detikBali

Dokumen Pengiriman 25 Sapi di Gilimanuk Diduga Palsu, Polisi Selidiki

Terpopuler Koleksi Pilihan

Dokumen Pengiriman 25 Sapi di Gilimanuk Diduga Palsu, Polisi Selidiki


I Putu Adi Budiastrawan - detikBali

Petugas Karantina mencegat truk bermuatan sapi yang diduga membawa dokumen palsu di Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Bali, Kamis (7/5/2026). (Foto: Dok. Istimewa)
Petugas Karantina mencegat truk bermuatan sapi yang diduga membawa dokumen palsu di Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Bali, Kamis (7/5/2026). (Foto: Dok. Istimewa)
Jembrana -

Polisi menyelidiki dugaan pemalsuan dokumen pengiriman 25 ekor sapi yang sebelumnya digagalkan petugas karantina di Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Bali. Saat ini, penyelidik menelusuri pemilik ternak sapi hingga keabsahan surat-surat yang digunakan untuk mengelabui petugas tersebut.

Kasat Reskrim Polres Jembrana, AKP I Gede Alit Darmana, mengaku telah mengumpulkan keterangan awal dari Kantor Karantina Wilayah Kerja Gilimanuk. Menurutnya, penyelidikan difokuskan pada unsur pidana pemalsuan dokumen karantina.

"Kami sudah mendatangi Karantina Gilimanuk. Kami selidiki terkait dugaan dokumen palsu tersebut," ujar Alit saat dikonfirmasi detikBali, Jumat (8/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Alit menegaskan proses penyelidikan masih terus berjalan untuk mengungkap aktor di balik pengiriman hewan secara ilegal tersebut. "Saat ini masih tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut," imbuhnya.

ADVERTISEMENT

Kepala Karantina Wilayah Kerja Gilimanuk, I Putu Agus Kusuma Atmaja, juga belum mengetahui identitas pemilik puluhan sapi yang hendak dikirim secara ilegal ke luar Bali itu. Namun, berdasarkan informasi awal, sapi-sapi tersebut diduga berasal dari wilayah Karangasem.

"Pemiliknya belum pasti dan infonya sapi asal Karangasem. Akan diinvestigasi oleh Polres terkait pemalsuan dokumen," kata Agus.

Sebelumnya, petugas Karantina Gilimanuk mencegat sebuah truk bermuatan 25 ekor sapi di Pelabuhan Gilimanuk, pada Kamis (7/5). Truk tersebut terpaksa diputar balik menuju kandang karantina lantaran dokumen pengiriman hewan yang dibawa diduga palsu.

Petugas Karantina awalnya membuntuti dan mengejar truk berpelat nomor DK 8835 BQ tersebut hingga ke Pelabuhan Gilimanuk. Aksi pengejaran itu dilakukan di tengah tingginya lalu lintas pengiriman ternak sapi ke luar daerah untuk memenuhi permintaan kurban menjelang Hari Raya Idul Adha.

Truk beserta 25 ekor sapi tersebut telah diamankan dan diputar balik menuju kandang karantina untuk pemeriksaan mendalam. Kepada petugas, sopir truk mengaku tidak mengetahui detail pemilik ternak sapi yang diangkutnya tersebut.




(iws/iws)










Hide Ads