Warga Mataram Ditembak Panah oleh Orang Misterius-Jalani Operasi

Ahmad Viqi - detikBali
Minggu, 22 Mei 2022 09:35 WIB
Seorang warga di Mataram diteror anak panah. Korban dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Mataram.
Foto: Seorang warga di Mataram diteror anak panah. Korban dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Mataram. (ist)
Mataram -

Seorang warga asal Lingkungan Bebidas Kelurahan Pagesangan Timur, Kecamatan Mataram, Kota Mataram diteror anak panah oleh orang tidak dikenal.

Korban atas nama Arif Rahman Hakim (36) warga Lingkungan Bebidas Kelurahan Pagesangan Timur terkena anak panah di bagian lengan kiri pada Sabtu malam (21/5/2022) sekitar pukul 21.30 WITA.

Kapolresta Mataram, Kombes Pol Heri Wahyudi mengatakan korban diteror anak panah dari orang yang tidak dikenal ketika korban dan istrinya berboncengan menggunakan sepeda motor hendak pergi ke sebuah mini market di Jalan Gajah Mada Kota Mataram.


"Saat korban dan istrinya yang mengendarai motor hendak melewati jembatan depan pasar Pagesangan korban dihampiri oleh dua orang laki laki tidak dikenal berboncengan mengendarai sepeda motor yang membuntutinya," kata Heri, Minggu (22/5/2022).

Kemudian salah seorang pelaku yang dibonceng memanah korban dan mengenai tangan kiri korban kemudian kabur.

Anak panah yang melukai tangan kiri korban sempat tertancap anak panah, kemudian korban dilarikan ke rumah Rumah Sakit Bhayangkara Kota Mataram.

"Korban berada di Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan operasi pengeluaran anak panah yang tertancap di tangan kiri korban," lanjut Heri.

Pasca kejadian lingkungan tempat korban tinggal dijaga ketat oleh warga dan aparat kepolisian. Pengamanan itu untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

"Kami sudah melakukan pengamanan dan penjagaan di kampung tempat korban tinggal," kata Heri

Untuk kedua pelaku kini masih dalam pengejaran kepolisian. "Kami masih buru dan menyelidiki apa motif dari kedua pelaku ini," tandas Heri.



Simak Video "'Gudang' Pembuatan Busur di Gowa Digerebek, 7 Remaja Diamankan"
[Gambas:Video 20detik]
(kws/kws)