detikBali

Warga Klungkung Antusias Ikuti Vaksinasi Hewan Penular Rabies Gratis

Terpopuler Koleksi Pilihan

Warga Klungkung Antusias Ikuti Vaksinasi Hewan Penular Rabies Gratis


Fatih Kudus Jaelani - detikBali

Program strelisasi dan vaksinasihewan penular rabies (HPR) gratis di Desa Gunaksa, Kecamatan Dawan, Klungkung, Bali, Kamis (13/8/2026). (Foto:Fatih Kudus Jaelani/detikBali)Program strelisasi dan vaksinasihewan penular rabies (HPR) gratis di Desa Gunaksa, Kecamatan Dawan, Klungkung, Bali, Kamis (13/8/2026). (Foto:Fatih Kudus Jaelani/detikBali)
Program strelisasi dan vaksinasi hewan penular rabies (HPR) gratis di Desa Gunaksa, Kecamatan Dawan, Klungkung, Bali, Kamis (13/8/2026). (Foto: Fatih Kudus Jaelani/detikBali)
Klungkung -

Puluhan warga memadati Balai Desa Gunaksa, Kecamatan Dawan, Klungkung, Bali, pagi ini. Mereka antusias membawa anjing peliharaan untuk mengikuti layanan sterilisasi dan vaksinasi hewan penular rabies (HPR) gratis yang digelar oleh Dinas Pertanian Kabupaten Klungkung.

Salah satu warga, Made Astika, datang membawa tiga ekor anjing kampung liar yang selama ini ia rawat. Menurutnya, penanganan populasi anjing di Bali perlu didukung lewat program sterilisasi dan vaksinasi massal tanpa pemungutan biaya.

"Karena biaya sterilisasi kan mahal," ujar Astika saat ditemui di Balai Desa Gunaksa, Kamis (13/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini saya bawa satu dulu. Nanti kalau sudah ini ditangani, saya pulang ambil dua ekor lagi," imbuh pria asal Desa Takmung, Banjarangkan, Klungkung, itu.

ADVERTISEMENT

Plt Kadis Pertanian Klungkung, Ni Luh Made Ariyati, menerangkan kegiatan sterilisasi dan pemberian vaksin antirabies tersebut bertujuan untuk mencegah penyakit anjing gila di wilayah Klungkung. Program vaksinasi rabies tahun ini dilakukan secara bertahap dan telah menyasar 59 desa/kelurahan di Klungkung.

Ariyati membeberkan total target vaksinasi HPR di Klungkung mencapai 15.805 ekor. Hingga saat ini, capaiannya sudah menembus 86,76 persen atau sebanyak 13.712 ekor.

Pemeriksaan laboratorium juga terus dilakukan secara intensif. Dari total 64 sampel otak HPR yang diuji, sebanyak 24 sampel dinyatakan positif rabies pada anjing. Sementara itu, kasus gigitan hewan penular rabies di Klungkung tercatat sudah mencapai 1.466 kasus dan seluruhnya telah ditindaklanjuti.

"Sehingga ini perlu menjadi perhatian kita bersama agar nantinya tidak menjadi sumber penularan rabies pada manusia," imbuhnya.

Ariyati mengakui pelaksanaan sterilisasi dan vaksinasi HPR gratis baru bisa digelar sebanyak tiga kali sepanjang tahun 2026 karena keterbatasan anggaran. Ia menjelaskan kegiatan hari ini dalam rangka memperingati HUT ke-81 RI dan HUT Provinsi Bali.

"Karena biayanya besar, jadi cukup terbatas kami bisa laksanakan. Kali ini kami dibantu yayasan Bali Animal Welfare Association (BAWA). Memang selama ini BAWA banyak membantu kami dalam beberapa program," pungkas Ariyati.

Sementara itu, Bupati Klungkung I Made Satria sempat hadir meninjau program sterilisasi dan vaksinasi HPR tersebut. Satria mendorong warga yang memiliki hewan peliharaan untuk berpartisipasi aktif mencegah penularan rabies.

"Ke depan, kegiatan ini agar terus berlanjut dan rutin dilaksanakan di setiap desa dan kelurahan di Kabupaten Klungkung," ujar Satria.



(iws/iws)











Hide Ads