Seekor lumba-lumba ditemukan terdampar di pesisir Pantai Soka, Banjar Dinas Soka Kelod, Desa Antap, Kecamatan Selemadeg, Tabanan, Bali. Lumba-lumba berbobot sekitar 100 kilogram (kg) itu ditemukan dalam kondisi mati.
Kasi Humas Polres Tabanan, Iptu Ni Luh Putu Wiwik Endrayani, mengungkapkan lumba-lumba itu pertama kali ditemukan oleh nelayan setempat, I Nyoman Karyana (54), sekitar pukul 07.00 Wita. Saat itu, Karyana berjalan menyusuri pantai untuk memantau kondisi gelombang laut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Berdasarkan informasi di lokasi, lumba-lumba yang terdampar memiliki berat sekitar 100 kilogram dengan panjang kurang lebih dua meter. Saat ditemukan, kondisi satwa tersebut sudah tidak bernyawa," ujar Wiwik, Sabtu (25/7/2026).
Karyana lantas menginformasikan penemuan bangkai lumba-lumba itu kepada rekannya sesama nelayan bernama I Made Budiarta. Penemuan itu juga diteruskan kepada serta I Made Wijaya merupakan Sekretaris Bendesa Adat Soka sekaligus Ketua Daya Tarik Wisata (DTW) Pantai Soka.
"Dugaan sementara, lumba-lumba tersebut terseret ke pesisir akibat cuaca buruk yang disertai angin kencang, gelombang tinggi, dan air laut pasang," imbuh Wiwik.
Wiwik mengatakan bangkai lumba-lumba itu rencananya dikuburkan di kawasan pesisir Pantai Soka sore ini. Hal itu dilakukan untuk menjaga kebersihan kawasan pantai.