Unud Buka Suara Terkait Blacklist Puluhan SMA dari SNMPTN

Poetri - detikBali
Jumat, 20 Mei 2022 22:35 WIB
Rektor Universitas Udayana (Unud) Prof. I Nyoman Gde Antara. (Sui/detikcom)
Foto: Rektor Universitas Udayana (Unud) Prof. I Nyoman Gde Antara. (Sui/detikcom)
Denpasar -

Sebelumnya beredar informasi mengenai surat dari Universitas Udayana dengan Nomor: B/49/UN14/TM.00.03/202.

Dalam isi surat tersebut, pihak Universitas mengumumkan bahwa ada 62 calon mahasiswa baru yang Jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) tahun 2022 yang proses registrasinya ditunda.

Hal ini dikarenakan adanya perbedaan Nilai Rapor dengan Nilai Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) yang disebabkan adanya kekeliruan input data dari pihak sekolah atas nilai yang diinput ke POSS.


Sesuai dengan hasil verifikasi rapor dan dengan memperhatikan kebijakan LTMPT terkait proses seleksi yang mengutamakan kejujuran dan ketelitian, maka pihak Universitas memutuskan dua hal.

Yakni, siswa-siswa pada daftar nama terlampir dinyatakan tidak dapat melanjutkan proses registrasi sebagai mahasiswa baru dan status kelulusannya dibatalkan.

Kemudian untuk sekolahnya akan dikenakan sanksi di blacklist dalam penerimaan SNMPTN tahun depan.

Lalu, putusan yang kedua, yaitu Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang sudah dibayarkan oleh calon mahasiswa akan dikembalikan 100%.

Rektor Universitas Udayana, Prof. Dr. Ir. I Nyoman Gde Antara, M.Eng., IPU., ketika dihubungi detikBali menuturkan kasus tentang kekeliruan yang dilakukan oleh calon mahasiswa baru sekolah tersebut bukanlah hal baru karena pada tahun-tahun sebelumnya telah sering terjadi.

"Padahal sudah dilakukan sosialisasi untuk hal ini sebelumnya, sangat sering bahkan. Dari media video sosialisasi tentang SNMPT sebelumnya kami sudah mengundang seluruh Kepala Sekolah dan juga sudah disampaikan jangan sampai ada kekeliruan dan atau tindakan manipulasi data," katanya.

Pihaknya pun sebelumnya telah bersurat ke Disdikpora agar ikut menginformasikan dan mengantisipasi segala kekeliruan.

Disinggung terkait adanya sanksi blacklist bagi sekolah, Prof Antara mengaku pihaknya sangat berhati-hati dalam menjatuhkan sanksi blacklist.

"Kita sangat teliti. Kita mulai semuanya dari proses verifikasi data dari softcopy hingga hardcopy, lalu kita sesuaikan dengan data pangkalan data sekolah dan siswa. Jika ditemukan indikasi manipulasi, maka kala itu kita jatuhkan sanksi," tambahnya pada Jumat (20/5/2022).

Menurutnya, selama ini Universitas Udayana atau yang biasa disebut Unud ini berupaya mem-filter calon mahasiswa yang masuk.

"Kita lebih mengutamakan mereka yang jujur dan berakhlak. Andai kata kekurangan kuota mahasiswa pada tahap SNMPTN, maka kuota tersebut masih dapat diisi melalui jalur SBMPTM dan jalur mandiri," terangnya.

Terkait keputusan dalam surat tersebut, pihaknya pun telah bersurat secara resmi kepada sekolah-sekolah dari calon mahasiswa yang terbukti melakukan kekeliruan sehingga dijatuhkan sanksi blacklist.

"Kita pada intinya meminta yang bersangkutan untuk tidak mengulang perbuatan tersebut. Adapun blacklist ini hanya berlaku pada tahun ini, dengan catatan pada tahun depan yang bersangkutan tidak mengulangi lagi perbuatannya," ungkap Prof Antara.

Adapun daftar sekolah yang masuk dalam daftar pembatalan kelulusan calon mahasiswa baru jalur SNMPTN Universitas Udayana tahun akademik 2022:

1. MAS Baitul Amin
2. SMA BALI HATT
3. SMA Jembatan Budaya
4. SMA Jembatan Buday
5. SMAN I BUSUNGBIU
6. SMAN I BUSUNGBIU
7. SMAN I KEDIRI
8. SMAN I KUBUTAMBAHAN
9. SMAN l KUTASELATAN
10. SMAN I KUTA SELATAN
11. SMAN l KUT A SELA TAN
12. SMAN I MANGGIS
13. SMAN I MARGA
14. SMAN I MARGA
15. SMAS KUTA PURA
16. SMAS LAB UNDIKSHA
17. SMAS LAB UNDIKSHA
18. SMK PENERBANGAN CAKRA NUSANTARA DENPASAR
19. SMKN 1 AMLAPURA
20. SMKN I AMLAPURA
21. SMKN I MANGGIS
22. SMKN 2 NEGARA
23. SMKN 3 DENPASAR
24. SMKS BALI DEWATA
25. SMKS DWIJENDRA DENPASAR
26. SMKS PARIWISATA HARAPAN DENPASAR
27. SMKS PARIWISATA TRIATMA JAYA BADUNG
28. SMKS PGRI 2 DENPASAR
29. SMKS PGRI 2 DENPASAR
30. SMKS PGRI3 BADUNG
31. SMKS PGRI 4 DENP ASAR
32. SMKS PGRI 4 DENPASAR
33. SMKS PGRI 4 DENP ASAR
34. SMKS WIRA HARAPAN
35. SMAN 5 PANDEGLANG
36. SMAS BUDI MULIA
37. SMAS K ORA ET LABORA BSD
38. SMAS FRANSISKUS I JAKARTA
39. SMAS PSKD 1 JAKARTA
40. SMKN 33 JAKARTA
41. SMA GALA]UARA
42. SMAS BPK 3 PENABUR BANDUNG
43. SMAS ISLAM MIFTAUSSA ADAH
44. SMAN I TOROH
45. SMAN 3 TARUNA ANGKASA MADIUN
46. SMAS FULL DAY SUNAN AMPEL BANGOREJO
47. SMKS CENDIKA BANGSA KEPANJEN
48. SMAN 2 BANJARMASIN
49. SMK N 4 BANDAR LAMPUNG
50. SMAN I LANGGUDU
51. SMAN I PLAMPANG
52. SMKN I PRAYA
53. SMKPP NEGERI MATARAM
54. SMAN I LANGKE REMBONG
55. SMAS YPPK TIGA RAJA TIMIKA
56. SMA NEGERI 1 DOLOK PARDAMEAN
57. 5 SMA NEGERI1 JUHAR
58. SMA NEGERI 1 MANIA.MOLO
59. SMA NEGERI 1 MUNTE
60. SMAS MASEHI SEBIRU BIRU
61. SMAS SANTA MARIA MEDAN
62. SMAS ST. IGNASIUS MEDA



Simak Video "KPK Tetapkan Tersangka Kasus Korupsi Pembangunan Stadion Mandala Krida"
[Gambas:Video 20detik]
(nor/nor)