutnya kita menggenapkan seluruh kehendak Allah." Dan Yohanespun menuruti-Nya.
- Mat 3:16 Sesudah dibaptis, Yesus segera keluar dari air dan pada waktu itu juga langit terbuka dan Ia melihat Roh Allah seperti burung merpati turun ke atas-Nya,
- Mat 3:17 lalu terdengarlah suara dari sorga yang mengatakan: "Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan."
Bacaan Ofisi Yes 49:1-9
- Yes 49:1 Dengarkanlah aku, hai pulau-pulau, perhatikanlah, hai bangsa-bangsa yang jauh! TUHAN telah memanggil aku sejak dari kandungan telah menyebut namaku sejak dari perut ibuku.
- Yes 49:2 Ia telah membuat mulutku sebagai pedang yang tajam dan membuat aku berlindung dalam naungan tangan-Nya. Ia telah membuat aku menjadi anak panah yang runcing dan menyembunyikan aku dalam tabung panah-Nya.
- Yes 49:3 Ia berfirman kepadaku: "Engkau adalah hamba-Ku, Israel, dan olehmu Aku akan menyatakan keagungan-Ku."
- Yes 49:4 Tetapi aku berkata: "Aku telah bersusah-susah dengan percuma, dan telah menghabiskan kekuatanku dengan sia-sia dan tak berguna; namun, hakku terjamin pada TUHAN dan upahku pada Allahku."
- Yes 49:5 Maka sekarang firman TUHAN, yang membentuk aku sejak dari kandungan untuk menjadi hamba-Nya, untuk mengembalikan Yakub kepada-Nya, dan supaya Israel dikumpulkan kepada-Nya?maka aku dipermuliakan di mata TUHAN, dan Allahku menjadi kekuatanku?,firman-Nya:
- Yes 49:6 "Terlalu sedikit bagimu hanya untuk menjadi hamba-Ku, untuk menegakkan suku-suku Yakub dan untuk mengembalikan orang-orang Israel yang masih terpelihara. Tetapi Aku akan membuat engkau menjadi terang bagi bangsa-bangsa supaya keselamatan yang dari pada-Ku sampai ke ujung bumi."
- Yes 49:7 Beginilah firman TUHAN, Penebus Israel, Allahnya yang Mahakudus, kepada dia yang dihinakan orang, kepada dia yang dijijikkan bangsa-bangsa, kepada hamba penguasa-penguasa: "Raja-raja akan melihat perbuatan-Ku, lalu bangkit memberi hormat, dan pembesar-pembesar akan sujud menyembah, oleh karena TUHAN yang setia oleh karena Yang Mahakudus, Allah Israel, yang memilih engkau."
- Yes 49:8 Beginilah firman TUHAN: "Pada waktu Aku berkenan, Aku akan menjawab engkau, dan pada hari Aku menyelamatkan, Aku akan menolong engkau; Aku telah membentuk dan memberi engkau, menjadi perjanjian bagi umat manusia, untuk membangunkan bumi kembali dan untuk membagi-bagikan tanah pusaka yang sudah sunyi sepi,
- Yes 49:9 untuk mengatakan kepada orang-orang yang terkurung: Keluarlah! kepada orang-orang yang ada di dalam gelap: Tampillah! Di sepanjang jalan mereka seperti domba yang tidak pernah kekurangan rumput, dan di segala bukit gundulpun tersedia rumput bagi mereka.
Renungan Harian Katolik Minggu 11 Januari 2026
Hari ini, Gereja merayakan Pesta Pembaptisan Tuhan. Peristiwa ini menandai awal karya Yesus di dunia. Injil Matius mengisahkan bahwa Yesus datang kepada Yohanes di Sungai Yordan untuk dibaptis. Yohanes merasa terkejut, sebab ia tahu bahwa Yesus yang tidak membutuhkan baptisan pertobatan.
Namun, meskipun dicegah Yohanes, Yesus memilih untuk turun ke dalam air dan dibaptis. Ia berkata, "Biarlah hal itu terjadi, karena demikianlah sepatutnya kita menggenapkan seluruh kehendak Allah."
Ini bukan sekadar catatan sejarah, melainkan merupakan pewahyuan tentang pribadi Yesus, serta undangan bagi kita sebagai orang yang dibaptis. Berkaitan dengan itu, ada tiga pokok penting yang bisa kita renungan pada hari ini. Pertama, tindakan Yesus ini menunjukkan sikap kerendahan hati.
Sebagai Anak Allah dan pribadi yang tanpa dosa, Yesus rela berdiri di antara para pendosa dan menyatukan diri dengan mereka. Yesus merendahkan diri-Nya. Ia menunjukkan kepada kita bahwa jalan keselamatan bukanlah jalan keangkuhan, melainkan jalan kerendahkan hati.
Kerendahan hati Yesus ini mengajak kita untuk tidak hidup dengan berjarak, tetapi dengan kedekatan relasi dengan sesama. Melalui Yesus, Allah tidak hanya menjadi manusia, tetapi juga masuk ke dalam solidaritas penuh dengan manusia.
Kedua, dikisahkan bahwa ketika Yesus keluar dari air, langit terbuka dan Roh Kudus turun ke atas-Nya dalam rupa seperti burung merpati. Kehadiran Roh Kudus ini menandakan pengurapan atas diri Yesus untuk mulai berkarya di tengah dunia, yakni dengan mewartakan Kerajaan Allah, menyembuhkan, mengampuni, dan menguatkan yang tertindas.
Ketiga, Matius mencatat bahwa ada suara yang berseru, "Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan." Pernyataan surgawi ini mengingatkan kita bahwa Allah selalu mencari jalan untuk masuk ke dalam hidup kita, dan melalui Yesus, hubungan kita dengan-Nya dipulihkan.
Selanjutnya, Pesta Pembaptisan Tuhan mengingatkan kita akan rahmat baptisan kita sendiri. Bagi kita orang Katolik, baptis adalah anugerah terbesar, sebab melaluinya kita menjadi anak-anak Allah dan ambil bagian dalam misi Kristus di tengah dunia.
Sebagai orang yang dibaptis, kita menjadi pengikut Kristus, yang berarti dituntut untuk meneladan hidup-Nya, yakni mewartakan kabar baik dan membawa terang bagi sesama. Kita dipanggil untuk menjadi pribadi yang murah hati, lembut, dan penuh kasih.
Barangkali kita tidak dapat melakukan hal-hal besar, tetapi kita dapat melakukan hal-hal sederhana setiap hari, yakni menghibur yang berduka dan putus asa, menjadi pembawa damai di tengah pertikaian, menghargai martabat manusia, memperjuangkan keadilan, serta membantu mereka yang membutuhkan.
Sebagai orang yang dibaptis, kita dipanggil untuk meneladan hidup Kristus dalam cara kita berbicara, dalam cara kita memperlakukan sesama, dalam semangat mengampuni, serta dalam mencintai tanpa pamrih. Semoga Pesta Pembaptisan Tuhan yang kita rayakan hari ini membangkitkan kembali kesadaran iman dan pengharapan kita bahwa kita tidak pernah berjalan sendiri.
Allah selalu menyertai kita. Kita berjalan bersama Yesus yang turun ke dalam Sungai Yordan, dan bersama Roh Kudus yang tinggal di dalam diri kita. Semoga kita semua menjadi pembawa kabar sukacita Kerajaan-Nya yang penuh damai, keadilan, dan kasih. Akhirnya, semoga Bapa surgawi berbicara pula tentang kita, "Inilah anak-Ku yang Kukasihi, kepadanyalah Aku berkenan."
Doa Katolik Hari Ini
Allah yang kekal dan kuasa, Engkau telah memaklumkan Kristus sebagai Putra-Mu yang tercinta, ketika Ia dibaptis dalam sungai Yordan, sementara Roh Kudus turun atas-Nya. Kami mohon, semoga kami selalu setia sebagai anak-anak-Mu, karena sudah dilahirkan kembali dalam air dan Roh Kudus.
Demi Yesus Kristus, Putra-Mu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Bapa dalam persekutuan Roh Kudus, sepanjang segala masa. Amin.
Demikian renungan harian Katolik hari ini Minggu, 11 Januari 2026 dengan bacaan Injil dan doa penutup. Semoga berkat Allah senantiasa menyertai keseharian kita. Amin.
(sto/alg)












































Komentar Terbanyak
Dua Jambret di Sleman Tewas Nabrak Saat Kabur, Pengejar Malah Jadi Tersangka
Heboh Mbak Rara Pawang Diusir Saat Prosesi Labuhan, Ini Kata Keraton Jogja
Kondisi Terkini Ibu dan Anak Korban Perkosaan Bantul yang Diusir Warga