Saat merawat anak yang sedang sakit, orang tua juga perlu memperhatikan cara mengelola rasa cemas dan stres yang muncul. Setiap tanda-tanda penyakit pada anak bisa menimbulkan kekhawatiran yang besar, terutama karena anak sering kali belum mampu mengungkapkan apa yang dirasakannya dengan jelas.
Sering kali, orang tua merasa kebingungan dan tidak yakin harus berbuat apa ketika anak jatuh sakit. Gejala yang tidak biasa bisa membuat mereka merasa tidak tenang, apalagi jika muncul kekhawatiran tentang dampak jangka panjang terhadap kesehatan anak.
Di sisi lain, sakitnya anak juga bisa mempengaruhi rutinitas keluarga sehari-hari, mulai dari pekerjaan, sekolah, hingga aktivitas lainnya. Semua ini bisa menambah beban mental dan memperbesar rasa cemas yang dirasakan oleh orang tua.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk itu, selain berikhtiar membawa anak ke dokter, orang tua juga dapat memanjatkan doa untuk kesembuhan anak.
Allah SWT sendiri telah memerintahkan hamba-Nya untuk berdoa, sekaligus menjanjikan pengabulan. Firman-Nya dalam surah Gafir ayat 60 menegaskan:
ŲŲŲŲØ§ŲŲ ØąŲØ¨ŲŲŲŲŲ Ų Ø§Ø¯ŲØšŲŲŲŲŲŲŲŲ Ø§ŲØŗŲØĒŲØŦŲØ¨Ų ŲŲŲŲŲ ŲÛ Ø§ŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲØ°ŲŲŲŲŲ ŲŲØŗŲØĒŲŲŲØ¨ŲØąŲŲŲŲŲ ØšŲŲŲ ØšŲØ¨ŲØ§Ø¯ŲØĒŲŲŲ ØŗŲŲŲØ¯ŲØŽŲŲŲŲŲŲŲ ØŦŲŲŲŲŲŲŲ Ų Ø¯ŲØ§ØŽŲØąŲŲŲŲŲāŖ ÛŲĻŲ
Artinya: "Tuhanmu berfirman, "Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu (apa yang kamu harapkan). Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri tidak mau beribadah kepada-Ku akan masuk (neraka) Jahanam dalam keadaan hina dina."
Menurut Tafsir Ibnu Katsir, ayat ini adalah bukti kemurahan dan karunia Allah yang menganjurkan hamba-Nya untuk memohon, dan Dia sendiri yang menjamin pengabulan doa tersebut.
Hubungan seorang hamba dengan Rabbnya melalui doa adalah sesuatu yang sangat istimewa. Sebuah hadits qudsi yang diriwayatkan oleh Imam Al-Hafiz Abu Ya'la dari Anas bin Malik RA, menyebutkan empat perkara penting dalam hubungan ini.
ØŖŲØąŲØ¨ŲØšŲ ØŽŲØĩŲØ§ŲŲØ ŲŲØ§ØŲØ¯ŲØŠŲ Ų ŲŲŲŲŲŲŲŲ ŲŲŲØ ŲŲŲŲØ§ØŲØ¯ŲØŠŲ ŲŲŲŲØ ŲŲŲŲØ§ØŲØ¯ŲØŠŲ ŲŲŲŲ ŲØ§ بŲŲŲŲŲŲ ŲŲØ¨ŲŲŲŲŲŲŲØ ŲŲŲŲØ§ØŲØ¯ŲØŠŲ ŲŲŲŲ ŲØ§ بŲŲŲŲŲŲŲ ŲŲØ¨ŲŲŲŲŲ ØšŲØ¨ŲادŲŲ: ŲŲØŖŲŲ ŲŲØ§ Ø§ŲØĒŲŲ ŲŲŲ ŲŲØĒŲØšŲØ¨ŲØ¯ŲŲŲŲ ŲŲØ§ ØĒŲØ´ŲØąŲŲŲ Ø¨ŲŲ Ø´ŲŲŲØĻŲØ§Ø ŲŲØŖŲŲ ŲŲØ§ اŲŲŲØĒŲŲ ŲŲŲŲ ØšŲŲŲŲ ŲŲŲ ŲØ§ ØšŲŲ ŲŲŲØĒŲ Ų ŲŲŲ ØŽŲŲŲØąŲ ØŦŲØ˛ŲŲŲØĒŲŲŲ Ø¨ŲŲŲØ ŲŲØŖŲŲ ŲŲØ§ Ø§ŲØĒŲŲ Ø¨ŲŲŲŲŲŲ ŲŲØ¨ŲŲŲŲŲŲŲ: ŲŲŲ ŲŲŲŲŲ Ø§ŲØ¯ŲŲØšŲØ§ØĄŲ ŲŲØšŲŲŲŲŲŲ Ø§ŲŲØĨŲØŦŲØ§Ø¨ŲØŠŲØ ŲŲØŖŲŲ ŲŲØ§ اŲŲŲØĒŲŲ Ø¨ŲŲŲŲŲŲŲ ŲŲØ¨ŲŲŲŲŲ ØšŲØ¨ŲادŲŲ ŲŲØ§ØąŲØļŲ ŲŲŲŲŲ Ų Ų ŲØ§ ØĒŲØąŲØļŲŲ ŲŲŲŲŲŲØŗŲŲŲ
Artinya: "Ada empat perkara, yang satu darinya untuk-Ku dan yang satu untukmu, dan yang satunya lagi antara Aku dan kamu, sedangkan yang terakhir antara kamu dan hamba-hamba-Ku. Adapun mengenai yang untuk-Ku ialah hendaknya engkau menyembah-Ku, tidak mempersekutukan Aku dengan sesuatu pun. Adapun yang untukmu dari-Ku ialah amal kebaikan apa pun yang engkau lakukan, Aku akan membalasnya untukmu. Dan adapun yang antara Aku dan kamu ialah engkau berdoa dan Aku yang memperkenankannya. Adapun yang antara engkau dan hamba-hamba-Ku ialah retakanlah untuk mereka apa yang engkau relakan untuk dirimu sendiri."
Doa Meminta Kesembuhan Anak
1. Doa Meminta Kesembuhan Anak Versi Pertama
اŲŲŲŲŲŲŲ ŲŲ ØąŲØ¨ŲŲ Ø§ŲŲŲŲØ§ØŗŲ ØŖŲØ°ŲŲŲØ¨Ų Ø§ŲØ¨ŲØŖŲØŗŲ اشŲ, ØŖŲŲØĒŲ Ø§ŲØ´ŲŲØ§ŲŲŲ ŲŲØ§ Ø´ŲŲŲØ§ØĄŲ ØĨŲŲŲŲØ§ Ø´ŲŲŲØ§ØĒŲŲŲ Ø´ŲŲŲØ§ØĄŲ ŲŲØ§ ŲŲØēŲØ§Ø¯ŲØąŲ ØŗŲŲŲŲ ŲØ§
Arab-latin: Allaahuma rabbannaas, adzhibil ba'sa isyfi, antasy syaafi la syifaa'a illa syifaa'uka, syifaa'an la yughaadiru sagamaa.
Artinya: "Wahai Allah Tuhan manusia hilangkanlah rasa sakit ini. Sembuhkanlah, Engkaulah Yang Maha Penyembuh. Tidak ada kesembuhan yang sejati kecuali kesembuhan yang datang dari-Mu, yaitu kesembuhan yang tidak meninggalkan komplikasi rasa sakit dan penyakit lain."
2. Doa Meminta Kesembuhan Anak Versi Kedua
Ø¨ŲØŗŲŲ Ų Ø§ŲŲŲŲ Ø§ŲØ´ŲŲØ§ŲŲŲ Ø¨ŲØŗŲŲ Ų Ø§ŲŲŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲØ§ŲŲŲ Ø¨ŲØŗŲŲ Ų Ø§ŲŲŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲ ŲØšŲاŲŲŲ . Ø¨ŲØŗŲŲ Ų Ø§ŲŲŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲØ°ŲŲ ŲŲØ§ ŲŲØļŲØąŲŲ Ų ŲØšŲ Ø§ØŗŲŲ ŲŲŲ Ø´ŲŲŲØĄŲ ŲŲŲ Ø§ŲŲØŖŲØąŲØļŲ ŲŲ ŲŲØ§ ŲŲŲ Ø§ŲØŗŲŲŲ ŲØ§ØĄŲ ŲŲ ŲŲŲŲ Ø§ŲØŗŲŲŲ ŲŲØšŲ اŲŲØšŲŲŲŲŲ Ų.
Arab-latin: Bismillahisy-syaafii. Bismillaahil kaafii. Bismillahil muaafii. Bisillahil ladzii laa yadhurru ma'asmihii syai'un fil ardhi wa laa fis samaa'i wa huwas samii'ul aliim.
Artinya: "Dengan menyebut nama Allah, Tuhan yang menyembuhkan. Dengan menyebut nama Allah, Tuhan yang mencukupi. Dengan menyebut nama Allah, Tuhan yang memaafkan. Dengan menyebut nama Allah, Tuhan yang tidak dapat dimudaratkan oleh segala sesuatu, baik di bumi maupun di langit, dan Ia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui."
3. Doa Meminta Kesembuhan Anak Versi Ketiga
Bacalah doa ini sebanyak 7 kali. Mendekatlah ke orang yang sakit, dan baca doa berikut:
ØŖŲØŗŲØŖŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲŲŲ Ø§ŲØšŲظŲŲŲ Ų ØąŲØ¨ŲŲ Ø§ŲŲØšŲØąŲØ´Ų اŲŲØšŲظŲŲŲ Ų ØŖŲŲŲ ŲŲØ´ŲŲŲŲŲŲŲ
Arab-latin: As-alullahal adziim rabbal'arsyil adziim, an yasy-fiyak (7 kali).
Artinya: "Aku memohon kepada Allah yang Maha Agung, Pemilik arsy yang agung, agar Dia menyembuhkanmu."
(lus/kri)












































Komentar Terbanyak
Lebaran Muhammadiyah 2026, Ini Tanggal dan Penetapan Resminya
Rusia: AS-Israel Sengaja Tabur Perpecahan di Dunia Islam Selama Ramadan
Muslim di Kota Ini Cuma Puasa 1 Jam