Allah SWT memberikan keutamaan tersendiri bagi hamba-Nya yang kekurangan harta semasa hidup di dunia. Menurut sebuah hadits, orang miskin akan masuk surga duluan sebelum orang kaya.
Keutamaan ini disebutkan dalam hadits yang diriwayatkan Abu Hurairah RA bahwa Rasulullah SAW bersabda:
يَدْخُلُ فُقَرَاءِ الْمُسْلِمِينَ الْجَنَّةَ قَبْلَ أَغْنيائهم بنصف يوم وهو حمس مائة عام.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Artinya: "Orang-orang fakir dari kaum muslimin masuk surga setengah hari, yaitu lima ratus tahun sebelum orang-orang kaya dari mereka." (HR Ahmad)
Menurut Imam an-Nawawi dalam An-Nihayah fi al-Fitan wa al-Malahim, hadits tersebut juga dikeluarkan At-Tirmidzi dan Ibnu Majah dari Muhammad bin Amr At-Tirmidzi dan dinyatakan hasan shahih.
Imam Syamsuddin Al-Qurthubi dalam At-Tadzkirah turut memaparkan riwayat panjang terkait hal ini. Di dalamnya dikatakan orang fakir yang semasa hidupnya menjalankan perintah Allah SWT akan langsung diizinkan masuk surga dan tidak akan dihisab karena harta pun tak punya.
Seseorang bertanya kepada Rasulullah SAW, "Siapakah orang-orang yang pertama-tama masuk surga?"
Rasulullah SAW menjawab, "Orang-orang fakir mendahului yang lain menuju surga. Maka keluarlah beberapa malaikat dari dalam surga menemui mereka seraya berkata, 'Kembalilah kamu sekalian untuk dihisab.'
Tapi orang-orang fakir menjawab, 'Atas apa kami dihisab? Demi Allah, di dunia kami tidak dibanjiri harta, sehingga tidak ada yang kami genggam atau berikan. Kami juga bukan para pemimpin, yang harus adil atau zalim. Kami hanya kedatangan perintah Allah, maka kami menyembah-Nya, sampai maut datang kepada kami.'
Maka dikatakan kepada mereka, 'Masuklah ke dalam surga, dan (surga adalah) sebaik-baik pahala bagi orang yang beramal'."
Namun, isnad hadits tersebut dikatakan dhaif. Di dalamnya ada Abdul Wahab bin Al-Warad yang tidak dikenal (majhul).
Tak hanya masuk duluan, orang miskin juga akan menjadi mayoritas penghuni surga. Keterangan ini bersandar pada hadits dalam Shahih Bukhari dan Shahih Muslim dari Usamah bin Zaid. Rasulullah SAW bersabda:
قُمْتُ عَلَى بَاب الْجَنَّةِ فَإذا عامة من دخلها المساكين وقُمْتُ عَلَى باب النار فإذا عامة من دخلها النساء.
Artinya: "Aku pernah berdiri di pintu surga, dan ternyata kebanyakan yang memasukinya adalah orang-orang miskin. Dan aku telah berdiri di pintu neraka, dan ternyata kebanyakan yang memasukinya adalah kaum wanita."
Adapun Imam Muslim meriwayatkannya dari Ibnu Abbas RA dengan redaksi berikut:
أَنَّ رَسُولَ الله إطلع في النار فرأى أكثر أهلها النساء واطلع في الْجَنَّةِ فَرَأَى أَكْثَرُ أَهْلِهَا الْفُقَرَاء.
Artinya: "Bahwa Rasulullah SAW telah memeriksa keadaan neraka, dan ternyata beliau melihat kebanyakan penghuninya adalah kaum wanita. Dan beliau telah memeriksa pula keadaan surga, dan ternyata beliau melihat kebanyakan penghuninya adalah orang-orang fakir."
Gambaran Surga dalam Al-Qur'an
Al-Qur'an menggambarkan surga sebagai tempat yang sangat indah dan diliputi berbagai kenikmatan kekal. Tak ada kesusahan, kesedihan, atau rasa sakit di surga.
Allah SWT berfirman dalam surah Shad ayat 49-54,
هٰذَا ذِكْرٌ ۗوَاِنَّ لِلْمُتَّقِيْنَ لَحُسْنَ مَاٰبٍۙ ٤٩ جَنّٰتِ عَدْنٍ مُّفَتَّحَةً لَّهُمُ الْاَبْوَابُۚ ٥٠ مُتَّكِـِٕيْنَ فِيْهَا يَدْعُوْنَ فِيْهَا بِفَاكِهَةٍ كَثِيْرَةٍ وَّشَرَابٍ ٥١ وَعِنْدَهُمْ قٰصِرٰتُ الطَّرْفِ اَتْرَابٌ ٥٢ هٰذَا مَا تُوْعَدُوْنَ لِيَوْمِ الْحِسَابِ ٥٣ اِنَّ هٰذَا لَرِزْقُنَا مَا لَهٗ مِنْ نَّفَادٍۚ ٥٤
Artinya: "Ini adalah kehormatan (bagimu dan kaummu). Sesungguhnya bagi orang-orang yang bertakwa benar-benar (disediakan) tempat kembali yang baik. (Yaitu) surga 'Adn yang pintu-pintunya terbuka bagi mereka. Mereka bersandar di dalamnya (di atas dipan-dipan) sambil meminta buah-buahan dan minuman yang banyak (di surga itu). Di samping mereka (ada bidadari-bidadari) yang pandangannya terbatas (hanya untuk pasangannya), lagi sebaya umurnya. Inilah apa yang dijanjikan kepadamu pada hari Perhitungan. Sesungguhnya ini adalah benar-benar rezeki (dari) Kami yang tidak habis-habisnya."
Allah SWT juga berfirman dalam surah Al-Hijr ayat 48,
لَا يَمَسُّهُمْ فِيْهَا نَصَبٌ وَّمَا هُمْ مِّنْهَا بِمُخْرَجِيْنَ ٤٨
Artinya: "Mereka tidak merasa lelah di dalamnya dan tidak akan dikeluarkan darinya."
Wallahu a'lam.

Komentar Terbanyak
Kutip Al-Qur'an dalam Khotbah, Masjid di Paris Ditutup 6 Bulan
Islam Masuk Nusantara Ketika Nabi Muhammad Masih Hidup
Viral Challenge Hafalan Al-Qur'an Hadiah Miras, MC Minta Maaf-Penyelenggara Marah