Diduga Depresi Karena Lumpuh, Pemuda di Tabanan Akhiri Hidup

Abrur - detikBali
Minggu, 17 Apr 2022 22:01 WIB
Petugas Polsek Tabanan melakukan identifikasi dan olah TKP di tempat pelaku bunuh diri.
Petugas Polsek Tabanan melakukan identifikasi dan olah TKP di tempat pelaku bunuh diri. (Foto: istimewa)
Tabanan -

Informasi berikut ini tidak ditujukan menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, atau klinik kesehatan mental.

Seorang pemuda di Banjar Kalanganyar Kangin, Desa Sudimara, Kecamatan Tabanan nekat bunuh diri, Minggu (17/4/2022).

Pelaku berinisial MAC (28) ditemukan meninggal dunia dengan cara gantung diri di kamarnya.


Aksi itu diduga dilakukan pelaku karena depresi dengan kelumpuhan di tangan kanannya.

"Korban (mendiang red) diduga depresi akibat kelumpuhan pada tangan sebelah kanan yg disebabkan karena kecelakaan," jelas Kapolsek Tabanan Kompol I Made Pramasetia saat dikonfirmasi.

Dari hasil pemeriksaan saksi-saksi, peristiwa itu diketahui setelah ibu dan ayah mendiang pulang dari Pasar Dauh Pala sekitar pukul 09.30 Wita.

Sampai di rumah, ibu mendiang memasak. Selesai memasak, ibu pelaku memanggil pelaku untuk makan. Namun MAC tidak menyahut panggilan itu.

Ibu pelaku kemudian mendekati kamar mendiang. Ia mendapati pintu kamar dalam keadaan tertutup dan tidak bisa dibuka.

Selain itu, terlihat ada selendang berwarna hijau terikat pada kusen di atas pintu kamar MAC.

Hal itu membuat ibu mendiang curiga. Ia kemudian memanggil ipar atau bibi pelaku untuk membantu membuka pintu kamarnya.

Ibu mendiang dan saudari iparnya ini kemudian mendorong pintu kamar dan melihat leher MAC terikat dengan posisi terduduk di bawah kusen.

Sang bibi kemudian memotong selendang yang terikat pada kusen menggunakan pisau. Di saat yang sama ibu pelaku juga berteriak minta tolong.

"Dari hasil pemeriksaan di tubuh korban (mendiang) tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan," kata Pramasetia mengungkapkan hasil pemeriksaan tubuh pelaku oleh petugas Puskesmas Tabanan III.



Simak Video "Detik-detik Pria Alami Depresi Ceburkan Diri ke Laut di Gilimanuk"
[Gambas:Video 20detik]
(kws/kws)