Doa Walimatus Safar Haji, Bacaan Lengkap untuk Memohon Restu dan Kelancaran Haji

Doa Walimatus Safar Haji, Bacaan Lengkap untuk Memohon Restu dan Kelancaran Haji

Salsa Dila Fitria Oktavianti - detikHikmah
Kamis, 23 Apr 2026 11:46 WIB
Doa Walimatus Safar Haji, Bacaan Lengkap untuk Memohon Restu dan Kelancaran Haji
Ilustrasi berdoa. Foto: Getty Images/iStockphoto/PeopleImages
Jakarta -

Doa walimatus safar haji menjadi salah satu amalan yang dibaca saat acara pelepasan jemaah sebelum berangkat ke Tanah Suci. Dalam tradisi masyarakat Muslim, walimatus safar dilakukan sebagai bentuk doa bersama agar perjalanan ibadah haji diberikan kemudahan dan keselamatan.

Doa ini berisi permohonan kepada Allah SWT agar jemaah senantiasa dilindungi, diberikan kesehatan, serta dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji dengan lancar hingga kembali ke tanah air.

Apa Itu Walimatus Safar?

Walimatus safar dalam istilah fikih juga dikenal sebagai ratiban, merupakan bentuk ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT yang disampaikan kepada orang lain, khususnya menjelang keberangkatan haji atau umrah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mengacu pada buku 100+ Kesalahan dalam Haji & Umrah karya Nasaruddin Umar dan Indriya R. Dani, tradisi ini menjadi sarana untuk berbagi kebahagiaan sekaligus memohon doa restu.

Hal ini sejalan dengan firman Allah dalam Al-Qur'an, khususnya dalam Surah Ad-Dhuha, yang mengajarkan agar setiap nikmat disyukuri dengan menyebut-nyebutnya secara baik.

ADVERTISEMENT

Dalam pelaksanaannya, walimatus safar tidak memiliki waktu yang baku. Namun, kegiatan ini sebaiknya tidak dilakukan terlalu dekat dengan waktu keberangkatan agar tidak mengganggu persiapan ibadah. Selain itu, penting untuk menjaga niat agar tetap ikhlas dan tidak disertai keinginan untuk pamer atau mencari pujian (riya).

Jika walimatus safar tidak diselenggarakan, hal tersebut bukan menjadi masalah. Sebagai alternatif, calon jemaah dapat menggantinya dengan amalan lain, seperti menyantuni anak yatim atau mengadakan doa bersama untuk memohon keselamatan selama perjalanan.

Meski demikian, dalam praktik yang umum di masyarakat, tradisi ini lebih sering dilaksanakan sebelum keberangkatan sebagai syukuran dan permohonan doa.

Bacaan Doa Walimatus Safar Haji

Dalam praktik walimatus safar haji, rangkaian acara biasanya diisi dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur'an, lantunan shalawat, serta doa bersama.

Berikut bacaan doa walimatus safar yang disajikan secara lengkap, mulai dari tulisan Arab, latin, hingga artinya.

زَوَّدَكَ اللهُ التَّقْوَى وَغَفَرَ ذَنْبَكَ وَيَسَّرَ لَكَ الخَيْرَ حَيْثُمَا كُنْتَ

Latin: Zawwadakallâhut taqwâ, wa ghafara dzanbaka, wa yassara lakal khaira haitsumâ kunta.

Artinya: "Semoga Allah membekalimu dengan takwa, mengampuni dosamu, dan memudahkanmu dalam jalan kebaikan di mana pun kau berada."

Hukum Mengadakan Walimatus Safar

Walimatus safar pada umumnya diselenggarakan sebagai bentuk doa bersama agar jemaah haji diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah di Tanah Suci.

Berdasarkan sumber yang sama, walimatus safar dalam konteks haji memiliki hukum sunnah. Artinya, pelaksanaannya dianjurkan dan bernilai pahala, namun tidak menjadi dosa apabila tidak dilakukan.

Nilai pahala tersebut diperoleh dari berbagai amalan yang dilakukan dalam kegiatan ini, seperti membaca ayat-ayat suci Al-Qur'an, melantunkan shalawat, serta memanjatkan doa secara bersama-sama.

Selain itu, walimatus safar juga mencerminkan kesiapan serta niat jemaah dalam menunaikan ibadah haji sebagai bagian dari rukun Islam.

Hal ini juga sejalan dengan sabda Nabi Muhammad SAW yang menjelaskan bahwa membaca Al-Qur'an dan berkumpul dalam majelis ilmu tidak hanya menambah pemahaman, tetapi juga menghadirkan pahala serta keberkahan.

"Muslim yang berkumpul di suatu majelis membaca ayat-ayat suci Al-Qur'an dan mengadakan majelis ilmu, Allah akan menurunkan rahmat kepada mereka." (HR Muslim)

Dalam riwayat lain disebutkan bahwa Nabi Muhammad SAW pernah menyampaikan doa kepada seorang laki-laki yang hendak melakukan perjalanan jauh. Beliau mendoakan agar orang tersebut senantiasa berada dalam perlindungan Allah SWT di mana pun berada.

فِيْ حِفْظِ اللهِ وَكَنفِهِ وَزَوَّدَكَ اللَهَ التَّقْوَى وَغَفَرَ ذَنْبَكَ وَوَجَّهَكَ لِلْخَيْرِ أَيْنَمَا كُنْتَ

Latin: Fi hifzhillahi wa fi kanafihi wa zawwadakallahuttaqwa wa ghafara dzanbaka wa wajjahaka ilal-khairi haitsu kunta wa aina ma kunta.

Artinya: "Semoga engkau dalam pemeliharaan dan perlindungan Allah SWT dan semoga Allah SWT memberikan perbekalan takwa kepadamu, mengampuni dosa-dosamu, dan membimbingmu kepada kebaikan di mana pun engkau berada."




(inf/inf)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads