Kisah Pembebasan Al-Aqsa oleh Shalahuddin Al-Ayyubi

Kisah Pembebasan Al-Aqsa oleh Shalahuddin Al-Ayyubi

Daffa Ichyaul Majid Sarja - detikHikmah
Jumat, 10 Apr 2026 05:00 WIB
Kisah Pembebasan Al-Aqsa oleh Shalahuddin Al-Ayyubi
Ilustrasi Perang (Foto: Vector_Corp/Freepik)
Jakarta -

Selama hampir 88 tahun, Al-Aqsa berada di bawah kekuasaan pasukan Salib. Namun, sebuah titik balik besar terjadi pada 27 Rajab 583 H, ketika pasukan Muslimin yang dipimpin oleh Shalahuddin Al-Ayyubi berhasil melakukan pembebasan.

Lantas, bagaimana sebenarnya strategi pengepungan yang dilakukan Shalahuddin Al-Ayyubi untuk meruntuhkan benteng pertahanan pasukan Salib? Simak kisah selengkapnya berikut ini.

Mengenal Sosok Shalahuddin Al-Ayyubi

Dinukil dari buku Para Panglima Perang Islam karya Rizem Aizid, sebelum menyimak sejarah Perang Salib dan pembebasan Baitul Maqdis atau Al-Aqsa, alangkah baiknya jika kita mengenal lebih dalam sosok Shalahuddin Al-Ayyubi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Memiliki nama asli Abul Muzhaffar Yusuf bin Najmuddin bin Ayyub bin Syaadi, ia lahir pada tahun 532 H atau 1137 M. Adapun Shalahuddin Al-Ayyubi merupakan panggilan akrabnya. Shalahuddin merupakan nama gelarnya, sementara Al-Ayyubi merupakan nisbat dari keluarganya.

Beliau dilahirkan di Tikrit, sebuah wilayah Kurdi di Utara Irak. Ia juga dipanggil dengan gelar Sultan al-Malik an-Nashir (Raja Sang Penakluk).

ADVERTISEMENT

Shalahuddin Al-Ayyubi merupakan pendiri Dinasti Ayyubiyah di Mesir dan bertahan selama 80 tahun. Ia berasal dari Dinasti mamalik yang berkebangsaan Kurdi. Ayahnya bernama Ayyub Najmuddin, yang berasal dari keturunan Kurdi. Para sejarawan sepakat, bahwa ayah dan ibu Shalahuddin Al-Ayyubi berasal dari Duwain (Dvin), sebuah wilayah di Azerbaijan.

Kisah Pembebasan Al-Aqsa oleh Shalahuddin Al-Ayyubi

Dikisahkan dalam buku Strategi Shalahuddin Al-Ayyubi dalam Penaklukan Baitul Maqdis oleh Amir Sahidin, dalam rencana pembebasan Al-Aqsa, Shalahuddin Al-Ayyubi mengusahakan seluruh komponen, mulai dari pembinaan dan penyatuan kaum Muslimin, hingga pemblokadean, dengan menaklukkan daerah pesisir dan sekitar Al-Aqsa.

Dalam melakukan pembebasan, Shalahuddin menggunakan strategi pengepungan. Dimulai dengan memobilisasi seluruh pasukan kaum Muslimin untuk bergabung dan ikut andil dalam pengepungan dan pembebasan Al-Aqsa.

Oleh karena itu, Shalahuddin memerintahkan untuk menyampaikan keinginannya kepada kaum Muslimin di seluruh penjuru dunia Islam, sebagaimana disebutkan oleh Ibnu Katsir dalam al-bidayah wa an-Nihayah:

"Ketika kaum Muslimin mendengar berita-berita kemenangan jihad Shalahuddin al-Ayyubi dan beliau bermaksud untuk meneruskan jihad ke Baitul Maqdis, maka banyak dari kalangan ulama dan orang-orang saleh dari seluruh penjuru dunia berduyun-duyun ikut bergabung dalam barisan jihad tersebut dengan sukarela."

Selain itu, Shalahuddin Al-Ayyubi juga mengerahkan armada laut yang berada di Mesir untuk melakukan pengepungan, yaitu dengan cara memutus jalur-jalur kapal pasukan Salib yang hendak memberi bantuan kepada saudara mereka yang berada di Al-Aqsa dan memobilisasi bantuan kaum Muslimin dari Mesir menuju Syam.

Shalahuddin juga mendatangkan berbagai peralatan tempur untuk meruntuhkan benteng-benteng pasukan Salib. Beliau membawa pelontar batu, minyak, potongan-potongan batu, wadah-wadah, dan peralatan lainnya untuk menghancurkan tembok yang sudah mulai diperkuat.

Selain melibatkan pasukan militer, Shalahuddin Al-Ayyubi juga melibatkan berbagai pihak, seperti para insinyur dan para ulama yang berasal dari Syam dan Mesir.

Dengan bantuan para insinyur, Shalahuddin berhasil menemukan titik celah dari tembok Al-Aqsa, serta menempatkan alat-alat berat sesuai dengan tempatnya. Sementara dengan adanya para ulama, Shalahuddin berhasil membangkitkan semangat juang pasukan Muslimin.

Hingga akhirnya, Shalahuddin Al-Ayyubi berhasil membebaskan Al-Aqsa dari pasukan Salib, setelah melakukan pengepungan selama 12 hari dan penyerahan Al-Aqsa oleh Balian, penguasa baru kota itu kepada Shalahuddin Al-Ayyubi pada hari Jumat, 27 Rajab 583 H/1187 M.




(inf/inf)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads