detikBali

Warga Gotong Jenazah 2 Km gegara Ambulans Tak Bisa Melintas di Bima

Terpopuler Koleksi Pilihan

Warga Gotong Jenazah 2 Km gegara Ambulans Tak Bisa Melintas di Bima


Rafiin - detikBali

Warga menggotong jenazah lantaran ambulans tak bisa melintas akibat jalan rusak di Dusun Baku, Desa Sumi, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima, NTB, Kamis (26/2/2026) malam. (Foto: Dok. Istimewa)
Warga menggotong jenazah lantaran ambulans tak bisa melintas akibat jalan rusak di Dusun Baku, Desa Sumi, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima, NTB, Kamis (26/2/2026) malam. (Foto: Dok. Istimewa)
Bima -

Warga Dusun Baku, Desa Sumi, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), terpaksa menggotong jenazah dengan berjalan kaki sepanjang 2 kilometer (km). Musababnya, ambulans tak bisa melintas akibat jalan di wilayah itu rusak parah.

"Setiap musim hujan seperti ini," ucap warga Dusun Baku, Wawan, kepada detikBali, Jumat (27/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Wawan mengungkapkan warga ramai-ramai menggotong jenazah menggunakan sarung pada Kamis (26/2) malam. Menurut dia, warga yang meninggal dunia itu sempat mendapat perawatan di Puskesmas Lambu.

"Digotong malam-malam tanpa lampu sepanjang dua kilometer," ujar Wawan

ADVERTISEMENT

"Keadaan jalan yang tidak bisa dilewati kendaraan roda empat," imbuhnya.

Wawan mendesak Pemerintah kabupaten (Pemkab) Bima agar segera memperbaiki infrastruktur jalan di desa tersebut. Menurut dia, kondisi jalan dipenuhi lumpur saat musim hujan seperti ini.

"Kondisi jalan ini sering kali menghambat aktivitas perekonomian dan mobilitas warga sehari-hari," pungkasnya.

detikBali telah berupaya mengonfirmasi Pemkab Bima terkait kondisi tersebut. Namun, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bima, Taufikurahman, belum memberi hingga Jumat malam.




(iws/iws)











Hide Ads
LIVE