Kandas di Ile Ape-Lembata, KM Sirimau Ternyata Bawa Dua Jenazah

Djemi Amnifu - detikBali
Kamis, 19 Mei 2022 18:01 WIB
Dua peti jenasah dari Malaysia saat diturunkan dari atas KM Sirimau setelah sandar di Pelabuhan Lewoleba, Kamis (9/5/2022) petang. KM Sirimau sempat kandas di Periaran Ile Ape-Lembata sebelum akhirnya berhasil lepas kandas.
Dua peti jenasah dari Malaysia saat diturunkan dari atas KM Sirimau setelah sandar di Pelabuhan Lewoleba, Kamis (9/5/2022) petang. (Foto: Istimewa))
Kupang -

KM Sirimau yang kandas akibat menabrak karang dan pasir di perairan Ile Ape-Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT) ternyata membawa dua jenazah.

"Iya ada dua jenazah. Kedua jenazah itu dimuat dari Pelabuhan Tenau Kupang, NTT," kata Kepala Syahbandar Lewoleba-Lembata Abdul Syukur Aklis ketika dikonfirmasi, Kamis (19/5/2022).

Ia mengatakan, jenazah itu dibawa dari Malaysia. Keduanya merupakan warga asal Kabupaten Sikka dan Ende.

Dua jenazah laki-laki itu pun rencananya akan diturunkan di Pelabuhan Maumere, Sikka. Namun karena KM Sirimau itu kandas, dua jenazah itu pun terpaksa dibawa kembali ke pelabuhan Lewoleba Kabupaten Lembata.

Saat ini, peti jenazah sudah diturunkan dari kapal dan dimuat ke mobil dan selanjutnya diberangkatkan menuju daerah asal dengan kapal cepat viaLarantuka.



Sementara Kapten KM Sirimau, James Haba mengatakan, selama kapal itu kandas, pihaknya tidak pernah alpa memperhatikan kondisi para penumpang.

"Keselamatan penumpang paling utama dari segala-galanya di dalam kapal ini," ujarnya.

Ia berterima kasih kepada tim gabungan TNI AL, Polair Lembata, Dinas Perhubungan Lembata, Basarnas Maumere dan pihak lain yang membantu proses evakuasi.

KM Sirimau akhirnya berhasil dikeluarkan dari lokasi. Saat ini kapal dan seluruh penumpang sudah berada di pelabuhan laut Lewoleba, Lembata.

Meski demikian, belum bisa dipastikan, kapal ini kembali melanjutkan pelayaran ke Maumere, Sikka. Sebab belum ada informasi pasti dari pihak Syahbandar selaku otoritas wilayah pelabuhan dan pelayaran.




Simak Video "Hendak Bersandar, KMP Trisakti Adinda Kandas di Perairan Gilimanuk"
[Gambas:Video 20detik]
(nor/nor)