detikBali

Pengeroyokan di Petemon Mataram, 9 Warga Ditangkap!

Terpopuler Koleksi Pilihan

Pengeroyokan di Petemon Mataram, 9 Warga Ditangkap!


Abdurrasyid Efendi - detikBali

Polisi mengamankan sejumlah warga terkait pengeroyokan di Lingkungan Petemon, Kelurahan Pagutan Timur, Kota Mataram, NTB, Minggu (22/3/2026). (Foto: Dok. Polresta Mataram)
Polisi mengamankan sejumlah warga terkait pengeroyokan di Lingkungan Petemon, Kelurahan Pagutan Timur, Kota Mataram, NTB, Minggu (22/3/2026). (Foto: Dok. Polresta Mataram)
Mataram -

Polisi menangkap sembilan warga Lingkungan Peresak Timur, Kelurahan Pagutan, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB). Mereka diduga terlibat pengeroyokan terhadap seorang warga di Lingkungan Petemon, Kelurahan Pagutan Timur.

"Ya, ada sembilan orang terduga pelaku diamankan," kata Kapolsek Mataram AKP Mulyadi kepada detikBali, Senin (23/3/2026).

Sembilan orang itu masing-masing berinisial RHF, RB, AZH, DP, MFA, RA, S, F, dan B. Mulyadi mengatakan penanganan lebih lanjut terkait kasus pengeroyokan tersebut diserahkan ke Satreskrim Polresta Mataram.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mereka sudah (diamankan) di Polresta Mataram. Penanganan di Satreskrim Polresta Mataram," imbuhnya.

Suasana bentrok di Peresak-Petemon, Pagutan, Kota Mataram, Minggu (22/3/2026) malam.Suasana bentrok di Peresak-Petemon, Pagutan, Kota Mataram, Minggu (22/3/2026) malam. Foto: Tangkapan layar

Aksi pengeroyokan ini bermula saat korban bersama istrinya melintas di Jalan Raya Bung Karno, Mataram, pada Minggu (22/3) sore. Korban diduga sempat dipepet pemotor asal Lingkungan Peresak.

Tak terima dibuntuti, korban lantas turun dari motor dan menanyakan tujuan para remaja Lingkungan Peresak itu memepet kendaraanya. Cekcok dan adu mulut tak terhindarkan hingga berujung pemukulan.

Tak sampai di situ, sejumlah pemuda Lingkungan Peresak Timur kemudian mengadang dan mengeroyok korban. Aksi pengeroyokan itu memicu reaksi warga Lingkungan Petemon.

Pada Minggu (22/3) malam, situasi semakin memanas. Sejumlah warga Lingkungan Petemon merusak toko warga yang diduga pelaku pengeroyokan. Mereka juga membakar gerobak nasi dan merusak rumah warga.

"Upaya mediasi di Polsek Mataram (telah dilakukan) tapi tidak ada hasil. Korban menginginkan kasus ini diproses hukum lebih lanjut," kata Mulyadi.

Akibat pengeroyokan tersebut, arus lalu lintas di Jalan Bung Karno sempat macet total hingga membuat warga yang melintas ketakutan. Namun, polisi memastikan situasi telah kondusif tak lama kemudian.




(iws/iws)











Hide Ads