detikBali

Laka Lena Klaim Program Ambil Dulu Bayar Nanti Berjalan di Puluhan Titik

Terpopuler Koleksi Pilihan

Laka Lena Klaim Program Ambil Dulu Bayar Nanti Berjalan di Puluhan Titik


Sui Suadnyana, Simon Selly - detikBali

Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena saat diwawancarai di Kupang, Jumat (4/9/2026).
Foto: Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena saat diwawancarai di Kupang, Jumat (4/9/2026). (Simon Selly/detikBali)
Kupang -

Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, mengeklaim program Ambil Dulu Bayar Nanti sudah berjalan di puluhan titik. Program itu dicetuskan seusai gempa magnitudo 7,7 di Pulau Flores.

Namun, Laka Lena tak bisa menyebutkan secara detail jumlah titik program itu berjalan. Pemerintah Provinsi (Pemprov) juga belum menghitung secara rinci anggaran untuk membayar tagihan masyarakat.

"Aduh, angkanya saya belum cek. Pokoknya puluhan, mungkin sudah lebih dari 30-40 tempat se-NTT ya di berbagai tempat yang sudah ok ya jalan," ungkap Laka Lena, Jumat (4/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Leka Lena mengungkapkan tidak terlalu fokus mendata secara rinci program tersebut setelah penanganan bencana berjalan. Baginya, hal terpenting adalah manfaatnya sudah dirasakan masyarakat terdampak.

ADVERTISEMENT

"Yang mau mengkritik silakan mengkritik, yang tidak percaya silakan tidak percaya, tetapi yang percaya dan menjalankan sudah mendapatkan manfaat dari program ini," terang politikus Partai Golongan Karya (Golkar) itu.

Laka Lena mengakui program Ambil Dulu Bayar Nanti sebelumnya sempat ramai dibahas dan ada juga yang dicibir di media sosial (medsos). Menurut Melki, program ini bukanlah hal baru karena sesuai tradisi orang NTT.

"Seluruh kabupaten kota di NTT ini punya tradisi, orang susah itu boleh ambil barang dahulu baru bayar belakangan," ungkap Laka Lena. Itu merupakan tradisi masyarakat NTT ketika menghadapi kesulitan.

"Yang saya bingung, orang-orang yang sama itu ketika keluarganya alami kesulitan dia buat begitu dan itu biasa, ketika gempa Flores loh kenapa orang mencibir?" tanya Laka Lena.

Laka Lena berharap masyarakat tidak kehilangan rasa kemanusiaan hanya karena berbeda pandangan terhadap program Ambil Dulu Bayar Nanti. Ia menegaskan program tersebut digagas agar warga terdampak gempa Flores bisa langsung memenuhi kebutuhan pokok di toko.

"Nantinya, Pemprov NTT akan mengganti kepada pemilik toko atau distributor yang telah memberikan barang terlebih dahulu," jelas Laka Lena.



(iws/iws)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan









Hide Ads