10 Fakta Menarik tentang Ikan Nila yang Harus Diketahui

Anatasia Anjani - detikEdu
Sabtu, 10 Apr 2021 17:34 WIB
5 Fakta Ikan Nila, Ikan Air Tawar yang Kaya Nutrisi dan Khasiat
Foto: iStock/10 Fakta Menarik tentang Ikan Nila yang Harus Diketahui
Jakarta -

Sering dijuluki sebagai ayam air, ikan nila yang dibudidayakan menjadi makanan pokok di banyak bagian dunia. Ikan nila dipercaya sebagai sumber protein, mikronutrien, dan asam lemak esensial yang sehat.

Ikan nila adalah ikan yang paling banyak dikonsumsi dan dibudidayakan secara luas di China, Indonesia, Mesir, Filipina, Indonesia, Thailand, dan Brasil.

Ikan nila cepat tumbuh dan memiliki daya tahan tubuh yang kuat. Ikan ini mudah dibudidayakan dan kaya akan nutrisi.

Berikut adalah fakta menarik dari ikan nila dikutip dari The Fish Site dan lainnya:

1. Ikan yang paling banyak dibudidayakan kedua setelah ikan mas.

2. Ikan nila makan alga dan pakan ikan nabati lainnya.

Budidaya ikan nila merupakan alternatif berkelanjutan dari ikan liar lainnya dan membutuhkan pakan berbasis protein hewani.

3. Budidaya ikan nila dengan pola makan vegetarian dapat mengurangi biaya budidaya ikan nila.

4. Ikan nila dapat beradaptasi dengan cepat.

Hal ini dapat dilakukan oleh ikan nila dengan tinggal di air yang berubah-ubah seperti air tawar/ air payau. Hal ini dapat memungkinkan petani untuk memproduksi dalam sistem budidaya yang berbeda.

5. Ikan nila yang diolah dengan dikukus, dipanggang atau direbus merupakan sumber protein, nutrisi, dan asam lemak esensial yang baik.


6. Ikan nila memiliki jumlah asam lemak omega-3 yang lebih tinggi daripada daging lain termasuk ayam, babi, dan sapi.

Asam lemak omega-3 penting untuk pertumbuhan dan perkembangan fungsi otak.

7. Ikan nila liar memiliki jumlah asam lemak omega-3 yang lebih tinggi daripada ikan nila yang dibudidayakan.

8. Ikan nila memiliki asam lemak omega-6 esensial dan kaya akan vitamin D,B12, dan B6.

Vitamin B12 sangat penting untuk fungsi syaraf.

B6 sangat penting untuk membantu metabolisme lemak dan protein dan vitamin D penting untuk kekebalan tubuh.

9. Ikan nila memiliki jejak karbon yang lebih rendah daripada daging merah.

Ikan nila menunjukkan kadar emisi nitrogen dan fosfor per kilogram yang dihasilkan lebih rendah dibandingkan dengan ayam, sapi, dan babi.

10. Ikan nila adalah ikan yang kuat dan tidak membutuhkan antibiotik untuk pertumbuhannya.

Ikan nila adalah ikan yang tumbuh cepat.

Paparan di atas adalah fakta tentang ikan nila yang harus diketahui. Jangan lupa rajin untuk mengonsumsi ikan nila ya, detikers!



Simak Video "Ikan Nila dan Ikan Mas, Hasil Tangkapan Nelayan Desa Sualan Sumatera Utara"
[Gambas:Video 20detik]
(nwy/nwy)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia