Perang Uhud yang terjadi pada tahun ke-3 Hijriah (625 M) di lereng Jabal Uhud menjadi salah satu peristiwa paling bersejarah sekaligus mengharukan dalam sejarah Islam. Dalam pertempuran sengit melawan kaum kafir Quraisy tersebut, sebanyak 70 sahabat Rasulullah SAW gugur sebagai syuhada demi membela panji-panji Islam.
Pengorbanan para sahabat di Jabal Uhud memberikan pelajaran mendalam tentang ketatanan, loyalitas kepada Nabi Muhammad SAW, serta keutamaan mati syahid di jalan Allah SWT.
Sejarah Singkat Gugurnya 70 Sahabat di Bukit Uhud
Diceritakan dalam Sirah Nabawiyah karya Syekh Shafiyurrahman al-Mubarakfury, Perang Uhud awalnya dipimpin dengan strategi matang oleh Rasulullah SAW, termasuk menempatkan tim pemanah di atas Bukit Ruma.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, ketika sebagian pasukan pemanah turun karena tergiur harta rampasan perang (ghanimah), pasukan berkuda Quraisy yang dipimpin Khalid bin Walid (sebelum masuk Islam) mengambil alih posisi dan menyerang balik pasukan muslim.
Di tengah situasi yang kritis tersebut, para sahabat berjuang mati-matian melindungi Rasulullah SAW. Sebanyak 70 pahlawan Islam gugur di medan perang dan dimakamkan di kompleks pemakaman Syuhada Uhud yang berada tepat di kaki Jabal Uhud hingga saat ini.
Nama-Nama Sahabat yang Syahid di Perang Uhud
Dari total 70 syuhada Uhud, mayoritas di antaranya berasal dari kalangan Anshar (kaum penolong di Madinah) dan beberapa di antaranya merupakan pahlawan utama dari kalangan Muhajirin (kaum migran dari Makkah).
Masih dalam Sirah Nabawiyah, berikut adalah beberapa nama sahabat terkemuka yang syahid dalam Perang Uhud:
- Hamzah bin Abdul Muthalib RA: Paman Rasulullah SAW yang dijuluki Asadullah (Singa Allah) dan Sayyid ush-Syuhada (Pemimpin Para Syuhada). Beliau gugur ditombak oleh Wahshi bin Harb.
- Mus'ab bin Umair RA: Duta Islam pertama dan pemegang bendera muslimin yang gigih mempertahankan panji Islam hingga kedua tangannya terputus sebelum gugur.
- Abdullah bin Jahsy RA: Sahabat Muhajirin yang sepupu Rasulullah SAW dan syahid dengan kondisi jasad mengenaskan.
- Anas bin an-Nadr RA: Paman dari Anas bin Malik RA yang bertempur sangat berani hingga ditemukan puluhan luka sabetan pedang dan tusukan tombak di tubuhnya.
- Handhalah bin Abi Amir RA: Sahabat Anshar yang dijuluki Ghasilul Malaikah (orang yang dimandikan oleh malaikat) karena langsung berangkat perang saat dalam keadaan junub demi membela Islam.
- Amr bin al-Jamuh RA: Sahabat Anshar yang pincang kakinya, namun tetap memaksakan diri ikut bertempur demi meraih mati syahid di surga.
- Khallad bin Amr bin al-Jamuh RA: Putra dari Amr bin al-Jamuh yang syahid bersama ayahnya.
- Abdullah bin Amr bin Haram RA: Ayah dari sahabat Jabir bin Abdullah RA yang merupakan salah satu tokoh pemimpin kaum Anshar.
- Sa'ad bin ar-Rabi' RA: Sahabat Anshar yang sebelum wafatnya menitipkan pesan menyentuh agar kaum muslimin terus melindungi Rasulullah SAW.
- Shammas bin Utsman RA: Sahabat yang menjadikan dirinya sebagai perisai hidup untuk melindungi tubuh Rasulullah SAW dari lemparan panah musuh.
Selain nama-nama besar di atas, puluhan sahabat lainnya dari suku Khazraj dan Aus turut gugur dan dimakamkan bersama dalam satu liang kubur sesuai petunjuk Rasulullah SAW.
Keutamaan dan Kemuliaan Para Syuhada Uhud
Mengenai kedudukan tinggi para sahabat yang syahid di Jabal Uhud, Allah SWT mengabadikan kemuliaan mereka dalam Al-Qur'an Surah Ali 'Imran ayat 169-170:
وَلَا تَحْسَبَنَّ الَّذِينَ قُتِلُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ أَمْوَاتًا ۚ بَلْ أَحْيَاءٌ عِنْدَ رَبِّهِمْ يُرْزَقُونَ
Artinya: "Janganlah kamu mengira bahwa orang-orang yang gugur di jalan Allah itu mati; bahkan mereka itu hidup di sisi Tuhannya dengan mendapat rezeki."
Rasulullah SAW juga sangat mencintai para pahlawan Uhud. Setiap tahun, beliau rutin berziarah ke pemakaman Syuhada Uhud dan mendoakan keselamatan bagi mereka. Beliau bersabda bahwa Bukit Uhud adalah gunung yang mencintai umat Islam dan dicintai oleh umat Islam.

Komentar Terbanyak
Kutip Al-Qur'an dalam Khotbah, Masjid di Paris Ditutup 6 Bulan
Islam Masuk Nusantara Ketika Nabi Muhammad Masih Hidup
Viral Challenge Hafalan Al-Qur'an Hadiah Miras, MC Minta Maaf-Penyelenggara Marah