Surat Permohonan: Definisi, Struktur, dan Jenis-Jenisnya

Faqihah M Itsnaini - detikEdu
Minggu, 11 Apr 2021 08:00 WIB
Guru memberikan pelajaran kepada murid saat uji coba belajar tatap muka di kawasan SDN 11 Pademangan Barat, Jakarta Utara, Rabu (7/4). SDN Pademangan Barat 11 memulai uji coba belajar tatap muka bagi siswa kelas V di tengah pandem COVID-19. Protokol kesehatan menjadi hal utama baik bagi siswa maupun tenaga pendidik.
Bagaimana membuat surat permohonan? Berikut penjelasannya (Ilustrasi Foto: Pradita Utama)
Jakarta - Apakah detikers pernah membuat surat permohonan? Seperti apa struktur dan jenis surat permohonan? Sebelum membahas lebih lanjut, mari ketahui kapan saja surat permohonan sering digunakan.

Bagi siswa SMK atau mahasiswa tingkat akhir yang ingin melakukan magang di suatu tempat, biasanya diharuskan membuat surat permohonan terlebih dahulu. Umumnya surat permohonan ini menjadi bukti dokumen formal bahwa kegiatan magang yang dilakukan adalah resmi diajukan sebagai syarat menyelesaikan pendidikan.

Tak hanya pelajar, di dunia kerja biasanya karyawan pernah mengajukan surat permohonan izin cuti ataupun kebutuhan mendesak lainnya. Proses pengajuan izin ini tidak boleh dilakukan hanya secara lisan, melainkan harus tertulis dalam surat permohonan yang resmi.

Selain itu, ada sejumlah keperluan lainnya yang membutuhkan surat permohonan. Seperti permohonan mengajukan rekomendasi kerja atau beasiswa, meminta dana, bantuan, dan lain sebagainya.

Lalu, apa itu surat permohonan?

Surat permohonan adalah dokumen formal yang digunakan untuk mengajukan suatu kepentingan tertentu. Surat ini berisi permintaan bantuan atau izin dari seseorang, instansi, komunitas, lembaga, atau organisasi kepada instansi atau pihak lain.

Dalam penulisannya, surat permohonan disampaikan dengan bahasa formal dan resmi. Maka, gaya tulisan juga mengikuti format umum yang biasa digunakan individu atau instansi kebanyakan.

Ragam dari surat permohonan sangat bermacam-macam, tergantung maksud dan tujuannya. Beberapa jenisnya seperti surat permohonan untuk rekomendasi, izin, bantuan dana, berobat, atau magang.

Format Surat Permohonan

Ada beberapa poin penting yang harus ada saat menyusun surat permohonan. Apa saja format yang harus diperhatikan?

  • Kop Surat
    Biasanya, kop surat selalu ada dalam surat resmi. Fungsinya adalah menyampaikan informasi kepada penerima tentang pihak atau instansi mana yang mengirimkan
  • Nomor Surat
    Nomor surat juga sangat penting bagi pihak pengirim dan penerima karena dapat menjadi bukti dokumen serta pengarsipan
  • Tempat dan Tanggal Surat Dibuat
    Tempat dan tanggal ini berfungsi menjelaskan di mana dan kapan surat permohonan ditulis
  • Perihal
    Pada bagian ini, dijelaskan inti pokok dari surat permohonan
  • Isi
    Bagian ini biasanya dibagi menjadi tiga, yaitu:
    Pembuka: berisi kata salam, seperti "Dengan hormat", "Salam sejahtera", dan lain-lain. Bagian ini juga biasanya berisi perkenalan pengirim
    Isi: Menjelaskan informasi utama yang ingin disampaikan dengan kalimat formal
    Penutup: Berisi kalimat penutup, harapan, dan ucapan terima kasih dari pengirim
  • Nama dan Tanda Tangan di atas Materai
    Terakhir, pengirim wajib mencantumkan nama lengkap beserta tanda tangan di atas materai
  • Lampiran
    Dokumen lain yang bersifat tidak wajib, disertakan untuk melengkapi surat permohonannya


Jenis-Jenis Surat Permohonan

Seperti yang sudah disebutkan di awal, ada berbagai jenis surat permohonan yang umum digunakan. Diantaranya:

  1. Surat permohonan izin mendirikan bangunan (IMB)
  2. Surat permohonan magang
  3. Surat permohonan bantuan dana santunan
  4. Surat permohonan bantuan sembako dan makanan
  5. Surat permohonan izin sakit
  6. Surat permohonan kerjasama sponsorship

Serta masih banyak lagi jenis surat permohonan lainnya. Jangan lupa mempelajari surat permohonan agar dapat menulis dengan tepat! (pal/pal)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia