detikBali

Polda NTT Luncurkan Kampung Bebas Kekerasan Perempuan dan Anak di Kupang

Terpopuler Koleksi Pilihan

Polda NTT Luncurkan Kampung Bebas Kekerasan Perempuan dan Anak di Kupang


Yufengki Bria - detikBali

Polda NTT saat meluncurkan program Kampung Bebas Kekerasan Perempuan dan Anak (Bekapan) di Kelurahan Naikoten 1, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang, Selasa (21/4/2026). (Dok. Polda NTT).
Foto: Polda NTT saat meluncurkan program Kampung Bebas Kekerasan Perempuan dan Anak (Bekapan) di Kelurahan Naikoten 1, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang, Selasa (21/4/2026). (Dok. Polda NTT).
Kupang -

Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Ditres PPA dan PPO) Polda Nusa Tenggara Timur (NTT), meluncurkan program Kampung Bebas Kekerasan Perempuan dan Anak (Bekapan) di Kelurahan Naikoten 1, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang, NTT, Selasa (21/4/2026).

Direktur Reserse PPA dan PPO Polda NTT Kombes Nova Irone Surentu menjelaskan program tersebut sebagai upaya Polda NTT untuk terus mengintensifkan upaya pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Peluncuran tersebut dipimpin oleh Wakil Direktur Reserse PPA dan PPO Polda NTT AKBP Samuel Simbolon. Kemudian dihadiri oleh sejumlah instansi dan pegiat kekerasan perempuan dan anak.

"Jadi program tersebut merupakan bagian dari perhatian Bapak Kapolda NTT Irjen Rudi Darmoko untuk memperkuat perlindungan terhadap perempuan dan anak di wilayah NTT," ujar Sirentu kepada detikBali, Selasa.

ADVERTISEMENT

Menurut Nova, program tersebut juga merupakan komitmen Polda NTT dalam menciptakan lingkungan yang aman bagi perempuan dan anak. Sehingga seluruh jajaran diperintahkan untuk berperan aktif dalam membangun sistem perlindungan berbasis masyarakat.

"Tadi kami sampaikan juga mengenai program Rumah Bahagia, yang merupakan inisiatif Kapolda NTT sebagai sarana pendampingan dan pemulihan psikologis bagi korban kekerasan," jelas Nova.

"Rumah Bahagia dihadirkan sebagai tempat yang aman dan nyaman bagi korban untuk mendapatkan pendampingan, baik secara psikologis maupun sosial," sambung Nova.

Terpisah, Camat Kota Raja Victor Reyneer Therik mengapresiasi Polda NTT yang telah memberikan perhatian besar kepada masyarakat melalui sosialisasi. Ia menegaskan mendukung penuh terwujudnya Kelurahan Naikoten 1 sebagai wilayah bebas kekerasan terhadap perempuan dan anak.

"Kami menyampaikan terima kasih kepada Polda NTT, khususnya Ditres PPA dan PPO. Kami berharap hal tersebut bisa tercipta sinergi kuat antara pemerintah, kepolisian, dan masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang aman, peduli, dan bebas dari kekerasan," pungkas Victor.




(nor/nor)










Hide Ads